Di umur 22, saya pernah nangis di kosan Dago. Teman-teman sudah jadi karyawan bank gajinya 7 juta, saya masih jualan cireng keliling Bandung yang kadang laku hanya 20 sampai 30 ribu saja sehari. Waktu itu saya mikir: "Apa saya salah jalan? Apa saya memang cocoknya jadi karyawan aja?"
Pertanyaan "cocok wirausaha atau karyawan?" ini menghantui hampir semua anak muda Bandung di 2026. Apalagi lihat TikTok, semua kelihatan enak jadi pengusaha. Padahal tidak semua orang cocok, dan itu tidak apa-apa.
Setelah 5 tahun ngerasain dua-duanya - pernah jadi karyawan travel 2 tahun, sekarang wirausaha 3 tahun - saya bikin tes jujur buat ngukur diri sejak muda. Jawab jujur ya.
1. Ngukur Dari Cara Kamu Menyikapi Kepastian.
Coba kita tengok ini adalah indikator paling jujur.
Kalau kamu tipe orang yang butuh kepastian: tanggal 25 gajian, jam kerja 09.00-17.00, kerjaan jelas ada SOP-nya. Kamu cemas kalau bulan depan tidak tau dapat uang berapa. Kalau begitu, kamu 80% cocok jadi KARYAWAN.