Minggu, 27 September 2026

Olahraga Lari di Jalan Raya

  Berolahraga lari saat ini banyak dilakukan orang di jalan raya, terutama pada hari libur kerja atau akhir pekan di kota-kota besar banyak yang melakukan olahraga lari baik yang dilakukan sendirian atau rombongan serta event yang dikoordinir oleh suatu panitia. 

Olahraga yang satu ini termasuk olahraga yang banyak digemari termasuk saya sendiri suka melakukan di kalau ada waktu senggang dan atau tidak sedang bekerja. 

Olahraga ini sebenarnya bukan lari yang harus cepat-cepat terburu-buru ataupun seperti lari profesional, tapi cukup berjalan santai sambil melihat sekeliling dan banyak dilakukan bukan di lintasan khusus untuk olahraga lari, tapi banyak dilakukan di Jalan Raya yaitu jalan yang lalu lintas cukup ramai dan tentu saja berbahaya. 

Inilah yang jadi masalah, yaitu ketika aktivitas jalan santai atau lari santai ini dilakukan di jalan raya maka resiko terjadi kecelakaan tertabrak lalu lintas yang cukup padat pada saat ini di kota-kota besar menjadi berbahaya. 

Jadi sebaiknya olahraga lari atau jalan santai yang kita lakukan untuk bertujuan agar badan kita sehat sebaiknya dilakukan di lapangan khusus atau lapangan yang ada lintasan untuk berolahraga lari di taman kota atau di lapangan sepak bola yang khusus untuk kegiatan olahraga. 

Berolahraga di tempatnya yang tepat aman akan memberi suasana dan hasil olahraga kita maksimal serta tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. 

Sebenarnya bukan olahraga lari saja yang dilakukan di jalan raya yang ramai lalu lintas cukup ramai apalagi dengan kontur Jalan lintas yang turun naik berbelok-belok kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan diri kita, juga olahraga bersepeda menurut saya kalau tidak dilakukan pengawalan atau atau dalam waktu khusus yang diperuntukkan untuk event bersepeda di jalan raya sama berbahayanya dengan olahraga lari di jalan raya. 

Resiko tertabrak atau menabrak orang lain atau pihak lain terutama jalur lalu lintas jalan-jalan raya yang ramai biasanya pada hari minggu atau akhir pekan di kota-kota besar harus lalu lintas tetap ramai sama seperti hari kerja, maka sebaiknya olahraga bersepeda atau lari di jalan raya itu sebisa mungkin dihindari. 

Kita bisa mencari tempat lapangan olahraga lapangan khusus lintasan lari ataupun berjalan sekedar di Jalan komplek yang tidak terlalu padat atau tidak terlalu ramai lalu lintasnya. 

Tujuan dari kita berolahraga lari atau jalan santai serta bersepeda adalah untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani akan tetapi apalah artinya jika badan sehat namun resiko kecelakaan terjadi di Jalan Raya lebih besar daripada manfaat yang akan kita dapatkan. 

Mungkin itu hak semua orang untuk beraktivitas di mana saja asal tidak mengganggu ketertiban umum, namun alangkah bijaknya jika kita menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain untuk kita menghindari beraktivitas terlalu panjang treknya berlari di jalan raya atau bersepeda di jalan lalu lintas yang sangat ramai dan tentu saja berbahaya. 

Terima kasih sudah membaca dan salam olahraga.

Senin, 14 September 2026

Rest Area Toll Jakarta-Bandung

Ruas Jalan Toll dari Jakarta ke Bandung kurang lebih 150 km dari arah Jakarta ke Bandung sejak km satu Cawang atau sekitar Halim sampai ke pintu masuk terdekat yaitu Pasteur sekitar 128 km ada banyak rest area yang bisa pembaca beristirahat.

Dari Cawang ke Bandung Pasteur ada rest area  km 19 lalu km 57 lalu km 72 dan paling sejuk udaranya km 88.

Rest area km 88 disebut paling sejuk karena sudah berada di daerah pegunungan termasuk ke wilayah Purwakarta berbatasan dengan Bandung Barat.

Selain itu perjalanan dari Jakarta sampai tempat ini pada umumnya dalam waktu normal sekitar satu setengah jam.

Jika dari Jakarta belum sarapan atau mau mendinginkan mesin mobil di km88 inilah kalau saya memilih area berhenti sejenak.

Di sini pula hawa sudah sejuk sehingga menikmati makanan pun serasa lebih sedap dibanding tempat lain yang masih berhawa panas 

Di sini pula bisa mengisi BBM atau isi baterei mobil listrik,ke Toilet,sembahyang di Mesjid dan atau menikmati banyak restoran atau warung jajanan yang banyak tersedia.

Selamat Datang di Bandung.

Senin, 25 Mei 2026

Menyaksikan Pawai Juara Persib 2026

Persib membuat juara liga super Indonesia ketiga kali berturut-turut,juara tahun 2024,25 dan 2026.

Sejak magrib malam Minggu sesaat setelah menahan imbang Jepara 0-0 berdasarkan nilai yang unggul dari runner-up Borneo FC maka Persiblah yang berhak jadi juara tahun ini,Bobotoh Persib secara spontan langsung pesta di tempat.

Penulis saksikan di alun-alun Ciwidey saat magrib tiba lalulintas langsung berhenti dan terkunci dari arah Patenggang ke Bandung dan sebaliknya,bukan macet tapi berhenti total ruas jalan dijadikan ajang pesta juara.

Saya dari arah Patenggang mau balik ke Bandung terpaksa cari jalan tikus,jalan pintas masuk ke belakang mesjid besar Ciwidey dan keluar ke dekat Pasir Jambu.

Beruntung sepanjang jalur Pasir Jambu ke Soreang ramai lancar.
Namun......

Di depan Kantor Bupati Bandung sampai ke pintu tol Soroja saya kejabak macet lagi sampai ke pintu toll Soreang.

Di jalan toll lancar dari Soreang ke Lampu merah Pasir Koja..,

Nah....dari lampu merah Terusan Pasir Koja sampai Alun-alun jalanan sudah tumplek plek masyarakat dan Bobotoh membaur membuat kami tersendat lagi perjalanan sampai saya harus mematikan mesin mobil kami di jalur ini.

Dari Pasir Koja sampai ke alun-alun Bandung yang jika normal paling butuh setengah jam,kali ini saya pasrah menghabiskan hampir 4 jam baru bisa sampai ke daerah Braga dan sekitarnya

Ini terjadi malam Minggu sesaat setelah pertandingan laga terakhir dengan Persijap Jepara berakhir.

Konvoi random,spontan dan sedikit "brutal" sebab anak muda menggunakan motor ada yang membahayakan jalan zig-zag lalu menggeber knalpot brong....dan berkumpul.menari gembira.

Beruntung tidak terjadi hal yang membuat celaka.Tetapi menyaksikan langsung di jalan sangat.....ngeri-ngeri sedap bagi kami orang tua.

Syukur tidak terjadi kerusuhan, semua warga Bandung ikut euforia yang terjadi hampir tiga kali lipat lebih seru dari tahun-tahun yang lalu.

Itu semua terjadi Sabtu malam Minggu.

Besoknya konvoi resmi diadakan dan Bobotoh tumplek blek di wilayah kota dan sekitarnya.

Konvoi pemain melewati jalan Asia-Afrika dan disambut KDM gubernur Jawa Barat.

Lalu.....ramai sekali,macet dan padat.

Catatan: Dalam kerumunan saya menemukan oknum yang mabuk tetapi mereka masih kontrol,kadang sesekali meminta air mineral atau sebatang rokok tapi tidak memaksa.

Sangat disayangkan ada oknum yang harus selalu mabuk,padahal konvoi dan pesta jalanan semacam ini adalah ekspresi kegembiraan karena klub yang kita dukung jadi juara.

Bagi warga hal ini adalah hiburan yang sangat langka,sebab tak tentu apakah setiap tahun klub dukungan kita jadi juara.

Meskipun sedikit lelah ikut  konvoi tapi lumayan bisa dapat momen untuk membuat konten langka bagi akun medsos mereka.

Macet, berkumpul,menari,geber knalpot,jalan ikut keramaian,teriak juara.,...foto sama sini,dan pulang bawa bendera dan baju Jersey yang sudah basah keringat..tidak dirasa oleh pendukung sebuah klub.

Hal ini menggambarkan dahsyatnya harga sebuah simpati,rasa senang atau suka bahkan ada yang sudah terlanjur cinta.,.mungkin.

Salam olahraga!



Jumat, 22 Mei 2026

Oknum yang Hobi jadi Perusuh

Hampir dalam setiap even yang melibatkan pergerakan massa di tanah air banyak terjadi kerusuhan,baik rusuh skala kecil bahkan beberapa kasus terjadi kerusuhan besar dan banyak memakan korban.

Di suasana hajatan saja yang nota bene sebagian besar yang hadir terdiri dari kerabat,teman kerja atau kenalan keluarga pengantin bisa terjadi kerusuhan,perkelahian dan semacamnya.

Ketika konser musik atau kumpulan kampanye kerusuhan suka terjadi meskipun yang hadir masih satu komunitas atau bahkan satu kepentingan yaitu menonton atau mendukung orang atau partai yang sama.

Di mana saja bila terjadi kerumunan selalu berpotensi kerusuhan fisik perkelahian.

Tidak terkecuali di dunia olahraga,dimana pada event olahraga sikap sportifitas seharusnya dijunjung tinggi.

Namun tidak berlaku bagi oknum yang suka jadi perusuh,mereka tak memandang sedang dimana dan bagaimana,oknum perusuh memang sukanya membuat kerusuhan.

Motif mereka jadi perusuh bermacam-macam ada yang memang berasal dari niat sendiri karena terlalu kecewa atau bentuk protes atas sebuah situasi.

Yang lebih berbahaya ketika perusuh sudah ada yang mendalangi,lebih berbahaya dan bisa merebak lebih luas bahkan bisa menganggu keamanan dan ketertiban umum yang lebih luas.

Pada konvoi euforia juara klub sepakbola Persib di kota Bandung misalnya,ketika usai pertandingan yang menjadikan Persib juara para Bobotoh biasanya spontan turun ke jalan dan pawai secara random dengan rute yang tidak teratur ,spontan saja belum konvoi resmi yang diarahkan panitia.

Di situasi inilah suka terjadi kerusuhan antar peserta acak bertemu di jalan bersinggungan atau tabrakan kecil bisa menjadi penyulut kerusuhan.

Atau bahkan disinyalir ada orang jahat tertentu yang ikut memanfaatkan kerumunan ramai untuk niat jahat mereka,biasanya mereka membuat rusuh di jalan raya lalu membegal motor korban.

Untuk itu waspada selalu bila kita sedang ada di kerumunan pada suatu even atau acara yang melibatkan kumpulan orang banyak.

Waspada adalah sikap hati-hati dan tenang sadar akan situasi dan kondisi ketika kita sedang mengikuti acara dl keramaian yang melibatkan banyak orang.

Waspada bukan curiga tapi hati-hati hati dan sadar bahwa di antara orang banyak itu di sebuah acara,suka ada oknum pengikut yang jadi perusuh.

Terimakasih sudah membaca.(Ang'S)

Bandung Besok Siap-siap Pesta Persib

Pertandingan terakhir liga super Indonesia tahun ini bagi Persib vs Persijap Jepara di kandang Persib,sangat menentukan jika Persib menang maka juara tiga kali berturut-turut (hattrick) terjadi.

Dan semua Bobotoh pendukung Persib berharap pertandingan besok bisa menang.

Jika menang, siap-siap jalanan utama pusat kota Bandung akan dipenuhi oleh pesta kemenangan di seluruh ruas jalan kota.

Tanding ke 34 dari 34 putaran Sabtu,23 Mei 2026 pukul :16.00 tempat Stadion GBLA Bandung.

Jika anda akan melakukan perjalanan keperluan pribadi mungkin besok malam Minggu lebih baik hindari berkendara lewat jalan flyover Pasopati,Jl Cihampelas,jalan Merdeka, Sulanjana,Jalan Asia Afrika,Braga, Alun-alun,Oto Iskandar Dinata, dan sekitar itu.

Tapi jika ingin ikut konvoi dan nonton kirab jika ramai bersama keluarga cukup nonton di depan alun-alun saja.

Jika juara lagi, kemungkinan hari Minggu pesta juara biasanya berlanjut hingga malam Senin.

Untuk teman yang mau piknik ke Bandung besok Sabtu dan Minggu pasti ada kemacetan di semua jalur menuju pusat kota.

Mungkin lebih baik memilih nginap di Lembang atau di Ciwidey jika tak berminat nonton pesta juara Persib.

Selamat pagi.   

Kamis, 21 Mei 2026

Orang Kampung Tak Pakai Dolar ?

Secara langsung tunai atau kontan alat pembayaran jual beli di kampung Indonesia tidaklah rakyat menggunakan uang dolar,itu benar dan tidak salah.

Tetapi pernyataan untuk tenang di tengah nilai tukar rupiah ke dollar lemah menembus angka 17.000 per 1 dolar Amerika tentu secara tidak langsung akan pengaruh paling tidak ke kenaikan banyak komoditas yang orang desa biasa dibeli.

Sejak terjadi perang timur tengah Iran dan Amerika meletus,rakyat level bawah sudah merasakan dampaknya.

Secara kasat mata harga beberapa komoditas dan bahan pokok sudah banyak yang harganya naik.

Gaya hidup orang kampung sekarang sudah berbeda sejak lama,kalau dahulu di kampung tidak memegang uang serupiah pun tak jadi masalah,sebab kebutuhan mereka hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan makanan dan sedikit kebutuhan sekunder.

Namun zaman berubah,(Apakah pak Presiden tidak tahu hal ini.....? Wallahu alam).

Zaman sudah berubah mister....!!

Di kampung sekarang hampir sama saja dengan orang kota,yaitu jika tak ada uang kontan maka sulitlah aktivitas sehari-hari mereka.

Di kampung sekarang pergi ke sekolah perlu ongkos,beli BBM,beli lauk pauk,beli pulsa,uang jajan anak,beli gas untuk kompor,bayar Listrik dan sebagainya.

Yang kesemuanya itu perlu uang tunai...! Dan itu semua berhubungan dengan naik turunnya harga-harga.Secara tidak langsung jika nilai tukar Rupiah ke Dollar Amerika payah tentu akan berpengaruh ke harga-harga jadi naik dan mahal...

Bla-bla-bla....dst..dst...yang sebenarnya ini semua kalangan sudah faham tentang itu.

Sebagai bagian dari warga kampung saya heran dengan pernyataan pemimpin kita itu.

Ya sudahlah,orang kampung memang betul tidak bertransaksi dengan menggunakan uang Dollar...tapi......! Cape dwech....!

Salam.

Kamis, 14 Mei 2026

Ekonomi di Kenyataan Sehari-hari

Jika secara global ekonomi bangsa angkanya sering dinyatakan pejabat naik dan bertumbuh,itu menggembirakan kabar untuk di atas permukaan.

Angka pertumbuhan dan perekonomian secara umum negara termasuk bagus dan bisa menarik investor datang ke tanah air untuk ikut usaha di sini.

Namun di Kenyataan tingkat bawah apakah bagus dan baik?

Kenyataan UMKM terutama usaha kecil sebagian besar megap- megap.Daya beli cenderung lemah dan pedagang kecil atau pengusaha kecil banyak yang usahanya asal hidup dengan kondisi usaha kurang sehat.

Usaha kecil kurang sehat bahkan banyak yang status sakit.

Usaha mereka tidak bangkrut namun hutang terus bertambah sementara keuntungan sedikit atau bahkan merugi.

Usaha buka terus tapi untung tidak ada.

Pedagang pisang di kios pasar tradisional misalnya,tiap hari masih buka dan berdagang tetapi omset hariannya menurun,banyak pedagang untuk operasional dan belanja barang baru hasil dari meminjam sana- sini agar hidup terus berjalan.

Pedagang sayur kecil,penjual buah,pedagang baju, pedagang sandal,sepatu,dan komoditas lainnya di level kecil bahkan level menengah banyak yang bertahan karena meminjam uang lagi untuk menyuntik dana usaha mereka.

Jadi mereka bisa tetap jualan bukan karena dagang mereka untung, kebanyakan mereka tutup lobang gali lobang hutang baru.

Hutang baru yang bunganya tidak kecil,banyak sekali pedagang yang berhutang ke pinjol,kosipa,rentenir gelap demi kios atau lapaknya tidak bangkrut.

Dari pegawai kasar seperti tukang panggul,pengemudi ojek, pengemudi angkot,bahkan travel dan Bus untuk menghasilkan uang seratus ribu saja mereka sangat sulit.Apalagi penghasilan mereka tidak menentu, kadang sehari kerja lalu besok atau bisa dua hari tidak ada job.

Ditambah dengan nilai inflasi,daya tukar uang ke barang semakin mahal.Penghasilan kecil,tidak menentu lalu setelah dapat uangnya ketika dibelikan keperluan pokok sehari-hari harganya naik terus dan mahal.

Itulah kenyataan yang riil di kehidupan saat ini pada umumnya terjadi di kalangan bawah warga kita.

Sah,rezeki itu urusan Tuhan dan setiap orang punya jalan rezeki masing-masing,benar itu menurut keyakinan,tapi realitanya rezeki harus diusahakan dan kewajiban pemerintah membantu warganya untuk bisa hidup layak dan sejahtera lewat kekuasaan dan kebijakannya.

Program pengentasan kemiskinan sudah lama digaungkan oleh negara kita,namun sudahkah serius dan berkelanjutan program itu dilaksanakan semua pihak...?

Jawaban tak pasti,mungkin serius mungkin juga hanya kampanye saja....

Tetapi kenyataan kemiskinan masih ada,kemiskinan yang muncul bukan karena mereka malas,mereka rajin,ulet,kreatif namun...? Usaha mereka tidak untung.

Siapa peduli dengan "kaum " ini...?
Seharusnya pemerintah yang paling depan memberi dan ngurusi sistemnya.

Mulai dari pendampingan manajerial,sumber dana atau modal dan sebagainya dan sebagainya....terlalu rumit dibahas di sini.....hehe!

Mungkin Anda pembaca peduli dengan mereka ?

Semoga.


Olahraga Lari di Jalan Raya

  Berolahraga lari saat ini banyak dilakukan orang di jalan raya, terutama pada hari libur kerja atau akhir pekan di kota-kota besar banyak ...