Minggu, 11 Maret 2012

Kebiasaan jelek saya ketika menulis postingan

Hallo..saya mau buka-bukaan sedikit rahasia pribadi nih,ketika menulis sebuah postingan di blog sendiri ataupun blog keroyokan atau mengupdate status di facebook.

Pasti,pasti anda sebagai pembaca tulisan-tulisan saya di dumay akan tahu kelemahan tulisan saya yang pertama suka salah ketik,hehe...masalah ini mohon maaf sekali.

Penyebab selalu salah ketik atau salah pencet tut keyboard sama sekali tidak di sengaja tentunya,dan sama sekali BUKAN tidak menghargai pembaca,tetapi kebiasaan saya bila menulis suatu postingan ringan selalu langsung di jendela kirim entri,jadi begitu ide muncul saya langsung tulis saja di kolom posting.

Saya jarang menulis dikonsep dulu di notebook atau di catatan lainnya,justru kalau di konsep dulu di kertas lain malah ide saya jadi mandeg,gak tahu juga saya sudah coba beberapa kali dan ternyata gagal.

Akibat dari mengetik langsung yah hasilnya pasti harus di edit lagi sebenarnya,tetapi waktu saya kadang mepet,setelah tulisan jadi di kolom entri,sering terjadi majikan saya memanggil dan daripada tulisan hilang saya langsung klik publish saja.

Sekali lagi mohon maaf dengan segala hormat ke pembaca semua,bila dalam menyimak tulisan-tulisan penulis yang masih menjelimet tata bahasanya,dan hurupnya banyak yang salah ketik,itu semua bukan karena tidak menghormati (menyepelekan )pembaca,naudzubillah sama sekali tidak.

Oleh karena itu saya kalau ada sempat waktu selalu mengedit ulang tulisan-tulisan "baheula" saya.

Dan saat ini dengan menyadari kekurangan tersebut,saya pun perlahan sedikit-demi sedikit akan saya perbaiki kebiasaan buruk tersebut.

Terima kasih perhatian semua rekan,teman,sahabat dan saudara pembaca semua.

Seks Swalayan di kalangan TKI,Sehatkah ?


Foto dari Google img.

Oleh : Aang WDjampang
Di muat pula di Kompasiana/Aang Suherman


Urusan arus bawah yang satu ini memang tak memandang siapapun dia itu manusia biasa atau manusia luar biasa,selama manusia itu normal pasti hasrat ini akan selalu meronta-ronta hendak mencari penyaluran.Tak peduli dengan status sosial apapun atau jenis dan kelas manapun dan jenis kelamin apapun lelaki atau perempuan,pria atau wanita pasti akan merasakan hal yang sama bila sehat dan normal.

Tak terkecuali hal ini melanda juga kepada TKI yang hidup dan tinggal sendirian di seluruh penjuru dunia,termasuk di Saudi Arabia.Penyaluran hasrat biologis secara umum bisa disamakan dengan halnya kebutuhan makan minum bagi seseorang yang telah berumah tangga atau yang pernah melakukan hubungan suami isteri.

Disini tak mengulas tentang halal atau haramnya hukum “swalayan’ atau “masturbasi”atau apa yang orang medis katakan “onani”,tetapi mencoba untuk mengulas hal manusiawi ini (human being) yang satu ini dari satu sudut serpihan masalah yang kompleks dan rentan bersentuhan dengan norma=norma agama dan adat timur yang asalnya sangat tabu untuk dibicarakan.

Rekan TKI di Saudi khususnya yang saya tahu terutama rekan TKI pria yang kebanyakan sopir pribadi dan beberapa orang rekan yang saya kenal sebagai penjaga toko atau pekerja restaurant sering memperbincangkan hal tabu ini walau dengan malu-malu atau sekedar senda gurau sesama teman.

Tetapi kenyataan bahwa hal penyaluran seksual ini menjadi sangat penting karena tidak sedikit TKi yang kabur dari majikan hanya karena tergoda rayuan rekan wanita baik di dalam negara  Saudi atau tergoda oleh wanita atau pria di Indonesia.Dan masa kontraknya tidak sukses penuh 24 bulan sesuai perjanjian atau malah kabur untuk menikah di Negara Saudi di kota lain yang ada pasangannya.

Pak Sanusi TKI asal Cikalong-Cianjur misalnya umur 45 tahun beristeri satu anak tiga di Saudi bekerja sendirian tanpa pasangannya untuk menyalurkan hasrat biologisnya Pak Sanusi mengisinya dengan mengaji dan mengikuti pengajian-pengajian yang dekat dengan rumahnya. Atau melampiaskan dengan mendekatkan diri dengan ritual ibadah yang banyak,tetapi tetap saja sekali-kali ada hasrat juga dan terpaksa melakukan Masturbasi.

Lain cerita dengan Mahmud asal Madura usia 26 tahun duda 4 tahun,meyalurkan aspirasi arus bawahnya kata beliau selalu tiap malam malahan melakukan lewat “cyberseks”. maklumlah Mas Mahmud masih greng-grengnya. Atau ada yang menelepon pacarnya dan berpacaran di telepon.

Berbeda dengan Rudi asal Cililn Bandung untuk mengantisipasi ini Rudi memperbanyak kegiatan olahraga kalau disela-sela waktu senggang tak ada kerjaan Rudi selalu olahraga.tetapi tetap saja bila lagi mood datang suasana itu Rudi akhirnya melakukan ativitas “M” (marturbasi juga).

Rekan Halimah dari Sukabumi lewat telepon waktu saya tanya tentang ini tadi sore dengan sedikit malu-malu dia menjawab,katanya kalau datang hasrat itu dia suka tidur saja lalu nanti akan mimpi basah..haha,,Berbeda dengan rekan PRT Yani Mulyani 23 tahun asalnya tak mau disebut berkomentar tentang ini dia kalau lagi “on’selalu menelepon suaminya di Indonesia lalu bermesraan di telepon sampai klimaks.

Menulis khusus tentang ini pasti berbagai cara banyak dilakukan oleh rekan-rekan TKI yang jauh dari pasangannya itu,jikalau sudah “on” hadir hasrat untuk ML (Making Love) maka akal sehat sering tidak berjalan,terutama yang mempunyai hasrat bertegangan tinggi,bayangkan selama dua tahun malah lebih hasrat manusiawi ini tak tersalurkan.

Begitulah salahsatu perjuangan para pahlawan devisa ini patut diacungi jempol karena mereka selain punya masalah-masalah lain termasuk kuat menahan dan punya “penderitaaan” bathin yang satu ini pula.Hal ini tidak termasuk kepada atau jarang diungkap oleh para pengulas dan komentator tentang masalah TKI.

“Setahu saya jikalau pasangan tak ada atau jauh,swalayan saja oke tuh.” Kata Bang Dede TKI yang sudah empat kali puasa empat kali lebaran belum pulang ke Indonesia,karena hutangnya di kampung belum lunas haha…tadi pagi waktu ngobrol di warung Indonesia di kawasan Hayi AlRawabi-Riyadh Saudi Arabia.

Bagaimana dengan hukum agama,bagaimana menurut ilmu kesehatan itu kembali ke masing-masing pribadinya.Yang jelas konteksnya dengan tulisan ini tentang hitam putih kesehatan para TKI,masturbasi tak ada salahnya dibanding dengan berbuat jina dengan wanita atau pria yang bukan suami atau isterinya yang sah.

“Kalau saya suka pusing dan uring-uringan kalau sehari saja tidak masturbasi,”Kata Mas Nurkholis TKI asal Banyuwangi yang sudah 18 bulan bekerja di kawasan Al-Badiah Riyadh.Yang sudah tak sabar ingin pulang kampung empat bulan lagi.

“Saya suka sakit kepala mas,dan perasaan gelisah dan resah kalau tidak “MB” (masturbasi) seminggu saja.” Mas Sadikin TKI asal Brebes.Selama ini Mas Sadikin Ber “MB” ria dengan melihat dan berfantasi dengan melihat film-film BF dari ponselnya.

“Kalau saya suka seger dan merasa plong kalau sudah di “keluarkan” MB nya saya selalu pake YM atau video calling dengan pacar saya di Jeddah,” Kata Salim pemuda sopir asal Karawang yang masih umur 22 tahun bekas sopir angkot di Karawang dulunya.

Pembaca..,ada komentar? atau malah ada juga pembaca  yang suka “swalayan” ini….salam.

Sejumlah TKI Sopir di Riyadh Mengeluh Mau Naik Gaji

Gambar uang kertas Riyal Saudi (SAR) masing-masing 500 SAR dan 100 SAR

Gaji TKI sopir di KSA untuk sektor sopir pribadi rumahan sekitar 1200 SAR,dengan kurs Rp.2300 jumlah sekitar Rp.2.700.000,an .

Gaji pokok resmi sebenarnya hanya 1000 riyal yang 200 riyal aturannya sebagai uang makan,karena pengaruh ekonomi global dan semakin kondusifnya perekonomian di tanah air,nilai tukar riyal terhadap rupiah cenderung tetap di kisaran Rp.2200-Rp 2500 per 1 Riyal (SAR) Saudi.

Keluhan tersebut terutama mereka minta dinaikkan jatah makan yang SAR 200 minimal di tambah 100 riyal,mengingat saat ini kebutuhan sopir bukan saja untuk membeli makanan saja,saat ini anggran pengeluaran mereka tertambah oleh pemakaian fulsa telepon yang mahal menurut ukuran sopir dan PRT,serta naiknya barang-barang sembakonya di negeri Minyak tersebut.

Hal tersebut berlaku umum,artinya ada yang secara perorangan membuat kesepakatan intern dengan pihak user (majikan) malah ada yang ditambah lebih dari 200 riyal dari gaji pokok 1200 SAR.

Dalam hal ini para sopir TKI di KSA meminta para satgas dan yang berwenang untuk kembali memperjuangkan nilai gaji pokok menurut kesepakatan instansi terkait di tambah menjadi 1500 SAR perbulan.

"Kami mengharapkan BNP2TKI dan yang berwenang tentang kami,untuk memperjuangkan kenaikan gaji kami kalau bisa sampai 1500 SAR perbulan,selain memperjuangkan perlindungan kepada kami," kata Haji Agus,TKI asal Sukabumi siang tadi.





Riyadh(10/3/12).AWD.

Sabtu, 10 Maret 2012

Boss bilang;"Ini semua adalah kelalaian saya.!".


Bekerja menjadi pegawai atau karyawan atau menumpang kerja ke orang atau pihak lain,seringkali banyak saat-saat yang tidak enak.Terutama jika boss atau atasan yang tidak tenggang rasa dan kurang bijaksana,bahkan otoriter dan mau menang sendiri.Yang padahal sebenarnya wajar ,wong dia yang punya perusahaannya.

Sehingga ada istilah bilang bahwa Atasan atau populer di sebut Boss pasti akan selalu benar.

Namun ada satu pengalaman saya,meskipun kondisi ini bukan di sebuah instansi formal,sebuah badan atau lembaga,tetapi tetap saja bentuknya hampir sama,yaitu hubungan antara boss dan pegawainya.

Mengapa saya betah dan cocok dengan majikan ini,dari berbagai sebab ada salahsatu saat dimana saya sangat simpati dan menghormati pekerjaan dan boss saya ini.
Sehingga saya tetap bersemangat dan menghormati serta semakin produktif di mata perusahaan dan saya menikmatinya sebagai pegawai Perusahaan beliau.

Suatu hari pertengahan tahun 2008 saya karena sedikit lalai dan melamun,menabrak trotoar dan sebuah signboard iklan Restoran Herfy di Jalan Anijjah di sebuah distrik di AL-Rayyan Riyadh.

Lumayan rusak juga mobilnya satu sayap depan dan pelek serta bannya sebelah kiri hancur di tambah kap dan radiator serta komponen lainnya bagian depan rusak,balon air bag juga pecah di bagian setir dan dashboard,kaca depan juga pecah karena tertimpa papan iklan Restoran Herfy.Mobil bagian depannya penyok,beruntung saya hanya sedikit memar saja karena kena tendangan balon pengaman dari setir
.
Sejujurnya kecelakaan itu adalah sepenuhnya kelalaian saya,saya sedang melaju di kecepatan sekitar 80 km/jam di jalan kompleks pertokoan bukan jalan Tol,dan pikiran saya tengah melamun dan sedang tidak fit saat itu,disamping dikejar target waktu yang harus segera sampai ke tempat tujuan konsumen perusahaan.Di Saudi kalau menyetir sebuah Truk Kontainer pun tak ada kernet,hanya sopir sendirian.

Mobil yang saya kendarai waktu itu Mobil van Toyota Previa model 2005,setelah saya keluar dari mobil dan mengamankan mobil dari bahaya kebakaran,membongkar accu batterey dan instalasi elektriknya,saya telepon boss saya,sebagai pemberitahuan.

Berkata majikan di handphone,kamu bagaimana..?,nabrak orang atau mobil lain enggak..? dimana posisi..?.Sama sekali tak menanyakan mobilnya rusak atau enggak,padahal mobil model itu harga barunya sekitar 90.000 riyal setara 200 juta lebih kalau rupiah.Heran saya waktu itu.Katanya,panggil aja mobil derek dan ke bengkelkan,kamu segera ke Rumah Sakit dan telepon orang kantor buat bantu kamu ke Rumah Sakit.

Karena diri saya tak begitu parah,saya tak terbiasa cengeng hehe..lalu saya di jemput teman karyawan lainnya pulang ke mess kami.

Malam harinya saya dipanggil majikan ke Rumahnya,deg-degan saya karena kerusakan mobil ditaksir tak akan kurang dari 8000 riyal untuk memperbaikinya,kabar dari bengkel tadi sore.8000 riyal Saudi sama dengan sekitar 18 juta rupiah gan..dan sama dengan 5 bulan gaji saya.Waduh”.mati “saya dan anak isteri,bisik saya dalam hati kalau majikan minta saya yang bayar.

Masuklah saya menghadap Pak Boss di ruang tamunya.Setelah salam dan bertanya kabar,Pak Boss menanyakan keselamatan tubuh saya,sampai melihat bibir dan pipi saya yang bengkak kena airbag setir dan tangan kena kaca pintu.

Berkata Pak Boss:’ Aan Bilang Alhamdulillah (Puji Tuhan),badan kamu selamat dan tidak menabrak manusia lainnya !,lain kali lebih berhati-hatilah,ingat anak isterimu menunggumu di Indonesia”.

Saya menjawab:” Puji Tuhan (Alhamdulillah) Ya Rabb.terima kasih Ya Abu Abdallah (boss maunya di panggil dengan sebagai bapak anak-anaknya Bapaknya Abdullah).

” Maafkan saya Ya Abu Abdalah,saya bertanggungjawab karena kelalaian saya,saya bersedia di potong dari sebagian gaji saya untuk perbaikan mobil.” Kata saya lebih lanjut
.
Beliau menjawab :’Ya kamu harus bertanggung jawab,tanggungjawab kamu adalah harus mengambil pelajaran ke depannya,jangan berlaku lalai lagi,meskipun kecelakaan dan musibah bukan kemauan kita,tetapi tetap kita wajib waspada!”.

Lanjutnya,Kamu tidak usah membayar perbaikan mobil itu,karena ini kesalahan saya juga,maafkan saya mungkin selama ini kamu banyak pikiran karena saya kurang memperhatikan kamu dengan maksimal,saya jarang berkomunikasi dengan kamu,dan ini adalah peringatan Tuhan ke saya untuk memperhatikan para pegawai saya lebih baik,dan saya memang sudah dua bulan ini belum bersedakah jariah ke siapapun sepeserpun.

“Jadi sekarang Tuhan mungkin telah membawa sebagian rejeki yang saya miliki untuk menjadi rejeki sebagian orang lainnya melalu ikerusakan mobil milik saya,melalui kecelakaan kamu,hingga rejeki itu terbagi kepada montir,kepada pedagang spart part dan tukang derek mobil dlsb”.

“Bukan salah kamu dalam hal ini,maaf ini salah saya telah lalai dalam mengelola harta titipan Illahi,saya sudah dua bulan tidak bersedekah sepeser pun,karena terlalu sibuk dengan target perusahaan”.

Saya mengucap syukur karena bukan saja saya bebas dari potongan gaji,tetapi saya telah bertemu orang-orang yang langka saat ini.

Seorang majikan mampu berkata , maaf saya yang salah,saya telah melalaikan kalian para pegawai kecil,dan telah lalai pada rejeki titipan Tuhan,yaitu tidak segera membersihkan rejeki yang di dapat,karena dari sebagian rejeki yang kita dapat itu ada bagian hak orang lain yang fukara dan miskin.

Sehingga Tuhan bisa saja membawa sebagian rejeki itu dengan “sedikit paksa”dengan cara yang bermilyar cara,bisa melalui penyakit yang tak kunjung sembuh,bisa dengan ada yang menipu,bisa dengan ada yang mencuri bisa dengan yang kecelakaan lalu lintas atau lainnya.
“Sadakah jariyah selain mendapat pahala di akhirat,juga akan menghindarkan kita dari musibah dunia’ (sari sebuah al-hadist).

Jadi teringat saya,saya juga belum berzakat buat membersihkan rejeki yang selalu kudapat setiap awal bulan ini,syariat lahiriahnya rejeki dari perusahaan hakikat rejeki dari Tuhan.

Jumat, 09 Maret 2012

Situs Terancam Rusak dan Kotor


Situs Megalhitikum di Gunung Padang -Campaka Cianjur,Jawa Barat,perlu
pengelolaan dan perhatian semua pihak terkait (foto dari Cianjur Cyberciti.com)



Membaca berita lokal tentang situs megalit di Cianjur,sebuah situs jaman batu terdapat di sana,tepatnya di Gunung Padang kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur,Jawa Barat.

Pemerintah dan LSM setempat baru-baru ini gencar mempublikasikan baik di media cetak maupun online mempromosikan situs itu,tentu saja tujuan dari promosi ini selain untuk lebih mengenalkan tentang budaya sejarah dan ilmu pengetahuan juga diharapkan sektor pariwisata setempat semakin menggeliat yang efeknya bisa bermanfaat secara lintas sektoral.

 Ada yang menarik untuk saya angkat opini disini,yaitu mereka gencar mempromosikan di berbagai media tujuan utama agar banyak pengunjung.

Hasilnya sangat signifikan sekarang (Pebruari 2012) jumlah pengunjung situs meningkat tajam,menurut pengelola disana setiap minggunya tidak kurang dari 1000 s. 2000 orang wisatawan datang ke sana.Beritanya bisa anda lihat klik disini.

Peningkatan jumlah pengunjung ternyata membawa dampak yang kurang baik bagi kelestarian dan keaslian serta keamanan benda-benda bersejarah di sana,karena supra dan inpra struktur di sana belum siap.

Pintu masuk utama misalnya,kita kalau berkunjung ke sana bebas saja mau masuk situs dari berbagai penjuru sesduah masuk di dalam juga pengunjung bebas-bebas saja memegang,melihat bahkan menduduki dan menginjak-injak benda-benda bersejarah itu yang kebanyakan berbentuk batu-batu tua.Bahkan menurut cianjurcybercity.com,banyak oknum pengunjung yang mencorat-coret benda-benda tersebut.

Berpromosi tetapi belum siap dengan segala tetek bengek urusan di sesuatu yang di promosikan memang suka terjadi di lingkungan kita,modal nekad dan kadang hanya iseng-iseng saja lalu setelah akibatnya muncul,ternyata di lapangan belum siap.

Yang dikhawatirkan semua pihak adalah akan rusaknya situs tersebut dan akan mengecewakan pengunjung yang baik,kemungkinan mereka yang datang terlambat hanya akan melihat situasi yang morat-marit,kotor,rusak dan sudah tidak asli lagi.

Sebaiknya segera pemerintah setempat mengantisipasi dan mengambil langkah-langkah yang segera,kongkrit dan tepat.Minimal upaya darurat segera di upayakan sebelum terjadi kerusakan lingkungan maupun kerusakan citra nama baik situs tersebut.

AWD/Riyadh.

Meminjam Barang

Kadang-kadang kita suatu waktu pernah atau bahkan sering meminjam sesuatu hal,baik barang atau uang kepada pihak lain,terutama ke teman,tetangga atau anggota keluarga.

Entahlah itu misalnya pinjam tangga buat benerin genteng bocor,pinjam palu,konci-konci pas atau kunci inggris buat benerin mobil atau motor,atau apapun keperluan rumah tangga kita.

Meminjam barang,artinya hanya untuk numpang memakai manfaatnya dan setelah selesai langsung harus dikembalikan karena memang barangnya milik dan hak orang lain.

Nah saya sering pinjam barang begituan misalnya pinjan gergaji,atau pinjam tangga karena gergaji saya juga hilang dipinjam orang lain tidak dikembalikan.

Apalagi kunci-kunci bengkel semacam kunci inggris,kunci pas,kunci sok sederhana kunci 8 inch sampai 24 inch asalnya saya punya,tetapi saat ini raib entah dimana.

Apalagi yang namanya tang,biasanya saya beli hari ini satu minggu kemudian sudah pasti tang punyaku akan berkeliaran entah kemana dan berakhir dengan kehilangan.

Kebiasaan selalu meminjam di lingkungan saya seakan menjadi biasa,maklumlah tingkat toleransi dan rasa kebersamaan kekeluargaan di kampungku masih kental.Disamping memang kami adalah orang-orang yang berekonomi sedang malah kebanyakan yang miskin.Jadi tahu sendiri kami selalu membutuhkan sesuatu pada orang lain untuk sesuatu hal karena kami tak memilikinya,untuk membeli barang yang sifatnya temporer begitu di kalangan kami kurang diperhatikan sebab untuk memenuhi kebutuhan pokok saja ngos-ngosan.

Kebiasaan saling membantu,meminjamkan sesuatu mungkin berangkat dari budaya saling membantu gotong royong warisan leluhur kami,tetapi manakala kebiasaan itu menjadikan terlena pada si peminjamnya tentu akan membuat sedikit jengkel.

Meminjam barang kita lalu mereka lambat mengembalikannya,kemudian kita suatu saat sedang membutuhkan barang yang dipinjam tersebut,pastilah muncul perasaan kesal dan jengkel.

Seperti halnya saya waktu itu,motor saya ngadat remnya harus di buka dibersihkan semua komponennya,pagi-pagi sekali dari sejak subuh saya mencari kunci-kunci peralatan bengkel,tetapi apa lacur,kunci 12 inch gak ada,kunci 10 juga raib,kunci 17 gak tahu rimbanya,kunci inggris hilang,tang tak ada ditempatnya.

Akhirnya saya tak jadi pergi hari itu,sudah terlanjur kesal.Ketika kutanya ke isteriku wah katanya,dipinjam si fulan di pinjan si anu dan lain sebagainya.

Mending kalau hanya pinjam meminjam barang begituan,coba hal ini,
Sudah 3 bulan teman saya meminjam kodak digital saya,katanya untuk membantu dia mengambil gambar-gambar proyek dan gambar lainnya,janjinya mau hanya seminggu saja,eh tiga bulan sudah berlalu belum juga dikembalikan.

Tangga persediaan buat bila genteng rumah bocorpun sekarang tak tentu rimbanya,belakangan saya lihat ada di rumah tetangga disandarkan di dinding pinggir rumahnya, (dih segitunya..kayak miliknya saja deuh..hehe).

Tetapi yaitulah hidup bermasyarakat memang sekali-kali harus legawa juga terhadap kondisi-kondisi demikian,terutama kita jangan sampai lupa mengembalikan hak dan kepunyaan orang lain.

Mereka bisa jengkel ke kita walaupun mereka akan sungkan mengatakannya di depan kita.

Kamis, 08 Maret 2012

Kelucuan sebuah Negeri Makmur Indonesia,di mata Saya


Dulu waktu belajar IPS dan Mata pelajaran lainnya dari mulai SD sampai SMA(saya tulis sampai sma saja dan tak mau menulis slta,kayaknya kagok lidah ini kalau bicara es el te a,yang enak es em a aja,ribet memang gonta ganti nama aja kualitas tetep bae) materi didalamnya sangat Indah,yaitu menjelaskan bagaimana Indah dan suburnya tanah air kita.

Sampai ada musisi yang mendukung materi itu menggambarkan bahwa tanah air kita itu bagai tanah syorga,tongkat kayu di lempar begitu sajo langsung jadi tanaman,saya dulu mau bukti dengan lagu itu,maklum saya anak nakal,lantas suatu sore saya ambil tongkat nenek yang dari pohon singkong lalu saya lempar ke halaman rumah yang tidak bertembok,kebetulan lagi musim hujan..apa yang terjadi?.oh my God besoknya waktu saya lihat itu tongkat sudah ada tumbuh tunasnya,jadi tanaman.Teteapi saya pungut lagi karena itu tongkat nenek saya kasihan beliau mau mengaji tongkatnya enggak ada.

Jadi apa?,betul memang saking suburnya tanah air kita,sehingga kalau kita bangsa Indonesia kerjaanya tidur melulu pasti masih bisa hidup,meskipun ya iyalah hidup secara masa purba gitu hehe.Mungkin juga faktor alam yang terlalu memanjakan bangsa ini sehingga otak kita tidak secanggih kecepatan processornya seperti otak Korea,Jerman dll.

Dengan alam yang memanjakan kita,sebagian lain menjadikan mental malas berfikir inovasi menjadi dangkal dan menciut di otak kita.itu duluu lho.Akibat globalnya ya kita sealu ketinggalan di”sektor’inovasi ini.

Bagaimana mau inovasi,coba ambil contoh soal (kayak matematika aja ah) contoh kasus gitu,di kita kalau mau air bersih nggak usah repot-repot membuat mesin penyedot dynamo sanyo,cukup ambil bambu lalu ditancapkan ke tanah yang ada mata airnya keluar deh air pancuran,nah pancurannya nggak usah mikir membuar paralon,tinggal tebang bambu sudah oke kita bisa mandi cuci kakus dengan indah.

Bukan mau sharing masalah wc di moment ini,saya mau mencoba melihat atau tepatnya mari melihat tentang segala kesuburan tanah air kita.

Saya waktu kecil dan sebelum merantau ke negeri gurun kurang sadar dan kurang menyadari dengan ngeh pada kesuburan tanah kita Indonesia ini,namun setelah saya merantau ke negeri yang super duper gersang,,kering kerontang hanya batu dan pasir serta badai debu dan lautan kegersangan batu cadas dan tanah yang kering ibaratnya lautan kegersangan dan kekeringan,(saya kebetulan sering melakukan perjalanan darat kalau liburan dengan boss saya hampir semua kota besar di Saudi Arabia pernah saya singgahi karena saya bekerja di belakang setir mobil,Dari Damam,Arar,Sukaka,Yanbo,Hail,Sukaka dll.

Jangan bandingkan deh dengan kesuburan tanah air kita,sangat jauh sekali setuju kan pembaca,saya yakin pembaca lebih tahu ya,lalu saya sendiri suka berfikir kok Saudi Arabia ini yang di sebut-sebut dan memang demikian adanya,sebagai Negara Kaya dan Maju sehingga semua pekerja dari seluruh dunia pada mau mengais rejeki di negeri ini karena gajinya lebih baik dari negara asalnya.

Yah memang Saudi Punya ladang minyak yang banyak dan besar,lalu GDP perkapitanya juga tinggi karena penduduknya yang sedikit,bukan itu maksud saya,yang kumaksud Saudi Arabia tak ada apa-apanya dibanding dengan kesuburan tanah air Indonesia.

Ini semua baru aku menyadari dengan penuh setelah saya melihat tanah subur kita dari sebuah negeri yang kerontang tanahnya.

Lalu saya berandai,seandainya Rakyat dan Pemerintahan RI bersatu dan bersama membangun dengan benar dan jujur serta berada di jalur yang lurus niscaya saya yakin dan logis masuk akal,niscaya Negara Kita akan menjadi negara yang kuat,super power,mandiri,dan akan menjadi negara yang diperhitungkan di kelas dunia,apalagi jumlah SDM manusianya yang hampir 230 juta jiwa dengan SDA alam yang melimpah termasuk yang trend saat ini minyak juga kita punya.dan lain sebagainya dan seterusnya dan seterusnya.

Berangkat dari pemikiran sederhana ini,lalu perkenanken saya untuk menulis dan beropini. 

Jelas dan pasti ada banyak sesuatu (dan sudah terbukti sebagian),yang tidak beres dengan pengelola negeri ini sebagai pemegang kekuasaan publik yang punya power untuk memberdayakan semua sumber daya tersebut yaitu Pemerintah RI.

Pemerintah yang mana?,ah itu terlalu luas dan cape bicaranya,yang jelas adalah tugas semua elemen bangsa untuk mewujudkan dan berkarya membangun kesejahteraan ini,terutama para pemuda,kaum cerdik cendekiawan jangan terus di belakang meja saja,setelah menjadi sarjana lalu menulis lamaran kerja dan duduk enak maunya memegang mouse komputer di belakang meja dan lalu nyari ceperan dengan korupsi,sorry,ayo para sarjana kalian di depan kami rakyat awam semacam saya,engkau semua harus menjadi pioneer pembangunan yang berkeadilan.

Saya yakin sebagian besar komunitas Blogger bukan sembarang warga,makanya saya yang awam masuk ke sini supaya saya punya akses ke Semua kalangan lingkungan istana gading negeri ini,kalangan yang bernama kaum terpelajar meskipun saya hanya seorang awam biasa.Saya mau belajar dan menyuarakan sekeping dua keping suara hati nurani rakyat.

Adalah menjadi lucu warga sebuah negeri yang makmur wanitanya bertebaran ke sebuah tempat yang kering kerontang dengan menggadaikan harga diri bangsa,kami suka sedih,marah dan hampir menangis (menangis beneran saya nggak mau,saya laki-laki lho hehe)...jikalau mendengar omongan orang India,Pakistan,Bangladesh,Philipino,Sudan dll yang seolah-olah mengejek harkat maratabat wanita Indonesia sebagai pembantu dan sebagian menjadi pelacur (maaf)di negeri yang gersang demi satu sen dua sen devisa negara.IRONIS jangan menangis !Salam!

Pakistanian bilang,Inilah Agar Pria Perkasa


Kita semua apalagi Pria dewasa akan pernah mendengar siapa atau bagaimana itu mak Erot.Seorang tokoh pengobatan Tradisional yang membantu urusan arus bawah Pria.

Urusan ini kelihatannya hanya untuk pria saja padahal yang berobat satu orang yang sama-sama menuai manfaat dan nikmat akan dua orang yaitu pasangan hidup para pria.
Seperti kelihatan sepele dan kadang malu-malu membicarakan masalah yang satu ini,meskipun para kaum medis telah banyak memaparkan secara sopan dan ilmiah tentang kejantanan pria,tetapi tetap saja kadang-kadang diujung pembicaraannya suka ditambah dengan bercanda.

Canda bercanda saya kebetulan saat ini masih tinggal di Saudi Arabia,yang konon katanya “orang-orang Arab terutama Prianya” terkenal kuat dan perkasa bila sudah bekerja di urusan ranjang dengan para isterinya.

Saya sendiri belum melihat atau mendengar langsung secara nyata tentang cerita “kehebatan”  ini,karena tahu sendiri kan ini urusan yang masih dianggap tabu dan malu-malu untuk bicara secara terbuka.

Namun ketika masih di kampung dan saya beranjak dewasa lalu berkeluarga,saya banyak membaca iklan-iklan obat-obat kuat di Indonesia selalu mengkaitkan dan berpromosi bahwa produk-produk mereka asli dari tanah Arab atau hasilnya akan sejantan dan seperkasa Pria Arab. Meskipun ada juga yang berpromosi berasal dari ramuan China tetapi hasilnya akan sebesar Arab eh..akan seperkasa orang arab.

Penasaran dengan itu saya iseng-iseng  cari informasi tentang mitos keperkasaan Pria Saudi khususnya dan pria Arab umumnya.Karena kebetulan saya sedang tinggal di KSA saat ini.
Dari banyak obrolan-obrolan dan sedikit bercanda saya dengan teman-teman Saudi dan ternyata pada saat ini postur tubuh orang Saudi kalah besar dan tinggi umumnya daripada orang Pakistani.Postur tubuh generasi Saudi sekarang malah sepertinya tidak seperti jaman 30 atau 50 tahun yang lalu kata  Ibrahim Yahya,kawan saya orang Saudi asli seorang tentara di Riyadh.

Tentu saja mitos-mitos tentang keperkasaan Orang Saudi untuk suatu hubungan timsuis (hubungan intim suami isteri) juga sudah berkurang,disamping postur tubuh yang mulai berkurang tinggi dan besarnya,Pria Saudi jaman sekarang terlalu banyak dimanja Kekayaan negara hingga gaya hidup jadi berubah.terkesan kolokan dan manja-manja,seperti kebiasaan para warga negara kaya mereka cenderung memilih pekerjaan yang kantoran atau sebagai manager ke atas saja,jarang yang mau berterik-terik matahari bekerja dengan otot di lapangan.

Pria Saudi jaman sekarang sudah banyak yang pecandu rokok,jarang dan kurang berolahraga ,berjalan sepuluh meter saja selalu bermobil,terlalu banyak makanan berlemak dan kolesterol termasuk penyakit yang paling banyak di Saudi adalah diabetes,serta seringnya memakan makan siap saji yang menggantikan peran makanan pokok Kurma jaman dahulu.

Hal yang saya tertegun dan heran serta masih menjadi pertanyaan yang lucu,kata Ibrahim Yahya bahwa keperkasaan Pria Arab sekarang kalah dengan Pakistani karena Pria Arab sudah banyak yang memakai Celana Dalan (CD) sempak berbentuk segitiga seperti celana Superman…hah…..?,Apa hubungannya…?
Sedangkan pria Pakistan jarang yang memakai CD segitiga mereka dengan pakaian khasnya Pakistanian dan Afganistanian,cukup memakai celana dalam pendek yang longgar dan  lega saja.

Saya coba bertanya apa hubungannya Celdam yang segitiga dengan keperkasaan Pria Pakistan.ke Teman seorang perawat asal Philipina di dekat kostan saya,kata beliau masuk akal memang.

Karena si jagur bekerjanya menjadi kuat atau tak kuat adalah jika aliran darah ke sasaran termaksud lancar tentu saja di topang dengan kebanyakan Pria Pakistan yang postur tubuhnya tinggi-tinggi dan besar serta yang terpenting pada umumnya mereka jarang malah tidak suka merokok,rajin bekerja kasar, banyak berolahraga,banyak bekerja yang mengeluarkan keringat serta jarang memakai CD yang berbentuk segitiga.

Teman saya Pakistanian bertanya apa ada cara untuk perkasa di Indonesia..?,kata saya oh banyak dari yang mulai di urut ,ramuan jamu-jamuan sampai yang pake jampi-jampian.

Orang Pakistan ini menjawab dan menambahkan,ah itu semua tak akan ada banyak pengaruhnya.Untuk jantan dan perkasa coba resep dari kami kata mereka.yaitu jangan banyak merokok,banyak berolahraga,jangan punya hutang dan yang paling penting jangan pakai celana dalam segitiga ..!.
Bisa jadi…

Terpopuler