Kamis, 22 Maret 2012

Berjejaring Sosial Tidak Sehat,Hati-Hati Nyawa Bisa Melayang

Sedikit sensasi ya judul diatas ?,oh tentu tidak,setidaknya menurut pengalaman saya,termasuk pengalaman beberapa teman saya baik teman di dunia maya maupun teman di offline (kenyataan).


Pernah bukan,kita mendengar berita-berita yang menganjurkan supaya Facebook,Twitter di sejumlah negara ditutup atau diblokir ?,pasti pernah meskipun secara samar-samar atau melihat sekilas.

Bukan saja di Indonesia,tetapi di negara-negara liberal dan penganut kebebasan individu lainnya,terutama di Amerika sendiri,pernah muncul protes-protes serupa,agar ditutup atau bahkan dimusnahkan !,wah,alamat bakal kesepian deh pencinta dunia maya.

Tetapi arus globalisasi informasi lewat jaringan internet tak akan mudah saja dipangkas sedemikian rupa,karena di satu sisi manfaatnya juga ada dan banyak.

Jadi semuanya kembali lagi deh ke prinsip dan kedisiplinan pribadi masing-masing,hidup dimanapun berada pasti selalu ada dua pilihan resiko dan dua pilihan menjalaninya.

Apakah kita mau berjalan di lorong yang jahat yang penuh resiko dan akan menuai hasil jahat kita,atau kita mau berjalan di jalur sehat dan banyak menuai manfaat.Itulah pilihan kita bersosial dan bergentayangan di dunia maya termasuk juga.

Berjejaring,berkomunitas,berconnecting,dan bersilaturahmi di dunia maya dengan batas-batas yang hampir tak berbatas secara konvensi dan aturan,(hampir tak terbatas!),banyak mengandung resiko termasuk resiko kejahatan dan keburukan.

Termasuk berjejaring yang tidak sehat,artinya tidak sehat secara umum maupun tidak sehat secara prinsip pribadi.

Sebut saja kita berkomunitas di Facebok atau Twitter dan jejaring soisal lainnya,jika tidak berhati-hati dan cepat lupa diri,dengan akses yang sangat tak terbatas dan dengan mudahnya kita dapat kenalan baru di seantero pelosok dunia,menjadikan kita hampir setiap hitungan menit dan detik sekali klik saja bisa mendapat teman dan kenalan baru.

Dari sebuah perkenalan dan pertemanan inilah selalu akan muncul akibat-akibat dan efek yang bisa saja berakibat baik atau malah berakibat buruk.

Dari sekian daftar akibat buruk berjejaring sosial di dunia maya adalah Selingkuh dari Pasangan hidup kita.

Bahaya bagi diri sendiri terutama kita bisa menjadi pribadi ganda atau pribadi-pribadi semu atau yang paling berbahaya jika perselingkuhan kita diketahui atau terbongkar oleh pasangan sah yang kita selingkuhi.

Pembaca tahu kan,harga sebuah nyawa ketika yang tersakiti menjadi tahu telah diselingkuhi ?,banyak terjadi kasus dimana seorang isteri membunuh suaminya yang ketahuan selingkuh atau sebaliknya tidak sedikit suami yang membunuh isteri dan pasangan selingkuhnya.

Cara membunuhnya banyak modusnya,ada yang membunuh dengan tangan sendiri atau tidak sedikit yang menyewa para pembunuh bayaran dan malah banyak yang menyewa dukun-dukun santet.Ngeri bukan ?.

Mari berniat dan melakoni hidup di dunia maya terutama berjejaring sosial dengan sehat.

Rabu, 21 Maret 2012

Tetap masih Ragukah bahwa Uang adalah Segalanya

Kedengarannya  materialistis banget ya,sangat-sangat selalu uang banget,money oriented banget dan seribu banget or sangat yang lainnya.

Tetapi so what gitu lho..!?,kalau saya memang berpendapat demikian,atau lebih tepatnya saya memancing pikiran anda untuk berpikir kembali tentang menapikan uang sebagai segalanya di hari ini di zaman ini.

Meskipun tentu saja hal-hal baik lainnya harus tetap diperbuat,bukan melulu harus dengan uang beruang saja,maksud saya uang memegang peranan yang penting untuk hidup di zaman sekarang.

Ya biar pembaca enggak menilai saya "kapiduit" atau money oriented seukali.hehe..!

Pengalaman kecil saya kemarin,karena entah mengapa rambut saya tumbuhnya sangat subur dan cepat,iya rambut di kepala maksudnya yah termasuk rambut-rambut manusiawi lainnya juga,tetapi kecuali jenggot dan kumis saya tidak tumbuh subur seperti orang-orang Pakistan atau Hindia atau orang-orang Arab umumnya.

Khusus untuk pertumbuhan kumis dan jenggot ini malah pernah suatu kali saya berpikir untuk membeli obat penumbuh rambut,karena jenggot di dagu saya kelimis banget,saking kelimisnya di tambah kulit sawo matang saya,saya suka ada "yang melecehkan' wkwk...(serius nieh,,dilecehkan oleh mereka yang berkelainan seks,semacam kaum homoseks di tempat saya).

Mereka suka memandang "penuh nafsu" (mungkin nafsu mau ngasih duit ya haha..deuh..hehe),kepikirannya duit mulu tapi belum kebanjiran duit nih hehe lagi!.

Karena saya kelimis dan tak berjenggot,banyak yang suka melecehkan bahkan pernah ada yang mengajak main gila dengan mereka,kacau deh dan sensor ah,tentu saja saya bisa marah besar ketika itu,saya bisa keluar kata-kata pedas ke mereka yang mengajak mesum tidak normal itu. (sensor deh..cukup segini ...!).

Kembali ke rambut dan uang topik kali ini,pertumbuhan rambut kepala saya sangat cepat mungkin bisa bertambah satu centimeter setiap bulannya,dan saya paling ribet kalau rambut sudah panjang dikit aja menyentuh telinga.Sebenarnya saya mau sih punya rambut lurus kayak Renegade di film-film itu,atau Mandragade (dih kayak bang Mandranya saya ogah ah haha..maaf bang Mandra..) maksudnya biar saya jadi diri sendiri saja.

Tetapi rambut saya termasuk jenis ikal malah kalau dibiarkan panjang mungkin akan kribo seperti duo kribo,dan saya tak suka gaya begitu ih ngeriii..yah ngeri aja,by the way..dengan cepatnya pertumbuhan rambut saya,saya bisa hampir tiap minggu deh pergi ke MUHALAK (barbershop) atau tempat pangkas rambut,yang tempatnya bertebaran di semua sudut kota Riyadh,pemangkasnya banyak orang Hindia,Pakistan bahkan orang Fhilipina.

Kejadian kemarin hubungannya dengan uang,karena langganan pangkas rambut saya sedang tutup,orang Fhilipina,mumpung ada waktu saya berniat cukur rambut.

Setelah berkeliling sebentar ketemulah dengan Barbershop yang pemangkasnya orang Hindia,setelah masuk dan duduk di "kursi operasi" seperti biasa dia menanyakan model,setelah berbasa-basi dulu yang klasik dan membosankan.

Basa basi membosankan diantaranya,Wen balad inta ?,darimana negaramua?,wein bait ?,(dimana rumahmu di riyadh ini),keip suggul..,kuwais wala mapikuwais ?,bagaimana kerjamu baik atau tidak?,kam ratib (berapakah gajimu),kep Kafil ?.bagaimana bossmu baik ?,dan ah.....pertanyaan yang selaluuu saja begitu jika bertemu dengan sesama orang pendatang di Saudi ini..,mungkin mereka pun bisa bahasa arabnya pas-pasan saja hanya kalau ketemu orang asing lagi mereka ingin "praktek' bahasa Arab.

Jadi percakapannya yang itu-itu saja setiap bertemu para asing di Saudi.Terutama teman-teman dari Hindia dan sekitarnya.

Setekah basa-basi begitu,si tukang cukur bertanya model,"mau model apa sadik (teman)..?" tanya Tukang cukur.

Karena saya sebenarnya mau merapikan saja ,lalu saya kasih tahu bahwa saya mau hanya merapikan pinggirnya saja,dan saya mencoba menawar harga (hehe..kebiasaan nawar di Indo kebawa juga hehe..mmm?).

Saya bilang " My friend,saya hanya merapikan saja,bagaimana bayarannya,boleh enggak 5 riyal saja ?"
Tarif biasa umumnya pangkas rambut standar disini 10 riyal,jadi saya nawar toh hanya merapikan saja haha...!

Tukang cukur merenung sebentar,dengan sedikit cemberut memainkan pisau cukur mesinnya sebentar,dan lama kemudian menjawab " baiklah..!"dengan ketus.Wahaha...bairin emang gue pikirin,kata saya dalam hati.

Tetapi di tengah proses pemangkasan ada yang ganjil,yaitu si tukang cukur Hindi sialan itu hehe..menyukur saya dengan hanya satu tangan kiri,jadi main serut-serut saja ke kepala saya,serutan mesin kayak menyukur rumput aja di kepala saya..wah gila nih ,pikir saya ya biarin dulu deh..nah kebangetan tangan kanannya malah sambil menelepon meraih hpnya dan girgir-girgir ngomong sambil menyerut rambut saya dengan tangan kirinya..wahh keteraluan nih..!

Lalu saya permisi,dia masih menelepon dengan HP jadulnya yang sudah karatan,wkwkkwkkw bahasa Hindi yang tak ngerti saya haha.

Saya pun protes bahkan bangkit dari kursi operasi,tetapi apa jawabnya,katanya "wah kalau mau bagus harus  bayar penuh10 riyal dong malahan kalau mau sangat bagus harus tambah uang tip hadiah,sekarang kamu yang mau bayar 5 riyal kok minta bagus',katanya

 Saya tak mau bertengkar dengan hal yang beginian,lagian saya ngerti kok haha..bayaran saya kan tadinya mau setngah tarif,ternyata pelayanannya juga pasti setengah-setengah.

"Baik,saya bayar 10 riyal tapi tambah pijit ya !' kataku jengkel juga dan tetap saya minta ekstra dengan pijitan akhir,dasar pelit juga saya ya hehe.

Apa yang terjadi sodara,... dia menjawab termasuk berubah wajahnya menjadi senyum-senyum terpaksa dan tersenyum palsu sangat palsu..,lalu berkata dimanis-manis (sialan juga ah) :"Nah begitu deh,lagian kan saya juga bekerja,kamu juga bekerja kalau mau bagus apapun tergantung duit dong".

Wah ternyata duit itu di seluruh pelosok dunia sama saja ya ! Duit adalah segalanya !
Eng ing eng.


Misterinya Pertolongan Tuhan

Sekitar jam 4 sore selepas sembahyang asyar,saya karena untuk keperluan sesuatu pergi ke sebuah komplek pertokoan grosir di sudut kota Riyadh,setelah tiba disana saya bingung cari tempat parkir,karena saat-saat setelah asyar di Saudi termasuk saat-saat sibuk dan pertokoan pada mulai buka pada umumnya.

Karena tempat parkir di depan pertokoan penuh,maka saya cari alternatif untuk parkir mobil di sekitar ruas jalan utama tetapi masuk ke areal bebas parkir dengan tanda garis kuning di bahu jalannya,dipinggir sebelah kanan bahu jalan utama,berbahaya memang tetapi berhubung keperluan saya diperkirakan hanya sebentar saja beres lagian parkiran resmi penuh saya berniat parkir disana.

Termasuk sudah ada mobil-mobil lainnya yang sudah bertengger duluan di sepanjang jalur kuning bahu jalan itu,kebetulan di sini sedang ada sebuah pengerjaan galian entah untuk apa ,mungkin untuk penanaman kabel telekomunikasi atau apa saya kurang tahu..,ada galian memanjang searah dengan arah jalan,tepatnya sekitar sepuluh centimeter sejajar dengan garis kuning ciri area bebas parkir di bahu jalan.

Lebar lubangnya sekitar 20 cm dan memanjang dengan kedalaman sekitar satu meter,digali oleh mesin penggali bukan dengan manual,jadi lubangnya terlihat rapi,tidak berserakan seperti halnya digali secara manual.

Karena lubang menganga itu sejajar dengan arah jalan raya memanjang begitu,tentu saja bila tak hati-hati ban mobil bisa terperosok ke lubang itu jika posisi mobil dan ban pas ketemu lubangnya.Tetapi kalau posisi mobil memotong garis lubang itu tidak akan masuk lubang.

Kenyataannya saya karena terburu-buru dan mengira lubang itu lebarnya kecil,maka terpesoklah mobil yang saya kendarai satu buah bannya sebelah kanan depan,ketika mundur mau pergi,posisi ban jadi lurus searah dengan garis lubang.

Dan ..plup..ban depan bagian kanan mobil saya (tepatnya mobil majikan saya hehehe...),sedan corrola yang ukuran bannya semi radial masuk ke lubang galian itu,dan ...macet..!.sekitar setengahnya ban yang velk diameter 13 inch itu amblas,untung saja sayap dan chasis mobil enggak kena ke aspal,semacam menggantung begitu.

Deuh saya pun matikan itu mobil lalu keluar,setelah di cek ke "lapangan" hehe iya positif ban kanan depan amblas setengahnya.

Sudah begini gimana..?,kalau saya megaloman atau superman pasti saat itu saya saatnya berubah menjadi besar dan kuat lalu akan saya angkat mobil sedan kecil itu.walau..kecil namanya mobil berat juga kan..?hehe.

Sekitar dua atau tiga menit saya bingung sambl memandang ban yang amblas ke lubang galian,secara tidak sadar di sebelah kanan-kiri saya telah hadir sekitar 4 orang manusia..ya iya dong kan masih di planet bumi toh..!

Padahal ini terjadi di negara Saudi,yang saya tidak kenal mengenal betul dengan manusia-manusia sekitar,jangankan bersahabat berkenalan saja jarang karena satu di tempat umum keduanya jarang deh warga sini banyak basa-basi kenalan di tempat umum dengan TKI migran sopir apalagi sampai tukeran nomor HP,ah jarang ,kalaupun ada itu di hal-hal tertentu bila ada kepentingan sesuatu yang penting.

Tetapi saat itu di samping saya sudah ada 3 orang Warga Saudi dan satu warga Bangladesh sudah siap membantu mengangkat mobil bawaan saya yang terperangkap off side..eh terperangkap lubang galian TELKOM nya Saudi.

Lalu kami berlima berusaha mengangkat,tetapi karena lebar lubang galian dan lebar ban semi radial mobil hampir sama,tentu saja jadi macet ditambah beban berat mobil dan gaya gravitasi yang menekan ke bawah (wkwk...pakai pelajaran IPA hehe..)...!

Cara dengan mengangkat mobil rame-rame akhirnya buntu,karena ban tetap macet tak mau keluar,mau pakai pelicin..?dikasih vaselline atau hand body atau oli gardan yah..kelamaan lagian kan lagi di jalan kasusnya.

Lalu sepuluh menit kemudian,di samping saya telah hadir 4 buah dongkrak,ternyata 3 warga Saudi dan satu rekan Sopir dari Indonesia (TKI) masing-masing mengeluarkan "dongkraknya" (yang ini dongkrak asli loh..?)..dari mobilnya masing-masing,masya Allah,begitu perhatiannya Allah pada saya,saya tak berhenti dalam hati memuji Allah yang telah memberi pertolongan dengan demikian lengkapnya malahan saya rasa berlebihan (menurut ukuran saya),Gusti Allah telah menolong saya melalui kebesaran hati orang-orang ini yang sedang membawa dongkrak mereka,malahan dua dari Warga Saudi mereka mendongkrak dan memasangkan dongkraknya ke chasis mobil saya dengan tangan mereka sendiri,ketika saya mau ambil alih mengungkit hydroliknya mereka bersikukuh mau oleh mereka sendiri.

Dan satu lagi teman TKI sopir yang ikut membantu juga membawa dongkraknya,ikut membantu menggeser posisi mobil bawaan saya.

Akhirnya ban mobil bisa keluar,hanya lecet-lecet bagian velknya saja dan kini mobil telah kembali ke "jalan yang benar" ke posisi siap jalan lagi.Alahmdulillah ya Rabbalamiin.Engkau Maha Penyayang.

Warga Saudi,Saudian yang mendongkrak dan membantu saya setelah pamit membawa dongkraknya milik beliau lekas berlalu setelah mereka mengucap Amin ketika saya bilang terima kasih,semoga Allah membalas semua kebaikanmu.

Ya pertolongan Tuhan tak akan disangka-sangka dan tak akan terjangkau oleh nalar serta logika manusia,bermilyar-milyar cara bahkan mungkin tidak terukur banyaknya jalan pertolongan Allah ke kita,bila kita percaya dan terutama jika Allah telah menghendaki datangnya pertolongan ke kita,dalam hal apapun.

Dan pertolongan Tuhan itu sangat misteri,rahasia hak Tuhan sendiri,jika Tuhan sudah berkenan pasti selalu ada jalan.

Manusia hanya berkewajiban carilah jalan keridhaan Tuhan.

Dan saya dalam hal ini semakin malu pada Tuhan,saya malah berpikir terus malu karena selama ini saya masih sangat kurang untuk selalu menolong sesama.Masih banyak kurang untuk beramal shaleh dan masih jauh dari akhlak mencapai ridlo Tuhan.

Saya malu pada Tuhan yang hampir setiap detik selalu menolong saya,padahal saya sangat kurang untuk menggunakan tubuh dan jiwa ini untuk menolong orang lain dan sesama makhluk.Padahal ibadah saya masih jauh dibawah standar,padahal saya pasti tiap saat selalu kesalahan-dan kekurangan yang diperbuat.Saya malu ke Tuhan karena Dia tidak perhitungan dalam menolong saya.

Tetapi yaitulah saya masih punya satu meskipun sepertinya sudah agak lapuk untuk harus dipelihara lagi,disegarkan lagi,yaitu besyukur saya masih punya satu kekuatan yaitu saya masih PERCAYA bahwa Tuhan masih ada,dan selalu menyayangi saya,termasuk semoga selalu melindungi dan menyayangi anda sekalian pembaca setia dan kita semua.Amin.

Astagfirullahhaladzim.

Terpopuler