Selasa, 17 April 2012

Citra Diri

Oleh : A.Wierodjampang

Kesan dan gambaran tentang seseorang dalam pikiran orang lain suka disebut Citra diri,atau sehari-hari kita kenal juga image (imej),gambaran diri .

Citra asli diri kita di mata umum tidak bisa direkayasa,karena citra diri asli hanya akan timbul hasil dari semua kumpulan gerak dan tingkah laku kita yang nyata terlihat,terdengar dan terbaca oleh masyarakat atau umum.

Sebut saja sebuah citra seseorang misalnya seorang
yang bercitra sebagai orang baik,orang jelek,orang biasa-biasa saja,orang jahat,penipu,penolong,penyabar,
sombong,baik hati,cerdas,pemarah,orang jet set,miskin
pengasih dan lain sebagainya.

Meskipun dalam perkembangannya citra bisa saja dipalsukan,yaitu dengan selalu menjaga jenis citra itu,image orang terhadap kita bisa kita rekayasa dengan proses pencitraan.

Ketika citra atau image kita dibuat sedemikian rupa agar tercipta gambaran umum ke kita sesuai dengan citra apa yang kita inginkan walaupun hanya untuk sekedar menipu publik.

Minggu, 15 April 2012

Sangat Dhalim dan Jahat,Menyalahkan Pihak Lain jika Kita Bermasalah

Oleh : A.Wierodjampang

Karena untuk suatu kepentingan satu hari yang lalu saya pergi ke sebuah komplek pertokoan di salahsatu sudut kota Riyadh,lalu seperti biasa saya parkirkan mobil dengan normal yaitu melintang sekitar tiga puluh derajat dari  garis lurus jalan raya di bahu kanan jalan (di Riyadh lalu lintas sistem Amerika,berjalan di sebelah kanan,mobil setirnya sebelah kiri).

Lalu parkirlah mobil bawaan saya,di sana sudah berjejer beberapa mobil lain yang parkir lebih dulu,di samping kiri saya ada sedan camry parkir sejajar dengan mobil lain,melintang normal  tiga puluh derajat dari jalan utama,di kanan saya sebuah mobil sedan juga, merknya saya tak jelas,nah yang ini parkirnya memotong hampir sembilan puluh derajat dari garis lurus jalan raya.

Sabtu, 14 April 2012

Pentingkah Kata Sapaan Berkomunikasi di Dunia Maya ?

Oleh : A.Wierodjampang

Dunia maya internet termasuk jenis jejaring sosial internet mampu menembus lintas batas apapun,lintas kelas sosial,lintas batas wilayah,lintas budaya, mendobrak dan menembus semua batas-batas peradaban.

Jenis komunikasi yang bisa dilakukanpun berbagai macam dari yang hanya bisa nyambung dengan tulisan berbentuk portal-portal tertentu sampai chatting yang bisa bertatap muka lengkap dengan video webnya.

Lalu muncul istilah teman dunia maya,lalu terjadi komunikasi baik antar personal maupun group atau keroyokan membuat seperti halnya percakapan di dunia nyata.

Dari sekian jenis berbalas komentar dan tanggapan termasuk jenis obrolan,timbul sebuah kondisi yang seperti layaknya kita bicara di dunia nyata.

Kata-kata sapaan khas dunia maya pun bermunculan,sebut saja misalnya brother disingkat bro.atau masbro,lalu sister disingkat sis,atau juragan disingkat agan,atau mungkin sapaan lainnya yang sudah biasa dipakai di kenyataan sebagai bentuk tata sopan santun dalam berkomunikasi.

Saya sendiri jika berinteraksi misalnya di facebook,secara adab bila saya mau komentar  ke seseorang di seberang sana yang tidak kenal secara personal di "daratan",sekedar kenal di dunia maya,paling tidak melihat dulu profil lawan bicaranya,dilihat tanggal lahirnya,apakah lebih tua atau muda,jenis  kelamin laki atau wanita,dan lain sebagainya.

Dengan pertimbangan saya nanti mau memanggli dia sebagai siapa,dan pantasnya menyapa dengan sapaan apa,kalau ke yang lebih tua saya biasakan manggil mas,atau mbak,atau masbro,atau sister,atau setelah tahu dia seseorang yang sangat jauh umurnya lebih tua,saya panggil bapak atau ibu.

Secara fisik di dunia maya teman yang tidak kenal secara personal sebelumnya apalagi banyak akun dengan data diri palsu,maka cenderung yang kurang punya adab sopan santun langsung saja menyapa dengan nama aslinya,iya kalau pada sesama atau pada yang dibawah kita umurnya,tetapi kalau yang disapa misalnya seorang orang tua atau yang lebih tua dari kita,tentu menurut adat timur itu tidak sopan.

Tidak mesti memang,tetapi kembali lagi pada pribadi masing-masing,kalau yang selalu terbiasa menghargai orang pasti akan berhati-hati menyapa seseorang yang baru kenal di dunia maya.

Paling tidak jika nama umumnya kelihatan nama laki-laki,layaklah kita panggil." salam kenal mas atau salam kenal brother",atau jika nama perempuan,tak ada ruginya kita panggil pertama ," salam kenal sister atau salam kenal mbak.." lalu setelah kenal lebih lanjut kita bisa melihat sapaan apa yang layak disesuaikan dengan status diri teman baru kita.

Hal ini kembali lagi ke "kualitas' para neter masing-masing,kalau kepribadian dan kebiasaan di kenyataannya suka meremehkan orang bisa kita endus dari kata kenalan pertamanya.

Misalnya seorang anak SMP di chatting memanggil  ke gurunya dengan langsung nama initialnya,misal: "...Salam kenal Rahmat,..sedang apa kamu..?" padahal yang diajak chatting guru atau orang tuanya.Menurut adat timur walau di dunia maya,hal tersebut tidaklah sopan dan nanti kesannya sebagai anak SMP yang kurang ajar bukan ?

Sopan atau tidak sopan silahkan hak masing-masing,namun sebagai manusia beradab ya mestinya dipakai juga adat sopan santun dan tatakrama dimanapun kita berinteraksi dengan orang lain,termasuk interaksi di dunia maya sekalipun.

Bukankah akan menjadi Indah jika kita saling menghargai dan saling menghormati,menghargai dan menghormati yang normal saja tidak usah berlebihan,tetapi tetap ber"adab" baik tingkah laku,ucapan termasuk komunikasi kita di dunia maya.

Salam...

Terpopuler