Sabtu, 06 April 2013

Hujan Debu di Riyadh Mengawali Musim Panas 2013

Badai Debu hari ini di Riyadh.(dokpri.bernadaindo.com)
Cuaca panas sudah terasa menyengat di kisaran 30 hingga 40 DC di Riyadh.Hujan debu disertai angin dan badai debu terjadi di beberapa titik wilayah Provinsi Riyadh.Daerah sekitar gurun debu bisa setebal 2mm tebal memenuhi halaman rumah atau bangunan dan ruang terbuka.

Disarankan hati-hati bila Anda beraktivitas di sekitar gurun Riyadh dan sekitarnya.Kadang hujan debu disertai hujan air yang hanya rintik-rintik saja,meskipun tidak terlalu besar hujannya,namun bisa membahayakan kendaraan karena licinnya jalanan.

Musim panas masih akan terus berlangsung kira-kira hingga bulan  Agustus,atau sekitar 5 bulan ke depan untuk ganti musim dingin.



Banyak makan minum buah-buahan,vitamin c,juice dan kurangi menendang rasa haus dengan minuman bersoda atau air dari kulkas terlalu banyak.Jangan lupa selalu bawa tisu,olahraga dan penutup mulut selalu selama di perjalanan atau ruang terbuka.

Selamat musim panas teman-teman di sekitar Saudi Arabia.

Kamis, 04 April 2013

Ketersediaan Sumber Air,Sangat Penting untuk Lokasi Usaha

Apapun bentuk dan jenis usaha yang akan dijalani oleh kita,karena ada aktivitas sehari-hari di dalamnya maka pertimbangan memilih lokasi yang subur dan mudah sumber air adalah perlu diprioritaskan dalam mengambil keputusan menggunakan sebuah tempat.Baik diperoleh secara sewa atau bahkan dibeli jadi milik sendiri.

Faktor tersedianya air bersih dari berbagai sumber sangat mempengaruhi kepada produktivitas usaha dan hidup kita.Jika sebuah lokasi jauh dan susah dari sumber air,maka lokasi tersebut disebut tempat gersang,kondisinya kering kerontang dan tidak nyaman untuk ditempati.

Dari berbagai teori tentang keberuntungan dan hoki sebuah tempat,mulai dari hong shui sampai perhitungan karuhun,kejawen atau perhitungan yang paling logis dan awampun,ketersediaan dan kemudahan memperoleh air di suatu tempat,bisa membantu suasana di lokasi itu menjadi banyak aura dan hawa keberuntungan.

Fungsi air secara umum untuk kegiatan MCK (Mandi,Cuci,Kakus),sampai untuk memberi ketenangan jika diolah lagi lokasinya dengan membuat taman atau kolam di sekitar tempat usaha atau rumah kita.

Khusus untuk MCK,coba siapa yang tidak membutuhkan kegiatan ini,atau siapa yang tidak melakukan kegiatan ini,tingkat perlunya MCK sama halnya dengan penting kebutuhan akan makanan.

Dimana kita berada,dimana kita tinggal atau berdiam diri pasti kebutuhan MCK adalah kebutuhan pokok.Masa sih akan terus makan dan kerja seharian,suatu saat kita butuh mandi,mencuci sesuatu,dan pasti akan buang air besar atau kecil.Itu semua membutuhkan air.

Termasuk di temat usaha dan kerja,air tetap dibutuhkan,walaupun usaha Anda menjual komputer,menjual buku,atau berkutat di yang bersih-bersih dan tidak bau tanah,toh tetap pasti membutuhkan air,untuk menunjang kegiatan usaha itu,meskipun tidak bersentuhan langsung dengan butuh air dalam bekerjanya,seperti pekerjaan membajak sawah misalnya.

Mencari lokasi untuk tempat usaha,untuk tempat tinggal apalagi,layak dan perlu dipertimbangkan ada atau tidaknya fasilitas mendapatkan air dengan  mudah yang berlangsung lancar terus menerus.

Jika di tempat usaha dan rumah kita air sukar dan susah didapat,maka daerah dan lokasi usaha kita termasuk daerah gersang,kalau di daerah Sunda banyak yang menyebut lokasi gersang itu dengan sebutan "negara beling" yaitu sebuah lokasi yang gersang,kerontang dan kehidupan serba panas,sumpek dan gerah,gerah,gerah,tidak nyaman !

Tidak nyaman,artinya tidak atau kurang menguntungkan bagi produktivitas usaha dan kegiatan hidup kita.Repot kalau tinggal di daerah yang tidak dan kurang subur sumber airnya.

Salam hangat selalu.

Suami-suami yang Baik Warga Saudi

Sebagai bagian dari manusia biasa,warga Saudi atau kaum prianya tentu saja ada yang baik dan adapula yang kurang baik.Saya rasa semua manusia di seluruh penjuru dunia akan sama,pada umumnya demikian.Kebetulan saya banyak mengenal mereka (kaum suami,bapak-bapak Saudi) yang baik-baik.

Salah satu contoh suami dan keluarganya yang baik warga Saudi adalah mantan suaminya saudari dan teman wanita saya.Mereka saudari dan teman saya ada yang diperisteri dinikahi secara sah oleh salah seorang pria Saudi yang menurut penglihatan saya baik-baik.

Kini mereka kedua suami teman dan saudari saya itu sudah meninggal dunia,dan isterinya yang asli Indonesia sudah pulang ke kampungnya.

Nah,yang salut-nya saya adalah,suami mereka itu sebelum meninggal dunia,di kala masih hidupnya sangat memperhatikan kewajiban memberi nafkah kepada isteri-isterinya.Mulai dari kebutuhan pokok,sekunder dan kebutuhan standar lainnya mereka penuhi dengan baik.Ditambah dengan ada semacam wasiat atau amanat kepada keluarganya (jamaahnya),yaitu untuk terus memberikan biaya hidup bila mereka sudah meninggal dunia nanti.

Mereka mempersiapkan keuangan atau sumber keuangannya sejak masih hidup bersama isteri-isteri warga Indonesia,untuk biaya kelak jika isterinya yang WNI ditinggal mati.

Ternyata,teman dan tetangga saya yang ditinggal lebih dulu meninggal dunia oleh suaminya orang Saudi ini,setelah pulang ke kampung,biaya dari keluarga almarhum suaminya terus mengalir dan dikirim secara rutin oleh keluarga mendiang suaminya di Saudi.Meskipun besar kecilnya relatif,tergantung kemampuan keluarga alamrhum suaminya masing-masing.

Yang patut jadi contoh bagi saya pribadi adalah sekurang-kurangnya ada dua hal penting,pertama yaitu mempersiapkan biaya anak dan isteri jika kita sebagai suami kemungkinan meninggal dunia duluan dari mereka.

Kedua,wujud tanggungjawab menafkahi atau memberi biaya tidak terbatas hanya selama hidup bersama di dunia dengan isterinya,walaupun sudah meninggal,kerabat dan keluarga suaminya masih terus dengan jujur dan amanah ,mengirim uang untuk biaya anak dan isteri saudaranya yang sudah meninggal dunia.Walaupun wanita mantan isteri sodaranya itu sudah berada nun jauh di sana di kampung halamannya,

Tentu hal demikian ditunjang pula oleh kemampuan ekonomi keluarga mantan suami yang saya maksud.


Terpopuler