Sejak magrib malam Minggu sesaat setelah menahan imbang Jepara 0-0 berdasarkan nilai yang unggul dari runner-up Borneo FC maka Persiblah yang berhak jadi juara tahun ini,Bobotoh Persib secara spontan langsung pesta di tempat.
Penulis saksikan di alun-alun Ciwidey saat magrib tiba lalulintas langsung berhenti dan terkunci dari arah Patenggang ke Bandung dan sebaliknya,bukan macet tapi berhenti total ruas jalan dijadikan ajang pesta juara.
Saya dari arah Patenggang mau balik ke Bandung terpaksa cari jalan tikus,jalan pintas masuk ke belakang mesjid besar Ciwidey dan keluar ke dekat Pasir Jambu.
Beruntung sepanjang jalur Pasir Jambu ke Soreang ramai lancar.
Namun......
Di depan Kantor Bupati Bandung sampai ke pintu tol Soroja saya kejabak macet lagi sampai ke pintu toll Soreang.
Di jalan toll lancar dari Soreang ke Lampu merah Pasir Koja..,
Nah....dari lampu merah Terusan Pasir Koja sampai Alun-alun jalanan sudah tumplek plek masyarakat dan Bobotoh membaur membuat kami tersendat lagi perjalanan sampai saya harus mematikan mesin mobil kami di jalur ini.
Dari Pasir Koja sampai ke alun-alun Bandung yang jika normal paling butuh setengah jam,kali ini saya pasrah menghabiskan hampir 4 jam baru bisa sampai ke daerah Braga dan sekitarnya
Ini terjadi malam Minggu sesaat setelah pertandingan laga terakhir dengan Persijap Jepara berakhir.
Konvoi random,spontan dan sedikit "brutal" sebab anak muda menggunakan motor ada yang membahayakan jalan zig-zag lalu menggeber knalpot brong....dan berkumpul.menari gembira.
Beruntung tidak terjadi hal yang membuat celaka.Tetapi menyaksikan langsung di jalan sangat.....ngeri-ngeri sedap bagi kami orang tua.
Syukur tidak terjadi kerusuhan, semua warga Bandung ikut euforia yang terjadi hampir tiga kali lipat lebih seru dari tahun-tahun yang lalu.
Itu semua terjadi Sabtu malam Minggu.
Besoknya konvoi resmi diadakan dan Bobotoh tumplek blek di wilayah kota dan sekitarnya.
Konvoi pemain melewati jalan Asia-Afrika dan disambut KDM gubernur Jawa Barat.
Lalu.....ramai sekali,macet dan padat.
Catatan: Dalam kerumunan saya menemukan oknum yang mabuk tetapi mereka masih kontrol,kadang sesekali meminta air mineral atau sebatang rokok tapi tidak memaksa.
Sangat disayangkan ada oknum yang harus selalu mabuk,padahal konvoi dan pesta jalanan semacam ini adalah ekspresi kegembiraan karena klub yang kita dukung jadi juara.
Bagi warga hal ini adalah hiburan yang sangat langka,sebab tak tentu apakah setiap tahun klub dukungan kita jadi juara.
Meskipun sedikit lelah ikut konvoi tapi lumayan bisa dapat momen untuk membuat konten langka bagi akun medsos mereka.
Macet, berkumpul,menari,geber knalpot,jalan ikut keramaian,teriak juara.,...foto sama sini,dan pulang bawa bendera dan baju Jersey yang sudah basah keringat..tidak dirasa oleh pendukung sebuah klub.
Hal ini menggambarkan dahsyatnya harga sebuah simpati,rasa senang atau suka bahkan ada yang sudah terlanjur cinta.,.mungkin.
Salam olahraga!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar