Jumat, 28 Juni 2013

Tiada Negeri Paling Indah,Selain Kampung Halaman

Saya rasa kita semua akan setuju dengan ini,Negeri yang paling indah adalah negeri dimana pernah suatu waktu darah kelahiran bersimbah dengan tubuh semasa bayi ketika kita dilahirkan dari rahim Ibu kandung.Tak ada lagi negeri,tak ada lagi lokasi kenangan paling berkesan selain kampung tempat pertama kali kita berkelana di dunia ini.

Dimanapun kita berada saat ini,di seluruh pelosok dunia, di segala tempat nun jauh di perantauan,suatu waktu kerinduan ke kampung halaman akan Anda rasakan.

Dinamisnya kehidupan membuat beberapa orang harus setengah terpaksa meninggalkan kampung kelahiran.Banyak motivasinya meninggalkan kampung kelahiran,ada yang karena tuntutan pekerjaan,studi mencari ilmu,dibawa oleh pasangan hidup yang berbeda kampung atau karena ingin merubah nasib lalu merantau ke segala pelosok dunia.

Namun setelah kita sukes,setelah kita berhasil baik berhasil pendidikan,mendapat ilmu beserta gelar dan titel yang berderet-deret misalnya.Atau ketika sudah berhasil mendapatan harta dan jabatan,akan tidak "puas' jikalau kampung halaman kita tidak mengetahuinya.Atau akan kurang kepuasan hidup jika suksesnya kita tidak ada kontak atau terlalu jauh bahkan meninggalkan kampung halaman.

Berbeda jika setelah merantau,pergi berkelana lalu berhasil dan sukses lahiriah batiniah,lalu bisa berkumpul bersama handai taulan dan sanak keluarga,suksesnya terbawa ke kampung halaman dan bisa berjasa untuk warga kampung halaman,atau dalam lingkup lebih luas bisa berjasa bagi sesama satu negeri,maka kesuksesan yang diraih kita akan berbeda "rasa puas'nya.

Akan merasakan kepuasan tersendiri jika sukses kita bisa dinikmati di kampung halaman sendiri,baik secara domisili,bertempat tinggal atau bisa berjasa nyata memajukan warga,keluarga dan daerah kampung kelahiran.

Mungkin dari ada rasa inilah yang kemudian selalu ada budaya "mudik' pulang kampung bagi banyak orang yang merantau.Dan ketika di kampung maka akan lebih puas jika mudiknya membawa kesuksesan,baik sukses secara pribadi maupun suskes bersama keluarga.

Indah sekali kalau kita sukses lalu bisa tetap tinggal di kampung kelahiran,mengabdi kepada negeri,berkarya bagi sesama,menebar manfaat kepada semua umat dan dengan tetap bertempat tinggal di kampung sendiri.Terutama di tanah asal kelahiran kita ketika baru mengisi dunia fana ini.

Salam rindu kampung buat semua pembaca.Semoga kita bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi banyak sesama,minimal bisa manfaat bagi warga sekampung tanah kelahiran kita.

Salam.


Rabu, 26 Juni 2013

Jangan Lupakan Buah Mengkudu

Sebenarnya catatan kali ini sudah banyak yang nulis,tapi sekedar mengingatkan disela-sela ribuan informasi media saat ini tak ada salah kalau kita nyimak lagi di sini.

Karena bukan artikel (karya ilmiah) tentang kesehatan,tentu saja saya hanya hanya menulis tentang pentingnya mengingat kembali khasiat Daun dan Buah Mengkudu,terutama bagi penderita Diabetes (atau istilah ngetopnya penderita kencing manis).

Untuk mencegah dan mengobati Diabetes hal yang paling pokok adalah pola hidup sehat yang baik.Gaya hidup sehat harus selalu dilakukan.Makan dan minum yang teratur,istirahat,bekerja,olahraga,mengelola stress  dan sebagainya diusahakan teratur dengan baik dan seimbang.

Pada dasarnya pengobatan kepada penderita diabtes meliputi hal berikut : mengaktifkan dan memperbaiki kembali fungsi sel Beta dalam Pankreas untuk menghasilkan Insulin, menstabilkan dan membantu mengendalikan gula darah tetap pada level yang normal.

Dan khasiat dari buah Mengkudu bisa membantu dalam proses seperti di atas tadi,yaitu Membantu mengurangi kadar gula darah pada penderita/pasien Diabetes melitus.

Untuk pencegahan,minum atau konsumsi terus sari buah daun atau buah Mengkudu,tak ada salahnya jika konsultasi juga dengan dokter atau ahli kesehatan pribadi Anda selama perawatan.

*)Disarikan dari berbagai sumber,untuk artikel tentang Diabetes lebih mendetail sudah banyak para ahlinya yang menulis di internet,silahkan googling saja gan.Agar lebih jelas dan lebih memahami semuanya.

Saya hanya mengingatkan saja,bahwa pengobatan alternatif dengan buah Mengkudu bisa dilakukan apalagi kalau di kebun Anda sendiri memiliki pohon tersebut,mohon jangan ditebang deh gan..! Banyak sekali manfaatnya dari Pohon Mengkudu tersebut.

Salaman.

Bayangkan jika Kita Nganggur...?

Terinspirasi status sahabat,teman dan salah satu guru virtual saya,Mas Johan Wahyudi di wall facebook-nya yang berbunyi :

"Manusia memang makhluk aneh. Ketika jadi pengangguran, dia bingung mencari pekerjaan. Ketika pekerjaan didapatkan, dia justru sering mengeluhkan frekuensi dan intensitasnya. Bukannya keluar rasa syukur, justru ia terkesan kufur. Nikmati rutinitas sebagai implementasi syukur tersebut dan JAUHI KEBIASAAN MENGELUH....".(fb.Johan Wahyudi).

Mengeluh memang manusiawi banget gan,tetapi kalau terlalu sering mengeluh apalagi sudah disertai keluh kesah dan kadang marah,jengkel serta selalu menyalahkan dan tidak menikmati rutinitas (tugas)kerja kita,artinya kita mulai lupa dengan salah satu karunia Tuhan,yaitu mendapat pekerjaan tetap sehingga bisa mendapat penghasilan.

Lebih jauh,kesannya sudah tidak bersyukur nikmat.Untuk menghindari kejadian dan kondisi kufur nikmat semacam ini melanda kita,alangkah baiknya kita merenungi kembal perjalanan kita.Yaitu ketika renungkan kembali pada saat kita sedang diawal-awal perjuangan ingin mendapat pekerjaan atau penghasilan tetap.

Ingat kembali ketika masa-masa kita jadi pengangguran walau hanya sementara misalnya.Alangkah tidak berartinya diri kita kala itu,karena sedang jadi penganggur bukan ? Bagaimana lalu kita sibuk setengah matinya berjuang untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keahlian masing-masing dan seterusnya.


Hingga saat ini sudah mendapatkan pekerjaan yang bisa membiayai hdup kita,yang bisa diesbut sebagai manusia mandiri yang sudah tidak tergantung lagi biaya hidupnya dari orang tua atau orang lain.Mandiri mempunyai penghasilan dari keringat sendiri,dengan jalan mendapat pekerjaan.

Meskipun di tempat bekerja kita selalu saja ada kendala,namun jangan lupa di semua tempat di seluruh dunia yang namanya kendala dan masalah itu akan selalu ada.

Mari kita nikmati dan syukuri nikmat mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kualitas diri kita masing-masing.Asal jenis dan tempat kita bekerja itu halal dan baik-baik.

Salam selamat beraktivitas.

Terpopuler