Senin, 20 Maret 2023

Macet dari Kalihurip Utama Hingga ke Tol Layang MBZ

Jakarta,20/03/23.Melewati jalur tol Japek sejak pintu masuk Kalihurip dari Cipularang arah ke Jakarta pada Subuh 04.00 pagi tadi,Senin 20 Maret 2023.

Sejak masuk Japek di km 66 hingga ke km 47 menjelang masuk tol layang MBZ lalulintas terpantau padat merayap hampir macet,perjalanan Bandung Buahbatu jika normal ke Jakarta Cawang biasa sampai dengan waktu 2 jam,hari ini kami menghabiskan waktu lebih dari 3,5 jam sampai ke pintu keluar Kuningan/Mampang.

Menurut berita teman saya arah ke Bandung/ Cikampek dari Jakarta juga mengalami kepadatan serupa di lajur km 47 sampai rest area km 57.

Bagi Anda yang bepergian melewati jalur ini kepadatan serupa kemungkinan masih berlangsung hingga akhir pekan ini.

Jika Anda mempunyai jadwal acara penting sebaiknya ada tenggang waktu dua atau tiga jam dari perkiraan kedatangan Anda di tujuan.

(Admin bernadaindo-berita).

Puasa Ramadhan Membentuk Akhlak Mulia dan Melatih Disiplin Mengelola Nafsu

Salah satu hikmah ibadah puasa sebulan penuh adalah melatih dan membentuk akhlak umat untuk menjadi lebih baik dari tahun yang lalu.

Menahan rasa lapar dan haus dan mengendalikan nafsu yang berlebihan terutama syahwat juga didapatkan dalan hikmah ibadah ini.

Syahwat untuk berbuat maksiat,nafsu serakah,nafsu sombong,nafsu seks,nafsu yang bersifat buruk semua harus dikendalikan bersama ritual dan tata cara ibadah Saum.

Selama sebulan penuh bukan satu atau dua hari,sebulan penuh diwajibkan terus berpuasa kecuali ada sebab yang diperbolehkan.

Mengendalikan diri,tata kelola nafsu kita dilemahkan dengan mengurangi asupan makanan dan minuman pada siang hari.

Secara fisik tentu tidak terlalu banyak energi yang berlebih diproduksi tubuh jasmani.Secara rokhani dan rasa kita disadarkan oleh rasa lapar dan haus yang harus kita tahan hingga saatnya waktu buka pada sore hari.

Saat puasa inilah kita seperti sedang melakukan pembersihan kepada sistem pencernaan untuk fungsi organ pencernaan diberi jeda,setelah 10 bulan terus menerus dijejali berbagai makanan dan minuman tanpa henti.

Rohani atau jiwa kita juga jadi kurang kepekaanya,karena perut dan nafsu selalu terpenuhi bahkan sekali-kali berlebihan dan kekenyangan.

Dalan puasa,kepekaan rasa akan diasah kembali untuk memunculkan rasa bersyukur dan jiwa mampu menafakuri diri dan kehidupan ini.

Sehingga,jika puasanya berhasil dengan baik,atau makbul,diterima Alloh SWT,ciri yang paling kelihatan pada moslem sejati adalah ketika akhlak dan iman seseorang menjadi lebih baik dari hari kemarin.

Yang ibadah puasanya sukses diterima Alloh,selain setelah puasa keimanan dan kepercayaannya semakin kuat,spiritualnya lebih cerah juga akhlaknya menjadi orang yang berakhlak mulia.

Hidupnya jadi lebih bermanfaat,lebih berkah,lebih baik attitude dan hubungan sesama makhluk-Nya lebih harmonis,berkah,bermanfaat,menjadi Rahmat bagi alam semesta.

Itulah sejatinya Puasa Ramadhan yang diibaratkan sebagai bulan "pembakaran" secara spiritual bagi muslim dan sebagai proses reset ulang akhlak kita agar menjadi lebih baik dan mulia dari sebelum bulan puasa saat ini.

Sehingga pada saat IdulFitri,dirinya kembali ke fitrah,menjadi suci kembali lahir batin dan menjadi manusia yang mulia setelah hari Idulftri dan seterusnya.

Selamat menunaikan ibadah Puasa untuk pembaca yang moslem.

#bernadaindo.blogspot.com

Minggu, 19 Maret 2023

Harga Kebutuhan Pokok Naik Tidak Pusing dan Panik

Jika kita punya lahan tanah atau sawah sangat beruntung,karena dengan lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk swasembada pangan mandiri minimal untuk kebutuhan pokok keluarga sendiri.

Sawah bisa menghasilkan Padi,yaitu gabah bahan jadi beras,dan beras bahan untuk nasi sebagai kebutuhan pokok buat makan keluarga 

Harga beras pasaran saat ini sekitar Rp.12.000,00 per kg,keluarga yang lebih dari 4 orang satu rumah bisa mengkonsumsi beras sekitar 0,5kg  sampai 3/4  kg per hari.

Itu jika membeli bisa 10 ribu per hari untuk beras saja,belum sayur mayur,ikan,daging dan sebagainya.

Jika semua membeli,bisa sampai 50 ribu per hari dengan anggota keluarga 4 orang untuk biaya makan.Bayangkan jika lebih dari 4 orang,biaya makan jadi bertambah lagi.

Ukuran di atas relatif sederhana,rata-rata gaya hidup dan makan orang Indonesia menengah ke bawah.

Jika punya sawah sendiri,kebutuhan 25 hingga 30 kg beras per bulan jika diuangkan bisa 360 ribu per bulan untuk beras saja,bisa terpenuhi tidak usah membeli,karena ada hasil dari sawah sendiri 

360 ribu rupiah beras,belum untuk beli gas,listrik,air PAM,sayur mayur,daging,ikan,telor,dan sebagainya.

Ini semua bersifat wajib ada,rutin pula,tak boleh tak ada,jika barang ini tak ada,maka mati lah kita sekeluarga-begitulah kasar katanya.

Jika hanya mengandalkan dari uang gaji atau uang tunai penghasilan UMR seorang kepala keluarga,ini tentu hanya cukup untuk bertahan hidup saja.

Hidup bisa,tapi menabung tak akan bisa,kuliah tak akan bisa terbayar uang biayanya,ngumpulin modal juga tak akan bisa,karena gaji hanya cukup untuk makan saja.

Jika anda punya lahan,sawah atau kebun jangan lekas dijual.Tapi jadikan lahan yang produktif,beras bisa dipenuhi dari sawah Anda,sayur mayur dipenuhi dari kebun Anda,ikan dan daging dipenuhi dari kolam dan kandang milik sendiri.

Jika begitu,uang gaji atau pendapatan bisa untuk membangun modal usaha atau untuk investasi 

Tentu cara demikian bagi yang masih muda jarang terpikir,karena tenaga masih muda,merasa pintar dan masihh sehat,tidak jarang anak muda selagi muda malah gaya hidupnya kebanyakan boros dan cenderung berpoya-poya hanya untuk memenuhi nafsu saja 

Tidak jarang lahan tanah dan kebun dijual ditukar barang yang konsumtif dan hanya untuk gaya hidup.

Jalan hidup pribadi memang hak memilih masing-masing,tetapi saya berbagi semoga informasi ini ada manfaat.

Karena selagi muda kadang khilap dan tidak menyadari bahwa hidup ini akan tua,lemah,dan ada batasnya.


Sabtu, 18 Maret 2023

Papajar di Cianjur Sukabumi,di Bogor mah,Cucurak

Berbagai istilah makan dan kumpul bersama orang terdekat atau keluarga dekat menjelang puasa memunculkan banyak istilah di daerah tertentu.

Di kawasan Priangan Cianjur,Garut Selatan,Sukabumi dan sekitarnya,acara makan bareng di penghujung bulan Syaban menjelang bulan Puasa populer disebut acara Papajar.

Di kawasan Bogor,Bekasi,dan sebagian Banten ada yang menyebut acara itu adalah Cucurak.

Ada juga di Sunda itu istilah Botram,mayor,dan sebagainya,yaitu acara makan-makan bersama teman,tetangga atau keluarga besar.

Nah,apa istilah acara makan menjelang Bulan Puasa di daerahmu...?

Komentar ya Baraya.....!



Selasa, 14 Maret 2023

Ketika Proses Usaha Kecil Belum Tepat Sasaran

Dalam teori pencapaian tujuan ada sesuatu  yang dituju dan dijadikan ukuran suka disebut target.Sasaran yang harus dicapai biasanya ditentukan dalam kurun waktu atau periode tertentu.Dan target secara spesifik suka disebutkan pada tahap perencanaan.

Dalam prosesnya bisa saja di tengah jalan ada banyak perubahan kondisional atau ada faktor tertentu yang membelokan arah tujuan semula.

Suka ada Tantangan,Hambatan,Ancaman dan Gangguan dalam perjuangan dan pergerakan pencapaian tujuan itu.

Tak usah panik,jika sudah terjadi kondisi meleset atau melenceng dari rel perencanaan semula,usaha kita harus tetap jalan,lalu kita perbaiki lagi dan bikin lagi perencanaan yang disesuaikan atau penyempurnaan programnya.

Tak perlu juga putus asa,jika pencapaian target terdekat melleset dari apa yang sudah dijadwalkan atau didesain sejak awal.

Karena kehidupan memang begitulah,tidak akan ada suatu perjuangan atau perjalanan yang seratus persen sempurna.

Keluar rel jalur tujuan,ada kesalahan,ada kekurangan setelah starter bergerak,itu sangat normal terjadi dalam kehidupan.

Dan perbaiki lagi saja,luruskan kembali saja,evaluasi lagi,bergerak lagi,jangan sampai berhenti karena hadirnya berbagai halang rintang yang sejatinya itu semua adalah sebuah tantangan.

Bahkan segala halang rintangan tersebut bisa membuat langkah selanjutnya jadi mendekati sempurna.

Niatkan lagi yang baik,rencanakan lagi yang bagus,bergerak lagi dengan lebih mantap bersama perbaikan yang terus menerus kita lakukan.

Secara umum begitulah,bagaimanapun kondisi kita saat ini.Baik sedang kondisi bagus atau bahkan sedang tidak bagus,sedang tidak baik,tak usah khawatir,lanjut saja perjuangan dengan memperbaiki apa yang dimaksud di atas tadi.

Secara mikro,misalnya setelah buka usaha kecil kita bergerak,tentu perjalanan dan perkembangan usaha kita tidak akan selalu berjalan lancar jaya,pasti sewaktu-waktu akan timbul kendala dan masalah.

Itu semua hadapi dengan melakukan pergerakan dan menata ulang lebih baik lagi,yang buruk perbaiki lagi,gagal ya bangkit lagi,salah,ya benerin,kurang ya kita perbaiki,perbaikan yang terus menerus.

Perbaiki,evaluasi,perbaiki lagi,terus buruk perbaiki lagi,salah ya betulin lagi,terus lakukan pergerakan menuju lebih baik,jangan bosan.

Itulah sejatinya kehidupan,belajar dan melakukan pembelajaran kehidupan terus menerus,perbaikan terus menerus sampai mati 

Oke,selamat berjuang teman semua 

Minggu, 12 Maret 2023

Blogging: Beda Usia Beda Pengalaman,Bedakah Pemahaman?

Memahami sebuah artikel tentang ilmu hidup di blog ini,mungkin memerlukan pemahaman yang rada sulit bagi anda yang masih muda,karena bahasa dan isi yang saya tulis sesuai pengalaman jaman dahulu dan ukuran penulis pendapat pribadi

Begitulah sederhananya untuk menggambarkan cerita atau catatan ringan saya di blog ini,sebagian kecil ilmu tentang kehidupan,mungkin ada diantara catatan ringan saya yang termasuk ilmu hidup bisa menambah sedikit wawasan anda kaum muda.

Walau saya tulis tidak secara mendalam dan bukan dalam bentuk tulisan ilmiah,tetapi saya kemas dalam serpihan catatan ringan yang acak,kadang saya menulis tentang ideologi,sedikit politik,sosial,seni budaya,pendidikan,agama,dan apa saja yang bisa sesuai pengalaman hidup yang bisa saya tuangkan sekemampuan dalam blog ini.

Bukan untuk pamer pengetahuan sih,tetapi sekedar diary pribadi saja dengan harapan semoga bermanfaat.

Maksudnya,jika pembaca pernah singgah di postingan saya sejak 2011 hingga sekarang,mungkin banyak tulisan tentang hidup yang tidak sesuai dengan kondisi Anda.

Terutama dalam hal umur dan lama hidup di dunia.

Jika pada awal-awal saya membuka blog ini usia saat itu di kisaran 38 tahun usia saya,hingga 2013 saya aktif menulis tentu masih dibilang muda.

Gaya dan isi tulisan pun,baru sekedar sesuai pengalaman seumuran 40 tahunan.

Lalu karena sibuk usaha dari 2013 hingga kemarin 2020,saya hampir tidak mengelola lagi,tidak update tulisan atau posting apapun di sini 

Baru pada 2021 atau setahun yang lalu saya aktif kembali bersamaan dengan diterima adsense dari google.

....dan umur Saya di usia 49,lalu 2023 Januari,tepat umur 50 tahun.

Inilah maksud saya,....pembaca muda usia mungkin rada susah memahami sebagian isi tulisan yang banyak memuat tentang hidup di desa,hidup tanpa hutang,tentang usia pensiun dan sebagainya 

Karena saat ini,catatan ringan saya terbawa suasana usia penulis yang sudah setengah abad,sudah ada yang memanggil kakek ...sudah punya cucu 

Karena blog ini blog semacam berbagi pengalaman,maka warna postingan akhir-akhir ini saya banyak memuat hal yang bukan atau kurang menarik bagi sebagian anak muda.

Maksud saya,mungkin bukan selera muda,baik dalam diksi tulisan ataupun topik di blog ini terbilang jadul.

Jadi,mohon maklum karena penulis sudah rada tua menurut usia.

Tetapi meskipun begitu,semoga tulisan saya bisa bermanfaat untuk semua kalangan,semua umur muda ataupun seusia dan atau lebih tua.

Sekali lagi,blog ini hanyalah kumpulan pengalaman hidup saya,kumpulan catatan ringan tentang hikmah di balik dan di hidup dan kehidupan ini.

Jika Anda mau sumbang saran dan kontak personal dengan saya,silaturahmi bisa kirim ke email : wierodjampang( at)gmail.com ,atau silahkan lihat di kolom pengelola di situs ini pada tampilan blog website,bernadaindo.blogspot.com.

Salam.


Untuk Keluarga Muda: Utamakan Kebutuhan Pokok

Memenuhi kebutuhan pokok dalam syariat Islam diwajibkan kepada tanggungjawab laki-laki sebagai suami.

Namun di dalan prakteknya bisa saja pihak istri atau istri sendiri bisa atau boleh membantu dan bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama.

Kebutuhan paling penting adalah tentang bertahan hidup,yaitu biaya makanan dan minuman yang layak,sehat,halal dan baik.

Setelah terpenuhi biaya untuk makanan pokok,lalu wajib juga memenuhi kebutuhan pakaian dan rumah tinggal.

Pangan,sandang,papan atau makanan,pakaian dan perumahan.

Pria sejati mampu memenuhi kebutuhan pokok keluarga tersebut dengan daya upaya sendiri.

Idealnya sebuah rumah tangga demikian.Karena dengan begitu suami akan menjadi "super Hero",sebagai pemimpin yang disegani dan dihormati oleh anggota keluarga dan terhormat di keluarga besar kedua pihak.

Seiring dengan kemajuan zaman,istri bisa membantu dalam rangka membangun rumah tangganya,tetapi tetap untuk membuat wibawa suami tetap terjaga adalah suami yang terbesar yang menanggung semua biaya rumahtangga.

Sampai saat ini,penulis banyak menyaksikan bahwa yang banyak bertahan dan tidak terlalu banyak percekcokan di rumah tangga secara ekonomi adalah ketika sang suami mampu memenuhi nafkah keluarganya dengan baik yang awet.

Dengan catatan suaminya yang baik,soleh,adil dan bijaksana.

Saya tidak mengecilkan peran istri atau seorang wanita dalam membantu keuangan rumahtangga,hanya idealnya sebuah rumahtangga biaya nafkah terbesar seharusnya ditunaikan oleh suami.

Mengapa?

Banyak bahasan dari berbagai sudut pandang kalau dijelaskan.Karena persoalan rumah tangga bukan hanya urusan keuangan saja.

Lain kali kita cerita lagi tentang hal lainnya,namun dalam tulisan ini,saya melihat pengalaman dari diri sendiri,saudara,dan teman selama ini,membuktikan bahwa yang rumahtangganya awet dan tetap bersama sampai tua adalah keluarga yang aman secara biaya hidup mereka.

Suami membiayai hampir seluruh biaya keluarga,dan kalaupun istri bisa menghasilkan sifatnya hanya membantu nafkah suami.

Setelah suami bisa memenuhi kebutuhan pokok tadi,memberi makan,pakaian dan rumah tinggal,maka kebutuhan selanjutnya bisa suami menerima bantuan dengan bekerjasama seluruh anggota keluarga atau bantuan istri.

Untuk pembaca yang mau berumahtangga,menikah,jika Anda pria maka ukur diri,sudah mampukah memenuhi kewajiban pokok seorang kepala keluarga paling tidak tiga hal pokok di atas tadi?.

Jika suami ingin berwibawa,ingin tidak mau dilecehkan,ingin dihormati,diturut istri,maka jadilah suami sejati,yaitu suami yang mampu menafkahi anak istri sesuai kelas dan level masing-masing.

Selamat berjuang.

Kamis, 09 Maret 2023

Ritual Buang Celdam untuk Buang Sial?

Di beberapa tempat yang dianggap keramat banyak orang yang percaya membuang kesialan diri dengan mandi dan membuang celana dalam atau pakaian dalam di lokasi.

Membuang barang milik kita dengan tujuan untuk membuang sial tentu erat kaitannya dengan kepercayaan masing-masing.

Sial atau tidaknya hidup ini sebenarnya itu hanya simbol,bahwa sebelum menyalahkan pihak lain akan nasib buruk yang menimpa,yang lebih dulu harus kita lakukan adalah "membersihkan dan instropeksi diri".

Buang celana dalam atau pakaian kita setelah niat mensucikan diri dengan mandi tidak berdosa,itu hak kita.

Namun dibalik ritual itu ada pesan simbolis yang penting,yaitu kita harus membersihkan lahir bathin,bersihkan fisik dan buang hal atau akhlak buruk yang kita pernah atau sering lakukan.

Selalu berniat dan berbuat yang baik,benar dan lurus,pasti hidup akan selalu banyak keberuntungan.

Kuncinya adalah akhlak kita harus dijaga agar selalu baik dengan sesama makhluk dan alam semesta disamping kita tetap berbakti kepada Tuhan sesuai kepercayaan kita masing-masing.


Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler