Kamis, 08 Desember 2011

Kaya Hati dan Kaya Harta Mana yang Penting ?

Menulis postingan ini pagi-pagi sekali,saat dimana hati dan badan sedikit masih segar.Lalu berteman secangkir kopi dan sebatang rokok (aduh kebiasaan ini yang belum saya tinggalkan,sudah beberapa kali berusaha tetapi tepar terus dan merokok lagi).Membuat saya tergelitik untuk menjawab judul di atas.

Kaya berarti mempunyai sesuatu dengan jumlah yang cukup bahkan melebihi dari cukup.Kaya harta artinya mempunyai harta kekayaan pribadi lebih dari sekedar cukup untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga.Arti harfiah tersebut mungkin saja akan banyak definisi tetapi kuranglebih begitulah hehe..

Kaya Hati juga sama yaitu memilki persaan dan mental yang besyukur sehingga merasakan sesuatu yang di dapat dari hasil usaha dan apa yang diberikan Tuhan selalu dirasakan cukup.

Mana dari keduanya yang penting..?

Tentu akan banyak jawaban,tetapi menurut saya tentu dua-duanya menjadi penting,karena jika salasatu nya tidak ada pasti tak akan mulus dan bermanfaat kekayaan yang kita miliki,sejalan dengan kebutuhan materi dan immateri manusiawi seorang anak manusia.pasti sangat membutuhkan materi dan perasaan hati.

Yang tidak dianjurkan di dalam agama saya (Islam) adalah mencari dan memiliki sesuatu atau menjalankan sesuatu dengan secara berlebihan.Nah yang berlebihannya yang tidak boleh dalam Islam.

Carilah harta ibarat tak akan ada kematian dan beribadahlah seakan kematian akan menjemput kita besok,demikian salahsatu keterangan dalam agama untuk menyemangati kita mencari nafkah..

(maaf untuk dilanjutkan...)

Minggu, 04 Desember 2011

Seperti Kecanduan TKI Migran Saudi Pulang Pergi

Menjadi TKI migran atau kasar katanya menjadi TKI pembantu atau sopir di Saudi  kadang ada suka dan ada dukanya.Berbagai berita duka dan suka silih berganti dan meramaikan fenomena per TKI an di Saudi,terutama TKI migran,TKI informal yang sebagain besar hanya mengandalkan otot saja.

Rekan TKI yang sudah masuk Saudi seolah kecanduan untuk setelah pulang ke Indonesia selalu pulang balik lagi bekerja di Saudi kembali.

Padahal bekerja di Saudi Arabia sebagai sopir rumahan atau pembantu rumah tangga sangat rentan dan riskan terhadap perlindungan keamanan diri,terbatasnya komunikasi dengan dunia luar serta jarangnya berinteraksi sosial, menjadi warna kehidupan sehari-hari seolah Terpenjara,tetapi tetap saja menjadi TKI migran di Saudi seolah punya magnet untuk menarik eks-eks atau mantan TKI untuk kembali lagi ke sini ,Saudi Arabia.

Salahsatu sebabnya karena susahnya tenaga mereka terserap oleh lapangan kerja di dalam negeri,kalaupun mereka bisa bekerja di Indonesia tetapi gajinya tidak sebanding dengan gaji TKI sebagai sopir atau PRT di Saudi.

Para sopir dan PRT yang mantan Saudi ketika sudah tiba di Indonesia menjadi canggung untuk sekedar membuka usaha atau berwiraswasta,karena ketinggalan informasi bisnisnya atau jikalau bekerja sebagai buruh sejenis pun mereka selalu membandingkan gajinya dengan gaji ketika bekerja di Saudi.

Kenyataan membuktikan bahwa bekerja menjadi sopir dan PRT di Saudi adalah lebih baik gajinya dibanding dengan gaji dalam negeri dengan macam kerja serupa.

Meskipun sebenarnya jikalau merasakan bahwa harga diri di Saudi sebagai sopir atau pembantu kurang penghargaannya, tetapi urusan perut diri sendiri dan keluarganya di tanah air memang menjadi sebuah dilema.Harga diripun seolah diabaikan,kebanyakan membuat prinsip, tak apalah berakit-rakit dahulu ,mudah-mudahan senang di kemudian hari.

Harapan TKI Saudi semoga di hari ke depannya mereka mendapat modal yang cukup untuk membuka suatu bentuk usaha dan atau malah hanya berpikir pendek saja ,yaitu asal kebutuhan keluarga hari ini tercukupi mereka menggadaikan harga diri sekalipun sebagai kuli di negeri Saudi.

Seperti kata rekan Sopir TKI asal Sukabumi,Haji Usep berikut : "Saya bukan kecanduan tetapi terpaksa pulang pergi jadi TKI Sopir di saudi,karena anak saya udah tiga orang,satu kuliah,satu SLTA satu SMP,membutuhkan biaya total sekitar Dua Juta Rupiah setiap bulannya,kalau saya nyopir angkot di Indonesia,angka tersebut tidak bisa terpenuhi,ditambah kalau kerja disini kita jadi terpaksa tidak banyak pengeluaran karena "dipenjara" dengan jam kerja yang harus ready 18 jam sehari ,'.

Terlalu banyak kalau mau ditulis tentang semua ini,tulisan ini hanyalah mengulas sebagian saja masalah sisi kehidupan yang terlalu besar untuk di ulas tentang Buruh Migran Saudi.


Pembaca selamat siang.Terima kasih telah mampir di blog yang hampir vakum sebulan penuh karena saya tak bisa meng up date posting baru.

Selamat berkarya.
Teman mampir ya ke sini :

http://www.kompasiana.com/wierodjampang

Sabtu, 15 Oktober 2011

Aku,lapakku My Blog dan Facebook

Sudah hampir satu bulan penuh saya tak mengisi "lapak"saya ini,sebenarnya tak sibuk-sibuk amat,tetapi tidak tahulah,mood itu selalu tak datang.Mungkin karena saya juga lebih tertarik hanya untuk komentar sana-sini,atau login masuk komunitas lainnya.Karena aku butuh pengalaman dan jam terbang di dunia maya ini,yang bagiku memang masih awam dan meraba-raba ibaratnya,secara otodidak.

Kali ini setelah saya suntuk,ngenet di facebook,hari ini aku sungkan dan malas untuk login ke FB,karena ada sesuatu hal yang membuat saya agak malas untuk ber FB ria.Bukan saja karena aku kangen untuk menjenguk my blog atau lapakku ini,tetapi juga ada sebagian saat yang aku kadang jengah dan suntuk untuk ber FB.

Ngenet di facebook memang asyik,selain interaksinya lebih cepat dan kita layaknya chatting,bisa dengan cepat mengakses akun teman,dan teman kita kita juga demikian,namun akhir-akhir ini aku suntuk saja,karena setelah menulis status selalu saja ada yang nyapa di Chatting nya,tentu saja kalau sekedar nyapa atau berchatria tak mengapa,satu dua komentar lalu pergi dan berlalu.Tetapi yang membuat aku selalu suntuk dan setengah kesal adalah selalu saja ada teman yang menjrus ke hal-yang lebih jauh.

Hal lebih jauhnya yaitu selalu ingin berpacaran di dumay,pada awalnya saya suka-suka aja,lebih tepatnya enjoy aja,malah aku komen juga dengan senang hati,setelah sepuluh sampai duapuluh buah komentar lalu berlalu denga enjoy dan berakhir dengan "bahagia".Namun entah bagaimana asalnya aku akhir-akhir ini selalu merasa berdosa pada keluargaku dan keluarganya,karena aku beranggapan bahwa berkata-kata mesra dan seolah-olah kita berpacaran meskipun di dunia maya (dumay),dan itu aku beranggapan aku telah selingkuh.

Hal inilah yang membuatku selalu gusar,kadang aku didalam chatting tersebut hanyalah berbasa-basi saja,di dalam hati yang terdalam aku merasa berdosa pada keluarga,terutama pada istriku.Apakah ini salah?,ya menurutku adalah salah,karena chatting dengan kata-kata komentar yang seolah-selayaknya perbincangan dua sejoli kekasih yang sedang berkasih-kasihan.

Aku sok "ALIM"
Ya mungkin dalam hal ini bukan masalah sok atau tidak sok alim,belagu taqwa dan lain-lain.Namun ada sesuatu yang penting yang harus di pikirkan.Yaitu apakah pantas saya yang sudah beristeri,berkeluarga,beranak dua,masih berperillaku macam begitu,meskipun itu mungkin hanya sekedar chat di dunia maya internet.


Tentu saja jawabannya harus begini,Tidak pantas,karena meskipun kelihatannya seperti bercanda tetapi candaannya itu sudah tidak bermoral dan sudah melewati batas sebagai candaan.Pelajaran yang kuambil sebagai hal yang aku anggap penting adalah meluruskan kembali niat untuk hanya bersilaturahmi dan menjalin persahabatan yang kalau di dunia nyata secara fisik kita terbatas dengan jarak,ruang dan waktu.


Sekeping catatan buat sendiri,mudah-mudahan bermanfaat juga bagi rekan pembaca,terima kasih sudah mampir di blog sederhana ini,Ibarat warteg "sederhana"pada umumnya lapakku ini beginilah,apa adanya karena yang empunya,yaitu saya juga hanya orang yang sederhana secara ilmu maupun yang lainnya,Akan tetapi suungguh tiada kerugian kalau kita saing berbagi pengalaman,walaupun pengalaman yang kecil dari saya,dan anda tentunya bisa mendapatkan dan belajar yang lebih okedari rekan-rekan yang lainnya,terutama yang sangat berkompeten sekali denga dunia tulis menulis.


Selamat malam,selamat berjuang semua.Berjuang untuk Hidup.
Semoga Selalu dalam berkahNya,amin.

Rabu, 06 Juli 2011

Tiga Puluh Delapan Tahun Plus (38+)

Ketika pagi ini satu lagi gigi gerahamku tanggal,menambah jumlah gigiku menjadi empat buah yang sudah tanggal dari tempatnya,beruntung yang ompong hanya gigi geraham kiri kanan,coba kalau yang depan waduh alamat nggak laku deh hehe..

Tetapi sebenarnya bukan hal itu yang menjadi terperanjat bahwa usiaku telah bertambah tua dan renta,betapa hidup ini terasa cepat sekali selama tiga puluh delapan tahun lebih diriku hadir ikut menjadi anggota makhluk hidup di dunia ini.Terperanjat karena aku menyadari bahwa samapai saat ini belum banyak aku berkarya,bermal saleh sesuai dengan amanat dari sang Pencipta  tubuh dan jiwa ini.

Beramal saleh sekuat mungkin dan sekemampuan telah aku usahakan,namun apalah terasa belum ada apa-apanya,bearmal untuk diri sendiri juga untuk sesama.Terasa bahwa hidup ini masih terlalu banyak dosanya dibanding amal baik yang diperbuat,baik secara sengaja atau tidak disengaja.Terhenyak oleh tanggalnya gigi,lalau sebagian rambut juga sudah ada uban yang hadir degan sedikit genit di rambut kepalaku,terhenyak karena kalau melihat standar umur manusia saat ini rata-rata hanya sampai usia 60 sampai 80 tahunan,lalu musnah ditelan bumi.

Jikalau,seandainya sampai ke titik usia 60 tahun sekarang usia hampir 40 artinya hanya tersisa 20 tahun lagi kemungkinan kesempatan untuk menikmati dan mengisi kehidupan ini.Setiap saat detik terus berlalu,jam pun bertambah hari berganti tahun sama sekali terasa begitu cepat.

Pada saat yang sama aku belajar untuk hidup benar,secara norma hukum foditif maupun menurut norma-norma kehidupan dan nilai-nilai agamaku,Islam.,namun berbarengan dengan niat tersebut juga godaan dan ujian itu selalu hampir membuyarkan semua usaha tersebut.

Selalu ada saja godaannya dan batu sandungan setiap mau berbuat baik,memang tak mudah untuk menjadi hidup yang berada dijalan lurus itu,apalagi jaman sekarang dengan segala kecanggihannya jaman,membuat lebih banyak pintu-pintu kemaksiatan terjadi dimanapun dan dalam kondisi apapun.Hampir semua fasilitas mendorong kepada sesuatu yang masuk ke perbuatan dosa.

Keegoisan,keserakahan,dan kebutuhan yang terus meningkat dalam diri sendiri mendorong untuk berbuat yang berada di koridor antara benar dan salah,hampir setiap kesempatan memberi peluang kepada melakukan perbuatan yang nyata-nyata berdosa atau yang samar-samar juga mendekati dosa.


Keyakinan bahwa Tuhan adalah maha Rahman (pengasih) dan Rahim (penyayang) lah,yang menjadi harapan agar kita mudah-mudahan mendapat RahmatNya dan pengampunan atas semua kejahatan,dan kelalaian diri.Di usia yang semakin matang,termasuk juga godaan yang semakin berat untuk beramal baik dan menjauhi segala dosa itu.

Sebut saja godaan keimanan untuk tidak mencemooh sesama,untuk tidak tertarik lagi pada wanita lain,untuk tidak menjadi sombong dengan ilmu dan harta yang telah dimiliki,untuk tidak sombong dengan apa yang telah menjadi harta,jabatan.dan lain sebagainya.Sungguh hal yang berat untuk tidak menjadi sok tahu di depan junior-junior kita,serta seabrek persaan dan tingkah kita yang semakin berat untuk di luruskan.

Selama berusaha dan dengan terus memupuk iman dan pengetahuan tentang nilai-nilai kehidupan,dan melalui kontemplasi penyadaran diri sendiri,mau kemana kita nanti,dan sudah bagaimana hidup kita,senantiasa harus terus di evaluasi setiap hari demi untuk merubah ke arah yang lebih baik secara mental dan spritual kehidupan kita.

Mengapa harus begitu,karena kita berkeyakinan bahwa siksa dan pahala itu memang benar dan yakin keberadaanya,dan bisa kita rasakan saat ini waktu di akhir kehidupan masa 40 tahun sampai meninggal dan atau nanti stelah masa kita di alam akhirat.Syurga dan neraka adalah pilihan kita saat ini mau kemana kita pergi,sah itu semua rahasia Allah,namun ayat-ayat Allah telah jelas bahwa apa yang akan kita dapatkan nanti di kehidupan kedua stelah kematian adalah semata-mata hanya akan menikmati apa yang ditanam manusia itu dikala sedang berada di dunia fana ini.

Wallahulam.semoga kita senantiasa selalu ada dalam petunjukNya.

Selasa, 05 Juli 2011

Foto Porno di HP PRT dan TKI Saudi Benarkah ?

by: Wiero Dj


Namanya berita memang selalu ada-ada saja,unik dan menarik maksud saya,pada sebuah media online edisi hari kemarin 4Juli 2011,dikabarkan bahwa ada seorang TKW di Saudi ditangkap karena memiliki koleksi foto bugil dirinya dalam handphone milik dia,lalu disebarkan ke sopir-sopir atau pekerja asing lainnya malah di tulis pula sampai mengajak untuk bersetubuh segala.

Ketika aku membuka obrolan dengan rekan pekerja TKL  saat menunggu majikan di halaman sebuah Mall di Riyadh,malam lalu,rekan sopir yang mendengar spontan langsung tersenyum penuh arti.Bahkan ada rekan senior dari saya umurnya Pak Haji dari sebuah kota di Jateng mengatakan:"sudah tak aneh lagi ji,malah aku sering mendapat kiriman foto begituan"Katanya.....lhaa?

Semenjak gebyar hp berkamera meramaikan pasar dimulai rame sekali pada tahun 2005,ada sebagian majikan yang membolehkan para pembantunya memilki hp,malah sejalan dengan boomingnya hp layanan 3G yang bisa bercakap dengan video live peneleponnya,maka banyak pula rekan pembantu yang sengaja membelinya,walau pada umumnya mereka berniat untuk sekedar melepas rindu dengan keluarga dan teman yang berada di kawasan jaringan layanan 3G ini.

Berawal dari kejenuhan menjalani keseharian yang kalau pembantu disini ibarat dipenjara,karena mereka tidak bebas berinteraksi dengan sembarang orang,bahkan walaupun bertemu dengan rekan sesama wanita senegara,apalagi dengan rekan lelaki yang bukan muhrim,maka mereka melampiaskan sebagian kejenuhannya dengan bertelepon ria melalui hp.

Kebanyakan hp ini juga didapat dengan sembunyi-sembunyi tanpa pengetahuan sang Madam atau majikan,bisa membeli lewat sopir serumah atau membeli lewat kawan wanita yang suka ketemuan di acara kumpulan keluarga majikan,biasanya mereka berkumpul di rumah tertentu dengan membawa pembantunya masing-masing.

Disinilah kesempatan mereka mendapatkan hp tersebut khusus bagi yang majikannya tidak membolehkan bawa hp,termasuk isi ulang pulsa mereka bisa merefil pulsa lewat jasa sopir atau teman pembantu satu keluarga majikan.

Lalu,diantara sekian banyak pekerja wanita disini sebagian juga ada yang berstatus janda,atau bersuami tapi sedang dalam masalah,status diragukan,atau tergantung kepribadian masing-masing.

Nah dari pribadi-pribadi "nakal" inilah kemudian hadir foto-foto tentang diri mereka dari yang semi bugil sampai ke yang polos semua tanpa pakaian.

Berbagai alasan mereka melakukan hal tersebut,diantaranya mungkin karena mereka berpacaran,atau hanya sekedar mau dikirim pulsa,atau memang berhasrat secara biologis,atau ada pula yang sekedar iseng melepas kejenuhan problema hidupnya,dan ini yang paling berat ada yang sengaja memang mencari uang tambahan.

Tipe terakhir inilah sasarannya seperti kata berita di media online tadi,sasaran mereka adalah para sopir-sopir dari luar Indonesia.

Mereka memilih mangsanya sopir dari luar Indonesia,karena mereka cenderung royal dan gampang untuk dipintain pulsa atau beberapa riyal uang tunai,malah banyak yang dirayu mau dinikahi sampai ada yang ngasih ribuan riyal,yang mana hal ini tak  jarang terjadi mereka memirit  rekan sopir Indonesia.

Dengan demikian beredarnya foto bugil di MMS  Saudi yang berhubungan dengan pembantu kita,mungkin saja itu foto dirinya sendiri dan atau malah foto orang lain,dan sengaja dibikin untuk merayu sopir-sopir dari negara lain,yang kebanyakan berkebangsaan Hindia,Srilangka dan sekitarnya.

Yang nota bene mereka sopir Hindi ini gampang dirayunya untuk sekedar memberi uang atau fulsa untuk sekedar bertelepon ria dengan teman atau pacarnya dengan tidak mengganggu uang gajinya.

Membeli pulsa bagi pembantu di Saudi sangatlah sulit kalau tidak "bekerjasama"dengan sopir rumahnya,walau dengan cara sembunyi-sembunyi.

Kembalilah kita pada diri kita masing-masing,namanya di dunia hidup ini selalu ramai karena ada dua hal,baik atau buruk,terserah kepada pilihan mereka atau kita,mau meilih manakah kita menapaki jalan hidup ini.

Alhasil memang peredaran foto demikian yang dimaksud dengan berita di atas tadi benar kenyataanya memang ada,tetapi tidak semualah,warna warni kehidupan dimana saja kan selalu ada.Dan itulah indahnya hidup.Baik setuju atau tidak memang demikian adanya.

Selamat berjuang rekan pahlawan devisa di seluruh penjuru dunia,salam sukses selalu,jaga diri dan waspada untuk kita selalu mawas diri demi keselamatan diri kita,ingat kita ditunggu oleh orang-orang tercinta di Bumi persada Indonesia sana.

Terima kasih ke semua pembaca blog ekspresi apa adanya,terima kasih mampirnya dan selamat berkarya di pos kita masing-masing,bekerja dan berkarya demi diri sendiri,keluarga,dan bangsa.

Status Darurat PRT/TKI Di Saudi Arabia

    
(Foto: Diambil dari koleksi Foto Kompas.com)

Bahwa sangat penting dan dibutuhkan sekali khadamath (pembantu) berkebangsaan Indonesia di Saudia Arabia,begitu kata teman tetanggaku seorang sopir asal Kenya,sebuah negara di benua Afrika,dia sudah bekerja sebagai sopir rumahan di lima kafil (majikan) Saudi Arabia selama dua puluh tahun,dengan kesemuanya majikan dia adalah pembantunya dari negara tercinta Indonesia.

"Wallahi,ya sadik,saya sangat simpati dengan pembantu asal Indonesia,mereka punya adab sopan santun yang tinggi,dan mereka penyayang kepada sesama pekerja baik itu sesama sopir senegaranya atau sopir bangsa lain,terutama kepada saya "kata si Ali sang sopir asal Kenya itu,yang berwarna kulit hitam usianya sudah hampir menginjak 55 tahunan.

Seperti kata sawwag asal Kenya tadi,majikan saya pun berkata demikian yang sudah hampir dua puluh tahun memakai jasa pembantu rumahnya asal Indonesia,majikan berkata dan berpendapat,bahwa wanita pembantu dan sopir asal Indonesia terkenal dengan adab sopan santun,dan sabar serta mampu dan tegar dalam bekerja dibawah tekanan lahir dan bathin.

Sejak sekitar duapuluh tahun yang lalu,mulai ramainya dibuka dengan terbuka lowongan kerja non formal pembantu dan sopir khususnya di Saudi,maka semakin populerlah para pekerja pembantu dikalangan madam-madam Saudi,mereka membicarakannya dalam setiap pertemuan keluarga,bahwa merek punya pembantu asal Indonesia.dan kemudian mereka pun turut serta mengambil pembantu,malah ada yang sekaligus suami istri pembantu dan sopir sekalian ke agen-agen PJTKI di Saudi dengan memesan pekerjanya asal Indonesia.

"Aku suka pekerja Indonesia karena masih sesama beragama Islam,bersih tidak berbau badan dan sabar,itulah selalu yang terdengar kesan pekerja kita di satu sisi kabar bagusnya.Dengan tidak mengesampingkan hal-hal buruk yang kemudian akan menjadi berbagai masalah sekarang yang banyak terekpose oleh media masa,maka benarlah adanya bahwa disebagian lain ada pembantu kita yang dinikahi dengan benar dan bertanggungjawab oleh pria Saudi,atau ada yang mereka dianggap saudara,malah ada anak-anak Saudi yang liburannya pergi ke Indonesia dengan sopir dan pembantuunya sekalian cuti kerja,tidak dengan orangtuanya.Juga ada benarnya para pekerja kita yang bernasib baik selalu kalau hari raya Idulfitri atau Iduladha mendapat hadiah,jakat dsb ribuan riyal Saudi.

Atau ada pula yang berhasil mendapat bantuan sidkah jariyah untuk pembangunan mesjid di kampung halaman pekerja kita,pembantu dan sopir kita.Atau tentang cerita mereka yang berhasil keluar dari kemiskinan yang sangat menjadi hidup layak,punya rumah,mobil,motor,sawah kebun dan dapat menyekolahkan anak-anak yang tidak sedikit ada yang sampai semua anaknya menjadi sarjana.

Itulah sebagian kisah manis menjadi pekerja di Saudi Arabia dengan bekerja sebagai pembantu dan sopir pribadi di keluarga-keluarga Saudi.Sekarang pemerintah menghentikan sementara pengiriman,karena sebab terbesar adalah ketersinggungan karena ada salahsatu TKW kita yang di hukum pancung,dengan tidak memberi tahukan pemerintahan kita,lalu pemerintah kita tersinggung,dan menyetop pengiriman,lalu juga Saudi tak mau kalah set mereka lebih cepat bertindak bahwa mulai tanggal 2 Juli 2011 telah menyetop pengeluaran visa TKI,sedangkan pemberhentian pengiriman TKI kata Presiden RI mulai efektif tanggal tanggal 1 Agustus 2011,tepatnya sebulan sebelum rencana negara kita menyetop,Saudi Arabia sebulan lebih cepat telah menyetop visa TKI.,lagi-lagi kalah set pemerintah kita.

Toh tak ada guna kita menggunjing tentang itu,harapan kita semua semoga semua yang diambil sebagai kebijakan itu adalah jalan terbaik bagi berbagai carut marut permasalahan TKI TKW Saudi ini,semoga dengan adanya kejadian dan berbagai peristiwa yang berhubungan dengan ini,akan menjadikan kondisi dan bentuk yang lebih oke dan benar di semua pihak.

Dengan harapan yang panjang,dan bertawakal selalu kepada Tuhan,semoga semua amal ibadah kita dengan tujuan yang baik dan benar,akan selalu mendapat Lindungan Allah rabbullalamin.Amin.Selamat berjuang rekan sebangsa setanah air dimanapun anda berada.

Selamat Pagi Indonesia,selamat Pagi juga Dunia.
Damailah kita semua.Dalam ridlo-Nya.

Jumat, 24 Juni 2011

Merubah Nasib dengan Bekerja jadi TKW PRT di Saudi Arabia

Oleh:Wiero Djampang

Para wanita TKI/TKW ,perempuan Indonesia adalah kartini-kartini yang memang dibalik kesahajaannya dan kesederhanaan serta adab yang sopan santun,atau malah suatu keawaman?atau karena memang seperti kata teori perubahan nasib manusia,bahwa sebuah tekanan akan bisa merubah keadaan karakter,pendirian dan fikiran seseorang untuk merubah kondisi nasibnya.Dan ini berlaku bagi para wanita yang asalnya lugu dan nun jauh di kampuang pada umumnya,berubah menjadi wanita yang tangguh dan berani mengadu nasib ke negeri yang sangat jauh dari keluarga,bahkan berani meninggalkan suami atau anak-anak belahan jiwanya.


Selasa, 21 Juni 2011

TKW PRT ,antara Devisa dan Derita

Oleh : WD


Sebut saja Teh Anah,seorang TKW dari sebuah kampung di Jawa Barat,kehidupan rumah tangganya belumlah lima atau sampai enam tahun sejak menikah dengan Ahmad,yang pekerjaan suaminya hanya sebagai pengojeg di pangkalan persimpangan kampung.Penghasilannya tidak tentu,dan kadang-kadang hanya cukup buat beli rokok dan ngopi di warung pangkalannya.Sering mereka cekcok karena hal keuangan ini,namun suaminya apalah daya,untuk mencari pekerjaan yang lain susahnya minta ampun dan lain sebagainya.

Anah nekad berangkat ke Saudi Arabia untuk menjadi TKW,dia mendaftar ke sponsor yang setiap tempat dan waktu selalu berkeliling untuk mencari TKI.Terutama TKI wanita untuk pembantu.di Timur tengah dan atau ke negara Asia lainnya.

Anah dibarengi dengan derai airmata anaknya yang baru usia 4 tahun,juga tangisan keluarganya pergilah dia ke Jakarta dengan dijemput oleh mobil sponsor.Sampai di Jakarta Anah tidak langsung diterima karena hasil Medichal Cek up dinyatakan anah punya asma ringan,mungkin akibat asap rokok suaminya yang tiap hari merokok terus kalau ada di rumahnya,dan rokok itu pula yang menyedot hampir 40% anggaran rumah tangganya yang sudah miskin itu,tapi yaitu tadi suaminya seperti tidak peduli.

Karena penyakitnya bisa diobati,ditambah dengan niat yag sudah mantap Anah tidak langsung pulang ke rumah dan putus asa,tetapi dia minta berobat jalan di Jakarta sambil menunggu proses pemberangkatan,atas kesanggupan sponsornya Anah berobat hampi satu bulan lamanya,baru penyakitnya dinyatakan sembuh,atau tidak tahulah mungkin sembuh atau setengah sembuh,atau malah petugas Kesehatannya di kasih uang sama sponsor,yang jelas Sdri Anah dinyatakan berbadan sehat.

Selama di PT.Ahmad suaminya hanya membesuk satu kali karena berat diongkos katanya waktu pertemuan terakhir dengan  Teh Anah.teh anah makan seadanya jatah dari PJTKI nasi bungkus yang menunya berputar-putar saja hari ini telor dan kangkung,besok ikan asin,besoknya lagi sayur bayam,(nah mungkin sayur bayam ini yang membuat para TKI kita tahan banting ya,,,seperti halnya si popeye sang pelaut hehe...).

Teh Anah telah tiga bulan berada di PJTKI menunggu yang kapan pastinya dia diberangkatkan,uang sudah tidak ada sepeserpun,suami tak ada menengok apalagi sanak keluarga,mereka semua berkata berat diongkos,dan kalaupun ada kontak ke keluarga di kampun hanya sebatas denga telepon dari hasil pinjam kalau kebetulan ada rekan TKW yang agak "tajir"yang sekamar dengan dia.Kalau tak ada kawan seperti ini dia hanya menendam rindu keluarga dengan perih di hati saja.

Jadi orang yang tak punya duit memang mengenaskan dan selalu menyedihkan,begitu teh Anah berkata dalam hatinya.Makanya aku harus..harus!harus pergi tidak boleh surut semangat ini,aku harus berangkat bekerja ke Saudi Arabia,Begitu teh Anah bertekad di hatinya.

Negara yang paling pavorit bagi calon TKW yang ke Timur Tengah selalu Kerajaan Saudi arabia,karena satu memang secara historis Islam disana ada kesempatan untuk beribadah umroh atau malah naik haji besar pada musimnya.Selain bahwa perbandingan nilai gajinya di KSA adalah lebih besar dari standar gaji pekerja di timur tengah lainnya.

Teh Anah setelah menunggu hampir tiga bulan akhirnya berkat kesebaranya hari itu diberangkatkan juga,setelah sehari sebelumnya beliau mengikuti PAP (pembekalan kahir pemberangkatan).Teh Anah semakin mantap saja setelah PAP karena disana di beri sedikit pengetahuan untuk bagaimana dan harus gimana nanti setelah sampai di tujuan,malahan cara berbohong untuk membawa hp pun diajarkan di sana (hmmm maaf).

Teh Anah sampai di Bandara Sukarno Hatta Cengkareng,mereka dengan rekan TKW lainnya sekitar 15 orang rombongan dari PJTKI dia,disuruh menunggu di bandara datang jam 10.00 pagi..sedangkan tiket pemberangkatan nanti 5 sore.

Dari penampungan dia belum makan apapun,karena takut terlambat dan ketinggalan mobil yang mengantar Anah tadi pafi tidak sempat makan apapun,dan sekarang ada di bandara dengan kelimpungan karena belum pernah sama sekali dia menginjak bandara.Beruntung ada teman yang sudah eks Saudi karena sudah pengalaman dia membawa air dan sedkit biscuit serta dua bungkus roti.Lumayanlah Anah makan sepotong roti pemberian temannya,yang ternyata banyak juga rekannya yang kondisi seperti itu.Memang restoran ada,kafe ada,namun apalah mereka,jangankan buat beli makan saat itu,waktu di PJTKI saja Anah sudah tak mengantongi uang,Kasihan Anah nasibmu selalu dijauhi yang namanya uang hehe....

Begitulah sebagian kecil penderitaan perjuangan seorang TKW ini baru mau berangkat,belum sesampainya di tempat tujuan nanti berbagai penderitaan bathin dan lahir mereka akan dapatkan.Aku menulis ini bukan untuk bercengeng ria tentang TKW di saudi,namun berbagi pengalaman,denga harapan semua pihak,terutama individunya,yang bersangkutan dan keluarganya di rumah jangan meremehkan uang kiriman dari mereka ini.Dan yang paling utama kepad para preman berdasi juga preman berpangkat,apalagi preman beneran,tegakah kau masih mau memeras keringat darah penderitaan para Babu TKW di seluruh mancanegara ini dengan dalih uang rokok,uang tambahan,penukaran uang agak memaksa,uang administrasi yang selangit,pada masa piulangnya mereka.

Sekali lagi memang tidak semua begitu,masih ada orang yang bersifat manusia,,namun kebanyakan sifat serakah untuk kebodohan para TKW khususnya,ketika penulangan sering terjadi pemerasan dengan dalih uang tambahan keamanan,dll dll.Kalau itu benar sungguh kamu kalian sungguh tega dan keji memeras uang TKW yang dihasilkan hasil dari perjuangan keringat dan airmata serta hati dan perasaan yang tergadaikan.dan jumlahnya tidak seberapa,malah kadang mereka banyak yang pulang hanya membawa uang satu atau dua bulan gaji terakhir saja.Malah ada yang hanya membawa cukup ongkos sampai rumahnya saja.

Kembali ke Anah.....

(pembaca ditunda dulu nih...untuk disambung...mohon maklum....)

Senin, 20 Juni 2011

TKW PRT antara Devisa dan Derita part II

Pilihan untuk bekerja di Luar negeri terutama bagi wanita Indonesia saat ini adalah pilihan yang paling gampang dan bisa mendapat uang lebih sedikit bila dibanding menjadi pembantu di negeri sendiri.Gaji pembantu di kita rata-rata antara Rp.300,000 s/d rp 500.000 setiap bulannya.Bayangkan dengan gaji pekerjaan yang sama dengan bekerja di Hongkong,Taiwan sampai kepada angka 3 atau 4 juta rupiah,di Timur Tengah terutama di jajirah arab antara 1,5juta s/d 2 juta rupiah perbulannya.

Sebab karena itu pula dengan melihat angka tersebut banyak perempuan kita berangkat ke sana untuk bekerja sebagai Pembantu Rumah tangga di masing-masing negara termaksud.Sah memang telah banyak yang membantu roda perekonomian Daerah maupun terutama sangat membantu kondisi keuangan keluarga TKI wanita tersebut.Dan itu semua kalau semua berjalan baik dan lancar.

Kita setuju,bahwa dalam setiap hal pasti muncul selalu masalah dan problematika didalamnya,yang mari kita renungkan kali ini khusus kita persempit untuk mencoba menulis tentang suka duka PRT di Saudi Arabia dan sekitarnya.

Sejak dari rumah masalah itu pasti muncul bagi seorang calon PRT yang mau pergi,beban mental dan hati serta pikiran yang mantap harus disiapkan sekuat dan semantap mungkin.Bayangan akan jauh dengan sanak family,dengan suami,anak,ayah ibu dan keluarga.Apalagi yang bersuami mereka akan mengorbankan perasaan hati dalam hal ini.

Seorang TKW setelah disetujui keluarga maka berangkatlah ke penampungan PJTKI baik langsung ke pusat Jakarta maupun di penampungan sponsor cabang dahulu.Lalu sampai ke PJTKI (selanjutnya kita tulis PT saja) dan setelah Proses administrasi selesai medichal cek up,rekom data,bikin pasport dll selesai,mereka di tampung di Tempat balai pelatihan,yang latihannya hanya satu jam tapi nunggunya 23 jam sehari,sejak di PT ini mereka sudah dikerangkeng tidak boleh bebas keluar masuk ataupun yang besuk,dan dijaga ketat oleh satpam karena takut kabur dari lingkungan PT.Karena kalau kabur PT akan rugi bekas uang proses daftarnya.Mereka bagai komoditas yang harus dijaga jangan sampai hilang,karena kabarnya kalau hilang satu buah (maaf) satu orang TKW PJTKI akan rugi sekitar lima juta rupiah.

Kondisi begitulah semenjak di penampungan PT para TKW pahlawan devisa ini,jiwa mereka seolah-olah sudah dilatih untuk selalu ditekan dan dikekang.Kalau mau jujur semenjak ada di penampungan pun banyak sekali kasus pelecehan dan mendapat sikap yang kurang layak.Namun seolah itu adalah hal yang biasa,lagian karena pikiran mereka,apalagi yang belum pernah  kerja ke Luar negeri hal-hal semacam itu tidak terlalu dihiraukan,meskipun sadar harga dirinya telah dibanting semenjak di Penampungan Negeri sendiri.

Lagi-lagi kemiskinanlah (baik miskin harta,atau miskin bathin) yang membuat mereka bertahan bahkan seolah-olah mereka butuh sekali dengan proses pemberangkatan mereka,mereka takut kalau gagal berangkat atau lambat berangkat dan terlalu lama di Penampungan,meskipun walau tidak banyak kasusnya harga diri mereka sudah hampir tidak ada.Banyak diantara mereka yang mendapat perlakuan pelecehan yang nggak enak kalau disebut disini.Malah di kantor tempat pembuatan paspor pun para TKW dibentak-bentak,kalau salah sedikit saja langsung maen bentak dan adapula yang dilecehkan secara seksual walau tidak berat,namun tetap saja,mereka di negeri sendiri dianggap barang komoditi.

Setelah datang ke Saudi Arabia,dan ini memang hukum alam,sudah seharusnya setelah melewati pintu masuk di bandara Saudi ,jelas sudah para TKW ini adalah sudah seolah-olah miliknya Kafil (Penjamin/majikan yang telah "membelinya"dari Agen PJTKI di wilayahnya masing-masing.)

Apalagi setelah masuk pintu rumah sang majikan,ini rekan PRT kita sang pahlawan devisa,bagai ikan masuk ke bubu,bagai pesakitan masuk ke penjara.Mengapa? Karena hukum di Negara ini mengatur percampuran dalam pergaulan dimuka umum antara wanita dan pria tanpa ada kepentingan darurat dianggap haram dan tidak boleh,sangsinya penjara kalau melanggar.Dengan sendirinya kalau sudah masuk ke rumah majikan sudahlah bu TKW ini harus diam di dalam rumah selama dua tahun sesuai kontrak kerja yang ditanda tanganinya (meskipun proses menanda tanganinya juga kadang tidak dengan yang bersangkutan) dan selama di dalam lingkungan rumah maka majikanlah dan keluarganya sebagai hukum yang berlaku buat ibu-ibu TKW kita.Mereka bisa melihat dunia di luar rumah majikan kalau diantaranya ada yang membebaskan untuk membuag sampah ke depan rumah dan atau mengiringi Madam (majikan perempuan) kalau sewaktu-waktu ke luar rumah.Tapi tidak jarang pula mereka yang tidak di bawa serta,selagi majikan keluar rumah.pintu rumahnya dikunci dari luar dan rekan TKW kita hanya bisa keluyuran di dalam rumah saja..

(bersambung....)

Rabu, 15 Juni 2011

Sekapur Sirih Tentang Blog ini

Ketika salahsatu temanku menanyakan, apa tema khusus yang mau di jadikan warna khas isi blog ini?.Aku jawab :aku tak akan memberi warna khusus di blog perdanaku ini,semua tema semua warna aku akan bubuhkan di blog ini,bebas-bebas saja kataku.

Bermutu atau tidak bermutu adalah itulah kehidupan,mungkin isi blog yang bermutu dan warna yang khas telah banyak yang di buat oleh saudara blogger yang lain.Atau yang hebat-hebat,karena memang mereka hebat-hebat wawasan dan ilmunya telah banyak,dan aku banyak belajar pula dari mereka dan beliau-beliau itu.Nah sekarang blog ku mau bagaimana?

Sekali lagi,blogku mau aku warnai dengan semua warna dan theme maupun topik dan selera,tampil apa adanya dan memang itulah adanya.Maklum aku kan lagi belajar,dan termasuk terlambat saya mengenal dan mempelajari dunia internet,dunia komputer dll.Kasar kata aku hanya baru bisa mengetik dengan dua jari saja dan menyusun kalimat,yang nggak tahu apa benar atau tidak dengan kaidah-kaidah Tulisan dan tau bahasanya.

Tapi nuraniku berkata dan selalu mendesak.ayo beraksilah,manfaatkan waktu luangmu,untuk menulis atau berkarya mengisi blogmu,dan walaupun tampil seadanya,biarin aja.Dan kalaupun ada yang suka orang lain mungkin suka dengan kekurangannya..hehe.

Tetapi yaitulah tadi,meskipun isinya bagai tong sampah,apapun bisa dimasukan,namun samapah yang didaur ulang dan di beri sentuhan modifikasi sekemampuan pengelola,masih berharap mudah-mudahan ada manfaat meski mungkin saja sedikit.

Tentu juga walaupun bagai tong sampah,tak akan kubiarkan sampah yang busuk aku jejalkan kesini,sebab selain itu ada sesuatu yang bernilai pula dari sekian tumpukan sampah,yang mungkin terlewati oleh orang lain untuk dimanfaatkan secara maksimal.Begitulah sekilas analoginya.

Yang jelas aku berharap untuk dengan blog ini:

1.Kita bisa membuka satu lagi pintu pertemanan dan persahabatan
2.Memanfaatkan waktu luang untuk mengasah wawasan saya dan pembaca semua.
3.Belajar terus untuk memaanfaatkan teknologi terutama teknologi informasi dll dll.
4.Pada hakekatnya adalah selalu belajar dan memperingatkan diri sendiri sudah dimana dan sampai dimana     kehidupan ini.
5.Belajar dan terus belajar tentang semuanya.Apapun.
6.Belajar menerima dan menghargai pendapat orang lain,dan belajar menerima serta menilai diri sendiri sesuai dengan kacamata orang lain,teman,saudara,sahabat.

Sahabat semua,mari berbagi,tentang semua hal.Dan saya akan dengan senang hati menerima masukan yang kritis,cerdas,membangun dan bertanggungjawab.

Maaf kata bila ada kekurangan dan sebagainya.Terima kasih atas mampirnya di Serambi Blog ini.


Wiero Djampang

Jumat, 10 Juni 2011

Tips melunasi Hutang bila usaha Bangkrut

Semua orang baik yang bekerja dengan mendapat uang di gaji/karyawan atau kuli harian dan atau yang berwiraswasta,mulai dari yang buka usaha kecil sampai jenis usaha besar,tentu pernah mengalami suatu masa yang sulit dan serba mentok dalam mengatur keuangan pribadi atau untuk menambah modal,dan akhirnya baik berniat maupun kurang berniat terpaksa harus ngutang,menghutang sejumlah uang atau barang.

Berhutang adalah hal yang wajar,ya memang suatu pendapat yang manusiawi,tapi jangan lupa,hutang adalah beban,hutang adalah virus yang merusak kita untuk hidup bahagia,tenang,tentram.Baik itu hutang pinjaman dari lembaga keuangan dan atau dari perorangan.Dan pinjaman pasti menuntut pembayaran yang lebih dari nilai pokoknya.Bunga adalah hal yang pertama mengapa orang atau pihak lain mau meminjamkan sejumlah uang atau barang kepada kita.

Ketika kita dalam masa-masa sulit,katakanlah usaha kita Bangkrut dan usaha mandeg atau rehat untuk memulai lagi jenis usaha baru,ini yang namanya Hutang tidak mau tahu keadaan anda,keadaan kita,mereka pemberi hutang akan tetap menagih dan mau segera mengembalikan uang atau barang milik mereka yang telah kita pakai sebelumnya.

Kalau sedang dalam keadaan bangkrut kepercayaan orang lain juga akan menurun bahkan hilang,maka bila pihak pengutang menagih miliknya,pada umumnya orang yang berhutang akan panik,baik itu jumlahnya sedikit atau apalagi hutang dalam jumlah yang besar.Tidak sedikit banyak orang yang bangkrut dan punya hutang memilih jalan kabur dari tempat tinggalnya dan semua kehidupannya jadi hancur dan berantakan.

Kondisi semacam ini bisa terjadi kepada siapapun sesuai dengan kelasnya masing-masing.Namun tetap saja nilainya sama yaitu timbulnya kesusahan dan kesulitan dalam memulihkan nama baik diri sendiri dan perusahaan,terutama wirausaha menengah ke bawah,yang modal awalnya hanya modal dengkul.

Jikalau kondisi sulit sudah mengenai kita,nalar dan akal yang sehat pasti tidak akan berjalan penuh dan mantap,seringkali banyak orang berhutang besar,lalu panik dan mengambil jalan yang salah dalam mencari jalan keluarnya.

Berikut tip-tip sederhana untuk keluar dari jeratan hutang dan memuali lagi dari titik nol,tip ini sederhana saja dan masuk akal:

Langkah pertama : Coba audit ulang,hitung kembali dengan pasti berapa jumlah hutang termaksud.Lalu catat dan didaftar dengan pasti,lantas di sortir diurutkan dari yang jangka paling darurat sampai kepada yang agak longgar waktu pembayarannya..

Langkah kedua: Hadapi pihak penagih dengan lantang dan bertanggungjawab,dan katakan dengan tegas bahwa kita bertanggungjawab,dan sedang melakukan langkah-langkah untuk membayar semua hutang.Bicarakanlah secara manusiawi,jujur,benar dan tidak bohong kronologis langkah-langkah yang akan kita perbuat.

Langkah ketiga:Daftar atau cek harta kita,hak milik sendiri atau perusahaan kita,lalu ambil keputusan mana yang layak dijual sampai mencukupi nilai seluruh hutang diatas.(jangan coba-coba untuk cara gali lobang tutup lobang lagi,dengan nyari pinjaman baru,apalagi yang beresiko bunga-berbunga,anda akan terseret lebih dalam ke jurang kehinaan,jikalau mengambil jalan ini).
Kecuali:kalau ada pinjaman yang sipatnya bantuan dari pihak lain dengan jangka yang cukup panjang dan tidak berbunga.(sebagai jalan darurat,bisa anda gunakan,namun kalau aset anda mencukupi dan bisa cepat dijual,lebih baik pakai saja duit hasil menjual harta sendiri.)

Langkah keempat:Bila jumlah harta yang anda miliki,masih kurang nilainya,sehingga hutang menjadi tidak lunas seluruhnya,Bayarlah hutang yang berbunga dulu,lalu nego kembali kepada pihak yang belum lunas,dan bicarakanlah baik-baik.Lalu anda bisa mencari bantuan keluarga atau kawan yang baik untuk meminjam sejumlah uang atau barang yang tidak berbunga,kalau jaan ini sama sekali tidak ada,jaminkanlah diri anda,nego lagi ke pihak yang belum dilunasi hutangnya,dan katakan dengan benar,posisi anda sekarang ada dimana,dan sedang bagaimana,dan jangan sampai kehilangan kontak person dengan anda.

Langkah kelima:Anda bekerja lagi dan atau buka usaha lagi dengan waspada atau hati-hati dengan melihat pengalaman buruk terjerat hutang di hari dan masa yang lalu.Pengalaman adalah guru yang terbaik,melajulah anda,kita ke masa depan dengan ilmu yang semakin mantap karena pengalaman hidup kita bertambah.

Terima kasih semua.semoga bermanfaat.!







Senin, 06 Juni 2011

Jumpa Perdana,salam!

ADALAH SUATU KEBAHAGIAAN BILA SUDAH MANDIRI DAN BERKARYA DENGAN HASIL SENDIRI!




Salam semua,

Kebahagiaan adalah sebuah tujuan di akhir semua perjuangan,ujung dari sebuah tujuan yang harus diraih,,dan apabila telah meraih semua itu,itulah yang sebenarnya makna SUKSES.

SUKSES dalam arti bahagia lahir dan bathin,semua aspek terpenuhi walaupun nilainya memang relatif,tapi setidaknya sudah mencapai standar umum dan normal,,berada di ranah kebahagiaan.

Semua aspek,semua materi yang bisa memberikan rasa kebahagiaan itulah sukses yang sebenarnya,sukses yang selam ini kita cari,setuju memang kesuksesan dapat berupa beberapa bentuk dan kondisi,bisa materi maupun immaterial...namun kesemuanya harus melebur menjadi satu yaitu adanya rasa bahagia diujung usaha dan selama memperjuangkannya.

Kebahagiaan yang sukses,atau sukses yang membahagiakan tidak akan ada nilainya bila kita tidak bisa berbagi dengan sesama,baik sesama manusia,,juga dengan sesama makhluk Tuhan

Minggu, 05 Juni 2011

Pengelola - Kontak Admin

Selamat Datang di blog kami
Kontak kami di:

Email : wierodjampang(at)gmail.com
Bandung Jawa Barat - Indonesia

Alamat: Mohon maaf untuk sementara ini saya belum berkantor tetap.Kontak Saran dan kritik silahkan via e mail di atas.

Nota Bene:
*).Isi dan segala akibat sebab dari iklan yang dipasang di blog ini,di luar tanggung jawab pengelola.

Atau keterangan lebih lanjut silahkan klik di sini : [Disclaimer].

Penyangkalan










Selamat Datang,Wilujeng Sumping Dulur..

Bersama ini ijinkan saya memberitahukan penyangkalan sebagai berikut:

1.Blog ini (http://bernadaindo.blogspot.com d/h -http://www.bernadaindo.com/) merupakan blog pribadi.

2.Sebagian besar konten di blog ini adalah "opini" ,pendapat penulis,yang sampai saat ini hanya saya sendiri sebagai pengelola,pemilik sekaligus sebagai penulisnya.

3.Tidak ada suatu keharusan untuk anda setuju atau tidak menyetujui tentang segala isi konten kami.Kami hanya berbagi pengalaman dan berharap bermanfaat bagi semua pembaca.

4.Pengelola bernadaindo.com,tidak bertanggungjawab terhadap segala sebab dan akibat yang ditimbulkan dari segala dan semua konten atau informasi dan iklan yang dimuat di blog ini yang terjadi pada pembaca atau pengunjung .Baik akibat secara langsung ataupun akibat tidak langsung,semua akibat adalah tanggung jawab pengunjung.

5.Komentar yang dianggap oleh pengelola tidak pantas,maka admin berhak untuk menghapus dan tidak memuatnya tanpa pemberitahuan dahulu kepada yang berkomentar.

6.Pengelola tidak bertanggungjawab terhadap apapun segala akibat buruk yang terjadi kepada pengunjung karena akibat secara langsung atau tidak langsung yang disebabkan oleh isi blog ini atau oleh isi konten yang dipasang pihak ketiga (iklan,link dari komentar,dsb) atau akibat dari link ke pihak ketiga yang dimuat di halaman bernadaindo.

7.Termasuk,anda akan menemukan beberapa link ke situs lain dari sini yang tidak di bawah kendali dan tanggungjawab pengelola,semua itu saya tidak berkewajiban bertanggungjawab atas segala akibat buruk yang terjadi kepada pengunjung.

8.Penyangkalan dan kebijakan privasi selanjutnya masih bisa berubah,jika sewaktu-waktu pengelola menganggap perlu utuk merubahnya.

10. Pengunjung dianggap setuju dan menyetujui semua Kebijakan Privasi serta penyangkalan  bernadaindo.com,selama pengunjung berada di halaman ini.

11.Semangat silaturahmi dan saling berbagi,itulah yang dikedepankan oleh pengelola blog ini.

Keterangan lebih lanjut,silahkan dikirim ke email : wierodjampang(at)gmail.com

Terima kasih sudah membaca,salam silaturahmi dan salam blogger.

Pengelola www.bernadaindo.com (bernadaindo.blogspot.com)

(Admin)


Terpopuler