Jumat, 30 Maret 2012

Bergerak dan Lakukan !


Ide atau gagasan untuk membuat hidup kita lebih baik adalah hanya akan jadi "sekilas info" saja di kehidupan kita,jika tidak segera di praktekkan.

Kebiasaan menunda-nunda dengan dalih menunggu saat yang tepat,menunggu segalanya sempurna,mantap dan lain-lain hanya akan mengaburkan ide yang muncul tadi,lalu biasanya ide atau cita-cita itu akan musnah ditelan masa dan di lalap sang waktu.

Bila sudah ada kepastian tentang suatu ide dan tujuan tertentu,maka segera lakukan,lihat kata "segera" yakni bukan cepat tetapi segera,artinya bergerak tepat tidak lambat,dan segera mengambil tindakan.

Misalnya ketika muncul ide untuk membenahi ruangan dapur yang kacau balau,ide muncul tetapi akan banyak godaan yang hadir,misalnya : ah nanti saja kalau sudah siang,nanti saja kalau sudah pulang anak-anak biar ada yang membantu,atau nanti saja sore hari,malam atau tengah malam..?,kemungkinan besar ide tersebut tak akan terlaksana,karena misalnya sesudah hari agak siang mendadak ada urusan dengan tetangga,sore hari anak-anak minta diantar ke ekstra kurikulernya,atau malam hari wah takut sinetron bersambung ketinggalan dan saya yakin ide untuk mebereskan dapur tak akan terjadi sampai keesokan harinya.

Dapur tetap saja kotor dan berantakan,karena ide anda tidak segera di laksanakan,anda tidak bergerak,anda tidak langsung bertindak.

Biasakanlah kebiasaan bertindak secara aktif jangan menunggu sampai sesuatu terlihat sempurna.

Biasakan tubuh bergerak secara Mekanis untuk segera mempraktekan ide baik kita.Nanti setelah anda tercebur ke ranah ide anda tadi,maka semua variabel dan faktor pendukung dengan sendirinya akan berdatangan seirama dengan gerak praktek mekanis tubuh anda,semua faktor pendukung akan menghampiri dan terbuka,bahkan dari yang tadinya tidak disangka dan luput dari perhitungan anda.

Misalnya,di saat subuh jam 4 atau 5 pagi,muncul ide untuk membersihkan dan membereskan dapur,maka segera setelah ide muncul,gerakan tubuh dengan mulai beraksi,mengambil sapu lalu segera menggeser meja makan atau kursi,lalu segera ambil kantong tempat sampah dan terus nanti setelah gerak mekanik tubuh anda bergerak akan muncul faktor-faktor pendukung,misalnya dengan tak disangka anggota keluarga anda membantu,atau ada ide untuk mengecet kembali dan langsung dikasih sama suami atau isteri anda.

Intinya setelah gerak mekanis tubuh anda beraksi,maka segala keraguan yang tadinya sebagai penghambat dan penyebab malas untuk beraksi,namun jikalau segera bergerak, bertindak maka segala ketakutan dan kekhawatiran di awal muncul ide akan tersingkirkan dengan aksi-aksi mekanis tubuh anda.

Contoh lain,ketika saya mau membuka akun di Kompasiana.com,banyak sekali hal-hal pembunuh ide saya itu,saya banyak berdalih ketika itu,ah saya pasti malu kalau saya mengirim tulisan,tulisan saya tidak sehebat mereka yang keluaran sarjana sastra atau bahasa,bahkan tentang EYD saja saya sudah lupa-lupa ingat,tulisan saya pasti banyak di tertawain mereka yang kebanyakan disana penulis-penulis yang sudah jadi,yang sudah beken,atau para rekan penulis yang sudah senior-senior,malu....takut...dan tulisan saya pasti banyak yang meledek,menghina atau bahkan tak akan ada yang mau membaca dan segudang ketakutan yang dibikin oleh pikiran negatif diri saya sendiri.

Namun hanya dengan cara sederhana saya tepis ketakutan itu semua ,dengan serangkaian langkah mekanis,langkah pertama saya "klik" alamat situsnya,saya daftar dengan mengetik di keyboard komputer,saya menulis dengan berani walau belepotan tatabahasanya,walau tak bagus dan kelasnya amatiran,walau tulisan saya banyak yang salah ketik,banyak salah ejaan,banyak tanda baca yang ngaco,namun saya tak peduli,saya terus melaju dengan tindakan saya,saya terus bergerak,anggota tbuh saya terus beraksi,saya terus mengetik dan membuat tulisan lalu saya klik "publish" dan munculah tulisan saya di situs kompasiana.com

Akhirnya gagasan aku untuk ikut tampil di kompasiana yang tadinya sangat takut,karena berbagai "keminderan" karena saya banyak kekurangan tentang hal itu,tercapailah sudah,tulisan amatiran saya muncul di sana haha..,lalu apa yang terjadi tulisan perdana saya di sana dibaca hampir 100 hit di dua jam pertama setelah tayang,dan banyak yang berkomentar menyambut baik kehadiran saya disana padahal saya belum kenal secara dekat dengan teman-teman disana.Ternyata semua ketakutan di awal muncul ide ini tidak nyata semuanya,dan ide gagasan pribadi saya kini jadi kenyataan.

Maaf, ini hanya contoh bagaimana kekuatan kebiasaan bertindak akan mengantarkan sebuah gagasan kita ke kenyataan.Tercapainya tujuan kita.

Salah satunya contoh aktual pengalaman saya  di atas.Lalu setelah sekian lama bertindak di kompasiana.com,maka saya terus banyak mendapat ilmu dan wawasan dan dengan sedikit demi sedikit kita terus semakin banyak faktor mendukung menghampiri kita,semua elemen pendukung gagasan kita terus berdatangan dan menghampiri kita disaat kita sedang bergerak melakukan sebuah tindakan mewujudkan gagasan awal tadi.

Tangkaplah ide dan gagasan hidup kita !,lalu lakukanlah gerak mekanis tubuh kita,bangkit beranjaklah.Hampiri semua ketakutan yang belum pasti di depan kita.Dan tepiskan dengan berbagai rangkaian gerak anggota tubuh kita.

Contoh lain misalnya,bila anda punya gagasan mau bisa mengendarai sebuah mobil,maka segeralah bertindak mekanis tubuh anda,yaitu ambil kunci  kontak--hampiri mobil--duduk dibelakang kemudi--starter--dan masukan perneling--maka mobil akan maju--dan anda sekarang sudah jadi pengemudi.....! (sebagaimana gagasan awal ingin bisa mengemudi mobil).

Bayangkan jika tubuh hanya diam tak bergerak apapun,gagasan ingin bisa bawa mobil hanyalah sebuah angan belaka,bahkan sampai meninggal tak akan kesampaian hehe.

Masukkan persneleng dan majulah...! (ini gerak mekanis tubuh anda,yang mengantar ide ke kenyataan).
Selamat pagi.Selamat menangkap ide-ide yang baik dan bertindaklah segera !
Salam.

Kamis, 29 Maret 2012

Parahyangan populer juga dengan nama Priangan

Konon karena keadaan alam tanah Priangan yang di kelilingi dan di penuhi gunung-gunung dan tempat tinggi,yang menurut kepercayaan karuhun, (orang-orang tua Sunda buhun,jaman baheula),adalah tempat bernaungnya para hyang (dewa),Maka wilayah yang meliputi sekitar Cianjur,sebagian Sukabumi,Bandung,Garut,Tasik,Ciamis dan Sumedang serta wilayah Jawa Barat selatan populer dengan sebutan Parahyangan atau Priangan.Maknanya sebagai tempat yang tinggi tempat yang dipercayai sebagai alam habitatnya para dewa (hyang).

Menurut legenda Sunda,tanah Priangan diciptakan para dewa ketika para dewa sedang tersenyum dan sedang mood untuk memberkahinya.Maksudnya untuk menggambarkan alam Priangan yang elok dan subur makmur serta indah.Sebagian besar penduduknya berbahasa sehari-hari bahasa Sunda khas Parahyangan.
Termasuk jaman dahulu..(maklum kan jadul belum banyak internet dan belum banyak informasi media seperti saat ini,hehe...),terkenal dengan kecantikan-kecantikan gadis Parahyangannya (mojang Priangan).

Padahal sebenarnya ya banyak juga alam yang indah-indah nan elok di seluruh bumi Nusantara ini,termasuk para gadis cantik juga terdapat dimana-mana malahan sekarang mojang-mojang "geulis" banyak berpindah tempat ke dunia maya,di facebook di twitter di dunia maya lainnya.Mau yang bagaimana di dunia maya ada,yang jelek,yang cakep,yang nyleneh,yang sok alim,yang alim beneran,yang kudung,yang berjilbab,yang aneh,yang tertutup,yang telanjang wah segala macam mojang membludak pokoknya.

...mulai deh ngawur haha...balik deui ka topik..!

Ini hanya opini saja gan,mungkin,ini mungkin ya karena alam indah dan segala macam kesuburan tanah syorga itu pulalah banyak pemuda-pemudi di priangan yang terlena,termasuk para orangtua juga hehe.

Terlena dengan alam yang memanjakan,keindahan kampung halaman menjadikan sebagian besar warga di Priangan enggan bepergian jauh dari rumahnya,kurung batok ya itu zaman dulu...(ah jangan berdebat dulu ya kalau enggak setuju kita bicara blak-blakan saja..untuk maju harus jujur menilai kelebihan dan kekurangan diri ,bukan ?),eh..lagian siapa yang tak setuju..?,..ya kali aja perasaan saya ada yang protes tuh pembaca haha...!..nyantai ya gan...!

Terlena karena saking indahnya kampung halaman,indah dan subur sehingga ini jaman dulu ya,sehingga kebanyakan orang tua dahuluuu...merasa tidak perlu untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang tinggi-tinggi,karena cukuplah mengolah  kebun dan sawah atau jadi kuli kontrak di perkebunan-perkebunan sekitarnya,atau sebagian lainnya mojang priangan di suruh cepat nikah saja,..eits sekali lagi ini jaman dulu teteh,,akang.

Jaman dahulu mana..?,ya jaman yang ngerasa saja,,sulit kalau ditanya tahun berapa,abad berapa,kerajaan apa ?jaman apa ?,pokoknya jaman seperti halnya saya tulis demikian.

Mojang di Priangan jaman dahulu kalau sudah lulus SD cukuplah,lalu harus segera menikah satu atau dua tahun kemudian.

Wah enggak begitu amat deh..?!,iya jaman sekarang enggak begitu amat,ini cerita jaman dahulu amang..!Jaman dulu..?

Wah saya benar-benar tak bisa terus nulis ini ulasan tentang sekilas Parahyangan dengan lengkap,karena memang ini bukan artikel sejarah atau apapun,bukan pula artikel ilmiah,wah jauh..!,tulisan ini hanya sebuah coretan humor ringan saya sebagai anak priangan,mantan jajaka priangan,lha..kok mantan ?,deuh....ya iya saya kan udah enggak jajaka (pemuda) lagi..sekarang sudah mantan jajaka tetapi sudah jadi kolot Priangan,kalau begitu sesepuh ya..?,wah tidak juga, sesepuh artinya tokoh.saya bukan tokoh...atau sesepuh .tapi "Saya sudah Sepuh"...Tua..saya orang dewasa Priangan.

Sebagaimana biasa manusia di manapaun di seluruh dunia,pasti ada adat budaya yang baik dan ada pula kebiasaan-kebiasaan jelek.

Apalagi hari gini,seolah batasan antar perbedaan wilayah ipoleksosbudhankam hehe kaya PMP ya,sangat tak terbatas,globalisasi informasi dan transportasi yang sangat maju,menjadikan adat kebiasaan suatu daerah tertentu tak bisa dipertahankan keorisinalannya,keasliannya,mau tidak mau harus menerima proses akulturasi di berbagai bidang,campuran di berbagai bidang,kalau mau maju.

Maka dari itu saya "heurin ku letah" (agak sungkan), kalau mau nulis tentang adat kebiasaan yang jelek-jelek" tentang tanah kelahiran saya.

Karena ukuran jelek dan buruk kebiasaan atau gaya hidup sekarang sudah banyak berubah,berubah dan berubah serta bersifat umum.

Namun ada satu hal yang bisa kita perhatikan,yaitu suka sungkan untuk bicara terbuka dan blak-blakan terbuka,dianggap merubah pakem dan lain-lain,apalagi membuka bobrok kelemahan lingkungan sendiri dianggap kurang ajar.

Padahal mengungkap kelemahan diri atau lingkungan secara objektif,lalu di jadikan pembelajaran untuk merubah ke arah yang lebih baik itu mutlak perlu untuk sebuah perubahan dan perbaikan.

Kalau banyak sungkan dan enggak boleh,yang diungkap yang baik-baik saja,yaitu tadi jadi Terlena dan lambat untuk berubah menjadi maju.Lambat.

Itulah salahsatu kelemahan kami eh saya haha...Belum apa-apa,berbuat apa belum disimak dengan lengkap sudah banyak yang mendebat,sudah banyak yang "poporongos" bahwa itu tidak baik,ini tidak baik sambil dirinya sendiri ngumpet di belakang.Bahkan sesekali "menikam" di belakang di balik kursi.Sama saudara sendiri.

Wuih kalau ini bukan kebiasaan orang Priangan saja,bisa marah lho semua orang Sunda..iya-iya...sikap begini sudah menjadi penyakit bangsa saat ini...penyakit semua yang jiwanya pada sakit.

Makanya baca yang tuntas jangan menyimak setengah-setengah,yang setengah-setengah itulah yang selalu membuat konflik,berbagai konflik karena salah paham.

Ya jelas dong kalau setengah-setengah,mana isteri akan puas.....!,hah..nah ini lagi,satu kebiasaan jelek,selalu mengalihkan topik dan selalu "jaka sembung" tidak nyambung.

Biarin..! gue-gue eluh-eluh..kumaha dewek bae (gimana saya saja,kasar)...,nah itu satu lagi keluar juga ya..kalau dipancing !

Ya pembaca sudah dulu tulisannya,nanti bisa menggelontor tak karuan tulisan ini...hehe.Bisa banyak yang tersinggung kalau diteruskan,ya saya sendiri maksudnya yang tersinggung hehe.

Hanya humor saja,Humor itu kan tidak harus lucu..!Ya kan..?,ya enggak tahu..!Iya...sudah...!

Sumber dan referensi :wikipedia.id dan sumber lain serta pengalaman penulis.

Mencari Pasangan calon Suami atau Isteri


"Wah, mencari teman buat bergaul jaman sekarang sangat gampang mas,tapi kalau untuk dijadikan suami malah susah",kata seorang teman wanita yang umurnya sudah mendekati angka 34 tahun,masih melajang.


Sama dengan Mas Ramelan,teman pria yang sudah hampir 35 tahun masih juga melajang,sorangan bae,suatu waktu dia berkata pula," Wah bener mas,cari wanita buat dijadikan isteri saat ini susah,ya kalau hanya sekedar wanita sih banyak,tetapi yang sesuai dengan kriteria saya susah minta ampun,"ujarnya.

Kriteria...?,ah apaan ini..?,ukuran..? syarat-syarat..? kayak mau daftar sekolah aja pakai syarat-syarat haha..atau mau melamar kerja pakai syarat-syarat ya,,?lalu di interview,tanya ini tanya inu ..itu..ini itu,,diterima kagak ah..cape deh hehe..!

Apakah penting bila untuk memilih buat pasangan hidup harus punya kriteria tertentu,jawabnya ya pada umumnya pasti harus dunk..

Ingat penggalan syair salahsatu lagu bang Rehoma ..Rhoma Irama  :

Cantik pun perlu,tampan pun perlu - Untuk gairah cinta
Tapi akhlak mulia,diatas segalanya....


Sebenarnya jangan terlalu muluk-muluklah dengan kriteria dan standar yang kita pasang,karena kalau yang mau sempurna tak akan menemukan sampai kiamatpun..oh ya sampai kiamat loh..tak kan menemukan pasangan yang sempurna,jadi kalau memasang "tarif" hehe..terlalu tinggi,alamat bakal tak laku-laku dikau.

Coba saja alternatif berikut,tip sederhana saja buat rekan wanita yang masih mencari pasangan atau masih menimbang-nimbang pasangan hidupnya.Carilah pria yang: (diusahakan cari yang beginoo..tapi tip ini bukan harga mati gan..).

1. Yang Kaya,Tampan,Akhlaknya bagus dan dari keturunan keluarga yang baik-baik.
terjemahan ini wuiahh..panjang banget gan..hehe enggak usah saya ulas ya cape,dengerin dari guru-guru anda saja deh atau dari ustad-ustad dan pemuka agama anda..

2.Cari yang rumah asalnya masih satu kampung atau satu kota atau paling jauh satu kabupaten deh,wkwk...alasannya bila terjadi perayaan hari lebaran,atau ada kematian keluarga,atau ada penikahan dan hajatan keluarga kedua belah pihak,tidak terlalu banyak makan duit buat ongkos-ongkos,mudiknya gampang,dan waktu bisa dipersingkat..?,kalau jauh ya.....berat diongkos gan..belum waktu yang lama,belum masalah domisili anak suka ribet dan lain-lain.Kalau jauh juga jadi tambah anggaran fulsa ribet aja deh..apalagi kalau penghasilan keluarga pas-pasan.

Tapi ya terserah mbak-mbak deh..

3.Cari calon suami yang tidak nganggur,jelas dong kalau suami pengangguran wah payah deh mau dibiayain pakai apa jaman gini,ah ribet deh kalau suami anda pengangguran,gak usah diterangkan ah anda tahu sendiri deh..

4.Cari yang tahu benar rumah orangtua atau keluarganya,cek ricek tempat kerjanya sesuai dengan pengakuannya,hati-hati dengan banyak lelaki penipu.

5.Cari yang tidak terlalu jauh beda umurnya,ya paling beda 5 atau 10 tahun deh dari umur anda lebih tua.

6.Cari yang tidak impotent,yah..cari tahunya ya anda tahu sendiri deh,masa harus saya jelaskan haha.

7.Wah masih banyak kalau ditulis kepanjangan,cari yang sesuai dengan anda seuai dengan selera anda,jangan sampai menyesal dikemudian.

Bagi pria tip memilih calon isteri :

1. Carilah isteri yang mau dan berkepribadian jika di dapur sebagai master koki yang baik,jika di meja makan seperti kepribadian seorang Ibu,dan di ranjang seperti gaya maaf "pelacur",dan tentu saja berakhlak baik,dan penurut selama nasihat suaminya baik-baik.

Masih banyaklah..tetapi kalau terlalu banyak nanti malah enggak dapat-dapat pasangan hidupnya.Berusaha terus berdoa.

Lalu Bagaimana setelah Bergelar "Haji" atau "Hajjah" ?

Oleh : A Wierodjampang

Beberapa orang Indonesia atau hampir semua orang, suka sekali menambahkan gelar,titel atau embel-embel sesuatu di depan nama diri baik sebagai gelar,atau titel yang didapat secara formal melalui jenjang pendidikan atau gelar yang informal,keturunan dan lain sebagainya

Rabu, 28 Maret 2012

Siap Bangkrut di Usia Muda !



Oleh : Aang Wierodjampang

Menjadi seorang wirausahawan atau wiraswastawan yang harus bergerak mulai dari nol, tidaklah seindah dan seasyik wisatawan apalagi seenak jutawan,karena di awal-awal buka usaha harus disiplin di berbagai bidang,kalau disiplin kurang pasti yang menjemput bukan keberhasilan malah kehinaan dan kesengsaraan,bangkrut!.


Wirausaha adalah kegiatan atau proses yang membuat jenis usaha mandiri,membuat lapangan kerja sendiri,menghasilkan uang atau jasa sendiri ,tanpa tergantung kepada pihak lain atau atasan.Dalam hal ini yaitu kegiatan yang menciptakan mesin uang sendiri.

Karena mandiri tersebut seorang wirausaha harus mempunyai insting judi yang baik (mampu mengelola hoki),mampu menjadi manajer yang cerdas,mampu memimpin,mampu bersinergi dengan pihak lain,mampu menerima segala resiko buruk atau baik,dan siap investasinya bertambah berlipat atau malah sebaliknya bahkan harus siap pula kehilangan semua investasi dan hartanya,sebagai resiko untung rugi sebuah kegiatan usaha (bisnis).

Resiko berjalannya ketika membuka suatu usaha ada tiga secara umum,satu usaha maju dan beruntung, mempunyai dan menghasilkan laba terus-menerus,kedua usaha dalam keadaan jalan ditempat,untung tidak rugi pun tidak, hanya bisa hidup beroperasi saja,ketiga usaha yang terus merugi-dan merugi lalu bangkrut atau berjalan tetapi rusak selalu minus dan minus,tidak sehat, biasanya type terkahir ini akan segera berakhir dengan kebangkrutan.

Sebagai calon atau seorang pengusaha mesti sangat mengerti dan mampu bersikap bijaksana terhadap kondisi ketiga hal tersebut.Maaf saya tak bermaksud menggurui anda,yang mungkin anda lebih tahu dari saya apa dan bagaimana itu tentang pengusaha.

Tulisan ini hanya sebagian kecil saja dari semilyar ilmu pengetahuan tentang wiraswasta,seperti biasa tulisan ini hanya tulisan ringan saya apa adanya.

Siap bangkrut !


Artinya bukan berkeinginan dan bertujuan untuk bangkrut,tetapi secara mental ketika kita melangkah ke dunia usaha,harus sudah mempersiapkan dan mengantisipasi diri bila kebangkrutan benar-benar terjadi pada usaha kita,ketika jatuh bangkrut beneran,mental kita tidak "down" tidak shock dan stress,tetapi sudah siap dengan strategi baru berikutnya.Dengan siap bangkrut di saat "start" buka usaha yakni mawas diri dan mempersiapkan dalam planning awal anda,masukan ke agenda pribadi langkah-langkah alternatif yang mungkin dilakukan jika kebangkrutan  melanda.

Dan satu hal lagi,siap bangkrutlah ketika usia masih muda,sekitar usia 20 sampai 30 tahunan ,maknanya segera! jika mau berwirausaha,gambling di dunia bisnis cepatlah mumpung masih usia anda muda,ketika tubuh dan jiwa masih kuat dan serba segar,semangat yang masih menyala-nyala,mobilitas yang masih tinggi dan kekuatan otak dan pikiran masih dalam kondisi fit.

Dan seandainya terjadi kebangkrutan di usia muda,anda akan cepat pulih karena ditopang oleh power tubuh dan jiwa yang masih bugar dan sehat,termasuk masih panjang sisa waktu untuk segera memulihkan kebangkrutan kita.

Kebangkrutan bila terjadi di masa muda,yakinlah ketika anda melangkah lagi di usia matang selanjutnya,anda telah bertambah wawasan dan ilmu yang kongkrit dari dunia bisnis,hal ini memungkinkan anda lebih dewasa,lebih matang dan mantap melangkah lagi di sesion berikutnya.

Faktor usia memang tidak pengaruh dalam hal semangat,tetapi tak dapat dipungkiri bahwa faktor kondisi fisik,kesehatan dan kebugaran tubuh mempunyai pengaruh signifikan terhadap gerak langkah sebagai seorang wirausahawan.

Maka dari itu,usahakan jangan bangkrut lagi di usia umur 40 tahun ke atas,karena kondisi tubuh anda sudah tidak "sebagus' masa-masa sepuluh tahun yang lalu.

Akan lebih baik bila berpikir logis dan rasional menyikapi usia kit,jangan terlena oleh teori bahwa usia tidak mengambat apapun dalam memulai sebuah  Usaha atau "gambling"di bisnis,secara semangat memang iya betul umur tidak pengaruh,tetapi kenyataan semakin tua semakin lemah daya kita.Kenyataan riilnya demikian.

Bagi para kawula muda sahabat pembaca blog ini,ayo selagi muda giat dan bekerja dengan baik dan bijaksana,bekerja dengan giat,keras dan cerdas,agar di hari tua di usia menjelang senja 40 tahun keatas anda tidak masih disibukkan dengan segala bentuk kesibukan mencari harta,di usia 40 tahun ke atas,seharusnya,idealnya sudah harus berjalan mapan dewasa dan sedikit telah menikmati hasil-hasil masa muda dahulu.

Bangkitlah anak muda..!

Berfantasi ketika "Making Love" ?

                                          Berfantasi ketika ML dengan pasangan sah..?

Making love disini khusus bagi yang sudah suami isteri sah,kalau yang belum sah menurut agama,ya jangan dulu berhubungan intim,apalagi sampai berhubungan seks seperti layaknya suami isteri,bukan apa-apa kalau masalah dosa yang tanggung-tanggung sendiri sih..tetapi ya jaga diri dululah entar yang rugi anda berdua,bisa kacau jalan hidup anda kalau terlepas kendali si imron di awal-awal..atau kalau sudah ngebet pengin "kawin" ya segera deh menikah resmi hehe.

Tak dapat dipungkiri jika di awal-awal hubungan dua lain jenis laki perempuan semangat untuk 'ngeseks" pasti selalu menggebu-gebu,normal sih..justru kalau tidak menggebu ya gak normal malahan harus berobat ke Ma Erot cs hehe.

Namun dibalik menggebu hasrat itu,bagi yang belum resmi menikah coba tahan dulu,meskipun sebenarnya mana tahan juga,solusinya kalau belum resmi nikah,jangan banyak berduaan melulu kalau lagi kencannya,ya minimal harus ada tiga orang di lokasi dan ah tentu anda lebih tahu dari saya bagaimana mengantisipasinya.

Ya misalnya dengan "meningkatkan iman dan taqwa..cieee..." hehe..yaiyalah ngutip kata ortu-ortu dulu nggak ada obatnya buat meredam si imin dan hasrat ngeseks duluan ya iman dan taqwa itu.Yaitu mempertebal imtaq setebal tembok Berlin,wkwk temboknya udah runtuh kok.haha.

Enggak tahulah saya,yang jelas cepatlah menikah jika hubungan pacaran sudah makin dekat,akrab dan intim.Ribet dan cape deh kalau mencari teori buat ngantisipasi desakan dahsyat si imin yang sangat kuat itu.

Balik ke topik...,

Ketika sudah nikah dan hidup bersama,bertambahlah kebutuhan primer (pokok) seorang manusia,yaitu selain sandang,pangan,papan juga sekarang ditambah dengan "adegan ranjang",tak usah risih bahas ini sebab sudah selayaknya suami isteri mempelajari apa dan bagaimana tentang hal ini.

Hubungan intim suami isteri berperan besar bahkan sangat besar dalam keutuhan dan kelanggengan sebuah lembaga perkawinan,karena tidak sedikit yang bercerai berai,berselingkuh,atau awet rajet kehidupan perkawinannya hanya karena masalah ranjang ini.

Bisa isteri tidak puas atau sebaliknya suami yang tidak puas dengan pelayanan ranjang pasangannya,tentang kepuasan inilah yang selalu jadi bahan perbincangan para pakar seks dan ilmu-ilmu di bidangnya.

Karena saya bukan pakar apa-apa,hanya pakar makan saja hehe..maksudnya tukang makan gitu,makanya tak bisa ulas habis ini tulisan tentang seks dan perkawinan di artikel ini..(sebenarnya bukan srtikel lagi..hanya catatan ringan saja),mengulas sedikit tentang ranjang di rumah tangga.

Saya rasa pasti pada umumnya gelora..wuihh..gairah,hasrat dan keinginan berhubungan intim ketika sedang pengantin baru adalah puncak dari segala kegairahan itu,dengan catatan pengantinnya semua sehat,tidak dijodohkan,tidak pernah seks ria sebelum nikah,seks pranikah,atau yang lurus-lurus deh selama pacarannya.Pasti di saat acara "belah duren" akan merupakan momen yang tak akan terlupakan..?.(hm..masihkah hal ini berlaku di zaman sekarang..?,ya jawabnya saya gak tahu juga..belum pernah survei saya..dengan alasan ngapain survei yang begituan hehe lagian gak ada dananya buat biaya surveinya.Kesimpulan wkwk..terserah masing-masinglah..rahasia masing-masing.Apakah masih berkesan di malam pertama atau malah sudah bosan,karena malam pertama setelah pernikahan durennya sudah terbelah..?!

Supaya enggak ngawur temanya,kembali ke judul atau ke topik gan..!

Hasrat berhubungan suami isteri di tiga bulan pertama berkeluarga pasti sangat greng dan menggebu,lalu setelah satu atau dua tahun berkeluarga ya sedang-sedang saja,nah ketiga dan seterusnya apalagi sudah hadir junior-junior di tengah keluarga,biasanya hasrat untuk berhubungan akan semakin berkurang dengan berbagai sebab.Ya banyaklah sebabnya tak usah di urai disini urai aja sendiri wkwk..

Hasrat berhubungan akan berkurang bisa dimulai dari isteri atau malah dimulai dari suami lemah hasratnya,dari berbagai sebab menurunnya hasrat itu sebagian besar adalah karena sudah "Bosan dan Jenuh",ya namanya bersama terus tiap hari tiap saat ya jenuh juga pasti.

Lalu,dari sekian teori penghilang kejenuhan di ranjang untuk suami isteri,agar di lakukan berbagai modifikasi gaya dan suasana,tetapi ya tetap juga lama-kelamaan akan jenuh juga,ada satu lagi jurus agar tidak jenuh yaitu berfantasi dengan wanita atau pria idaman masing-masing dikala sedang berhubungan suami isteri.

Nah,eits entar dulu jangan mau mendebat hehe..layak atau tidak layak,boleh atau tidak boleh,baik atau tidak baik nah itu urusan yang masing-masing,gak usah debat deh capeee...hari gini masih mau debat-debatan ,,wkwk ketinggalan tuh..

Hal apapun semuanya,baliklah ke diri masing-masing,selama tidak merugikan dan menganggu hak-hak umum dan oranglain.

Karena hal apapun termasuk urusan-urusan pribadi kita,hanya diri sendirilah yang paling tahu apa pantas atau tidak,baik atau buruk bagi diri sendiri,hanya diri kitalah yang paling tahu dengan pasti urusan pribadi kita yang aslinya,karena ini masalah pribadi sangat privat,lain lagi deh kalau urusan publik,mau debat dua puluh empat jam ya mangga silahkan asal jangan mengganggu saya dan pembaca saja ya kan..hehe.

Berfantasi seks ketika ML dengan pasangan resmi anda,baik atau buruk.silahkan nilai sendiri..!hehe.Lagian apa susahnya sih berfantasi,gratis dan dijamin tidak ketahuan orang lain serta tidak berbatas,bebas berfantasi seliar dan sedahsyat fantasi anda,wong namanya juga fantasi kok.

Permisi dulu mau berfantasi juga nih,fantasi mau buat fiksi kalau saya mah..bye.!

Selasa, 27 Maret 2012

Menciptakan Sukses-sukses Kecil Sehari-hari


Sukses artinya berhasil mencapai suatu tujuan,dan tujuan adalah hal yang paling penting di dalam hidup,dengan hidup mempunyai tujuan tertentu,perjalanan hidup tidak akan ngawur dan tak tentu arah,dengan punya tujuan, hidup kita jadi teratur,terencana,terarah dan mantap menatap serta berusaha mencapai tujuan yang dimaksud.

Tujuan hidup bermacam-macam dari tujuan terdekat,terkecil sampai tujuan besar dan sebagian maha besar,ultra besar,neo besar,super besar dan besar-besar lainnya.

Dari sekian rentetan dan macam-macam tujuan yang pada umunya besar-besar,jangan lupakan hal-hal kecil,karena sesuatu yang besar di dukung oleh hal-hal kecil,sukses-sukses kecil.Kumpulan dari sukses kecil akan membuat sukses besar.

Sebut saja misalnya sukses kita berhenti dari kebiasaan merokok,sukses kita jadi giat bangun tidur di saat sebelum waktu subuh,sukses kita selalu giat membersihkan badan setiap hari,sukses kita tidak malas untuk membereskan selimut ketika bangun tidur,sukses kita jadi ibu rumah tangga yang pandai mengatur uang anggaran dengan bijaksana,sukses bisa menahan makanan yang terlalu berkolesterol tinggi,sukses kita bisa menunaikan ibadah rutin setiap hari,sukses bisa berolahraga paling tidak selama lima menit sehari walau hanya jalan kaki saja di depan rumah dll.

Banyak hal- hal kecil,kesuksesan kecil yang kadang terlupakan atau malah dilupakan,padahal hal kecil tersebut akan menjadi pondasi untuk modal dasar menambah tenaga dan power dalam meraih sukses yang besar dikemudian.

Sebut saja disiplin untuk selalu tidak terlambat "sarapan pagi",sarapan pagi yang disiplin akan membuat tubuh dan sitem metabolisme tubuh menjadi baik berjalan lancar dan sehat,paling tidak tak masuk angin,tidak mudah terkena penyakit demam,penyakit maag dan lain sebagainya,intinya dengan disiplin selalu sarapan pagi,tubuh akan jauh dari penyakit,membuat kondisi badan bagus,berenergi dan selalu ready setiap saat.

Jika lalai "sarapan pagi" berbagai gangguan kesehatan akan muncul,misalnya penyakit maag,lambung akan mual-mual,perih,terasa kembung dan emosi tidak stabil.

Bagaimana akan berpikir sukses dan bertindak sukses yang besar,emosi dan pikiran kita saja terganggu hanya karena telat sarapan.

Mulailah dengan selalu sukses "sarapan pagi" dan mandi pagi,serta bangun di awal pagi saat subuh menjelang lalu setelah ritual bertemu Tuhan (shalat) berolahraga sebentar hiruplah oksigen segar di pagi hari.Rasakan semangat dan kesegaran tubuh anda,dan peluang meraih sukses yang besar-pun akan terbuka,karena lahir bathin kita sehat dan bugar,tidak sakit-sakitan.

God willing.

Meluangkan Waktu Khusus "Sendirian"

Bila anda seorang "pencari teman kelas berat "?, artinya anda hidup maunya berteman ditemani satu atau lebih teman setiap waktu dan setiap saat,bahkan ada yang tidak tahan dengan kondisi "sendiri' walau sekejap mata pun,jiwa dan tubuh selalu minta teman di dalam suka maupun duka,apalagi jika punya masalah sulit,punya masalah pelik ?

Manusiawi,dan normal saja.

Kita lihat bagaimana ramainya sebuah komunitas,bagaimana facebook dan twitter serta jalinan pertemanan lainnya begitu cepat dan berkembang besar dengan anggota puluhan juta orang,bagaimana sebuah perkumpulan-perkumpulan pertemanan menjadi ramai banyak anggota yang daftar di sana,atau bila anda sedang suntuk di rumah anggota keluarga sedang berada diluar rumah dan anda sendirian,pasti suatu waktu anda akan segera ngeloyor pergi demi mencari beberapa teman,entah itu teman ngobrol atau sekedar teman untuk sekedar hadir saja,agar tubuh tidak sendirian.

Atau bila sedang punya masalah besar,pelik dan terasa sulit dipecahkan,maka pada umumnya segera keinginan mencari "teman' itu singgah di pikiran kita,tidak sedikit mereka mencari para penasihat diri,mulai dari mencari seorang guru spiritual,tokoh agama sampai banyak yang curhat ke paranormal.

Salahkah ?,oh tentu tidak salah,toh mencari teman itu bebas-bebas saja dari kalangan manapun dan dengan siapapun,masalah manfaat atau tidak manfaat tergantung bentuk dan perkembangan pertemanannya di kemudian waktu.

Pertemanan yang sehat,yang tidak sehat,yang baik atau tidak baik tujuan yang sebenarnya adalah ingin hanya sekedar ada teman bicara,"teman ngomong" baik omong kosong maupun omongan bermutu.

Pertemanan yang dengan tujuan ingin mencari pendapat sana-pendapat sini lalu saling curhat-curhatan atau malah yang satu curhat yang kedua mendengarkan dan memberi masukan atau solusi.Terkadang solusi pemikiran untuk memecah masalahnya menjadi terlalu banyak, ada yang tepat atau kurang tepat malah tak sedikit sumbang sarannya sama sekali tidak akan nyambung.

Mengapa banyak yang tidak sesuai,tidak nyambung dan tidak tuntas ?

Karena saran dari orang lain diucapkan dan diutarakan hanya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan dirinya saja,sedangkan masalah yang engkau hadapi adalah masalah pribadi,masalah hati,yang merasakan dan melakoni adalah tubuh dan jiwa sendiri.

Meskipun anda curhat terlebih dahulu,tetapi "sejujur" apakah curhat anda ke teman bicara anda ?,tak menjamin akan tercurah semua bukan ?,curhat dirimu akan hanya tercurah paling banyak sekitar enam puluh atau tujuh puluh persen saja,tidak akan curhat seratus persen tercurah semua data masalah anda.

Dengan data yang tidak penuh tersebut,analisa teman curhat anda tidak mendapat data yang penuh,hanya data sebagian kecil saja dari curhat masalah anda,dan seterusnya dipastikan analisa dengan modal data setengah-setengah akan menghasilkan "nasihat solusi"yang hanya mendekati saja ke masalah,seolah sudah kena padahal masih jauh dari masalah anda sebenarnya,nasihat teman curhat anda berlaku bersifat umum,sehingga malah hanya menyelimuti masalah anda di luar "masalah inti"nya.

Nasihat yang umum dan bersifat universal ketika sesorang sedang dalam masalah pribadi pelik dan sulit,akan nampak "mengena",tetapi sebenarnya tak menyentuh inti masalah pribadi anda.Pada umumnya malah tambah bimbang dan semakin bingung,harus bertindak apa kemudian,setelah satu jam kemudian setelah mendapat nasihat dan masukan dari teman-teman atau yang memberi nasihat.Karena saking hadir berbagai alternatif solusinya,terlalu banyak masukan.

Meminta nasihat teman dan orang lain,pasti akan mendapat berbagai jalan keluar alternatif yang banyak,tetapi sekaligus juga akan membingungkan apa yang harus di sikapi,yang harus di dahulukan,atau malah apa yang harus diperbuat paling awal dan mendekati ketepatan.

Saya pengalaman dengan ini,setelah mendapat berbagai nasihat dari berbagai macam pendapat teman curhat,kita mendapat banyak alternatif pilihan kemungkinan langkah selanjutnya,tetapi bingung untuk memulainya,harus mulai darimana,dan bagaimana ?,untuk mengatasi kebimbangan itu salahsatu caranya:

"Coba meluangkan waktu anda untuk 'Sendirian' berpikir dan merenungi" sesuatu masalah itu.
(tafakur,semedi,nyepi,menyendiri)

Ya misalnya coba menyendiri di suatu waktu di tengah malam sampai saat subuh,benar-benar menyendiri atau di sembarang waktu pun tak mengapa,artinya kita berpikir dan merenung khusus untuk melihat masalah diri kita secara sendirian dan tenang,jujur dengan apa yang menjadi inti masalahnya.

Tingkatan ini hanya berlaku dan bisa untuk yang benar-benar sudah mau melihat problem pribadi dengan jernih sejernih-jernihnya,(lain cerita kalau yang masih percaya dengan nasihat solusi instant dari penasihat-penasihat diluar diri sendiri).Biasanya yang jam terbang hidupnya masih sedikit,pasti akan cepat melahap nasihat instant di luar diri dengan respon yang spontan,tetapi masalah intinya tidak tersentuh dan cenderung tidak tuntas,hal ini bisa saja kalau masalahnya bersifat teknis,namun jika masalah non teknis tentu tak ada salahnya cara menyendiri ini dilakukan.

Maksud saya bila masalah sebenarnya di dalam diri mau terlihat jernih,jujur,dan sebenarnya,hanya diri sendirilah yang lebih tahu dan paling tahu masalah sebenarnya diri ini,dan dari "kesendirian" pula akan terjawab jalan keluarnya.

Serta disertai keyakinan ketika di kesendirian diri lahiriah dan bathin kita,"serulah Tuhan kita!" Inilah maksud sendiri.menyepi atau semedi atau "menyendiri dulu "di tulisan ini.Menyendiri dalam arti dan cara yang sehat

Jangan menyendiri tidak karuan dan melamun sembarangan karena yang datang bukan ilham dari Tuhan,bisa-bisa nanti makhluk lain (Syetan yang datang hehe).

Selamat mencoba "menyendiri" menyeru Tuhan untuk mendapat "ilham" jalan keluar dari masalah sulit kita.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler