Selasa, 13 Maret 2012

Keringatnya itu lho...?

Keringat menurut istilah ilmiahnya adalah air yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat di dalam tubuh makhluk mamalia...(hadeuh jadi ingat jaman SMP nih pelajaran Biologi).

Ada dua macam kelenjar keringat :
1.Kelenjar ekrim yaitu kelenjar mengeluarkan keringat yang fungsinya untuk menstabilkan suhu tubuh
2.Kelenjar apokrin yaitu kelenjar keringat yang mengeluarkan air keringat berlemak letaknya terutama di sekitar ketiak dan sekitar alat kelamin.

Kelenjar nomor dua inilah yang sering mengeluarkan aroma bau badan seseorang.apalagi kalau orangnya malas bersih-bersih dan jarang mandi.


Jikalau keringat ini keluar di daerah alat kelamin atau di ketiak kita,dan kita malas mandi dan terlambat membersihkan,maka dengan "sigapnya" sang bakteri membikin air keringat di ketiak dan sekitar alat kelamin  jadi bau.Itulah penyebab kasak-kusuk teman kita dengan sebutan si bau badan..ngeri kan..?.

Jangan terlalu mengandalkan keajaiban obat bau badan (OBB) deodorant,serbuk dan sebagainya,karena inti dari kesehatan badan adalah kebersihan.Walau serbuk OBB di tabur sekarung pun jika kebersihan sekitar alat kelamin dan ketek kotor maka bau badan tetap hinggap di tubuh.

Bau badan karena keringat kelenjar apokrin tersebut dapat menurunkan wibawa dan menjadikan imej anda di teman-teman,relasi atau orang sekitar anda jelek lho,kita dianggap orang jorok dan tak pandai merawat badan.Dengan sendirinya diri kita jadi populer sebagai si bau badan,kadang banyak yang langsung jijik dan mual jika dekat-dekat dengannya.

Merawat badan tak usahlah selalu pergi ke spa atau tempat treatmen yang mahal-mahal,kegiatan itu semua selain memboroskan uang anda,juga tak ada artinya jikalau kegiatan rutin membersihkan diri setiap saat diabaikan.

Cara murah sederhana dan tepat,bertindaklah cerdas,rajin dengan kebersihan tubuh dan kulit kita,misalnya rajin-rajinlah dengan kegiatan sebagai berikut :


Pertama,Selalu mandi yang benar dan teratur dengan bahan-bahan air,sabun dan peralatan yang bersih,pakailah sabun antibiotik seminggu sekali,balur ke seluruh badan dan bersihkan dengan air hingga bersih,beri perhatian khusus ketika mandi membersihkan daerah selangkangan dan ketek.

Kedua,kalau kita sibuk dengan mobilitas tinggi aktivitasnya,selalu bawa handuk kecil,untuk jaga-jaga dalam keadaan darurat keringatan sementara kegiatan tak bisa ditinggalkan,dan jikalau ada waktu senggang entah itu di tempat seminar,di mall atau di kantor atau di perjalanan sempatkanlah mandi.

Kebersihanlah apapun yang utama untuk menjaga kesehatan tubuh.Sehat modal utama tampil menarik,termasuk sehat kulit dan bebas dari bau badan.

Disarikan dari berbagai sumber.

Ketika Duda dan Janda Bimbang Menikah lagi

Urusan jodoh dan rejeki adalah hak ketentuan Tuhan.Tak dapat disangkal tentang keyakinan itu bagi yang beriman.

Namun,Tuhan tak akan memberikan apapun pada kita kalau tidak berusaha sebagai konsekwensi hukum alam,bahwa apapun yang menyangkut pemenuhan hajat hidup harus di Usahakan.

Dalam agama Islam disebut Ikhtiar,yaitu sesuatu yang berbentuk aktivitas logis yang harus dilakukan dalam mencari jodoh dan rejeki.

Usaha logis dan manusiawi harus di jalankan baru setelah maksimal menyerahkan hasilnya ke Tuhan,bukan itu saja melainkan dari awal niat kita,terus selama berusaha dan menjalaninya senantiasa didampingi oleh keyakinan dan pengharapan ke Tuhan agar mendapatkan rejeki dan jodoh yang baik,pembawa keselamatan dan berkah halal diridloi Tuhan.

Jodoh,mendapat suami atau isteri.

Sebagai manusia normal untuk mengarungi hidup ini perlu pasangan hidup,sebagai tempat berbagi rasa,bertaut hati saling sayang menyayangi dan menikmati kehidupan untuk seterusnya sebagai jalan buat menghasilkan keturunan secara biologis asli dari darah dan daging sendiri.

Istilah awamnya seorang laki-laki normal akan membutuhkan teman hidup seorang perempuan,begitupun sebaliknya.Untuk mengatur hal ini agar tidak rancu dan terjadi kesimpangsiuran darah keturunan,agama mengatur dengan bab Pernikahan.

Lembaga pernikahan inilah yang mengangkat derajat dan harkat manusia,yaitu sebuah perbuatan yang membedakan dengan jenis makhluk hidup lainnya ,misalnya dengan khewan.Dengan pernikahan semua hal tentang hidup bersama dan saling memberi darah keturunan menjadi jelas dan teratur.Termasuk jelas siapa bertanggung jawab siapa.siapa ayah siapa,siapa anak siapa.

 Bagaimana kalau pernikahan pernah gagal karena cerai talak atau cerai mati..?

Mencari pengganti suami atau isteri yang sudah bercerai tidaklah segampang waktu pertama mengenal cinta di pernikahan pertama.Karena status duda dan janda adalah bekas, maksudnya  secara fisik maupun mental dan kepribadian telah berevolusi selama menjalani hidup bersama dengan pasangan awal.

Janda cerai mati misalnya,sangat tak mudah menerima lain hati dan lain kepribadian di kehidupan berikutnya,kalau yang bercerai dengan talak relatif lebih cepat bisa berubah karena pada umumnya yang cerai talak, karena sebab sudah tidak cocok lagi malahan ada yang karena kecewa dan sakit hati oleh pasangannya.

Apapun alasan perceraiannya,mau cerai mati atau cerai talak sama saja toh,akhirnya si janda atau duda itu kini hidup sendirian.

 Hidup sendirian akan kesepian,menjemukan dan  hampa.Walaupun bisa saja tegar dan kuat untuk beberap saat,namun seberapa kuatkah?.Bagaimanapun jikalau hidup mau berarti harus ada teman intim yang bisa berbagi suka atau duka dalam bentuk sepecial sebagai suami dan isteri.

Ikatan bathin secara suami isteri tak akan tergantikan dengan macam jenis ikatan kasih sayang jenis apapun.Serupa tetapi tak akan sama bentuk cinta kasih sayang suami dan isteri bila dibanding dengan cintak kasih dari keluarga misalnya,tetap berbeda.

Menentukan pasangan di kemudian hari kali kedua atau selanjutnya buat para janda dan duda kalau mau di "dramatisir" sangat susah.Susahnya ya di penerimaan apa adanya di pasangan berikutnya.

Janda duda tanpa anak mungkin tak terlalu banyak masalah,tetapi coba jikalau duda dan janda masing-masing membawa anak,persoalan akan melebar ke masalah ekonomi,sosial,budaya,dan hankam keluarga..hehe.Persoalan membagi nafkah,persoalan cara mendidik anak tiri,sikap perilaku,tentang masa depan anak tiri dan lain sebagainya,akan menambah daftar panjang masalah yang akan dihadapi pasangan yang pernah cerai lalu berniat nikah lagi.

Jikalau terlalu banyak pertimbangan seperti itu tentu akan sulit mencari jodoh lagi untuk kali berikutnya,dan meskipun nikah juga cenderung bercerai lagi sangat rentan dan sensitif pernikahan hancur lagi,jalinan keluarga rapuh.Karena masing-masing sudah bertanggungjawab dan telah membawa beban bukan sebagai diri pribadi lagi.

Namun sesulit apapun tentu kalau mau dan berniat akan selalu ada solusi,diantaranya solusi mencari pasangan baru bagi Janda dan Duda salahsatunya dengan cara mengenalkan diri dan mengenal pasangan apa adanya jangan ada yang ditutup-tutupi sebelumnya,Keterbukaan di awal hubungan adalah segalanya.

Dengan keterbukaan apa adanya di awal jalinan hubungan duda janda,akan mengurangi sedikit peluang konflik bila telah jadi menikah dan hidup bersama di kemudian hari.
Disamping harus terus mengasah ilmu dan menggembleng membersihkan niat dan hati setiap waktu.

Salam.

Ketika Kita Bertemu Orang yang Menderita

Di dalam hidup dan segala keunikan cerita kehidupannya pasti suatu waktu kita pernah menjumpai teman,relasi atau orang yang kontra terhadap kita,bahkan pernah kita "dikasari" orang lain.


Sebut sajalah misalnya karena suatu persaingan tidak sehat di tempat kerja,atau karena salah paham sesuatu bahkan mungkin karena kita berurusan sesuatu entah itu masalah bisnis,masalah hutang atau apapun bahkan karena kita di cemburuin dengan tidak kuat alasannya,atau mungkin karena hanya tersenggol saat berjalan di trotoar dan di bis umum.

Maksud saya pernah kita di ejek di cela atau bahkan pernah di kasari dengan omongan atau tindakan lainnya,sementara kita tidak salah-salah amat hehe..

Menghadapi hal demikian untuk pertama kali kaget dan cenderung ingin segera membalas dengan lebih "kejam" kan..?,bahkan sebagian orang mau langsung saja "membunuh"nya..wah sadis nih.

Ya manusiawi,ketika terjadi penghinaan verbal atau apapun ke diri kita,pasti semua manusia akan membela harga dirinya mati-matian.Bila peru sampai titik darah penghabisan,,ciee segitunya..haha.

Ya itu di masa-masa ketika alam dan pikiran masih awam dengan pengalaman hidup,kalau ada yang mengejek bahkan berkata kasar ingin saja saya menempeleng dan meremukan geraham orang tersebut,tetapi itu dulu ketika masih muda.

Saat ini,.. dan sama sekali tak mengharapkan,tetapi salahpaham kan masih mungkin,hehe..sekarang jikalau bertemu dengan orang macam begitu,saya paling hanya merasa kasihan saja.

Karena dasar apa kasihan ?,orang menghina dan berkata kasar ke kita,kok malah dikasihani?

Ya kasihan,menurut pengalaman saya orang yang berjenis temperamental dan berani dengan vulgar mengejek orang dengan kasar dan arogan adalah orang yang terganggu jiwanya,bukan gila oh NO,tetapi jiwanya sakit lebih dari orang gila,makanya saya kasihan pada orang begitu.

Lalu seterusnya saya berpikir,oh mungkin saja dia lagi bermasalah di rumahnya,oh mungkin saja otaknya sedangkal itu,oh mungkin saja masa lalunya dia penuh ketidakharmonisan dan lebih jauh saya akan berpikir berasal dari keluarga macam apa sih dia dulunya ?,berasal dari komunitas bagaimana sih dia?,atau sedang berada di lingkungan bagaimana sih dia berada sekarang?.

Menghadapi teman atau rekan serta  partner yang "jutek" arogan dan vulgar,kasar dan temperamental tanpa basa-basi sopan santun, kita santai saja,apalagi jika memang kita ada sedikit salah dengannya,jangan dilawan !,toh jika dilawan artinya kita sama statusnya sedang sakit jiwa.

Dan siapa mau jiwanya sakit hehe..

Terpopuler