| Pengantar : Tulisan ini saya edit dan disarikan dari pengalaman pribadi ditambah pengayaan dan tambahan ide dari berbagai sumber serta dibantu Meta AI,(mengikuti zaman dikit ya..hehe!). |
Semoga bermanfaat dan bisa menambah sedikit wawasan tentang bisnis sewa mobil Hiace khususnya.
Penulis/Admin
***
Beberapa Kesalahan Fatal Pengusaha Travel Pemula (Contoh misalnya:...Yang Bikin Hiace Baru Anda Jadi Nanggung Cicilan)
Punya Hiace Premio baru rasanya bangga. Tapi 8 dari 10 pengusaha travel pemula di yang pernah saya lihat dan saksikan pada lingkaran pertemanan saya,gagal di tahun pertama bukan karena sepi penumpang, tapi karena 5 kesalahan ini.
1. Cuma Punya 1 KBLI di NIB (Legalitas kurang diperhatikan)
Ini kesalahan paling mahal. Banyak yang daftar NIB cuma ambil satu jenis ijin usaha KBLI 77100 (rental lepas kunci) saja.
Akibatnya?
Saat dapat job (order/lelang) antar jemput karyawan pabrik atau rombongan wisata yang butuh supir, kamu ditolak, atau kalau ada razia Dishub, kamu dianggap rental liar karena tidak ada KBLI 49309 (Angkutan Wisata).
Dari sini satu peluang order bagus terpaksa terlewatkan.
Solusi dari hal di atas,coba sedari awal ambil paket 3 KBLI sekaligus: 77100, 49309, dan 79120 (agen travel). Gratis, dan NIB langsung jadi.
2. Hanya menghitung Cuan Kotor, Bukan Cuan Bersih
Lihat sewa Hiace Rp 2 Juta per hari dikali 30 hari = Rp 60 Juta. Kelihatan besar bukan...?
Eits...,Padahal nanti dulu,omset itu keuntungan kotor,belum dipotong hal berikut,...misalnya:
- Cicilan Rp 12 Juta per bulan
- Solar & Tol sekitar Rp 5 Juta
- Gaji Driver Rp 4 Juta
- KIR 6 bulanan, servis rutin, ban, dan parkir dan sebagainya dan sebagainya.
Akibat salah hitung tersebut,akhirnya jangan kaget di bulan ke-3 sudah tekor karena tidak sisihkan dana perawatan.
Solusi untuk ini mungkin bisa dipertimbangkan cara ini:
Pakai rumus 50-30-20. Dari penghasilan kotor, 50% untuk operasional & cicilan, 30% untuk tabungan perawatan, 20% baru keuntungan bersih.
3. Mobil Polos Tanpa Branding
Hiace putih polos lewat di jalan tidak ada yang ingat.
Tetapi akan berbeda jika, yang mobil Hiace-nya dipasang stiker "BERNADA INDO TRAVEL - Halal Family Travel dengan nomor WA besar di belakang mobilnya,itu adalah iklan berjalan GRATIS seumur hidup,dan setiap saat pasti selalu ada orang yang mengingat atau melihat walau pesan ordernya di kemudian hari.
Di jalur macet Cianjur-Puncak, 1.000 mobil di belakang kamu lihat iklan kamu setiap hari,atau dimana saja unit mobilmu berada, otomatis jadi iklan gratis yang bisa lebih efektif dari iklan banner atau baliho berbayar.
Solusi untuk hal beginian,jangan pelit untuk Investasi Rp 2,5 Juta sekali buat full branding samping dan belakang mobilmu,bukankah uangnya akan balik modal cuma hasil dari 1 job saja.
4. Perang Harga, Banting ke harga lebih murah padahal nombok atau pas-pasan.
Lihat tetangga kasih harga Rp 1,3 Juta, kamu kasih Rp 1,1 Juta biar dapat order. Ini bunuh diri.Serius..,..cara begini sama dengan mencekik leher sendiri.
Pelan tapi pasti usahamu akan rugi terus dan pasti bangkrut karena tidak ada keuntungan.
Pelanggan yang cari murah akan pindah lagi besok ke yang lebih murah. Pelanggan keluarga yang bagus justru curiga: "Kok murah banget, mobilnya terawat tidak ya? Drivernya ugal-ugalan tidak?"
Solusinya...Jangan turun harga, tetapi naikkan pelayanan.!
Misalnya,kasih gratis hal kecil berikut ini ....buat mobil wangi, 2 botol air mineral, tissue, kabel charger iPhone & Android, driver pakai kemeja rapi dan sholat tepat waktu. Pelanggan akan rela bayar Rp 1,8 Juta dengan senang hati.
5. Tidak Simpan Database Pelanggan
Selesai antar, selesai. Tidak minta testimoni, tidak simpan nomor WA. Padahal 1 pelanggan keluarga yang puas bisa jadi langganan 4x setahun dan berkemungkinan mereka mereferensikan ke keluarga,sahabat atau teman dekatnya
Alangkah baiknya jika setelah trip selesai, lanjutkan dengan membuat pesan seperti ini:
"Terima kasih Pak sudah pakai jasa kami, Travel Anu...semoga selamat sampai rumah. Boleh minta foto testimoninya?"
Simpan di Google Contact dengan nama "Bu Dania - Langganan Lembang". Dan bisa jadi bulan depan orderan datang dari user yang pernah kita sapa di akhir perjalanan.
Sejatinya..menurut pendapat penulis,.he:
Bisnis travel Hiace bukan bisnis musiman, tapi bisnis kepercayaan. Orang tua menitipkan istri dan anak-anaknya di mobil kamu selama 12 jam atau bahkan lebih.
Kalau kamu amanah, mobil bersih, dan legalitas jelas (NIB & KBLI benar), insyaAllah dari 1 Hiace bisa jadi 3 Hiace dalam 2 tahun tanpa hutang riba baru atau bahkan lebih bisa maju lagi.
Saya setuju dengan ini,kalau Mau mulai usaha travel yang tertib,aman, kondusif dan menguntungkan? Cek dulu legalitas NIB kamu sebelum beli mobilnya.
Mohon maaf bukan untuk menggurui Anda,tetapi mungkin kamu sedang bingung mau buka usaha apa dan berminat jadi pengusaha travel dan rental mobil Hiace khusunya,semoga artikel ini bisa sedikit menambah wawasan agar usahanya tidak rugi dan berkelanjutan.
Thank you sudah membaca.(WiroDjampang)