Minggu, 17 Maret 2013

Ngintip Resep Sukses Jokowi dan Chairul Tanjung

Saat ini,siapa yang tak mengenal sosok Joko Widodo dan Chairul Tanjung.Jokowi,seorang pengusaha furnitur sukses sejak 1988,hingga kini jadi Gubernur DKI setelah sebelumnya memukau dan berprestasi sebagai Walikota Surakarta,Solo.

Chairul Tanjung adalah seorang yang sukses juga sebagai pengusaha,saat ini sebagai pemilik Bank Mega,Trans TV,Carefour dan Trans Studio.Keduanya sudah membuktikan keberhasilannya menjadi seorang pengusaha yang banyak bermanfaat bagi dirinya,keluarga dan orang banyak.

Dari berbagai sumber media massa saya sarikan inti resep sukses mereka,yang mudah-mudahan ada manfaatnya bagi sahabat pembaca di blog ini.

Hari ini Minggu,17 Maret 2013 mereka berbagi kisah suksesnya dalam Seminar Wirausaha di gedung Smesco,Jakarta.Tentu saja saya tidak menghadirinya gan,secara karena satu enggak diundang,keduanya jauh deh,saya kan masih di Riyadh,Sangudi Ngarabia,hehe..! Sekali lagi ini saya sarikan dari berbagai sumber media online yang menulis kegiatan tadi.

Seperti dikutip dari Viva news,Chairul Tanjung berkata,"Kalau mau jadi wirausaha Anda harus punya komitmen, dan mulai lah dari sesuatu yang bisa dikuasai,"

Selain itu inti tips sukses yang lainnya beliau menambahkan,bahwa intinya: seseorang yang mau berwirausaha terutama yang masih muda dan masih pemula,harus mampu menghadapi kerasnya kehidupan,karena di masa depan iklim usaha akan banyak tekanan luar biasa.Jadi,harus dipersiapkan mental dan fisik yang kuat.

"Kita harus kuat mental dan fisik,kedua tidak gampang menyerah dan itu terpacu pada diri saya," Katanya lagi.(dikutip dari :us.bisnis.news.viva.co.id./17/03)

***
Saya rasa yang perlu digarisbawahi adalah ,modal utama untuk sukses menjadi pengusaha atau walaupun hanya jadi sebagai pedagang,paling tidak harus mempertimbangkan hal-hal berikut :

1.Persiapkan mental yang kuat,kesehatan fisik yang prima,sehat serta bugar.Upayakan badan jangan sakit-sakitan.

2.Mulailah berusaha dari hal atau jenis yang sudah dikuasai.Serta memiliki mental yang kuat dan kepribadian yang Pantang Menyerah.Berani dan mau bangkit dan bangkit lagi serta belajar cepat dari semua pengalaman buruk di perjalanan awal berusaha.

3.Kesempatan untuk meraih sukses (sukses arti di sini adalah memperoleh materi,uang,harta yang baik) adalah hak setiap orang tidak pandang bulu,termasuk hak dari setiap orang yang asalnya dari keluarga dan keturunan miskin.

Setidaknya itulah yang saya tangkap dari berbagai sumber yang saya simak.Lalu beberapa tips dari Pak Jokowi juga sederhana saja tetapi sangat dimengerti dan mudah dicerna,serta tidak sukar untuk dilakukan jika ada kemauan.

Misalnya,Jokowi berbagi semangat bahwa,jangan terpaku dengan kurang modal lalu jadi patah semangat untuk membuka usaha (baca:jadi pengusaha),Pak Joko mengibaratkan dirinya,ketika pada langkah awal jadi pengusaha dahulu,yaitu dengan memaksimalkan waktu yang ia miliki.

Beliau berkata,ketika di tahun-tahun pertama usahanya berawal dari memasarkan produknya dari pintu ke pintu (saya menangkapnya berarti dari cara paling konvensional).Lalu memanfaatkan waktu dengan baik bahkan menambah jam kerja,dikatakan beliau di awal jadi pengusaha bekerja diibaratkan dari waktu Subuh ke hingga waktu subuh berikutnya.Kejar target dan tambah jam kerja.

Dari keduanya,bisa disimpulkan adalah bahwa semangat pantang menyerah,memelihara selalu dan menjaga kesehatan mental dan fisik,mampu serta berani menghadapi tantangan,lalu jangan ragu untuk memulai walau dengan teknis usaha awal dari cara paling konvensional dan skala kecil sekalipun.

Nanti seiring dengan kemajuan perusahaan,ya diiringi pula oleh kemampuan dan tambahan ilmu-ilmu manajemen dan ilmu lainnya untuk menambah kualitas "kewirausahaan" diri kita.

Dan tentu saja bukan hanya ulasan di atas saja ilmu sukes yang lainnya masih banyak.Termasuk mungkin ilmu dari Anda yang sedang membaca ini.

***

Tulisan ini,saya postingkan adalah catatan ringan untuk diri saya saja tadinya,agar menambah inspirasi dan semangat diri sendiri untuk tetap semangat dalam hidup ini.Mohon maaf jika ada kekeliruan,saya hanya berbagi cerita saja dengan Anda semua sahabat pembaca.

Dengan harapan semoga cerita saya membaca dan menyimak kegiatan-kegiatan dan informasi inspiratif dari sumber lain yang saya lakukan untuk semoga bermanfaat bagi Anda.Yang tentu saja Anda sudah lebih paham dan mengerti daripada saya sendiri.

Bila ada kesalahan maksud materi di atas,itu hanyalah semata kesalahan opini saya pribadi.Namun jika ada manfaat,semoga kebaikan selalu menyertai kita semua.Saya hanya berbagi informasi saja gan,ditambah dengan sedikit opini pribadi sesuai pengalaman saya.Terima kasih.

***
Disarikan dari berbagai sumber.


Sabtu, 16 Maret 2013

Nge-jreng Main Gitar,Kantor Tempo Diamuk Massa

Diberitakan sejumlah media nasional,malam tadi Kantor Koran Tempo diamuk massa.Meskipun tidak ada korban jiwa namun massa sempat merusak beberapa motor dan properti kantor.Ditulis oleh detik.com dan kompas.com,penyebab terjadinya peristiwa ini diduga berawal dari salah seorang pegawai Tempo,jrang-jreng main gitaran dan lalu terjadi cekcok salah paham dengan pemuda tetangga samping kantornya.

***
Terlepas dari apa penyebab dan motif penyerangan peristiwa tersebut,karena masih belum jelas .Menurut saya ada dua hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa di atas,melihatnya dari sisi hubungan sosial dan keamanan jika kita punya tempat usaha dimanapun lokasinya,yaitu :

1.Hargailah tetangga atau warga sekitar tempat usaha kita,main jrang-jreng bergitar ria apalagi berisik sampai mengganggu warga sekitar,akan memancing kekesalan tetangga dan warga.

2.Usahakan merekrut,mempekerjakan salah satu warga sekitar.Saya dulu pernah menulis,untuk membantu keamanan lokasi usaha,salah satunya adalah harus "mendapat' dukungan warga sekitar tempat usaha,terutama tokoh pemuda setempat (bahasa kasarnya,tokoh "preman" setempat).

Dengan ditambah langkah-langkah preventif lainnya mungkin akan lebih baik,tetapi kedua hal di atas bagi yang usahanya membutuhkan lokasi atau tempat,baik kecil atau besar menurut saya sangat penting demi keamanan dan ketertiban tempat usaha kita.

Menciptakan hubungan baik dengan warga dan lingkungan sekitar lokasi usaha,adalah syarat wajib jika ingin tempat usaha kita tidak terlalu rawan status keamanannya.Jadi menambah resiko dan anggaran memang ! Tetapi apalah boleh buat ? Daripada tempat usaha kita ujug-ujug bonyok,lebih baik pertimbangkan 2 hal di atas sebelum mendirikan tempat usaha di lokasi yang akan Anda pilih.

Selamat menjalin silaturahmi.

Jumat, 15 Maret 2013

Lagi,Pejabat Publik Tidur di Gedung Rakyat

Tidur adalah hal biasa dan penting bagi seorang manusia,siapapun dia.Namun menjadi tidak elok jika dilakukan oleh seorang pejabat publik ketika sedang membicarakan masalah rakyat ,karena memang menjadi pekerjaan dan kewajibannya mengurus rakyat,sebagai pejabat yang digaji dan dibiayai oleh uang rakyat.

Kejadian beberapa oknum pejabat yang tidur di forum resmi,ketika sedang berurusan dengan pekerjaan mengurus kepentingan rakyat banyak sangat sering terjadi di kalangan pejabat kita.

Bukan masalah manusiawi atau tidaknya tentang tidur.Tetapi sebagai seorang pejabat publik tentu harus tahu diri-lah,sadar dengan hak dan kewajiban sebagai pejabat.Tidur adalah hak pribadinyat,tetapi jika sedang bicara tentang rakyat,sekali lagi tidak pada tempatnya untuk tidur.

Beberapa tahun yang lalu,Presiden SBY pernah beberapa kali menegur secara langsung oknum-oknum pejabat yang tertidur ketika beliau sedang berpidato.Bahkan wartawan sering menemukan beberapa oknum anggota DPR yang tertidur pulas atau sekedar limbung di kursinya,dan tentu mendapat kecaman publik.Hari ini kompas.com memuat dan menjadi Head Line seorang pejabat di lingkungan Pemda DKI yang tertidur ketika Gubernur Jokowi berpidato tentang rakyat.

***
Mungkin saja tidurnya mereka itu tidak sengaja dan berniat mau tidur,bisa saja tidurnya itu karena beberapa sebab misalnya :

1.Terlalu kecapaian,lelah karena telah bekerja lembursampai larut malam atau begadang.

2.Kondisi tubuh yang sedang sakit atau sedang menderita penyakit tertentu yang menjadikan tubuh jadi mudah tidur.

3.Mungkin ada masalah pribadi di keluarga malam harinya,sehingga kurang tidur dengan baik ketika sedang di rumah.

4.Karena memang mentalnya tukang tidur,lamban,loyo,kerja asal-asalan,melecehkan forum yang sedang diikutinya

5.Sudah bosan dengan kursi jabatannya,jika memang sudah demikian maka akan lebih baik jika mengundurkan diri saja dari jabatannya.Masih banyak orang lain yang lebih sehat,lebih mampu,lebih bisa mengatur waktu demi kepentingan rakyat banyak.

Kenapa harus ngotot mempertahankan jabatan pubik jika sudah selalu kecapean,tubuh sudah loyo dan sakit-sakitan,dan ketika tidur di tempat umum (rapat tentang rakyat) lalu jadi umpatan sumpah serapah semua orang yang menggajinya.Lebih baik mengundurkan diri atau dengan segera tahu diri dan memperbaiki kinerja, bertanggungjawab kepada tugas dan kewajiban sebagai pejabat publik.

Rakyat rugi dong kalau hanya menggaji orang-orang yang lamban dan hanya tidur ketika sedang berbicara tentang rakyat.


Terpopuler