Minggu, 14 Juni 2015

Papajar Jelang Puasa di Alun-alun Cianjur

Sebagian warga Cianjur Jawa Barat mengisi acara papajar atau munggahan menyambut bulan Puasa dengan makan bersama di alun-alun kota saja.Walau tradisi di daerah ini acara papajar suka dilakukan dengan kegiatan pergi bersama melakukan perjalanan piknik ke luar kota.

Berikut beberapa gambar yang penulis ambil pagi tadi di alun-alun Cianjur.

Suasana di Alun-alun Cianjur dipenuhi warga yang "Papajar" di dalam kota saja
(foto milik bernadaindo.com)


Jumat, 05 Juni 2015

Ada yang Ribut Gara-gara Ditagih Hutang oleh Bendahara Tabungan Siswa

Beberapa sekolah setingkat SD atau MI di daerah kami masih menerima para siswanya menabung di sekolah.Selain sebagai bagian dari pembelajaran tentang kebiasaan hidup hemat dan cermat,menabung di kalangan siswa,uang kas tabungan tersebut bisa digunakan dulu untuk membiayai operasional sekolah atau untuk meminjami para guru dan orang tua siswa ketika terjadi kebutuhan yang darurat dan mendadak.

Tujuan dan maksud bisa saja baik dan indah,mendidik anak supaya belajar hemat,pandai dan rajin menabung juga bisa menjadi lahan pinjaman lunak bagi guru,manajemen sekolah dan orang tua yang ketika dibayar tidak ada bunga berbunga atau uang lebih.

Namun kenyataan bisa berkata lain,di dalam prakteknya ada banyak sekolah yang akhirnya bermasalah dengan Tabungan Siswa tersebut.Masalah klasik dan kerap terjadi adalah "kredit macet' di peminjam yang nota bene sering terjadi adalah oknum guru yang kurang waspada kepada hutang jenis ini.

Pada setiap akhir tahun menjelang kenaikan kelas,semua tabungan akan dibagikan kepada seluruh siswa yang menabung.Di saat harus dikembalikan inilah uang tabungan yang ketika datangnya per hari bernilai dan berjumlah sedikit dengan tanpa disadari dipinjam dulu oleh para rekan guru.Dan setelah satu tahun ajaran berlalu tentu saja nilai uang terpinjam menjadi besar.

Disinilah banyak masalah terjadi,ketika dulu waktu meminjam uang karena jumlahnya sedikit maka biasanya bukan untuk dibuat modal usaha tetapi langsung dipakai dan habis.Ketika akan dikembalikan kalau peminjam yang tidak punya cadangan dana dan tidak berhati-hati di awalnya suka terjadi masalah gagal bayar.Padahal uang tersebut milik siswa yang pada saatnya sudah harus dikembalikan sebelum hari kenaikan kelas tiba.

Kondisi demikianlah terjadi pada tetanggaku yang gagal bayar pada hari yang ditentukan,ketika ditagih oleh bendahara tabungan sekolahnya,uang tidak ada karena jumlahnya yang banyak dan marahlah yang terjadi sehingga terjadi percekcokan mulut sampai hampir terjadi pertengkaran sengit.

Hikmahnya:

Mempunyai hutang adalah hak semua orang,namun mari berbijaksanalah dengan meminjam uang atau berhutang,karena dengan mempunyai hutang berapapun jumlahnya sesungguhnya hutang pada saat dan kondisi tertentu adalah sumber masalah dan bisa merusak hidup kita.

Minggu, 15 Maret 2015

Buka Usaha Baru Perlu Super Sabar Menjalaninya

Berbagai pakar wirausaha atau usaha mandiri pasti sepakat,bahwa di tahap-tahap awal membuka usaha atau fase-fase awal berwirausaha harus memiliki kesabaran yang super duper kuat.

Tidak cukup hanya berbekal modal yang besar,ilmu yang banyak atau teori berjubel saja.Jika semua itu tidak dibarengi dengan sikap dan mental sabar yang super sabar.maka tidak menutup kemungkinan usaha baru yang anda rintis itu akan gagal dan tidak sampai ke pulau sukses.

Setelah saya jalani sendiri.pindah dari cara menjemput rezeki sebagai karyawan ke menjadi 'pengusaha' tidaklah seindah dan segampang yang sering kita baca di testimoni-testimoni orang sukses yang banyak beredar.Pada kenyataannya apapun jenis dan macam usaha baru yang kita rintis itu,pada tahap bulan-bulan atau tahun pertama memerlukan kesabaran yang tinggi dan pantang menyerah yang super hebat.

Bohong besar jika ada yang mengatakan bahwa usaha yang mereka buka pertama kali kemudian dalam waktu sekejap menjadi besar dan banyak untung.Kecuali macam usahanya yang di luar normal,itupun kadang hasilnya akan seperti sulap,cepat besar,cepat gede namun akan cepat pula kecil dan cepat pula berakhir.

Jika Usaha yang baru kita buka adalah usaha normal dan 'lurus',saya yakin kita mesti punya tingkat kesabaran yang super tinggi untuk menjalaninya.Pantang menyerah dan terus pompa semangat selama memang usaha yang baru kita buka itu adalah usaha yang sudah diusahakan dan dikelola dengan baik secara profesional dan bertanggung jawab.Insya Allah suatu saat nanti akan bisa memanen hasilnya dan sukses di tangan kita.

Seperti halnya manusia,pada masa bayi kita hanya bisa merangkak,lalu berjalan terjatuh-jatuh,lalu bisa jalan lambat,bahkan sangat lambat,tertatih-tatih akhirnya bisa berlari super kencang dan terus semakin bisa berdiri di atas kaki sendiri.Semua hal yang kita usahakan adalah memerlukan tahapan-tahapan dan memerlukan proses untuk sampai ke kesuksesan.

Terima kasih sudah mampir kawan,Insya Allah saya sambung lagi berbagi pengalamnnya di postingan berikut.

Terpopuler