Rabu, 11 April 2012

Cerita Mini : Klimaks

Klimaks
Oleh : A.Wierodjampang


"mas aku horny nih...mojok yu..!" kuputuskan kalimat itu yang kuketik berikutnya,tidak kusangka si mas di seberang sana menjawab.


"ok..maksudnya mojok gimana..?" jawaban dari sana,ih pura-pura bloon nih anak..pikirku.


"ya mojok dunk mas..biasa..,ngeseks gitu..di video call " wah aku sengaja memancing menunggu reaksinya,beberapa menit berlalu,tak ada jawaban.lalu...


"wah aku tak biasa mbak,ajarin dunk..!(lalu pakai ikon nyengir).." ah kamu nyengir gebleg..rutukku dalam hati.
"yah kamu kan cowok mas..masa gue yang ajarin..." aku jawab lagi dengan mengetik cepat di keyboard.


Memancing reaksinya....


lama tak ada jawaban akhirnya aku penasaran kususul dengan chat berikut..


" mas,cepetan dunk aku dah horny banget nih..mau segera..aku kesepian mas..",..jiah aku pancing lebih dalam.


.......masih tak menjawab,gila kemana nih anak,apakah sibuk chatting dengan teman wanita lain..?,atau sedang mandi dulu,atau...?atau..? ah peduli amat tetapi ya tetap rasa di hati membara..walau kuusahakan tegar dan tenang.


layar acer 14 inchiku tetap tak bergeming,tak ada pesan masuk ke kolom chatting akunku..gila kemana nih anak ?


......coba aku pancing lagi..


"mas kok lama sieh,ayo dunk buka celananya..hidupkan kameranya..aku bener horny mas.." 
"iihh..kemanaaaa sieehh..mas aku udah enggak tahaann..aku kesepian mas..please puasin aku"
kususul dengan kalimat berikutnya.


Waktu terus beranjak ke tengah malam,tanda online akun dia masih menyala,hatiku semakin berdebar ingin aku rasanya menumpahkan segala rasa ini sekarang saja,aku ingin klimak saat ini,bener-bener sudah tak bisa kukendalikan lagi.


Aku harus puas malam ini,aku sebagai Dewi Seksi nama profilku harus bisa menaklukan nama Profil di seberang sana yang sedang chatting sama aku.


Nama profilnya bagus, Jaka Lelana dengan foto palsu sebuah gambar Tengkorak yang dipalang dengan gambar tulang,begitu kata Teh Mimin ketika aku tanyakan akun beliau ini nama profil Jaka Lelana.


kira-kira seperempat jam kemudian kolom chattingku terisi lagi, ya dari dia Jaka Lelana.


"halo sayang dewi seksi..masih on ?",tanya dia di seberang sana.
....masih oon aku dari tadi menunggumu ,hujatku dalam hati sambil tetap mengetik..dan berpikir harus tenang...,tenang...kendalikan nafsu liarmu..begitu kata hati.


"Dewi mau gaya apa nih..ayo mas ladenin.." chat berikutnya muncul,wah gila juga nih orang..aku balas,


"gaya apa aja mas..aku kan yang penting puas..hihi..wkwkwk" sengaja aku dibikin centil dikit.


"nih mas udah siap..hayo buka dunk kameranya.."..kubuka kamera web-nya..dan dia sudah nongol dengan wajah aslinya,ya... wajah kucing garong itu..wajah yang selama ini aku hormati....aku sayangi,...aku rindui.


Lalu kubuka kamera web di laptopku...dan..blits....terpambang aku dan dia, Dewi Seksi nama akun palsuku dan Jaka Lelana juga akun palsu suamiku.


Lalu mas Setyo Ramelan Setyadi, suamiku yang di akun palsunya di dumay Jaka Lelana itu terkejut bukan main,dia lalu bicara di kamera web itu jelas sekali " Mamah....???!!!"


....Aku tak kuasa menahan rasa sakit dihati ini dan aku dengan sekuat tenaga membalas percakapan telepon webnya berusaha dengan jelas,sekuat tenaga...


"O...Jadi suamiku suka begini ya kalau sedang online di dunia maya dengan teman-teman wanita di akunnya,"


"Iya Ayah,....ini aku Risma isteri ayah,sudahlah yah... besok ayah pulang ke rumah !,kita bereskan selanjutnya di Pengadilan Agama,.....kita Cerai...!!"


Dan klik komputerku kumatikan off.Pedih dan hati panas membara,Tuhan jodoh kami hanya sampai di sinikah?....


(Cerpen:AWD/2012)


Notes: semua nama dan tempat peristiwa hanya karangan dan mohon maaf kalau tertulis nama asli anda.
isi dan cerita ini hanya fiktif belaka,fiksi.terima kasih.

Cerpen :Kutemukan Cinta di Kota Bunga

Kutemukan Cinta di Kota Bunga
Oleh : A.Wierodjampang

"Winda,please...aku mencintaimu..ya habibti..!"katamu waktu itu,aku hanya menjawab dengan mencibir saja,ah semua lelaki suka begitu jika ketemu perempuan pikirku.


Sudah belasan kali atau mungkin pernah ratusan kali menerima kata-kata kuno seperti itu,...sayang aku cinta kamu,....Winda aku menyayangimu,...Winda menikahlah denganku,...Winda aku kangen kamu dan berpuluh ungkapan lainnya dari makhluk bernama pria,lawan jenisku.


Maka hari itupun  kujawab ungkapan kamu dengan cibiran bibir seksiku saja,kutanggapi dengan hati beku nan dingin saja,toh kalau lelaki berkata begitu, pasti ada maunya,apalagi selain menginginkan segera bisa tidur seranjang denganku,memeluk tubuh bahenol dan tubuh padat-ku,membolak-balik body aduhaiku,dan melepaskan nafsu mereka dengan erangan kepuasan diakhir hasratnya.

Ya  kurasa kamu juga begitu sama saja dengan makhluk lelaki lainnya,aku pengalaman dengan semua itu,tidak cukup sepuluh jari-jari tangan ini untuk sekedar menghitung para pengkhianatku untuk menghitung para bajingan yang kukenal,mereka hanyalah kumbang-kumbang kelaparan kepuasan semata yang selalu berkata palsu dengan gampang bilang, I love You Winda,I miss you Winda..dan ah..semuanya nonsen di ujung cerita.


"Habibti,liburan bulan depan maukah kau menemaniku ke Bali ..?' lagi-lagi ungkapan kamu memancing untuk selalu berpikiran negatif tentangmu.


Bali...?


Tak ada yang salah dengan kata Bali atau Hawaii atau Meksiko,Paris,Tokyo atau Hyderabad dan Moskow sekalipun,tetapi bagi pemuda lajang macam dikau mengajak seorang janda tanpa anak padaku ke Bali..?,ah siapapun pasti akan berpikiran negatif atau yang lebih ekstrim pasti akan berpikir kotor dan mesum dengan ajakan itu.


Lagi-lagi  hanya mencibir saja untuk sementara, tak akan berkata apapun padamu ,aku masih ragu kamu mencintaiku atau malah hanya sekedar ingin memangsa tubuh seksi ini..?sekedar ingin mengoyak-ngoyak hati ini?,entah mengapa pikiran dan hati ini selalu berprasangka mesum saja pada setiap lelaki yang berusaha "pedekate" ke aku.


Sudah rusakkah otakku,sudah parahkah mindset-ku pada yang namanya lelaki,pada yang bernama makhluk pria..?,semakin puyeng saja diantara semua rasa kegamangan akan sebuah bentuk kehidupan manusiawi,hidup berkeluarga.Dan aku tidak berhasrat lagi untuk hidup berkeluarga,nikah,kawin atau hidup bersama.


Mungkin karena masa lalu yang suram,pengalaman mengalami trauma dengan lelaki yang kebetulan semua yang mencoba mendekatiku adalah pria-pria haus nafsu,mereka munafikun yang mengaku cinta padaku padahal mereka sedang punya yang mencintai mereka di rumahnya,mereka ada yang menyayanginya di rumah,anak-anak dan isteri-isteri mereka,kekasih-kekash mereka yang para lelaki itu khianati ketulusan sayangnya.


Mereka mengaku duda-lah atau sedang bermasalah-lah dan sejuta kata palsu khasnya rayuan dan bohong pria hidung belang, lalu mengejarku demi mau mendapatkan keseksian dan kecantikan diriku ini,menyadari semua itu kadang  menyesal mengapa aku bernasib menjadi janda cantik,kenapa tidak jadi wanita biasa saja yang hidup berkeluarga dengan tenang-tenang saja dan hidup bahagia,yah..barangkali..hidup memang realtif toh..?oh no...!bisa juga oh yes.


Kini dengan kekiniannya aku sedang dikejar pria seorang pemuda warga Saudi,seorang pemuda bernama Sulaiman,dia mengenalku dua tahun yang lalu ketika aku masuk ke rumah keluarganya sebagai TKI migran,sebagai pembantu di rumah keluarganya,dan Sulaiman salah satu penghuni rumah majikan saat itu.


Waktu bekerja disana,Sulaiman jarang di rumah karena masih studi di Malaysia,konon sedang kuliah jurusan bahasa Inggris di sebuah Universitas di Malaysia.


Dalam kurun waktu dua tahun hanya bertemu kalau Sulaiman sedang libur panjang dari kuliahnya saja,itupun hanya sekedar melayani saja aku sebagai pembantu keluarganya dan dia sebagai anak majikan,tidak lebih. 


Sulaiman orangnya sopan,beradab, lembut kalau memerintah dan suka banyak permisi sangat jauh sifatnya dengan saudara dia yang lain.


Saat ini,Aku sendiri sudah dua bulan khuruj nihai (eksit) pulang ke rumah setelah bekerja selama tiga tahun di keluarga Sulaiman.


Sulaiman bisa mengontak, karena ketika  harus mengurus iqamah dan dokumen ke kantor imigrasi sampai yang mengantar ke Bandara di Saudi.dialah yang mengerjakan dan mengantarku,hingga ketika di mobil dalam perjalanan ke Bandara,dia minta nomor telepon rumah yang bisa dia kontak di Indonesia nanti.


Karena selama ini baik-baik dan lurus,aku beri nomor telepon rumah bibi,karena itulah sampai saat ini kami saling kontak lewat telepon,.Aku di Sukabumi dan Sulaiman di Saudi,ya akhirnya kita komunikasi juga di internet dan handphone.


"Ana (saya).. liburan bulan depan dan rencana mau ke Indonesia,menemui kamu..!" telepon terakhir tadi pagi.


Hanya mencibir lagi ,ah tidak  kupikir panjang-panjang,peduli amat kek,mau ke Indonesia mau ke Brunai,mau ke Australi mau ke manapun toh itu hak dia,apa urusan denganku,hehe..ya kalau sudah begini egois suka muncul,ya biarin aja mungkin seandainya bertemu pun aku hanya calon boneka dia saja calon lonte dia saja..,pikiran buruk menambah pikiran dangkal dan pikiran rusakku.


                                                                                    ***


Sebulan kemudian.....


"Hallo Winda habibti..aku sudah di Jakarta hari ini..besok aku mau jemput kamu ke sana.." suara khas dialek Arab Riyadh terdengar di seberang telepon nomor kartu Telkomsel,oh iya bener Sulaiman telah di Jakarta, sangat percaya karena nomor hpnya sudah nomor lokal.


Tidak heran karena dikontak sebelumnya sudah sama-sama tahu,hanya menjawab dingin saja,


"Ok saya tunggu,hati-hati ya...disini banyak penipu yang haus uang.."jawabku sekenanya..


Menurut mang Soleh,memang benar di kita suka banyak yang memanfaatkan orang asing demi uang,tidak jarang banyak yang menipu dan memeras mereka yang datang ,ya pantesan wisatawan mancanegara tidak terlalu banyak yang datang ke tanah air..ah masa bodoh...bukan urusanku,urusanku hanya Sulaiman saja,apa sih maunya dia jauh-jauh mau ketemu mantan pembantunya ?


Setelah berunding dengan paman pengganti almarhum ayah yang bertanggung jawab selama ini, kami memutuskan bertemu Sulaiman, aku saja yang menyambangi Hotel tempat menginapnya,bukan ke Bali tetapi langsung ke Hotel di kawasan Puncak-Cianjur,tempat pavorit warga Timur Tengah jika mereka wisata ke Jawa Barat.


Petimbangannya banyak kata Pamanku,untuk menjaga nama baik keluarga di mata masyarakat ,karena apa jadinya nanti jika tetangga melihat mantan TKW Saudi setelah pulang dua bulan ke rumah,lalu dijemput oleh warga Saudi untuk bertemu di hotel.


Tidak akan jauh dari sangkaan seperti ini,pasti aku disangka jadi pelacur atau wanita murahan atau wanita jalang haus kehangatan atau janda loyor dan lonte haus pelukan lelaki Arab,atau sejuta sangkaan jelek dan kotor lainnya,sebagaimana sangkaan pada umumnya yang trend di masyarakat kita yang kebanyakan munafik,suka iri dengan nasib orang lain,ah tidak semua itu hanya yang hatinya jahat dan jelek saja.Masa bodoh..!


Kami bertemtu di Hotel X,hotel bintang dua di kawasan Cipanas-Cianjur,setelah basa-basi Paman yang mengantar pamit pulang,tetapi Sulaiman melarangnya,dia bilang sudah di booking sebuah kamar untuk pamanku di hotel yang sama.


Sang surya di sebelah barat telah hampir terbenam sore akan berganti dengan malam,suasana kawasan wisata Cipanas yang sejuk,ditambah hujan yang turun gerimis menambah syahdu suasana sore itu,jalanan yang basah,bunga-bunga yang segar tersiram gerimis ,gemericik air hujan, rumput-rumput taman hotel dan pinggir jalan yang asri, bersih,hijau,kerlap-kerlip lampu di jalan,di restorurant,di villa-vila dan sebagian rumah penduduk lokal di kejauhan, membuat hati yang sedang gamang ini sedikit terobati dengan pemandangan tanah sorga kawasan ini.Indah.


Paman sudah masuk ke kamarnya di samping kamar Sulaiman,tinggal aku dan Sulaiman di ruangan tamu kecil ini,lampu yang temaram,bunga-bunga yang segar,gemericik hujan rintik terdengar seolah mendukung kami yang sedang bedua di ruangan ini untuk berbuat sesuatu yang mengasyikkan,yang enak,yang nikmat,yang puas dan yang melenakan,kami duduk di kursi panjang,Sulaiman di ujung sana dan aku di ujung satunya hanya sekitar setengah meter saja tubuh kami jaraknya.


"Winda..mau pesan minuman..cappucino atau apa terserah kamu..",Dia mulai bicara,sopan dan beradab,aku diam hanya  menatap matanya yang indah,bola mata hitam penuh gizi bentuk wajah khas timur tengah dengan bulu-bulu janggut habis di cukur rapi bersih menyisakan warna kehitaman seksi di dagu dan bibir atasnya.Buah bibirnya merah sehat karena  bukan pria perokok.


Aku takut juga,karena bagaimanapun suasana sangat mendukung untuk berbuat mesum atau apapun,apalagi banyak cerita teman wanitaku yang bilang tentang "pria singa padang pasir yang garang-garang" dan maunya terus beradegan ranjang.


Namun setelah  menjalaninya kini dengan diri sendiri,sama sekali tidak begitu,mungkin karena kebetulan saja  bertemu yang tidak seperti cerita-cerita miring temanku.


Kami menghabiskan waktu dengan ngobrol apa saja sampai jam dua belas malam,tanpa ada perilaku kurang  ajar apapun,sangat beradab,sangat sopan,sangat bermoral,malah ketika aku mencium keningnya untuk pamit pergi tidur ke kamar di sebelahnya,Sulaiman setengah kaget dengan segera menjawab,terima kasih honey..,ok good night,,selamat tidur habibti..,hanya itu.


Besoknya,Sulaiman mengajak  ke Kota Bunga Nusantara,kami berempat, Sulaiman,paman dan Sopir rentalan mobil Innova.


Di taman bunga kami berdua mencari tempat yang tertinggi yang bisa melihat dengan luas dan penuh ke setiap sudut hamparan bunga-bunga di sana.


Ketika matahari beranjak seperempat tumbak di atas langit,Sulaiman mengenggam tangan dan menciumnya,aku melirik kanan-kiri risih juga soalnya pengunjung sudah mulai berdatangan,kulihat ada seorang putri kecil yang melihat  dengan wajah polos dan bersih seolah mengiyakan aku harus membalas dan menerima menggengam tangan itu..sang putri kecil itu tidak tertawa tidak heran atau apapun dia hanya mengangguk,diam dan menunduk dengan senyum simpulnya yang manis.


"Winda,aku akan menjadikanmu sebagai isteriku. aku akan menikahimu Winda,aku mohon terimalah ..please..!",


Aku terdiam dalam genggaman tangan kekar berbulu halus itu,perlahan  kurebahkan diri dan jiwa ini di dada bidang atletis Sulaiman,bersyukur dalam hati, Terima kasih Tuhan.


Matahari terus beranjak dari suasana pagi menuju tengah hari,cerah sangat cerah diantara gerimis hujan yang mulai turun lagi ,di Kota Bunga Cipanas yang semakin segar menghampar.


Hatiku berkata " Aku serahkan jiwa raga dan hidup ini untuk hidup bersama denganmu Sulaiman".


Sang Putri kecil yang mengangguk perlahan tadi dengan senyum simpul manis itu kini tengah berada dipelukanku di istana kami,rumah kami...dia putri kami,,buah cinta kami...cinta yang kutemukan di Kota Bunga lima tahun yang lalu. 
                                                                   
                                                                       ***


(AWD)
(Kotabunga-cerpen-A Wierodjampang/2012)

Olahraga Teratur

Oleh : A.Wierodjampang

Olahraga yang dilakukan secara teratur dan terus-menerus manfaatnya bisa langsung dirasakan,sebut saja olahraga jalan pagi tiap hari,enggak usah terlalu lama hanya lima sampai dua puluh menit saja di sekitar rumah tinggal kita,atau hanya jalan di tempat saja di halaman sama saja.

Tidak harus dengan teori kesehatan  ilmiah pun,bahwa manfaat olahraga ringan yang dilakukan secara teratur akan menyumbang besar terhadap catatan kualitas kesehatan  kita.

Dengan gerak tubuh di pagi hari akan memacu dan mengundang semua otot tubuh bergerak dan bangun dari kebekuannya.

Peredaran darah lancar,oksigen yang masuk maksimal,paru-paru mendapat asupan oksigen sehat lebih banyak,pembuluh-pembuluh darah bergairah karena jantung terpacu untuk memompa dan mensirkulasikan darah lebih baik, karena olahraga ringan yang kita lakukan.

Saluran pernafasan atas beraktivitas sesuai dengan gerak tubuh olahraga yang kita lakukan,jalan nafaspun semakin hari semakin bagus semakin baik, kotoran di saluran dan sistem pernafasan atau di sistem peredaran darah akan lancar karena sirkulasi yang baik.

Tentu saja jenis olahraganya  di sesuaikan saja dengan umur dan kondisi tubuh masing-masing.Namun satu hal yang penting,bahwa dengan olahraga ringan yang teratur dan dilakukan terus menerus,manfaat untuk kesehatan tubuh kita sangat besar.

Yang langsung bisa kita rasakan manfaatnya dengan olahraga ringan dan teratur di pagi hari terutama akan merasakan nafas yang tidak sesak,stamina yang oke, bugar dan segar karena sirkulasi peredaran darah ke seluruh tubuh lancar.

Bukankah hakikat "nyawa" kita itu salah satunya termasuk  dari yang dua hal itu ?,secara sempit nyawa kita adalah  peredaran darah lancar dan nafas yang masih bisa berhembus.

Selamat berolahraga.Salam.
(A.Wierodjampang)

Terpopuler