Selasa, 03 November 2015

Pengusaha Pemula: Hidup dari Keuntungan

Jika Anda masih karyawan atau berpenghasilan pokok dari gaji,artinya hidup Anda tergantung 90 persen kepada uang gaji.Dan biasanya uang gaji itu akan habis dibelikan (dibelanjakan) kepada keperluan sehari-hari,dan biasanya pula akan habis sebelum tanggal gajian tiba.Itulah mengapa biasanya karyawan tidak akan cepat kaya.Karena penghasilannya akan dibelanjakan kepada keperluan hidup yang memang kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Dan yang namanya gaji tentu saja terbatas,walaupun sudah tentu jumlah dan waktunya namun terbatas tidak ada peluang tambahan yang signifikan untuk menambah penghasilan.

Lain halnya dengan berwirausaha,penghasilan tidak menentu tetapi peluang penghasilnnya tidak terbatas.Disinilah letak keunggulan hidup jadi pengusaha dibanding jadi karyawan.Namun,tentu saja penghasilan jadi tidak terbatas jika perusahaan ada untungnya.

Untuk itulah,seorang pengusaha harus senantiasa orientasinya dalam segala hal apapun adalah mencari untung-untung-untung dan keuntungan.

Pikirkanlah keuntungan selalu dalam setiap nafas pengusaha.Jadikan hal memperoleh keuntungan selalu jadi prioritas utama dalam pola pikir dan tindakan kita.Sebab seorang pengusaha hidupnya terus berlanjut tergantung kepada keuntungan usaha.

Jika usaha tidak beruntung,tidak ada laba,pengusaha akan "mati".Perusahaan jika merugi terus akan bangkrut,pengusahanya akan "mati',bahkan akan tidak bisa makan dan bisa mati dalam arti yang sebenarnya.

Untuk bisa terus eksis hidup,seorang pengusaha harus selalu punya untung.Dari 'keuntungan' itulah hidup pengusaha dan perusahaannya ditentukan.Keuntungan adalah "nyawa' bagi pengusaha,keuntungan adalah jantung dari sebuah perusahaan.

Pengusaha yang baik adalah segala tindak-tanduk,sikap dan pola pikirnya selalu berorientasi kepada namanya -untung atau laba-keuntungan hasil usaha dalam setiap gerak bisnisnya.Bahkan harus ekstra ekstrim orientasi untungnya itu,...Anda harus bermental "materialistis' !

Jika berbisnis tidak berorientasi kepada keuntungan,itu namanya kerja bakti atau kerja sosial.Hal ini sih lain ranahnya bisnis,bisnis adalah bisnis di luar ranah sosial dan kerja bakti.Kalau biacara di ranah bisnis atau ekonomi atau usaha dan bertahan hidup,tentu saja hal-hal keuntungan materi harus menjadi orientasi utama dan tujuan pokok usaha kita.

Namun,tetap hukum besi berbisnis berbicara: Keuntungan materi adalah hal yang harus dikedepankan.Tentu materi dan keuntungan yang bagus,baik dan diperjuangkan dengan cara dan jalan yang halal.

Pengusaha Pemula: Tahan Banting Modal Utama

Menjadi pedagang atau jadi pengusaha pada jenis dan kelas apapun memerlukan mental tahan banting yang sangat kuat,jika bisnis yang dbangunnya mau eksis dan maju terus.Tahan banting dalam arti kuat dan teguh pendirian untuk hidup berhasil dengan pilihan hidup menjadi pengusaha.

Tahan banting dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah yang timbul selama proses jadi pengusaha.Memiliki mental yang kuat dalam menghadapi segala Tantangan,Ancaman,Gangguan dan Hambatan untuk meng-goal-kan tujuan usaha mutlak diperlukan oleh Anda tuan pengusaha.Sekelas dan macam apapun jenis usaha Anda.

Tujuan dari usaha (bisnis) adalah untuk bisa meraih keuntungan sebesar-besarnya demi kesejahteraan pribadi,keluarga,dan masyarakat agar hidup menjadi berkah dan bermanfaat bagi sesama makhluk hidup.

Dengan keberhasilan sebuah bisnis,kita bisa berbuat baik dan beribadah dengan lebih banyak dan lebih baik.Dan itulah sesungguhnya sukses yang dicari semua orang yang masih waras dan normal.

Berbisnis agar bisa hidup mandiri,bermanfaat bagi diri pribadi,sanak keluarga dan masayarakat serta sesama makhluk termasuk bisa bermanfaat bagi alam semesta.Untuk menjadi demikian,tentu bisnis kita harus beruntung dan tidak bangkrut.

Menjalankan usaha apapun dalam proses pencapaian tujuannya akan selalu banyak halang rintang dan masalah-masalah yang timbul.Baik masalah-masalah resiko standar sebagai konsekuensi bisnis maupun masalah yang akan timbul secara tiba-tiba dan tidak diperkirakan sebelumnya.

Dimulai dari masalah ringan sampai dengan masalah rumit dan sulit pasti akan hadir dalam langkah-langkah kita sebagai pengusaha,apalagi bagi pengusaha pemula dan usaha baru berjalan.Untuk itulah mental tahan banting dan tekad yang kuat mutlak diperlukan dan harus dimiliki oleh seorang pengusaha.

Seorang pengusaha harus mempunyai mental tangguh setangguh mental "pejuang'.Dimana seorang pejuang,dia tidak akan berhenti berjuang jika tujuan belum tercapai.Apapun resikonya bahkan bila perlu sampai titik darah penghabisan,jika tujuan belum tercapai si pejuang akan terus 'ngeyel' dan berusaha mencapainya.

Dan di setiap pejuang pasti mereka memiliki mental baja tahan banting dan mempunyai tingkat kesabaran super sabar dalam perjuangannya itu.

Untuk itu,jika bisnis kita mau berhasil,milikilah mental pejuang dan bersikaplah seperti kstaria yang tangguh dan mumpuni berjuang mencapai tujuan usaha kita,yaitu berhasil membuat usaha kita maju,berkah,hidup terus tidak bangkrut.

Mental pejuang tahan banting dan super sabar selama berproses,tidak mudah putus asa.Mampu bangkit dan bangkit lagi jika pada beberapa kondisi pernah jatuh atau terkapar  bahkan kalah.Pejuang akan terus berjuang tanpa henti.Pejuang akan 'ngeyel' dalam menempuh jalan keberhasilan,seorang pejuang selalu tangguh menghalau dan memukul segala halang rintang.

Selamat berjuang ,kawan pengusaha.Semoga usaha kita semua berhasil dan diberkahi Tuhan yang Maha Kuasa.Amin.

Senin, 02 November 2015

Buka Usaha: Cek Fisik Item Bisnis adalah Penting

Mengecek kondisi dan kenyataan baik kuantitas atau kualitas item bisnis (barang) hasil produksi atau item dagangan kita adalah sangat penting dan harus dilakukan oleh pebisnis pemula.Jangan terlalu percaya dan mewakilkan sepenuhnya kepada bawahan untuk memastikan bahwa barang bisnis kita ada dan dalam kondisi ready atau ok.Cek dan lihat sendiri ke gudang atau ke pabrik lokasi bisnis adalah mutlak jika Anda sebagai pebisnis pemula tidak ingin ditipu bawahan.

Kecenderungan bisnis akan cepat hancur akan sangat mungkin terjadi jika sang pemilik dan pelaku usaha gampang jadi "boss besar",ingin cepat ongkang-ongkang kaki malas terjun langsung mengawasi dengan benar segala proses usaha itu berjalan.

Cek ricek akan kepastian ketersediaan stok barang dan kenyataan yang riil sangat perlu dilakukan,jika bisnis yang baru kita buka ingin berumur panjang.Pastikan jumlah dan kondisinya semua baik dan benar sesuai target tertentu sesuai kelas usaha masing-masing.

Pebisnis yang bergerak di bidang barang terutama adalah paling wajib mengecek kembali kenyataan material barang itu ada dan sesuai dengan catatan daftar harta usaha.Pun bagi yang bergerak di bidang jasa,pastikan segala kondisi sesuatunya berjalan dengan baik,karena bisa saja bawahan hanya membuat laporan semu untuk semua agenda bisnis jasa Anda,sehingga Anda nantinya akan salah perhitungan karena dikelabui oleh laporan palsu dan keuntungan semu tidak asli.

Jadi,apapun bisnis kita apalagi baru pemula : Terjunlah Anda ke kubangan dan proses usaha langsung terlibat di dalamnya,kerja otot dan otak padukan dulu walau hanya sekedar seperti Mandor saja misalnya,yaitu berada langsung di lapangan lokasi usaha dan jangan malas men-cek dan ricek item barang bisnis atau pantau dengan langsung kondisi bisnis jasa Anda dengan tidak mewakilkan dahulu.

Akifitas dan bekerja seperti ini sangat harus dan paling disarankan terutama untuk pengusaha yang baru mulai bergerak berbisnis dalam bidang apapun.Atau apalagi jika hanya baru buka usaha sebagai pedagang saja,untuk yang sebagai pengusaha pun tentu segalanya dicek sendiri adalah wajib sifatnya ,jika bisnis mau terus maju dan tidak bangkrut.

Salam semangat usaha mandiri.

Terpopuler