Rabu, 26 Juli 2023

Awalnya Iseng Lanjut Jadi Kecanduan

Berita tentang orang kecanduan narkoba jenis sabu,atau menghisap ganja tidak pandang bulu,siapapun orang itu baik kaya raya,miskin,pas-pasan,seorang buruh,kuli,petani,pegawai negeri,dokter,pengacara,politisi,pejabat atau rakyat biasa bisa terkena candu narkoba dan juga judi.

Pada dasarnya untuk seorang pengguna memang tidak terlalu secara langsung merugikan orang lain,kecuali bandar yang mengedarkan dan membisniskan aktivitas terlarang itu.

Bagi pengguna yang paling dirugikan tentu diri sendiri.Mulai akan terganggu kesehatan fisik dan mental ketika seseorang sudah jadi pengguna atau pecandu.

Kalau sudah nyandu,efek ketagihan itulah yang menjerat pengguna sukar untuk berhenti.

Ketagihan secara kimia fisik tertentu mengundang rasa dan efek yang sama sekali ingin diulang dan diulang,secara mental juga menjadikan ketergantungan hidupnya tidak nyaman jika tidak menggunakan hal tersebut.

Narkotika,Sabu-sabu,obat-obat terlarang,inex,dan sejenisnya termasuk judi online hal yang bisa membuat hidup jadi tergantung dan kecanduan selalu ingin berbuat atau menggunakan.

Dalam hal ringan saja misalnya efek kecanduan merokok sudah sangat sulit untuk seseorang pecandu berhenti.

Secara fisik,zat nikotin di tubuh ingin selalu hadir nikotin yang baru setiap saat.Secara mental seorang perokok merasa ada yang kurang jika beberapa saat saja tidak menghisap rokok.

Itu baru rokok yang bernikotin saja,apalagi ada jenis lain yang bisa memabukan,tubuh selalu menunggu dan menuntut untuk hadir sensasi yang terus lebih berat.

Hobi judi juga demikian,mungkin asalnya dari iseng hiburan,namun pada tingkat tertentu judi bisa membuat seseorang kecanduan.

Beberapa Minggu ini ada berita seorang oknum legislatif DPRD yang ketahuan sedang bermain slot di tempat dia bekerja.Padahal dia seorang anggota dewan yang notabene orang terhormat,berpendidikan tinggi dan bukan orang sembarangan.

Tapi yaitukah jika sudah kecanduan suatu hal,maka seseorang bisa lepas kendali.

Banyak hal lainnya yang bisa membuat diri kita kecanduan sesuatu.Bisa hal yang baik atau hal yang buruk.

Kecanduan hal baik misalnya,kecanduan membaca,kecanduan belajar,kecanduan bersedekah berbagi,kecanduan menolong orang,kecanduan olahraga,dan sebagainya.

Hal di atas kecanduan yang positif tentu baik dan bermanfaat.

Tetapi kecanduan yang buruk,ini yang berbahaya.Kecanduan mengonsumsi narkoba,kecanduan judi,kecanduan onani,kecanduan masturbasi,dan sejenisnya.

Untuk menghindari kecanduan akan hal buruk,maka langkah antisipasi paling penting adalah jangan pernah coba-coba walau itu hanya iseng di awalnya.

Mengenal dan mempelajari hal buruk pun adalah tidak masalah,dengan pengetahuan tentang hal buruk itu agar kita bisa menghindarinya.

Jadi jangan coba-coba mencoba hal yang buruk apapun itu.

Jika sudah mencoba,bisa kecanduan.Untum hal yang buruk,jangan iseng,tak usah mencoba.


Beruntung Masih Hidup di Era Android

Sebut saja zaman digital sekarang ini sebagai zaman android,dimana teknologi informasi begitu melesat menjadi super canggih dan seperti tidak akan percaya jika kamu turun ke dunia ini kelahiran agak jadul,yang lahir tahun 1970an ke sana,pasti merasakan sekali perubahan zaman dari kuno ke modern ini.

Kelahiran sebelum 1970 an,masih merasakan menyaksikan orang tua atau paling tidak neneknya menanak nasi memakai tungku kayu bakar.

Dari tungku kayu bakar meningkat jadi kompor bersumbu banyak dengan bahan bakarnya minyak tanah,lalu belum lama ini sekitar tahun 2000an hampir semua orang modern menggunakan bahan bakar gas elpiji.

Sekarang sebagian memasak sudah memakai listrik,stroom memanaskan kompor,seterika,termos,dan sebagainya.

Terasa masih kemarin kita menyeterika baju memakai pemanas dari arang kayu atau batok kelapa untuk bisa tampil rapi di acara resmi atau masuk kantor,sekarang setrikaan listrik sudah semakin canggih,bukan saja digosokan di atas meja tetapi ada yang cukup di sentuhkan saja pada baju di lemari yang masih menggantung.

Terasa kemarin sore,mau nonton tv atau radio stroomnya harus mencarger accu,aki sebagai power bank menyuplai listrik ke pesawat televisi,yang salurannya hanya satu TVRI saja dengan waktu siaran terbatas.

Belum lagi harus memasang antena yang panjang berelemen banyak seperti pagar yang dikibarkan,diputer terus supaya bisa menangkap signal dari pemancar lebih bagus,kalau signal kurang kuat gambar di televisinya tidak jernih banyak gambar seperti semut menganggu gambar yang ditayangkan 

TV berawal dari gambarnya hanya hitam putih,film layar lebar juga hitam putih bahkan bisu tanpa suara,hanya gambar saja yang bergerak.

Kini.........siaran televisi seluruh dunia bisa digenggam di satu alat,telepon genggam yang android dan sejenisnya.

Kini,apapun serba digital,foto digital,dokumen digital,merangsek ke segala hal terjadi proses digitalisasi.

Online,internet merasuk ke semua sendi kehidupan,tak ada ruang pribadi yang aman saat ini.

Data pribadi begitu mudah diakses orang banyak,semua orang bisa jadi pewarta medsos tanpa harus bersertifikasi sebagai wartawan.

Semua orang jadi subyek dan objek informasi ke publik secara membanjir dan tidak bisa dikendalikan.

Berbagai data dan info menumpuk bercampur aduk tanpa sekat di jagat Maya internet,informasi jahat dan baik bercampur tanpa bisa disensor atau disortir siapapun.

Sumber informasi dari Nara sumber yang benar dan Nara sumber terburuk,terbodoh,ternorak sangat super bebas bercingcong ria di jagat dunia informasi dan teknologi internet masa kini.

Zaman dahulu perdebatan super bebas berpendapat yang hanya bisa dilakukan di lokasi dan di ranah akademis saja,sekarang siapapun bisa menyaksikan orang berdebat sengit,berpendapat bebas sebebasnya ngawur atau teratur,tertib atau sopan tidak sopan bisa tersaksikan dari internet tanpa batas.

Dimsna saja,kapan saja,oleh siapa saja semua yang dahulu terbatas kini bebas saja menyaksikan berbagai peristiwa yang 30 tahun yang lalu mustahil bisa ditonton.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terasa super cepat maju ini,membuat peradaban dan zaman setiap hari bisa berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Semoga kita bisa menyikapi dan menyesuaikan perubahan zaman ini dengan bijaksana.

Agar hidup dimanapun,kapanpun,bagaimanapun kita bisa berbahagia.

Termasuk di era modern begini kita bisa beradaptasi dengan zaman dengan baik.Katena jika tak ikut perkembangan zaman,alamat hidup kita akan tertinggal dan bahkan bukan tidak mungkin akan punah tergerus oleh zaman.

Selamat beradaptasi dengan baik.


Senin, 17 Juli 2023

Berjodoh Tidak Harus Selalu Sama,Bisa Saja Malah Berlawanan

Selama ini pikiran kita kalau berjodoh itu harus selalu sejalan,seirama,banyak persamaan dan satu frekuensi.

Padahal dalam kenyataan berjodoh itu bisa saja kita malah berlawanan dengan pasangan,dan lucunya kehidupan jodoh yang kelihatan berlawanan malah bisa awet.

Ketika sifat dan sikap berbeda,bahkan ada yang bersifat ekstrim perbedaannya dalam hidup berpasangan malah jodohnya awet hingga dipisah oleh kematian.

Bisa terjadi dalam pernikahan dimana istrinya cerewet banget dan suaminya malah pendiam dan jodoh mereka awet.

Atau ada suami berasal dari kalangan miskin dan istri dari keluarga berada,dan banyak yang awet pula jodohnya sampai habis umur.

Ada pula yang suaminya cenderung urakan,rada jorok,justru mendapat istri yang bersih,apik dan cermat,rapi dalam penampilan,dan jodoh mereka ternyata ada yang bisa awet.

Bahkan ada yang istrinya pintar suaminya kurang pintar,istri emosian,egois jodohnya suami yang bijak,lemah lembut dan baik hati,ramah serta super pengertian.

Banyak contoh yang nyata di kehidupan yang misterius ini,orang berjodoh tidak selalu harus banyak persamaan,tetapi lebih banyak berlawanan tetapi malah jodohnya bisa awet dan abadi.

Jadi jika kamu saat ini mendapatkan pasangan hidup yang mungkin terbalik bahkan seratus delapan puluh derajat berbeda denganmu dalam hal apapun,maka syukuri,jalani,nikmati.

Karena dengan perbedaan mencolok itulah mungkin Tuhan menakdirkan kamu dan pasanganmu menjadi awet jodoh hingga nyawa terpisah dari raga.

Selamat bertafakur,menfakuri kehidupan ini kawan.

Terpopuler