Dalam segala hal apapun terkadang banyak perilaku atau perbuatan konyol dilakukan kita orang.Yaitu suatu hal yang apabila dilakukan bisa berakibat buruk,yang padahal hal tersebut tidak perlu sangat atau tidak penting untuk dilakukan.
Contohnya seorang pemain bola,bahkan mereka yang berstatus pemain bintang dan profesional,sering terjadi adegan konyol seperti menarik baju atau celana lawan duel perebutan bola,yaitu ketika bola sudah berhasil direbut lawannya lalu lari membawa bola,dan di saat inilah tindakan konyol suka terjadi, dengan cara menarik baju lawan.Dan tentu saja akan berbuah kartu kuning serta free kick untuk pihak lawan.
Padahal,hal tersebut tidak perlu dilakukan apalagi dalam daerah yang masih aman dari serangan lawan,yang jika sang lawan duel perebutan bola itu bisa menguasai bola selanjutnya,toh masih ada teman kita yang bisa mempertahankan langkah lawan tersebut.
Tapi yaitulah kadang situasi dan kondisi bahkan mungkin kebiasaan masing-masing pemain bisa jadi penyebab kekonyolan tersebut.
Lalu di jalan tol misalnya,banyak pengemudi yang suka sekali memakai jalur darurat bahu jalan untuk menyalip kendaraan di depannya walaupun di jalur cepat sebelah kanan kosong atau memungkinkan manuver menyalip darri jalur cepat.
Tapi yaitulah karena kebiasaan bahkan mungkin sudah ada yang maniac bahu jalan,sehingga faktor keselamatan sendiri pun diabaikan.
Bahaya menyalip dari bahu jalan sangat banyak,selain jalurnya sempit mungkin hanya 200cm an lebarnya juga bisa saja sedang ada mobil lain yang mogok atau ada benda darurat lainnya.
Tentu berbahaya termasuk bisa saja sopir di jalur lambat tak melihat spion kiri bagian bahu jalan dengan baik.
Kekonyolan tersebut di atas bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan yang bisa membunuh pengemudinya dan pihak lain.
Contoh lain misalnya ketika mengemudi di jalan raya ugal-ugalan.Zigzag kiri kanan,serempet sana sini,potong kanan kiri secara mendadak, knalpot brong ala balapan di sirkuit, kelayakan kendaraan yang tak layak jalan,itu suatu kekonyolan yang juga berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain.
Perilaku demikian bisa membuat dia celaka dan merugikan orang lain,baik terjadi menabrak atau ditabrak pengemudi lain yang tidak bersalah.
Gaya mengemudi demikian sangat rendah etika,bahkan mungkin bisa disebut kurang moral atau lebih ekstrim bisa disebut gaya mengemudi "tak punya otak",
Hal konyol demikian sebaiknya dihindari untuk keselamatan bersama.Ingat kita hidup tidak sendirian,ada orang tua,saudara,anak istri atau suami menunggu kedatangan dengan selamat di rumah.
Banyak sekali contoh kekonyolan yang bisa kita lihat di lingkungan bahkan di diri sendiri.
Jangan sampai hidup dan waktu kita rugi atau rusak hanya dengan melakukan hal-hal konyol yang seharusnya bisa kita hindari,sangat tidak perlu untuk melakukan nya.
Semoga kita semua selalu diberi kesadaran untuk tetap hidup waras.





