Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Kaya Hati dan Kaya Harta Mana yang Penting ?

Menulis postingan ini pagi-pagi sekali,saat dimana hati dan badan sedikit masih segar.Lalu berteman secangkir kopi dan sebatang rokok (aduh kebiasaan ini yang belum saya tinggalkan,sudah beberapa kali berusaha tetapi tepar terus dan merokok lagi).Membuat saya tergelitik untuk menjawab judul di atas. Kaya berarti mempunyai sesuatu dengan jumlah yang cukup bahkan melebihi dari cukup.Kaya harta artinya mempunyai harta kekayaan pribadi lebih dari sekedar cukup untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga.Arti harfiah tersebut mungkin saja akan banyak definisi tetapi kuranglebih begitulah hehe.. Kaya Hati juga sama yaitu memilki persaan dan mental yang besyukur sehingga merasakan sesuatu yang di dapat dari hasil usaha dan apa yang diberikan Tuhan selalu dirasakan cukup. Mana dari keduanya yang penting..? Tentu akan banyak jawaban,tetapi menurut saya tentu dua-duanya menjadi penting,karena jika salasatu nya tidak ada pasti tak akan mulus dan bermanfaat kekayaan yang kita miliki...

Seperti Kecanduan TKI Migran Saudi Pulang Pergi

Menjadi TKI migran atau kasar katanya menjadi TKI pembantu atau sopir di Saudi  kadang ada suka dan ada dukanya.Berbagai berita duka dan suka silih berganti dan meramaikan fenomena per TKI an di Saudi,terutama TKI migran,TKI informal yang sebagain besar hanya mengandalkan otot saja. Rekan TKI yang sudah masuk Saudi seolah kecanduan untuk setelah pulang ke Indonesia selalu pulang balik lagi bekerja di Saudi kembali. Padahal bekerja di Saudi Arabia sebagai sopir rumahan atau pembantu rumah tangga sangat rentan dan riskan terhadap perlindungan keamanan diri,terbatasnya komunikasi dengan dunia luar serta jarangnya berinteraksi sosial, menjadi warna kehidupan sehari-hari seolah Terpenjara,tetapi tetap saja menjadi TKI migran di Saudi seolah punya magnet untuk menarik eks-eks atau mantan TKI untuk kembali lagi ke sini ,Saudi Arabia. Salahsatu sebabnya karena susahnya tenaga mereka terserap oleh lapangan kerja di dalam negeri,kalaupun mereka bisa bekerja di Indonesia tetapi gajinya ...