Kamis, 14 Mei 2026

Ekonomi di Kenyataan Sehari-hari

Jika secara global ekonomi bangsa angkanya sering dinyatakan pejabat naik dan bertumbuh,itu menggembirakan kabar untuk di atas permukaan.

Angka pertumbuhan dan perekonomian secara umum negara termasuk bagus dan bisa menarik investor datang ke tanah air untuk ikut usaha di sini.

Namun di Kenyataan tingkat bawah apakah bagus dan baik?

Kenyataan UMKM terutama usaha kecil sebagian besar megap- megap.Daya beli cenderung lemah dan pedagang kecil atau pengusaha kecil banyak yang usahanya asal hidup dengan kondisi usaha kurang sehat.

Usaha kecil kurang sehat bahkan banyak yang status sakit.

Usaha mereka tidak bangkrut namun hutang terus bertambah sementara keuntungan sedikit atau bahkan merugi.

Usaha buka terus tapi untung tidak ada.

Pedagang pisang di kios pasar tradisional misalnya,tiap hari masih buka dan berdagang tetapi omset hariannya menurun,banyak pedagang untuk operasional dan belanja barang baru hasil dari meminjam sana- sini agar hidup terus berjalan.

Pedagang sayur kecil,penjual buah,pedagang baju, pedagang sandal,sepatu,dan komoditas lainnya di level kecil bahkan level menengah banyak yang bertahan karena meminjam uang lagi untuk menyuntik dana usaha mereka.

Jadi mereka bisa tetap jualan bukan karena dagang mereka untung, kebanyakan mereka tutup lobang gali lobang hutang baru.

Hutang baru yang bunganya tidak kecil,banyak sekali pedagang yang berhutang ke pinjol,kosipa,rentenir gelap demi kios atau lapaknya tidak bangkrut.

Dari pegawai kasar seperti tukang panggul,pengemudi ojek, pengemudi angkot,bahkan travel dan Bus untuk menghasilkan uang seratus ribu saja mereka sangat sulit.Apalagi penghasilan mereka tidak menentu, kadang sehari kerja lalu besok atau bisa dua hari tidak ada job.

Ditambah dengan nilai inflasi,daya tukar uang ke barang semakin mahal.Penghasilan kecil,tidak menentu lalu setelah dapat uangnya ketika dibelikan keperluan pokok sehari-hari harganya naik terus dan mahal.

Itulah kenyataan yang riil di kehidupan saat ini pada umumnya terjadi di kalangan bawah warga kita.

Sah,rezeki itu urusan Tuhan dan setiap orang punya jalan rezeki masing-masing,benar itu menurut keyakinan,tapi realitanya rezeki harus diusahakan dan kewajiban pemerintah membantu warganya untuk bisa hidup layak dan sejahtera lewat kekuasaan dan kebijakannya.

Program pengentasan kemiskinan sudah lama digaungkan oleh negara kita,namun sudahkah serius dan berkelanjutan program itu dilaksanakan semua pihak...?

Jawaban tak pasti,mungkin serius mungkin juga hanya kampanye saja....

Tetapi kenyataan kemiskinan masih ada,kemiskinan yang muncul bukan karena mereka malas,mereka rajin,ulet,kreatif namun...? Usaha mereka tidak untung.

Siapa peduli dengan "kaum " ini...?
Seharusnya pemerintah yang paling depan memberi dan ngurusi sistemnya.

Mulai dari pendampingan manajerial,sumber dana atau modal dan sebagainya dan sebagainya....terlalu rumit dibahas di sini.....hehe!

Mungkin Anda pembaca peduli dengan mereka ?

Semoga.


Sabtu, 09 Mei 2026

Banyak Oknum Sopir Bus Ngeyel di Jalur Cepat Jalan Tol

Bagi Anda yang sehari-hari menggunakan jalur toll sepanjang Bandung -Jakarta -Tangerang sampai ke Merak atau jalur Jawa Tengah, tentu pernah menyaksikan bagaimana armada Bus atau mobil besar berjalan lambat konstan di jalur cepat bukan untuk mendahului mobil di jalur tengah.

Sejatinya jalur cepat diperuntukkan bagi mobil yang akan menyalip mobil di jalur lambat.Setelah menyalip seharusnya kendaraan kembali ke jalur lambat untuk kemudian berjalan normal sesuai ketentuan kecepatan yang sudah ditentukan.

Saya termasuk yang hampir tiap hari menggunakan jalur toll untuk keperluan pekerjaan, hampir tiap hari menyaksikan ada sopir ( maaf,to#lol) mengemudi kendaraan besar,beban berat berjalan lambat di jalur cepat.

Mereka melaju dengan kecepatan sangat lambat,apalagi di jalan mendaki tapiii.,.sopir kurang baik itu menggunakan jalur cepat, sehingga pengguna lain terpaksa mengekor di belakangnya bahkan jadi padat merayap bisa lebih dari 2 atau 3 km hanya karena tersumbat oleh oknum sopir Bus yang egois.

Dia tak sadar bahwa cara mengemudi nya menyebabkan banyak orang lain di belakangnya jadi macet.

Padahal keperluan orang di belakangnya pada kendaraan yang tersumbat itu bermacam-macam keperluannya,,ada yang mengejar waktu jadwal penerbangan pesawat,ada yang mau masuk kantor dan keperluan penting lainnya.

Namun dia sang oknum sopir dengan ngeyel memakai jalur cepat dengan santainya,padahal di depannya jalur kosong sedangkan di belakang mengantri panjang kendaraan yang terpaksa ikut lambat tersumbat kendaraan" beliau"si sopir tak tahu diri.

Kalau sepuluh tahun yang lalu patroli jalan raya yang ada di setiap ruas tol banyak yang menilang mereka,namun setelah sekian lama Petugas patroli jarang saya lihat lagi mengejar mereka yang begini.

Entahlah apakah aparat petugas yang sedang berbenah memulihkan nama baik karena sering terdengar ada tilang yang jadi pungli oleh segelintir oknum petugas di masa lalu..,Jadi penyebab petugas PJR semakin jarang terlihat di ruas toll?

Sehingga para pemakai jalan toll seperti "bebas" menggunakan jalur baik untuk berjalan normal atau untuk menyalip.

Sering saya saksikan juga banyak oknum pengendara yang menyalip dari bahu jalan dengan kecepatan membahayakan.

Menyalip dari bahu jalan toll dalam keadaan normal tentu ini perbuatan berbahaya dan sangat bodoh.

Saya tak tahu pasti jawabannya.Apa penyebab perilaku pengendara yang demikian.

Keamanan dan ketertiban berkendara di jalan umum sepertinya belum semua pengendara memahami dan menjalani dengan baik.

Tidak jarang kecelakaan ada yang timbul dari sebagian perilaku sopir yang kurang baik.

Pembaca,hendaknya selalu berhati-hati ketika berkendara atau mengemudi kendaraan di jalan Toll ,jalur yang dirancang untuk berkendara lebih cepat dan tanpa hambatan dibanding jalan raya non toll.

Tentu saja kendaraan di jalan tol rata-rata melaju dengan tingkat kecepatan antara 80 sampai 100 km per jam bahkan bisa lebih.

Salam waspada dan tetap sabar jika bertemu dengan oknum pengendara lain yang kurang baik dan kurang tertib.

Salam.

Jumat, 08 Mei 2026

Tak Mau Kita Disebut Negeri Bangsat

Bangsat adalah pencuri yang mengambil hak orang lain secara paksa atau dengan jalan tidak benar.

Pencuri atau bangsat sama saja,hanya jika pencuriannya tentang uang negara atau milik rakyat suka disebut koruptor.

Koruptor bangsat juga,pencuri sendal orang di tempat umum bangsat juga,mengambil.ayam atau kerbau orang lain bangsat juga,menambah atau Mark up angka di kwitansi atau nota melebihi harga yang seharusnya dibayarkan itu bangsat juga.

Sekilas lingkungan di kita sepertinya aman-aman saja,tapi coba anda lengah tidak mengunci pintu pagar atau pintu rumah atau lupa kunci motor tergantung ketika parkir jajan bakso......? Masih amankah..?.

Di beberapa tempat tentu dalam hitungan menit motor anda akan hilang.

Tertinggal di dompet atau handphone di WC umum.... tertinggal di Bus umum,di Kereta api atau di tempat umum....amankah?

Pada umumnya barang itu secepat kilat akan hilang

Anda buka toko atau warung pinggir jalan raya,lengah sedikit saja pencuri akan datang atau bahkan begal.

Di tempat ibadah tertinggal barang berharga bahkan mobil atau motor,tak jarang ada yang hilang ketika sedang melaksanakan ibadah.

Bangsat dari kelas pencuri sendal jepit sampai pencuri berdasi berpangkat itu realitasnya di kita ada.

Kegagalan pendidikan moral lintas sektor di negeri ini sudah terjadi, banyak yang gagal dalam pembentukan karakter jujur,amanah dan hidup benar telah membuat banyak hadir bangsat di sini.

Mungkin kita semua harus kembali merenung dan kembali menata yang saat ini semakin sakit,miskin etika,miskin moral dan banyak hadir karakter bangsat di semua lini dan semua lingkungan.

Padahal lembaga pendidikan formal dan informal sudah banyak,mereka ada yang terpelajar,bangsat terpelajar...tapi yaitulah 

Kita layak prihatin...!?Cukupkah dengan ikut prihatin....?

Untuk saat ini mungkin kita harus selalu waspada dan hati-hati sebab pencuri dengan berbagai modus bisa datang di segala waktu dan tempat.

Saya tunggu di komentar jika Anda ikut peduli dengan situasi "darurat" ini.

Kamis, 07 Mei 2026

Ibadah Haji Sebaiknya Dilakukan Saat Masih Muda dan Sehat

Kurang lebih 30 hari kedepan dari sekarang ritual ibadah haji di Mekah dan sekitarnya akan segera tiba yaitu dimulai dari tanggal 7 sampai tanggal 10 atau 11 Dzulhijjah

Tergantung pada kondisi jemaah masing-masing jika sudah berada di Mekah sebelum tanggal 7 atau 6 Dzulhijjah biasanya para jamaah melakukan umroh dulu,

Ritual ibadah haji adalah ritual yang paling panjang melakukan perjalanan, ibadah utamanya saja dimulai dari tawaf qudum di Masjidil haram Makkah kemudian melakukan wukuf di Arafah dilanjutkan dengan perjalanan ke Muzdalifah mengambil batu untuk esok harinya melakukan ritual pelempara "setan " oleh batu kerikil di Mina ( Jamarat), melempar jumroh pada hari pertama tanggal 10 Dzulhijjah hanya dilakukan kepada jumroh yang besar saja.

Kemudian dari Mina itu setelah melempar jumrah lalu jamaah pergi ke Masjidil haram Makkah untuk melakukan tawaf haji utama setelah itu tahalul dan berkurban.

Setelah itu aktivitas haji baik yang mengambil haji tamattu atau haji lainnya tetap beraktivitas antara Mekah- Arafah - Muzdalifah kemudian lanjut ke Mina dari Mina ke Masjidil haram dan kalau jemaah dari tanah air nanti biasanya berziarah ke Madinah sebelum pulang ke tanah air.

***

Yang saya bahas di sini adalah tentang perjalanan dengan jarak dan waktu yang tidak sedikit, ditambah cuaca yang panas khas gurun memerlukan fisik yang sehat dan stabil.

Jika jemaah haji dari tanah air tentu sudah ada pemandu dan pembimbing yang bagus untuk menjalani rute dan pelaksanaan semua rukun haji dengan baik.

Namun tetap saja kondisi kesehatan dan fisik kuat harus kita persiapkan dengan baik, walaupun perjalanan ada yang menggunakan mobil.

Jarak dari Mekah (Masjid Al Haram) ke Arafah tempat wukuf kurang lebih 20 km,lalu dari Arafah ke Muzdalifah (tempat ngambil batu kerikil) sekitar 7 kilometer,kemudian Muzdalifah ke Mina ( tempat pelemparan) atau Jamarat kurang lebih jaraknya sama 6 km ,dan Mina ke Mekkah lagi hampir 7 km juga.

Itu perjalanan utama dari Mekkah -Arafah-Muzdalifah-Mina ke Mekkah lalu balik lagi ke Mina, berlangsung dari tanggal 8 ,9,10 ,11 Dzulhijjah.

Jadi,benar-benar memerlukan fisik yang sehat dan kuat (mampu).

Maksud penulis jika sudah mampu saat masih sehat,muda dan kuat maka jika ingin semua ritual haji terpenuhi lebih baik dilakukan pada saat ini.

Ibadah haji adalah ibadah tentang keimanan dan keyakinan,tetapi perlu juga kita pertimbangkan masalah kemampuan tubuh menjalaninya agar syarat dan rukun terpenuhi dengan baik.

Sah atau tidaknya sebuah ibadah bisa dilihat dari terpenuhinya syarat dan rukun yang sesuai dengan syariat yang ditetapkan,jika tak terpenuhi syarat dan rukunnya sebuah ritual ibadah dianggap tidak sah.

Walaupun perkara diterima atau tidaknya ibadah tersebut itu rahasia Alloh SWT.Tetapi pertimbangan kemampuan menjalaninya layak kita lakukan sebelum menempuh perjalanan ibadah haji.

Wallahu alam.

Senin, 04 Mei 2026

Begal Kota, Meresahkan

Prihatin dengan kondisi keamanan di Bandung dan sekitarnya, sekilas kelihatan memang tidak mencekam dan kegiatan sehari-hari seperti normal saja tak ada gangguan keamanan yang ekstrim,namun beberapa hari ini tersiar berita di medsos lokal dan berita kriminal ada pembegalan terhadap petugas paket di pinggir jalan daerah Astanaanyar, Panjunan Bandung.

Di video cctv terekam saat petugas pengantar paket bermotor sedang beristirahat karena hujan di depan toko yang sudah tutup.

Tiba-tiba datang penjahat itu bermotor langsung menyerang pejuang keluarga itu dan merampas motor beserta paketnya.

***

Dari peristiwa ini kita harus hati-hati kalau sedang di perjalanan. istirahatlah di tempat yang aman atau ramai jangan bepergian sendirian pada waktu malam.

Jika harus bepergian malam jangan melintas ke daerah sepi dan wajib membawa teman atau saudara. 

Dan selanjutnya penegakan hukum yang tegas adil dan tidak kompromi terhadap penjahat adalah salah satu kunci sukses untuk tetap terpeliharanya keamanan dan ketertiban kota. 

Selalu waspada di setiap situasi dan kondisi di manapun dan kapanpun anda berada. 

($)

Kamis, 30 April 2026

Blog Masih Hidupkah,Masih Laku?

Di tengah gempuran banjir informasi disertai kemajuan super cepat perkembangan teknologi informasi yang selalu terbarukan secepat "kilat" ini, muncul pertanyaan saya sebagai. Blogger:

Apakah blog atau dunia blogging masih akan ada yang membaca atau mengunjungi?

AI dengan sangat kuat dan super modern menyajikan teknologi yang bisa semua orang asyik Masyuk menggunakannya.

Dan AI dalam konten tertentu akan dengan mudah menyisihkan konten bloger yang asli buatan manusia.

Dunia blog yang " konvensional" dibanding media sosial lainnya, bagi anak gen z mungkin sudah tak menarik lagi berselancar di blog atau aktivitas blogging.

Pada tahun 2011 an,saya membaca opini Kang Pepih Nugraha ( saat itu beliau Wartawan Kompas senior dan Penulis),di blog Kompasiana dan di blog pribadinya beliau menulis tentang peluang blog yang menuju senja saat itu.

Artinya dunia blogging sejak tahun 2012 an sudah tak menarik orang (netizen) lagi.Pengguna dan pengunjung blog tidak seramai jejaring sosial lainnya yang mulai bermunculan dengan fitur yang bisa memuat tulisan atau konten lebih menarik dan lebih canggih.

Jejaring yang lebih mudah atau cepat dalam interaksinya,netizen butuh komunitas bukan hanya sekedar konten.

Di Indonesia saat itu Facebook dan Twitter menjadi rengking atas diminati orang.

Blog mulai jenuh dan cenderung sepi.

Facebook pada era itu bisa membuat status lebih dari 420 karakter ,wall Facebook bisa memuat maksimal 63.200 karakter.

Twitter juga bisa menulis status panjang,dan platform medsos lainnya yang lebih bagus bermunculan bagai jamur.

YouTube yang akhirnya diambil google semakin di depan memimpin minat pengunjung internet karena fokus di berbagi konten video.

Lanjut ada Tiktok yang dalam hal cepat meraih peminat dan penonton lebih baik dari YouTube.

Blog semakin hampir terlupakan dengan ramainya gadget android hadir di tengah generasi yang mau serba instan.

Sedangkan blog tidak se"instan" YouTube atau Tiktok misalnya, khususnya ini di tanah air.Ini.menurut pengalaman pribadi saya,yang belum tentu benar.

Media sosial lain bisa diakses lewat aplikasi semudah membalik telapak tangan,balita umur 7 bulan sudah bisa membuka aplikasi medsos yang memang gampang.

Blog saat ini mungkin hanya dikunjungi oleh mereka yang dulunya "kutu buku" yang hoby membaca saja,haha....! Yang lahir tahun 60 atau 1970an, kebanyakan sudah aki-aki dan nenek -nenek.

Mohon maaf yang latar belakang pendidikan SLTA ke bawah pasti ada satu dua pengunjung itupun yang mungkin sangat gemar membaca di dunia nyatanya.

Pengunjung blog saat ini mungkin hanya rekan bloger,wartawan yang hobi baca,guru generasi 70 atau 80 an, sebagian milenial atau mahasiswa tertentu dan yang ...tersesat di searching google wkwk......

Dengan demikian,blog sudah ketinggalan zaman.Dan bagi saya blog mempunyai tempat tersendiri di hati.Dari sini saya mendapat banyak ilmu pengetahuan dan beberapa teman virtual yang punya kesukaan sama.

Blogging adalah ranah jadul tempat berbagi konten terutama tulis menulis.Blog sejatinya konten perorangan,konten sendiri,hasil karya sendiri dan kepuasan tersendiri.

Walau masih sepi pengunjung saat ini, namun saya nyaman di sini dan berharap walau masih sedikit yang mampir semoga ada manfaatnya bagi kita.

Rabu, 29 April 2026

Mindfulnes Bukan Pikiran Kosong

Mindfullness pada dasarnya adalah latihan untuk sadar pada saat ini tanpa menghakimi.

Setiap detik saat ini di sini disadari dengan lebih mendalam hingga sampai ke perasaan.Sederhananya mindfullness bisa dimulai dari praktek meditasi.

Latihan paling gampang kita bisa mengambil sikap duduk atau rebahan sesuai kondisi tubuh masing-masing yang dirasa nyaman.

Lalu mulai dari latihan semacam senam nafas.Tarik nafas hitungan 3 sampai 4 detik lalu tahan dan hembuskan dengan hitungan yang sama.

Rasakan "Keheningan" dan rasa nafas keluar masuk yang sedang memberi kehidupan ke dalam tubuh dan perasaan.

Nikmatilah semua proses yang terjadi sambil fokus pada momen saat ini,di sini dan sekarang.

Bagi yang sudah biasa meditasi ini bisa dilakukan di manapun dan kapanpun,namun bagi pemula pilihlah tempat yang tenang dan pada waktu sepi seperti tengah malam.

Jika sudah sampai tingkat tertinggi maka tubuh dan jiwa kita akan otomatis selalu meditatif d  alam setiap aktivitas.

Akan banyak manfaat jika kesadaran diri selalu mengiringi langkah kehidupan kita.

Daya tahan tubuh meningkat,pikiran fokus dan konsentrasi bagus sehingga segala aktivitas kehidupan berpeluang untuk lancar dan berhasil.(Ang'S). 

Selasa, 28 April 2026

Oknum Pedagang yang Tidak Tertib

Ketika sudah berhubungan dengan kepentingan umum maka selain kita berhak untuk hidup sebagai pribadi pun juga harus menghargai hak orang' lain.

Kita berhak untuk melakukan kegiatan usaha dagang misalnya dimanapun dan kapanpun tentu wajib disesuaikan dengan situasi dan kondisi tempat kita usaha.

Mulai dari pilihan tempat,waktu dan jenis usaha yang kita jalani.Apakah mengganggu' keamanan dan ketertiban atau tidak,apakah perijinan sudah sesuai kalau mengharuskan usaha kita mesti ada legalitasnya,semua harus dipertimbangkan dan dilaksanakan.

Jika usahanya masih kecil-kecilan mungkin syarat yang banyak itu minimal terpenuhi hal tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum itu sudah baik.

Usaha jualan minuman kopi instan dan makanan pinggir jalan raya misalnya,sering ada oknum pedagang yang meremehkan akan lingkungan.

Mereka banyak yang mengabaikan tentang Keamanan, ketertiban, keindahan dan kenyamanan lingkungan umum.

Tidak sedikit seenaknya mendirikan tenda sampai ke badan jalan raya,tali temali dan terpal yang kumuh kusut kesana kemari sangat kumuh dan tidak elok dipandang.

Pelanggan atau pembeli parkir di badan jalan raya,sampah berserakan bercampur dengan alat masak yang semrawut, pemandangan demikian akan selalu ada di kita hampir di semua sudut-sudut kota dan badan jalan provinsi.

Tanpa meremehkan hak usaha masing-masing orang,tentu kita sebagai sesama warga kadang kurang nyaman juga melihatnya.

Kadang juga kita bertanya,kemana pemerintah setempat sampai tidak ditertibkan hal demikian.

Atau jangan-jangan mereka malah ada yang "dipelihara" untuk ada masukan uang ke saku oknum pemerintah setempat.

Atau mungkin aparat sudah bosan memperingatkan mereka,banyak pertanyaan sekaligus jawaban negatif dari pikiran warga.

Di akun YouTube KDM (Kang Dedi Mulyadi),akun pribadi Gubernur Jawa Barat ada konten yang membuktikan situasi di atas tadi nyata ada di lapangan.Dan sekelas gubernur turun tangan untuk ikut memperingatkan bahwa kondisi demikian tidak baik untuk kenyamanan bersama.

Di konten tersebut gubernur sampai harus memotong tali temali tenda pedagang tak tertib itu,karena secara tempat itu diperuntukkan untuk taman kota milik pemerintah ruang publik yang harus indah bersih dan tertib.

Sudut-sudut taman didirikan tenda dari terpal atau triplek yang kumuh seadanya.

Penertiban hal demikian tentu sudah pemerintah lakukan,tetapi warga Kita memang terlalu banyak.

Sepertinya yang sepuluh orang ditertibkan setelah beberapa hari datang oknum yang baru karena penertiban tak mungkin dilakukan setiap hari di satu tempat.

Ketika satpol PP lengah maka mereka berdagang lagi,hal tersebut terjadi lagi dan lagi bisa sampai puluhan tahun berjalan untuk masalah yang sama.

Edukasi tentang tertib dan teratur di tempat umum mungkin sudah banyak dilakukan berbagai kalangan,baik dari pemerintah dan dari para pihak yang peduli akan lingkungan yang tertib.

Sejauh ini ada satu dua yang "Sadar" tetapi warga kita terlalu banyak dan urusan pemerintahan bukan ngurusin hal itu saja,maka sampai saat ini hal demikian masih banyak dijumpai di setiap sudut kota atau ruang publik di seluruh wilayah kita.

Diakhir postingan ini saya sebagai warga biasa bingung untuk menawarkan solusinya..hehe,.....!
Ya bagaimana lagi,yang Gubernur saja seperti Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat kadang mereka tertib saat ada aparat saja,seiring waktu berlalu Mereka kembali lagi untuk tidak tertib lagi.

Itu teguran dari Gubernur,saya warga biasa tak bisa memberi solusi menghadapi hal begini...mohon maaf,serasa cape dan tak mungkin ada solusi.

Mungkin dimulai dari diri sendiri sajalah untuk hidup Tertib, menghargai hak orang lain, disiplin untuk mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi,mungkin itu saja yang bisa kita lakukan.

Ya memang kehidupan ini sangat kompleks sangat banyak yang tidak sempurna sangat banyak masalah....itulah kehidupan.

Selamat malam pembaca setia.

Terpopuler