Sabtu, 20 Mei 2023

"Sustainable",Warisan Hal yang Berkelanjutan

Warisan apapun yang terbaik adalah nilai keberlanjutannya,dalam bahasa Inggrisnya sustainable,salah satunya warisan usaha atau bisnis yang berkelanjutan meskipun kecil.

Bisa ambil contoh dari semangat dan cara orang Tionghoa di tanah air pada umumnya yang mewariskan usahanya dari generasi ke generasi mempertahankan nilai keberlanjutannya.

Bahkan beberapa keluarga dari mereka bisa berkembang dari generasi pertama ke generasi berikutnya,namun jenis atau bidang usaha asalnya tidak ditinggalkan bahkan dikembangkan.

Jika orang tuanya pada tahun 1940an membuka warung,maka sejak bayi mereka dilatih dan hidup di warung orang tuanya,setelah remaja ikut mengelola warung,belajar menyimpan dan menata barang,belanja dimana,mengatur uang,sama siapa mereka berpartner,belajar menjaga nama baik mereka di bank atau rekanan dan sesudah tamat SMA anaknya buka usaha sudah siap secara skill dagang dan relasi.

Maka pada generasi kedua,mereka berdagang bukan buka warung,tetapi sudah menjadi Toko,bahkan jadi grosiran.

Generasi berikutnya,toko sudah bertambah dengan supermarket,mall dan agen atau distributor,dengan kelas dan barang sudah bergudang-gudang.

Generasi berikutnya sudah berdagang atau namanya sudah berubah jadi bisnis,eksport import.

Yang tangguh dan bertahan menghadapi segala tantangan zaman,biasanya mereka para pengusaha yang berasal dari keluarga atau perusahaan yang dibangun dan diwariskan orang tuanya sejak masih kelas terendah,tetapi mereka membangun usaha dab mewariskan fisik usahanya diiringi dengan nilai keberlanjutannya.

Untuk kamu yang baru merintis usaha apapun secara kecil-kecilan,di generasi ke berapapun kamu berada saat ini,bahkan di generasi dagang pertama pun,misalnya orang tua anda PNS,lalu kamu memutuskan untuk jadi pedagang,berarti kamu generasi pertama usaha dagang di keluargamu,pasti rada berat secara mental dagang kurang didapat dari lingkungan keluarga yang hidup dari gajian.

Semangat lah,walau masih kecil apapun usaha kamu,teruslah maju dan pertahankan keberlanjutan usaha itu.

Mungkin saat ini kamu dagang di roda kaki lima,setahun kemudian ngontrak kios,setahun kemudian beli kios,setahun kemudian buka minimarket,supermarket dan seterusnya.

Jaga kepercayaan,tekun terus bergerak,sabar dengan progres usaha,manfaatkan kepercayaan pihak lain dengan benar,jalin hubungan baik dengan semua pihak,jangan pernah kecewakan siapapun walau hanya ke satu orang,dan ikuti kemajuan zaman,adaptasi dengan teknologi dan niatkan dengan baik dan benar.

Walau misalnya usahamu masih kecil,yang penting terus mengalir dan terus bergerak,bisnismu terus hidup,dan bisa berkelanjutan.

Jumat, 19 Mei 2023

Presiden yang Rakyat Harapkan

Rasanya tidak komplet jika saya tidak berkomentar tentang pemilihan Presiden RI tahun 2024,yang saat ini sudah marak dukung mendukung dan beberapa partai sudah ada mengajukan nama calon.

Sebagai warga negara Indonesia,sekaligus sebagai rakyat RI yang nanti negara kita akan dikepalai oleh seorang Presiden yang kita pilih secara langsung,tentu saya pribadi akan ikut memilih juga itupun jika ada yang sesuai dengan pilihan hati saya

Dan tentu rahasia pribadi, saya hanya akan memilih calon yang berkemungkinan dia akan bekerja demi rakyat,demi kesejahteraan rakyat,berkeadilan,berperikemanusiaan,bertaqwa pada Tuhan YME,dan bersih dari perbuatan korupsi.

Calon yang diharapkan rakyat pada umumnya adalah calon pemimpin yang bijaksana,memberi dan menjamin ketertiban dan keamanan,dan mensejahterakan rakyat lewat kerja kinerja dan program terbaik beliau. 

Disamping dia juga bisa menjadi figur yang berwibawa dan terhormat di mata dunia,kebijakannya selalu berorientasi kepada keadilan dan kesejahteraan rakyat,kesejahteraan dan kemakmuran bangsa 

Siapapun yang nanti tampil sebagai pemenang pemilu presiden,maka wajib kita dukung dan bersatu membangun bangsa agar kita makmur bersama.

Bagi rakyat kecil dan biasa seperti saya,sederhananya bisa kita tulis harapan kita ke Presiden nanti.

Stabilkan harga bahan makanan pokok,stabil dalam arti bisa murah,terjangkau dan wajar,harga-harga kebutuhan pokok terkendali dan negara harus hadir dalam setiap gejolak harga.

Biaya pendidikan anak dan mahasiswa bisa murah dan terjangkau oleh kalangan orang biasa atau semua warga berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan biaya murah.

Keamananan dan ketertiban warga terjamin,negara selalu hadir dalam pencegahan segala kejahatan,penegakan hukum harus lurus dan benar.

Hukum berat koruptor dan mafia hukum dan semacamnya.

Rakyat aman,nyaman,tertib,harga-harga stabil dan terkendali,biaya pendidikan wajar dan terjangkau kalangan miskin,biaya kesehatan murah terjangkau,dan basmi terus koruptor.

Dan tentu banyak yang diharapkan dari rakyat kepada presiden mendatang.

Intinya mari kita pilih Presiden yang amanah,bekerja demi rakyat,bersih dari korupsi,berakhlak baik,dan mampu mensejahterakan rakyat.

Sesuai dengan nilai Pancasila dan bekerja sesuai Undang-undang Dasar 45 serta tunduk dan patuh pada amanat rakyat.

Pilih presiden yang bisa membuat negara dan masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila.

Pilih yang bertaqwa,yang berperikemanusiaan,menjaga persatuan dan kesatuan RI,adil dan bijaksana,bersih dari korupsi,berakhlak mulia,dan berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

Merdeka ...!

Selasa, 16 Mei 2023

Kelas Pagi atau Sore? Memilih Kelas untuk Anak

Jika dibandingkan proses pengajaran secara umum baik jadwal masuk pagi atau siang bahkan sore memilih untuk studi anak tingkat SLTA ke bawah sama saja,namun perbedaan tertentu pasti ada,selain dari suasana dan waktu berbeda akan ada kebiasaan dan pola hidup yang lain antara tamatan sekolah pagi dan lulusan sekolah sore.

Dalam hal ini bukan cerita untuk tingkat kuliah ya,tetapi sepanjang pengalaman saya untuk sekolah TK,SD,SMP dan SMA sebaiknya memilih yang masuk pagi hari.

Mohon maaf untuk lembaga yang membuka kelas sore,ini hanya mengulas tentang perbedaan kebiasaan dan cerita pengaruh kepada pola hidup siswa di kemudian hari.

Kelebihan sekolah masuk pagi bagi anak adalah diantaranya membuat pola hidup bergerak sesuai pada umumnya,yaitu beraktivitas mulai sejak subuh atau pagi hari juga menuntut siswa disiplin segera tidur di malam hari karena takut kesiangan.

Siswa masuk pagi jadi terbiasa bangun waktu fajar menyingsing  atau subuh dan sarapan berangkat sekolah jam 6.00 sesuai aktivitas pada umumnya nanti jika sudah ke dunia kerja.

Dari segi kebugaran tubuh pun terbiasa bangun pagi,tidur cepat jam 21 malam hari,keluar berkumpul bersama keluarga dan berinteraksi sosial pada umumnya berkumpul sore sampai malam hari.

Kondisi tubuh pagi hari dan otak cenderung masih segar, beraktivitas sesuai pada umumnya mulai dari pagi sampai siang semua sibuk belajar atau bekerja,lalu sore hari berkumpul dan berinteraksi sosial pada umumnya seperti acara keluarga,acara tetangga,dan semacamnya bisa mengikuti karena waktu sore sudah selesai pulang dari sekolah.

Kelas pagi juga akan menjadi terbiasa anak bangun secara alami di waktu subuh,kecuali yang malas,namun pada umumnya kelas pagi menghasilkan kebiasaan bangun cepat dan sudah sigap sejak sebelum jam Subuh.

Jadwal pagi menjadi terbiasa pola tidur,sarapan,pola bangun tidur dan pola tubuh bergerak dan beraktivitas sesuai dengan ritme waktu kehidupan normal adanya,seperti ketika masuk dunia kerja nanti pada umumnya waktu bekerja mereka dimulai pagi hari.

Aktivitas sosial dan keluarga biasanya terjadi antara siang dan sore hari,maka yang sekolah pagi lebih berkesempatan untuk bisa mengikuti event acara sore atau malam dengan normal.

Tentu saja kalau kebiasaan dan kepribadian seseorang terbentuk bukan dari jadwal sekolah pagi saja,itu saya setuju,dan untuk sebab lain hal ada juga anak kita harus terpaksa sekolah di kelas sore atau bahkan malam ( untuk siswa saya rasa kelas malam belum saya temukan,kecuali untuk mahasiswa),untuk beberapa waktu atau fase tidak masalah,tetapi fase sekolah berikutnya cari yang masuk pagi.

Kita cerita di tulisan ini hanya untuk siswa,bukan masa kuliah atau mahasiswa 

Kebiasaan tidur cepat di malam hari dan bangun cepat di waktu subuh,kebiasaan ini sudah terbukti menjadi pola hidup yang sangat baik untuk kesehatan fisik dan psikis,kesehatan badan dan mental bahkan untuk kesuksesan dalam keseluruhan hidup seseorang.Biasanys orang sukses orang yang berjuang sejak subuh dengan badan segar cukup tidur,pola tidurnya baik.

Cukup tidur,tidur teratur,dan waktu fajar atau subuh,ahli kesehatan dan ahli kepercayaan hampir semua setuju,waktu subuh adalah waktu yang penuh berkah,artinya menghadirkan kebaikan bagi siapa yang bangun dan bergerak sejak subuh.

Kebiasaan bangun subuh bagi yang suka begadang sangat sulit dan tidak akan bisa, pasti mengantuk karena tidur terlalu larut,badan pun akan menolak untuk bangun,meskipun dipaksakan bangun akan limbung dan tidak baik untuk kesehatan karena kurang jam kebutuhan tidur normal.

Memilih sekolah TK sampai SMA menurut saya,-hemat saya-,pengalaman penulis,yang terbaik adalah yang masuk jadwal belajar regulernya di pagi hari.

Masuk belajar pagi hari,membuat waktu anak bisa sesuai dengan pola waktu orang tua,keluarga,masyarakat pada umumnya,sehingga pergerakan hidup anak kita normal dan terjadi seperti pada umumnya.

Diantaranya,biasa tidur cepat malam hari,biasa bangun cepat di waktu subuh,terbiasa sigap dan siap sejak pagi,bisa berinteraksi berkumpul dengan saudara,keluarga dan teman di sore atau malam hari dan sebagainya yang umum terjadi pada waktu sore,malam,pagi dan sore lagi.

Jika terpaksa anak kita harus masuk sekolah sore,tentu usahakan itu hanya satu tahapan saja,misalnya saat SD,masuk sore tapi SMP dan SMA cari yang masuk pagi,karena merubah kebiasaan bangun pagi itu susah jika sudah bertahun-tahun anak kita biasa bangun siang karena masuk sekolahnya sore hari.

Saya rasa waktu sore hari juga waktu belajar kurang efektif dibanding yang masuk pagi,biasanya kelas sore masuk jam 13.00 siang badan sedang tidak segar,cuaca kadang kurang mendukung,mendung,panas,hujan,gangguan aliran listrik padam,tenaga pendidiknya sudah lelah dan sebagainya.

Mohon maaf,bukan menyepelekan lembaga yang membuka kelas sore,namun jika memungkinkan memilih bagi siswa masuk sekolah,maka usahakan masuk sekolahnya yang masuk sejak pagi.

Salaman hangat,ini hanya pendapat pribadi penulis,yang mungkin saja benar bahkan mungkin kurang tepat.

Tetapi berhubungan dengan kebiasaan nanti setelah tua,memilih waktu belajar selama pendidikan menengah ke bawah sangat akan berpengaruh kepada kebiasaan dan pola tata waktu di kemudian hari setelah tamat sekolah.

Terima kasih sudah mampir.

Terpopuler