Selasa, 19 November 2013

Bangkrut Tapi Aman

Dalam dunia usaha atau wiraswasta,bangkrut atau perusahaan lumpuh total tidak berjalan adalah hal biasa.Oleh karena itu para ahli bisnis investasi suka menyarankan dengan amanat simbolis sebagai berikut :...Jangan simpan Telur Anda dalam satu wadah..!",atau , " Jangan terus memperdalam kedalaman Sumur Anda jika hanya menghasilkan air tetap saja dengan debit air yang tidak bertambah".

Tetapi tempatkan Telur (investasi) Anda di beberapa tempat,atau Galilah sumur-sumur yang lain,hasil airnya akan bertambah dari banyak sumber itu.Kira-kira kalau diterjemahkan adalah seperti ini:

"Jika Anda punya modal senilai 100 ribu,maka jangan diinvestasikan semua 100 ribuannya di satu ladang usaha,namun sisihkan untuk menabung,dan berinvestasi di bidang yang lain.Sehingga jika satu tempat usaha bangkrut atau terkena musibah maka tidak akan semua modal menjadi hancur.

Jika Anda melaksanakan 'trik bisnis' seperti di atas maka kemungkinan jika terjadi bangkrut di satu bidang atau tempat usaha yang satu,maka masih akan bisa terus berjalan bisnisnya di tempat yang lain.Malahan bisa saja hasil dari usaha di tempat lain akan membantu membangkitkan lagi bisnis yang bangkrut tadi.

Teori yang klasik dan sudah pada tahu semua sebenarnya,namun tulisan ini hanyalah menyegarkan kembali ingatan kita barangkali memang suka lupa karena saking terlalu banyaknya 'informasi' trik-trik bisnis yang membludak saat ini.

Selain trik di atas yang tidak kalah penting adalah,Anda sebagai pengusaha wajib sekali mempunyai Tabungan baik dalam bentuk uang tunai di Bank atau tabungan dalam bentuk harta tidak bergerak seperti pada saat jaya jangan lupa cepat-cepatlah membeli tanah yang banyak,membeli bangunan yang banyak.

Nah,kalau posisi Anda seperti hal di atas,mau beratus-ratus kali mengalami kebangkrutan pun maka bangkrut Anda akan cepat bangkit lagi.Bahkan bisa melesat lebih baik karena ilmu usaha Anda semakin bertambah karena pernah bangkrut atau salah beberapa kali.

Selamat berwirausaha,semoga sukses.

Senin, 18 November 2013

Waspada Hujan di Jalan Raya

Hujan juga akan berbahaya bagi keselamatan pengendara kendaraan di jalan raya.Persiapkan perjalanan bermobil atau bermotor pada saat musim penghujan.

Beberapa hal berikut bisa kita lakukan untuk usaha dan ikhtiar keselamatan perjalanan di musim hujan:

1.Tidak ngebut.Ngebut atau memacu kendaraan Anda di jalanan pada saat hujan adalah berarti mengundang maut.Anda akan bisa terkapar celaka dalam hitungan detik jika suka ngebut di jalanan yang basah dan sedang hujan.

Pada saat hujan,daya cengkeram ban dan aspal jalanan menjadi berkurang,sehingga daya cengkeram Rem dan permukaan aspal akan licin dan rem tidak akan pakem.Peluang tergelincir sangat mudah jika di jalanan Anda suka ngebut.Ingatlah selalu keluarga di rumah yang menanti Anda tiba di rumah dengan selamat! Jangan ngebut,please...!

2.Bagi mobil,pastikan kipas pembersih kaca depan berjalan dengan baik.Ganti dengan wiper baru jika sudah rusak,jangan paksakan mobil berjalan dalam hujan kalau kipas pembersih kaca depan rusak.Berhentilah dan nantikan hujan reda.

3.Periksa juga sistem AC mobil,karena di kendaraan model baru kaca mobil akan buram jika ditutup semua dalam keadaan di luar hujan.Design kaca mobil dibuat sedemikian rupa,sehingga jika ditutup semua kaca akan mengembun dan buram jika AC mobil tidak menyala.Pastikan AC mobil Anda baik dan normal.

4.Jaga jarak kendaraan Anda dengan kendaraan di depan Anda.Karena kemungkinan saja kendaraan di depan akan berhenti mendadak karena kerusakan mobilnya atau sebab lainnya yang darurat.Jaga jarak sekitar 10 atau 20 meter jika kecepatan diatas 60 km per jam.

5.Senantiasa eling dan waspada,ingat Anda diperlukan dan ditunggu oleh keluarga Anda di rumah.Jangan mau mati konyol hanya karena kita lalai dan tidak waspada di jalan raya.

6.Kurangi tekanan angin pada ban kendaraan supaya daya cengkeram lebih baik dan tidak terlalu licin saat ban bersentuhan dengan permukaan jalan.

Semoga selamat dan tidak lupa selalu berdoa kepada Tuhan agar diselamatkan selalu.

5 Hal Perlu Diwaspadai Saat Musim Hujan

Musim penghujan di kita sudah tiba,bahkan beberapa daerah sudah terjadi banjir dan longsor yang berstatus parah atau memakan korban.Baik korban harta,rumah,tanah sampai korban nyawa.Untuk kontur tanah yang berbukit-bukit dan tidak rata,selayaknya Anda waspada siaga satu dengan keselamatan keluarga,lingkungan bahkan daerah dan tempat usaha.

Waspada untuk rumah tinggal.

1.Coba periksa seluruh badan dan bagian bangunan,barangkali ada tembok atau kayu dan konstruksinya yang sudah retak-retak dan rusak.Periksa bagian atap rumah dengan seksama,perbaiki kebocoran di bagian genteng segera.Karena jika dibiarkan,rumah akan terancam ambruk dan berbahaya.

2.Periksa selokan,got dan saluran pembuangan air limbah saluran ke tetangga,ke jalan raya dan lingkungan.Koordinasi dengan tetangga se RT atau RW untuk bergotong royong membersihkan saluran air hujan.Atau jika Anda sibuk dengan pekerjaan,bisa membayar sejumlah kuli bangunan untuk membersihkan saluran air limbah.

3.Periksa instalasi kabel listrik dan saluran air bersih.Periksa kabel dirapikan dan diamankan dari kemungkinan kornsleting dan berbahaya jika air sedang banjir.Air adalah penghantar listrik yang baik jika terjadi kontak dengan strum listrik,dan ini berbahaya jika air tergenang di lantai rumah dan bermuatan listrik.

Rapikan dan amankan kabel-kabel listrik. Pasanglah saklar ganda di tempat yang aman yaitu saklar khusus yang bisa mematikan seluruh jaringan listerik dalam rumah Anda dengan setelah saklar standar yang ada di meteran KWH PLN.(Membuat lagi saklar sendiri dengan bantuan tukang listrik yang ahli),untuk dijadikan saklar darurat dan beritahu kepada semua anggota keluarga jika terjadi banjir mendadak saklar bisa di -off-kan dengan cepat dan mudah.

4.Periksa keamanan tanah dan lokasi rumah.Periksa dalam radius kira-kira 1 km dari rumah Anda berkeliling apakah ada kemungkinan terjadi longsor dalam skala besar yang akan terjadi di kompleks rumah ? Pastikan lokasi aman dari ancaman longsor.

5.Jika lokasi rumah Anda sudah tidak aman dan tidak bisa diperbaiki lagi,maka lebih baik pindah tempat saja ke lokasi yang lebih aman dan nyaman bagi Anda sekeluarga.

Salam waspada demi keluarga.

Terpopuler