Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami rakyat mohon para petinggi negeri ini tetap ingat dan bekerja sesuai tujuan awal bersama yaitu mencapai atau membuat rakyat kita semua sejahtera adil dan makmur lebih baik dari sebelumnya. Pada dasarnya pemerintah harus bisa mensejahterakan rakyat dan bangsa. Indonesia. Pergantian para pembantu presiden adalah hal prerogatif beliau,dan sesuai dengan konstitusi. Presiden berhak menunjuk siapa darimana untuk membantunya bekerja sebagai pemimpin bangsa dan negara. Walaupun itu haknya presiden tetapi rakyat ada pula yang mengkritisi dengan komentar atau menggunakan medsos mengomentari reshuffle tadi. Diantara nada kritis yang muncul banyak pengamat dan komentar yang menilai bahwa presiden ada beberapa menteri yang kurang tepat penempatannya, terutama dalam hal personal beberapa menteri yang dinilai pengkritik tidak sesuai dengan keahlian dan latar belakang...

Saling Komentar di Medsos Berujung Kematian

Jika tidak bijak berinteraksi dengan orang lain, baik di kehidupan nyata atau di internet bisa berbuah keburukan bahkan ada banyak kasus yang berakhir dengan kematian. Media sosial yang ramai dan bermacam-macam perbedaan sifat kepribadian dan karakter orang dibalik sebuah akun onlen menyebabkan sangat rentan terjadi kekacauan dan konflik yang berbahaya. Peristiwa pemukulan, penganiayaan dan pertikaian sampai pembunuhan kerap terjadi dipicu berawal dari pertengkaran di wall medsos. Emosi dan terlalu bawa perasaan dari dunia maya ke dunia nyata telah banyak menelan korban. Perdebatan yang hebat suka terjadi meskipun awalnya bernama diskusi.Kita pernah melihat di layar televisi atau medsos diskusi yang diisi oleh adegan perkelahian fisik adu jotos atau bertengkar adu otot. Zaman sekarang diskusi yang seharusnya mengedepankan data dan percakapan intelek bisa berubah menjadi ajang pertengkaran adu mulut kelas comberan,emosian dan keras kepala demi membela argumennya sendiri. Etika diskusi y...

Bandung dan Banjir

Ketika curah hujan tinggi maka air bah yang tidak terserap oleh tanah karena terlapis beton maka hukum anomali terjadi,yaitu air mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah. Dan di semua tempat jika saluran tersumbat maka air menggenang di tempat rendah tersebut.Dalam kenyataan di tempat rendah tersebut sudah banyak dibangun pemukiman dan hunian manusia,maka terjadilah masalah. Genangan air itu mengganggu aktivitas dan kehidupan kita.Banjir kita orang menyebutnya. Banjir menjadi masalah di hampir seluruh kota dan tempat ramai manusia.Terutama terjadi di lingkungan kota besar bahkan di perkampungan yang kontur tanahnya berada di daerah rendah. Banjir di kawasan Bandung Selatan terutama di daerah Baleendah,Ciganitri,sampai ke Dayeuhkolot sudah sejak lama menjadi hal yang dianggap biasa oleh penduduk di sana. Banjir terjadi ketika musim hujan dan ketika kemarau kawasan jadi tidak banjir,kondisi demikian membuat semua pihak kadang melupakan saat banjir tiba. Hanya pada musim penghujan sem...

Wisata Bandung Mulai Menggeliat

Meskipun perang di Timur Tengah masih berlangsung, aktivitas wisata Bandung termasuk kunjungan ke Ciwidey dan Lembang sudah mulai menggeliat. Kunjungan turis lokal maupun internasional sudah mulai banyak setelah bulan Ramadhan turis asing relatif tidak ada kunjungan. Pantauan di lapangan penulis melihat sudah ada turis asing dari Europa dalam jumlah kecil, disusul turis Arab dan Malaysia sudah mulai berdatangan. Turis Malaysia diperkirakan akan mulai ramai pada media April sampai awal Mei. Sejumlah destinasi pavorite dan langganan turis yang lama maupun baru sudah banyak yang merenovasi atau menambah wahana di dalam kawasan wisatanya. Di Utara Bandung pemandangan kebun Teh Ciater dan jalan indah sekitar Sari Ater atau Ciater nampak jalan lebar dan pinggirnya di cat warna merah,menambah daya tarik jalan-jalan di kawasan Subang berbatasan dengan Bandung Barat Lembang. Di Selatan Bandung wahana kebun Teh di Pangalengan menambah daftar tempat indah yang diminati pengunjung selain Rancabali...

Viral Dulu Baru Ada Perhatian

Kemajuan teknologi zaman sekarang memudahkan segala urusan termasuk masalah "kemanusiaan",tata kerja,tata kelola pelayanan publik, dikomentari bahkan dikritisi lewat media onlen atau media sosial oleh semua kalangan. Baru-baru ini viral tentang postingan kecewa seorang ibu seorang bayi yang mau keluar dari perawatan RSHS Bandung yang bayinya ketika hendak keluar sudah ada di tangan wanita lain. Karena lapar di ibu bayi menunggu antrian pulang maka dia turun dahulu ke lantai bawah,mungkin cari makanan dan bayi masih ditinggal di ruang perawatan. Ketika dirinya dipanggil antrian si ibu masih di lantai bawah.Lalu menurut video dia,feeling seorang ibu memanggil untuk segera ke ruang antri. Disinilah kejadian bayinya diketemukan sudah dipangkuan wanita lain. Suster dan pihak Rumah sakit sudah mengklarifikasi kelalaian ini.Bahksn video ibu bayi ini sudah direspon pula oleh KDM gubernur Jawa Barat. Dari sini kita mendapat pembelajaran bahwa saat ini pelayanan publik bisa dengan muda...

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Tanpa KTP Pemilik

Birokrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat Jawa Barat asalnya mengharuskan ada KTP asli atas nama pemilik sesuai STNK. Hal ini membuat pemilik kendaraan kedua yang belum balik nama kesulitan membayar pajak pada tahun tertagih. Dampaknya tentu menjadi malas dan membiarkan tagihan pajak tertunggak. Di sisi lain,ada yang bisa membayar tetapi lewat jalan tidak benar yaitu membayar uang tembak KTP asal dan pajak pun bisa dibayarkan,keluar tanda lunas pajak. Tentu hal janggal tersebut sudah berjalan puluhan tahun. Bayar tanpa KTP asal STNK tidak bisa,tetapi kalau lewat belakang dengan membayar sejumlah uang pembayaran berlangsung lancar. Menurut informasi dari akun pribadi Gubenur Jabar di medsos,mulai tanggal 4 April 2026, membayar pajak kendaraan boleh tanpa ada KTP pemilik pertama atau yang sesuai STNK. Sebuah terobosan birokrasi yang positif,mari kita dukung. Catatan: Tulisa ini berdasarkan pengalaman penulis setelah menonton akun medsos yang terkait.