Rabu, 10 Juli 2013

Awal Ramadan di Saudi,10 Juli 2013

Akhirnya pemerintah Saudi mengumumkan awal Ramadan tahun ini tidak sama dengan kalender Umul Qura yang tanggal 1 Ramadhannya hari Selasa,9 Juli 2013.Karena tidak nampak Hilal dengan mata telanjang di hari Senin,maka keputusan awal Ramadan tahun ini di Saudi,adalah Rabu,10 Juli 2013.

Penulis saat ini sedang ada di Riyadh,dan tadi baru saja melakukan terawih perdana,yaitu hari Selasa malam Rabu,9 Juli 2013.Jadi kami yang di Saudi tahun ini memulai puasa besok hari,sama dengan permulaan puasa di tanah air Indonesia yang ditetapkan oleh pemerintah RI.

Sementara dikabarkan saudara moslim Muhammadiyah di tanah air,sudah memasuki hari pertama siang tadi,karena mereka memulai Ramadhannya sejak hari Selasa,9 Juli 2013.

Perbedaan satu hari ini tak apalah,karena memang punya alasan dan dasar masing-masing dalam menentukannya.

Akhirnya kami pengelola www.bernadaindo.com.mengucapakan Selamat menunaikan ibadah Puasa bagi semua pembaca umat muslim di seluruh dunia.Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT.Amin ya rabbal alamin.

Salam

Senin, 08 Juli 2013

Foto-foto Ketika Umroh atau Hajian ?

Mungkin secara hukum syariat Islam tidak mengharamkan kegiatan berfoto-foto atau membuat video ketika kita sedang ber-umrah atau naik haji.Untuk sekedar dokumentasi dan mengabadikan momen langka dalam hidup kita,saya rasa sah-sah saja.Terutama jikalau diniatkan dengan diri sendiri sebagai pengingat,bahwa:"oh. kita toh sudah melaksanakan Umro,atau Oh,kita ini sudah haji atau hajjah dong," berkata kepada diri sendiri.

Namun lain halnya jika niatnya ingin pamer,nah ini yang suka menjadi tipis dan melenceng dikhawatirkan niat sekedar untuk dokumentasi pribadi menjadi niat 'pamer' atau riya.Tentu saja ibadah yang diniatkan untuk bisa pamer ke makhluk adalah menjadi sia-sia menurut hukum syariat.

Ibadah haji atau umrah adalah bagian dari ibadah yang terang dipesankan dalam hukum Islam.Bahkan naik haji bagi yang mampu lahir bathin adalah rukun Islam yang ke-5.

Sebagai ibadah tentu saja harus semuanya berangkat dari satu niat suci,yaitu karena dalam rangka memenuhi perintah Allah.Tidak ada alasan lain kita melaksanakannya selain hanyalah karena Allah atau dalam bahasa Arabnya,Lillahitaala.

Lalu kalau zaman sekarang dimana kepemilikan gadget dan kemajuan zaman sudah menyentuh jemaah,teknologi dokumentasi melalui fasilitas kamera saku,kamera hape,tablet atau semacamnya sudah menjadi sebagain gaya hidup jemaah.Tidak salah jika dalam rangkaian pelaksanaan ibadah umrah atau hajji juga diselingi atau ada waktu berfoto-foto ria.

Kegiatan berfoto atau bervideo ria lebih baik jika dijaga ketertibannya,yaitu tidak lantas jadi menganggu kegiatan rukun dan syarat ibadah yang harus ditunaikan.

Bisa saja berfoto-foto setelah Tawaf berakhir misalnya,atau ketika Sa'i sudah kita tunaikan dan atau setelah rukun-rukun haji dan umrah ditunaikan barulah kita berfoto ria.

Karena jika berfoto tanpa mengenal waktu,maka kembali ke diri kita sendiri,Apa niat utama kita mau berhajji atau umrah,atau malah ingin jadi 'Fotografer' di sana...? Jawabannya kembali  ke diri masing-masing.

Yang jelas,kegiatan mendokumentasikan ritual ibadah di zaman kita saat ini,tidak selalu jelek asal tahu tempat dan waktunya saja.

Bahkan bagus untuk selalu mengingatkan diri kita,bahwa kita sudah haji atau sudah pernah umrah,dan menjadikan sadar diri terus menerus karena selalu melihat semua dokumen foto dan video diri kita saja.

Dan lebih baiknya pula,dokumentasi itu harus dijaga dari publikasi diri yang berlebihan dan dijaga dari semua perasaan "riya' atau pamer ibadahnya kepada manusia lainnya.

Niatkan dokeumentasi hanyalah buat peringatan ke diri sendiri,itu lebih baik dan terjaga dari kriteria pamer atau riya,sehingga amal ibadah kita menjadi sia-sia,karena niat ibadahnya bukan karena Allah,tetapi karena ingin pamer.

Selamat malam semua,salam sejahtera.

Selasa, 02 Juli 2013

Cara Agar Tidak Kehabisan Baterai HP Selama di Perjalanan

Bagi pembaca yang memerlukan suatu mobilitas tinggi dan selalu harus pindah-pindah lokasi atau tempat dalam aktivitasnya,peranan Baterai (Battery) handphone menjadi penting.

Anda akan jengkel atau mangkel jika sedang berbicara penting lalu baterai hp untuk komunikasi tiba-tiba low bat atau sampai telepon padam,Dan pasti pembicaraan putus..!

Untuk menghindari kejadian kehabisan baterai dalam situasi perjalanan panjang atau darurat jauh dari jaringan listrik untuk mengisi ulangnya,maka beberapa cara berikut (bukan teknis),cara berikut boleh kita lakukan :

1.Bawa baterai cadangan,jadi ketika berangkap bawa jenis baterai model yang sama yang sudah diisi sebelumnya.

2.Pakai dua buah hp yang modelnya jadul atau yang hanya berfungsi untuk SMS dan menelepon saja.Hp jenis model jadul ini biasanya tahan hingga 48 jam,bahkan lebih jika tidak terlalu banyak digunakan bicara.

3.Hindari hanya membawa HP Smart yang digunakan untuk berbagai kegiatan,bicara,sms,merekam video,memutar musik,browsing di satu hape smart saja.Jadi,bawa 2 buah hp,satu buah hp smart dan satu buah khusus hp model jadul yang untuk bicara dan sms saja.

Oke,selamat menempuh perjalanan dan selamat berkativitas,jangan lupa bawa 2 buah hp.1 buah Hp smart dan satu buah lagi hp model lama saja.

Salam.

Terpopuler