Minggu, 27 Oktober 2013

Menjaga Tubuh Tetap Bugar dan Sehat

Pada umumnya,setelah melakukan perjalanan jauh dan panjang lebih dari 24 jam tubuh kita akan mengalami daya tahan tubuh yang melemah.Terutama apabila displin menjaga kesehatan selama perjalanan itu tidak baik,maka dipastikan setelah kembali ke rumah tubuh pun langsung ambruk atau sakit.

Sakit atau gejala gangguan kesehatan pada umumnya yang diderita setelah melakukan perjalanan jauh adalah menderita deman dan peningkatan suhu tubuh yang tinggi.Panas,demam,batuk-batuk,kelelahan dan pada tingkat paling berbahaya terjadi gangguan pernafasan akut akibat terjadi radang tenggorokan atau saluran pernafasan.

Demam,panas tinggi,meriang,masuk angin dan tubuh lelah bahkan sakit otot pada seluruh persendian setelah bepergian,sangat erat kaitannya dengan daya tahan tubuh kita.Daya tahan tubuh menjadi lemah karena perilaku dan gaya hidup sehat yang tidak dijalankan selama perjalanan.

Menderita sakit seperti hal di atas sebenarnya bisa dihindari jika selama perjalanan jauh kita terus disiplin dengan pemenuhan kebutuhan tubuh yang penting seperti berikut:

1.Jangan kosongkan perut selama melakukan perjalanan.Beri asupan makanan dan minuman bergizi serta jangan pernah membiarkan tubuh kurang cairan selama perjalanan.

2.Jangan sampai terjadi kurang tidur.Usahakan memmenuhi standar kebutuhan tidur tidak kurang dari 8 jam walaupun tidur itu harus dilakukan di kursi pesawat,kendaraan atau di kursi Bus dan mobil Anda.

3.Pakailah pakaian yang aman dan sesuaikan dengan cuaca tempat selama perjalanan.Jika tempat kunjungan berhawa dingin,jangan lupa pakai jaket atau mantel anti dingin.Dan jika tempat kunjungannya berhawa panas,maka cukuplah memakai pakaian yang bisa menyerap keringat.

4.Sebaiknya hindari dulu memakai obat antibiotik jika badan baru terasa hanya meriang atau demam ringan.Pakailah obat-obatan alami atau herbal yang aman dahulu.Misalnya untuk mengurangi gejala batuk-batuk bisa Anda gunakan Jahe atau Kencur sebagai pereda gejala batuk dan demam atau radang tenggorokannya.

5.Rileksasilah atau banyak beristirahatlah disela-sela perjalanan Anda.Jangan terus duduk sepanjang perjalanan yang lebih dari 5 jam terus menerus.Berdiri dan jalan-jalan sebentar sekedar meregangkan otot-otot selama di Pesawat Terbang atau di Bus dan kendaraan.

6.Jangan tahan bila ingin BAB atau BAK,segera pergi ke kamar kecil atau WC jika terjadi di pesawat terbang atau Bis Malam.Atau meminta sopir berhenti jika memakai mobil kecil atau mobil pribadi.

7.Jangan sampai kurang makan,kurang minum dan kurang tidur! Inilaha kunci mempertahankan daya tahan tubuh terhadap penyakit dimanapun saat ini sedang berkativitas.

Salaman hangat...

Sabtu, 26 Oktober 2013

Setelah Tersesat Jadi Tahu Jalan yang Benar

Tersesat dalam arti yang sebenarnya,yaitu tidak tahu jalan pulang ke tempat tinggal atau ke tempat asal.Pada waktu menunaikan ibadah haji,karena tempat-tempat ritual haji itu lumayan berjauhan berkilo-kilometer jaraknya dan di area tertentu sudah diblokir tak boleh masuk alat transportasi atau angkutan umum haru berjalan kaki,maka banyak jemaah haji yang tersesat tidak tahu jalan pulang ke Tenda atau hotelnya masing-masing.

Sesudah wukuf di Arafah (sekitar 5-7km dari Mina dan Mekkah),maka jemaah haji wajib bermalam dan tinggal di Mina.Dari Mina inilah tawaf Ifhadah dan melontar jumroh dilakukan.Jemaah haji bertempat tinggal di sekitar Mina,lalu melempar Jumroh dan Tawaf Ifadah ke Mekkah.Padahal jarak Mina-Mekkah itu tidak kurang dari 5 km jaraknya.

Kadang bagi sebagian jemaah,ada yang letak hotel atau Tendanya sangat jauh dari Jamarat (Aqabah),ada yang hingga 3 km harus berjalan kaki.Nah pada waktu pulangnya itulah banyak yang tak tahu lokasi Tendanya.

Atau adapula yang tersesat ketika pulang dari Masjidil Haram (3-4km) dari Mina (Tenda),meskipun naik Taksi dari Masjid Haramnya,tetapi jalan menuju kompleks Tendanya harus berjalan kaki (pedestarian),semua jalan mobil ditutup karena khusus untuk area rehat jemaah.Saat kembali dari Mekkah inilah banyak yang tersesat juga,termasuk jemaah yang memang sengaja berjalan-jalan lalu lupa jalan pulang,

Namun ada hikmahnya,ketika yang tersesat itu sudah menemukan kembali jalan pulangnya,ada kelebihan di pengetahuan mereka yaitu mereka jadi lebih hafal semua trayek dan jalur jalan karena pernah berputar-putar di sekitar area itu.

Dalam hidup,kejadian apapun jika kita mampu menarik dan mengambil hikmahnya maka akan selalu ada manfaat positif jika kita menafakurinya.Yang pernah tersesat pun ada hikmahnya,yaitu ketika sudah berhasil menemukan kembali jalan yang betul dan benar,maka pengetahuan akan jalan berliku dan tadinya asing bagi dirinya,maka setelah tersesat menjadi lebih faham dan lebih tahu hampir semua arah dan semua jalur jalur jalan kembali.

Demikian hikmah dari pernah "tersesat' dalam arti harfiah maupun tersesat dalam arti simbolis.Termasuk jika pernah tersesat dalam kehidupan,jika sudah menemukan jalan yang benar dan tetap kembali ke asalnya,maka kejadian tersesat itu menambah pengalaman yang lebih baik bagi langkah kita selanjutnya.

Kamis, 24 Oktober 2013

10 Riyal Berfoto dengan Unta di Mina

Jikalau Anda suatu waktu melaksanakan ibadah haji,waktu terbanyak dihabiskan pasti akan dilewatkan di daerah Mina,karena ada wajib haji Mabit atau bermalam di Mina pada hari-hari Tasyrik yaitu 11,12 dan 13 Dzulhijah.Kegiatan utama adalah menunggu saatnya melontar jumrah pada hari-hari tersebut.

Bagi yang memilih segera keluar dari Mina diperkenankan bermalam hanya sampai tanggal 12 saja,lalu harus segera meninggalkan Mina sebelum Matahari terbenam,disebut nafar awal.Dan bila mau sampai tanggal 13 disebut nafar akhir bermalam hingga tanggal 13 Dzuhijah baru Tawaf Wada dan rangkaian ibadah hajipun selesailah hingga di sini.

Nah,di Mina jemaah dalam menunggu saat-saat melontar sering digunakan pula disela-sela beribadah lainnya untuk sekedar jalan-jalan di sekitar Mina.Dimana di sana pada musim hajian suka terdapat pasar-pasar kaget atau pasar tumpah di jalan raya.

Di sinilah ada kesempatan Anda berputar-putar daerah Mina dengan ojeg ala Arab,atau ada pula yang berfoto bersama khewan khas gurun Unta yang sudah dihias pemiliknya.Jangan khawatir,foto Polaroid langsung jadi bisa Anda dapatkan selagi menunggang Unta tersebut,hanya dengan uang 10 Riyal Saudi kenangan Anda di Mina pun bisa abadi lewat selembar foto polaroid tersebut.






Terpopuler