Kemajuan teknologi zaman sekarang memudahkan segala urusan termasuk masalah "kemanusiaan",tata kerja,tata kelola pelayanan publik, dikomentari bahkan dikritisi lewat media onlen atau media sosial oleh semua kalangan.
Baru-baru ini viral tentang postingan kecewa seorang ibu seorang bayi yang mau keluar dari perawatan RSHS Bandung yang bayinya ketika hendak keluar sudah ada di tangan wanita lain.
Karena lapar di ibu bayi menunggu antrian pulang maka dia turun dahulu ke lantai bawah,mungkin cari makanan dan bayi masih ditinggal di ruang perawatan.
Ketika dirinya dipanggil antrian si ibu masih di lantai bawah.Lalu menurut video dia,feeling seorang ibu memanggil untuk segera ke ruang antri.
Disinilah kejadian bayinya diketemukan sudah dipangkuan wanita lain.
Suster dan pihak Rumah sakit sudah mengklarifikasi kelalaian ini.Bahksn video ibu bayi ini sudah direspon pula oleh KDM gubernur Jawa Barat.
Dari sini kita mendapat pembelajaran bahwa saat ini pelayanan publik bisa dengan mudah diketahui oleh umum dalam detik per detik.
Berbagai bidang pelayanan dan kekecewaan publik bisa dengan mudah diupload dan disebar di berbagai saluran onlen.Terutama dari media jejaring sosial.
Manfaatnya tentu saja bagus dan besar,agar kontrol sosial zaman sekarang semua kalangan bisa melakukan.
Tentu kekurangan dan kelalaian yang terjadi di ruang publik bahkan ranah pribadi bisa dengan mudah dikontrol semua pihak.
Dengan demikian kinerja dan tata kelola yang kurang baik bisa segera diperbaiki saat itu juga.
Respon positif dari para pihak membuat kehidupan seharusnya sudah semakin membaik.
Meskipun kondisi demikian masih rawan pula untuk digunakan secara kotor,yaitu viralkan dengan cara fitnah, pembunuhan karakter, intimidasi, provokasi dan semacamnya.
Konten viral adalah dua sisi yang harus bijaksana menyikapi.
Sensor pribadi menerima konten viral adalah hal bijak harus kita lakukan agar tidak terpancing pada hal yang buruk.
Kita harus bijak menilai mana konten viral yang baik dan konten viral yang tidak baik.


0 Comments :
Posting Komentar