Selasa, 30 Juli 2013

Mengapa "Dukun" Banyak Peminatnya?

Sudah tidak asing lagi bahwa peranan 'dukun' atau paranormal baik yang menyatakan resmi sebagai paranormal maupun yang 'malu-malu' mengakui praktek dukunnya,saat ini dan sejak ratusan tahun lalu selalu diminati dan banyak pengunjung.

Sesungguhnya orang membutuhkan dukun ketika mereka pada saat membutuhkan sekali orang yang bisa diajak bicara,dari A sampai Z tentang masalahya.Biasanya di depan dukun mereka terbuka dengan segala masalah pribadinya,mereka menemukan tempat mengadu yang sebenarnya,mereka di sana di dukun menemukan seseorang yang bisa dirasakan sebagai teman,sahabat,orang tua dan pemberi pencerahan.

Mereka para 'pasien' dukun mendapatkan konsultan murah,dekat di hati,intens,sangat dekat,akrab dan hangat bahkan tanpa batas profesi tanpa embel-embel tarif jasa yang ditentukan besarnya.Mereka sangat nyaman dengan memberi upah sesuai keinginan hati sang pengunjung,sekemampuan dan seikhlasnya.

Ketika memberi upah uang atau jasa dan harta jika 'nasehatnya' berhasil dan merasa berkhasiat,mereka merasa tidak ditipu atau dipaksa ,memberi upah dengan sangat sukarela,bahkan ada uang atau tidak ada uang 'konsultasi'mereka tetap dilayani Sang Dukun.

Dan hal ini tidak ada pada konsultan formal yang memperoleh ilmunya dari hasil sekolahan,ya karena mereka konsultan profesional,ketika sekolahnya membutuhkan biaya yang banyak,dan tentu saja butuh penghargaan atau apresiasi akan ilmu 'konsultannya'.Itulah yang mengapa konsultan sepi pengunjung sedangkan para 'dukun,walau sederhana tetapi tetap banyak peminatnya.

Mari kita bicara lepas dulu dari masalah penyimpangan akidah atau kepercayaan tentang dukun ini.Yang pada beberapa dukun pada prakteknya suka memakai ritual-ritual klenik atau tradisi yang tidak sesuai dengan kepercayaan tertentu.

Saya mau beropini bersifat netral,melihat fenomena dukun dari sudut pandang 'konsultasi' dan kebutuhan orang yang bisa diajak bicara dari para pengunjung atau pasien atau ada pula yang memakai istilah 'murid'nya para dukun.

Ketika seseorang datang ke dukun,biasanya problemnya sekitar mau gampang jodoh,mau rejeki banyak,mau naik jabatan,mau penglarisan usaha,mau bangkit dari kebangkrutan,mau lunas hutang,mau sehat dari suatu penyakit,mau nasibnya berubah lebih baik dan sebagainya.

Intinya seseorang mengunjungi dukun karena ada masalah,baik masalah fisik maupun psikis,mereka sedang sakit lahir atau bathinya.Dan ketika sedang 'panik' menghadapai masalah lahir atau bathinya,apalagi beberapa menemukan jalan buntu,maka pada kondisi itulah seorang yang sakit lahir atau bathin itu butuh seseorang yang dipercaya bisa memberikan petunjuk untuk jalan keluar dari masalah penyakitnya.

Dari pengalaman dan berita yang tertangkap inderanya bahwa dukun adalah salah satu solusinya,maka namanya juga sedang 'panik' sedang berpenyakit maka mereka banyak yang awalnya hanya mencoba lalu menjadi ketagihan setelah mereka merasa sedikit ada perkembangan ke arah yang baik.

Untuk penyakit-penyakit yang bersifat fisik (medis) mungkin hanya sedikit yang lalu akhirnya lari ke dukun,dan istilahnyapun untuk bidang ini zaman sekarang sudah populer tidak dengan nama dukun lagi tetapi mereka lebih fokus kepada sebagai tempat penyembuhan tradisi atau pengobatan tradisional.

Yang jenis pergi ke dukun dan konsultasi macam ke dua inilah,konsultasi penyakit psikis dan nasiblah yang akhirnya suka banyak disebut-sebut orang sebagai ada yang menyimpang dari akidah kalau dalam Islam,atau menyimpang dari jalan kepercayaan Agama samawi lainnya.

Terlepas dari apakah bertentangan dengan akidah atau kepercayaan masing-masing,saya dalam tulisan ini menyoroti tentang peran 'konsultasi'nya saja,dimana dukun sebagai konsultan plus bagi para 'pasiennya'.

Ketika sedang stress atau bermasalah,entah itu karena seseorang terlilit hutang yang banyak,kalah dalam pemilihan jabatan,bangkrut usahanya,terjadi perceraian yang tidak diharapkan,terjadi kesialan terus hidupnya sepanjang masa,atau sedang dalam berbagai kasus kesusahan lainnya,maka seseroang butuh sekali pendapat,saran dan pencerahan dari orang lain.

Masalahnya orang lain itu siapa...? Nah,dari sinilah muncul alternatif ke dukun untuk berkonsultasi.Setelah datang ke dukun maka segala masalah pribadi bahkan paling rahasiapun mereka beberkan dan dicurahkan semua keluh kesahnya sepuas dan tumplek blek tanpa ada was-was sang dukun akan meminta bayaran yang ditentukan.

Dan indahnya,di sini sang Dukun akan mendengarkan dengan baik,menyimak dengan sangat personal,bahkan di tempat yang tertutup,di ruang pribadi dengan keakraban khas orang tua atau orang bijaksana.Sang Dukun menyayangi pasiennya.Mereka menyimak masalah 'pasiennya' dengan ikhlas dan disertai hati yang benar-benar ingin membantu,ingin menolong.

Bahasa verbal dan bahasa tubuh sang Dukun sangat jelas,ingin membantu sang pasien keluar dari masalahnya ibarat ingin melihat dan menolong seorang Ayah kepada anaknya yang sedang terjatuh di dalam lumpur.

Sang dukun mendengarkan,menyimak,lalu memperhatikan dengan secara khusus kepada orang per orang atas setiap rangkaian curhat masalahnya.Sampai detik ini saja,rasa sesak masalah di dada pasien sudah sekitar 10 atau 20 persen masalahnya mulai terurai.Hanya didengarkan saja dengan bak sebagai orang tua oleh sang Dukun.

Lalu setelah 'mendengarkan' dengan seksama,bisanya sang dukun akan merenung atau mencari wangsit dengan dialog memperhatikan sang pasien.Pada tingkat pasien diperhatikan dengan dialog tersebut,hampir 10 persen lagi masalah pasien sudah plong sesak di dada mereka.

Setelah ada dialog pribadi antara dukun dan pasien,maka langkah selanjutnya dukun suka menawarkan beberapa alternatif jalan keluar.Biasanya jalan keluar ini dibumbui oleh petatah-pettitih dan nasehat yang bijaksana dan menguatkan mental,membangun kembali harapan hidup sang pasien bahkan ada beberapa pasien yang disarankan menginap di rumah dukun beberapa hari dan diperlakukan sebagai layaknya anggota keluarga mereka.Atau yang lalu dianggap sebagai 'anak buah' atau muridnya.Dan si pasien merasa ada yang mendampingi dan melindungi atas segala masalah yang sedang dihadapinya.

Sampai pada tahap ini,sang pasien yang belum diapa-apain sudah hampir sembuh penyakit psikisnya sekitar 25 persen.Minimal ada semangat dan bisa mengambil nafas lagi di tempat dan lingkungan Sang Dukun tadi.

Akan panjang gan kalau dibahas semua.Intinya: Praktik dukun yang kalau dilihat dari kacamata netral melihat fungsi sebagai konsultanya,adalah baik dan memang itulah tugas para pemuka agama sebenarnya.Dimana jika umat menderita msalah agar tidak lari dunia perdukunan yang menjadi musyrik atau murtad bahkan kufur.maka selayaknya fungsi dukun itu harus bisa diambil alih oleh para tokoh agama.

Dimana jika umat ada masalah pribadi,maka konsultan yang terdekat,terakrab,termurah dan terjangkau adalah tokoh di sekitar umat itu berada.Lalu tokoh itu adalah seorang yang shaleh,yang akhlaknya dekat dengan akhlak Rasulullah SAW.Menjadi orang tua umat segala lapisan dengan kelembutannya,dengan kedalaman ilmu dan amal agamanya,dengan segala kesejukan amanat-amanat sahihnya.

Sehingga umat yang sedang stress atau sakit,larinya ke orang (konsultan) yang tepat,yang nantinya akan merekomendasikan jalan keluar dan memberi pencerahan dengan tidak keluar dari syariat Agamanya.

Jika para ulama dan tokoh agama sudah dekat dan dipercaya umat,maka praktek perdukunan yang sesat akan dengan sendirinya ditinggalkan umat,yang selama ini suka jadi pasien dan korban dukun-dukun palsu atau dukun yang sesat secara hukum agama maupun hukun positif yang berlaku di setiap wilayah dan negara.

Pada dasarnya,orang yang sedang bermasalah itu (para pengunjung dukun,tidak semuanya lantas adalah orang yang musyrik dan klenik),banyak mereka yang mendatangi apa yang disebut dukun,hanyalah sebagai pencarian mencari orang yang bisa mengerti dan bisa diajak bicara tentang masalahnya dengan murah,akrab,terjangkau,dan langsung memberi pencerahan (dakwah) kepada hal-hal realistis sehari-hari dan serasa ada sosok orang tua yang mengayomi dan ikhlas mendengar segala curahan hati manusiawinya.Sekaligus merasa ada orang yang bisa menunjukan jalan keluar dari masalahnya.Baik jalan keluar secara teknis maupun jalan keluar secara keyakinan dan tumbuhnya kembali harapan.

Dan seharusnya yang bertindak pada posisi-posisi 'dukun' ini adalah para ulama atau para sesepuh dan para tokoh panutan agama atau kepercayaannya masing-masing,Agar ritual,cara dan solusinya tidak sesat,sesat menurut agama paling tidak.

Wallahualam.

Bersambung....Insya Allah.

Film Mac Gyver: Improvisasi,Kreatif dan Cerdas

Untuk generasi seusia saya umur 40 tahunan pasti pernah atau sering sekali menonton film serial Mac Gyver yang sangat menarik.Film serial TV ini tayang sekitar tahun 1990an.

Selalu menginspirasi setiap episodenya,terutama pada bagian dimana Mac Gyver sudah seolah-olah terjepit oleh musuh-musuhnya.Nah,saat terjepit dan dalam kondisi sulit itulah,suka muncul khas solusi Mac Gyver 'berimprovisasi' dengan lingkungan untuk mendapatkan jalan keluar.Dan tentu saja menang ! Itu semua karena Mac Gyver pintar dan cerdas ber'improvisasi' melalui apa yang ada di sekitarnya.

Improvisasi dalam arti bisa kreatif dan cerdas menggunakan apa yang ada di sekitar untuk diambil manfaatnya.Bahkan untuk bisa membuat jalan keluar.

Improvisasi yang bisa saja asalnya dari hanya pengembangan imajinasi tetapi dibarengi oleh tindakan.Akhirnya bisa membantu menyelesaikan suatu masalah,terutama dalam masalah kasus per kasus atau per kejadian saat itu.

Dalam keseharian bisa saja kita mengembangkan kemampuan berimprovisasi untuk membantu memudahkan hidup.Tentu dalam hal-hal wajar saja,misalnya kalau kita sudah terlalu jenuh dengan gaya taman halaman depan rumah,coba improvisasi tambahkan atau pindahkan pot-pot bungan yang di belakang rumah,lalu atur lagi tata letaknya sehingga menghasilkan suasana taman yang baru dan tidak monoton.

Atau ketika sedang di perjalanan,jangan buang jerigen air mineral ukuran besar,alangkah baiknya jika disimpan di mobil dan diisi air bersih untuk kepentingan cuci tangan ketika berhenti di suatu tempat yang gersang.Malahan siapa tahu diantara keluarga kita ada yang sedang sakit perut,dan kebetulan ingin BAB di tengah padang gersang jauh dari sumber air,nah jadi air di jerigen tadi bisa menolong bukan,keluarga yang sakit perut bisa BAB dengan baik walau di tempat yang tak ada air mengalir?

Termasuk di rumah,taruh saja banyak barang-barang bekas sampah rumah tangga,kaleng kemasan,plastik kemasan,meja yang rusak,kursi yang rusak,atau properti lainnya bisa Anda gunakan untuk berimprovisasi dalam keseharian.

Atau dalam hal apa sajalah,kita bisa mengasah terus kemampuan berimprovisasi secara arti luas.Dengan kreatif dan sedikit kecerdasan maka kemampuan berimprovisasi kita akan bisa menambah hidup ini ternikmati lebih dari yang biasanya.

Berimajinasi,berimprovisasi yang baik akan melahirkan sifat kreatif dan akan terlihat cerdas,serta yang paling penting kehidupan Anda akan semakin ternikmati dengan apa yang sudah ada di sekitar kita.Dengan berimprovisasi kita akan bisa menemukan trik-trik yang bisa membuat keluar dari segala masalah.Bahkan bisa keluar dari masalah besar dan berbahaya sekalipun,hanya dengan trik-trik sederhana tapi cerdas hasil dari kemampuan berimprovisasi tadi.

Improvisasi dalam tanda kutip ya gan...!Maksudnya berimprovisasilah dengan hal-hal yang baik dan benar agar bermanfaat.Jangan improvisasi kepada hal-hal yang buruk,nanti malah merugikan diri sendiri.

Inilah salah satu adegan dalam film lawas Mac Gyver sebagai ilustrasi saja,saya sematkan dari youtube.com.Milik akun bernama:drahmad182.

Senin, 29 Juli 2013

Mitos:Susah Jodoh Karena Suka Memelihara Kucing?

Mitos ya,mitos.Ada yang percaya adapula yang tidak percaya,semua tergantung sugestivitas masing-masing.Namun memperhatikan mitos yang berkembang tidak ada salahnya juga toh,nanti bisa kita ambil hikmahnya atau bahkan cukup untuk pengetahuan saja.

Ada mitos bahkan beberapa sumber ada yang menyebut ini sebagian dari feng shui,bahwa : Jika Anda seorang gadis masih lajang dan sukar mendapat jodoh sedangkan umur sudah lebih dari 30 tahun,lalu Anda memelihara binatang piaraan Kucing,maka penyebab dari telat jodoh (saya tekankan,telat jodoh,bukan tak ada jodoh),penyebabnya menurut mitos ini adalah karena aura dari Kucing peliharaanmu itu.

Coba kalau sedang melanda Anda saat ini,titipkan dahulu Kucing kesayangan Anda ke keluarga yang lain.Lalu nanti setelah menikah bisa Anda kembali ambil lagi Kucing kesayangannya.

Lha,logikanya apa hubungan Kucing dengan telat jodoh ? Mungkin Anda bertanya kritis sampai di sana ya.Wah,justeru kalau masalah mitos sangat sukar sekali untuk dijelaskan dengan logika.Namun silahkan saja lihat sendiri atau survei sendiri gan,apakah benar atau tidak itu semua terserah Anda.Yang jelas sangat banyak buktinya lho,jomlo yang sebagai penyayang Kucing pada masa gadisnya.

Tapi menurut penulis secara pribadi,mungkin saja kalau terus memelihara Kucing maka hati si gadis itu tidak bisa sepenuhnya perhatian ke pacar atau calon suaminya,karena terbagi dengan menyayangi Kucing tadi.

Secara bawah sadar hal ini terus berjalan,terbaginya rasa sayang antara Kucing dan calon suami tanpa disadari terbawa ke perilaku dan sikap kepada pilihan hidup untuk hidup bersama calon pasangan pecah konsentrasi rasa sayangnya.Tidak fokus dan tidak terlalu merasa kesepian,karena ada Kucing yang selalu menemani sebagai tempat menumpahkan rasa kasih sayangnya.

Jadi,banyak sekali calon-calon suami atau pacaran yang putus dan putus terus dengan sebab belum penuhnya rasa hati terhadap ingin hidup bersama dengan lawan jenis.Sebab ada yang sudah mengisi hati Sang Gadis itu yaitu Kucing.

Itu semua pendapat subyektif penulis saja,mungkin ada sebab lain.Mengapa memelihara Kucing bagi seorang gadis yang telat menikah (jomlo) agak kurang baik atau sebaiknya ditunda dulu kesukaan memlihara kucingnya hingga menikah dulu.

Mungkin juga ada sebab Kucing memiliki energi negatif yang tidak sesuai dengan energi tubuh sang gadis,sehingga setiap ada pria mendekat pasti hawanya pengin diputus saja,dan akhirnya telat menikah deh..!

Ini hanyalah mitos kok,boleh percaya juga boleh tidak percaya.

Halo Sobat,Jangan Mudik Malam Hari Kalau Bisa!

Biasanya perjalanan mudik merupakan perjalanan yang panjang,dan biasanya pula mudik paling umum adalah dari sekitar Jakarta ke daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sampai ke luar Pulau Jawa.Jarak sampai kampung bisa lebih dari 200km lebih,tentu sangat melelahkan dan berbahaya jika ditempuh oleh sepeda motor atau kendaraan roda dua.

Sebaiknya,demi keselamatan diri,keluarga dan kebahagiaan berkumpul di kampung nanti,mudik memakai sepeda motor di malam hari jangan kita lakukan bro anda sister! Karena perjalanan malam hari di jalan raya tanah air sangat berbahaya.

Berbahaya karena,jalanan tidak lebar,berdesakan dengan mobil yang padat berbeda bentuk dan ukurannya.Mobil-mobil kontainer dan truk-truk besar melintas banyak pada malam hari.

Kedua,belum kalau ban kempes atau motor mogok di tengah hutan atau jauh dari tambal ban atau bengkel,lalu kelelahan badan karena duduk ngangkang terus selama lebih dari 5 jam.Ini berbahaya akan mengurangi konsentrasi pengendara dan bisa out dari jalan raya,menabrak atau ditabrak karena silau pantulan lampu kendaraan lainnya ketika sedang lelah,cape dan mengantuk.

Jika tetap memakai sepeda motor,maka perkirakan berangkat pagi-pagi sekali dari rumah lalu setiap 50km perjalanan Anda sebaikanya beristirahat.Istirahat mandi,tiduran,makan dan minum serta memeriksa selalu kelayakan dan kondisi sepeda motor atau mobil kita.

Lalu jika jarak masih panjang dan hari menjelang malam maka segera mencari penginapan untuk perjalanan dilanjutkan kembali besok pagi.Jangan begadang ! Gunakan waktu rehat Anda dengan tidur yang pulas setelah yakin motor Anda diparkir aman.

Harap ingat selalu,keluarga Anda menunggu kehadiran dengan selamat di kampung.Selamat mudik saudara semua.Semoga selamat sampai tujuan.

Minggu, 28 Juli 2013

20 Orang MD,dalam Kecelakaan Kapal Pencari Suaka di Pantai Selatan Jabar

Berbagai media massa melansir berita tentang pencari suaka ke Australia lewat Pulau Chrismast dari pintu masuk ilegal Pantai Garut dan Cianjur Selatan.

"Setidaknya,sampai hari ini (27/7/13),ada 20 orang meninggal dunia (MD),sebagian ditemukan dua hari kemudian oleh Tim SAR dan para relawan di sepanjang pantai Cianjur Selatan".Demikian kompas.com,detik.com,kabarcianjur.com dan media massa lainnya memberitakan.Kontributor dan reporter mereka berhasil melihat secara langsung proses evakuasi korban di Pantai Selatan Jabar tersebut.

Dugaan dan berbagai temuan sebelumnya oleh pihak terkait tentang adanya jalur ke Australia lewat Pulau Natal via pantai Selatan Jabar,kini terjawablah sudah.Setelah peristiwa mengenaskan ini terjadi.

"Sekitar 200 orang pengungsi berhasil diseberangkan ke tengah laut Samudera Indonesia bagian perairan selatan Garut,Cianjur,Jawa Barat,oleh oknum kapal tongkang dari bibir pantai,dan di tengah laut sudah menunggu sebuah Kapal Diesel ukuran lebih besar dari kapal Tongkang pertama".

Lalu,di sanalah di tengah lautan karena diduga terlalu banyak muatan,maka kapal dihantam ombak besar,terguling lalu meletus hancur.Demikian dirilis beberapa media yang memberitakan tentang ini.

Tentu saja mereka para pencari suaka yang jumlahnya 200 orang bukan jumalh yang sedikit.Ada orang-orang pintar dan berani di belakang aksi nekad mereka.Apalagi ditulis pula bahwa mereka para pencari suaka itu teridiri dari banyak asal kewarganegaraan,dari Iran,Qatar,Pakistan,Bangladesh dan Srilangka.

Oknum dari semua jaringan tindak penyusupan ini dikabarkan sudah diamankan dan ditangkap pihak kepolisian daerah setempat.Polda Jabar.

* Ditulis dari berbagai sumber.Angka 20 orang tewas terbaru sumbernya dari :Kompas.com

Jumat, 26 Juli 2013

Eid Mubarak! Maafkan Lahir dan Bathin

Sekitar belasan hari lagi kita umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Iedul Fitri, dalam bahasa Indonesia ngetop dengan nama Lebaran atau Idul Fitri.

Dalam hal ini saya tak permasalahkan tentang ejaan,saya memakai judul Eid Mubarak,atau ada yang menulis Ied Mubarak atau Id Mubarak saya artikan sama saja yaitu Ucapan selamat atau pertukaran sapa salam sesama muslim ketika menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Sama halnya dengan ejaan yang menulis Ramadan dan Ramadhan,sama sajalah artinya Bulan Puasa kalau dalam bahasa Indonesia,atau dalam bahasa Sunda suka disebut Sasih Saum.

Ketika teman saya yang Filiphina menanyakan ingin mengucapkan selamat lebaran ke saya,beliau menanyakan apa kata salamnya selamat lebaran ke kamu dalam bahasa Inggris ? (English).Setahu saya,katakan saja :” Ied Mubarak…”.Itu karena saya lihat di terjemahan umum di media Arab banyak menggunakan Ied Mubarak untuk sapa salam selamat hari Lebaran.Dan semoga saya tidak terlalu keliru dengan itu.

***
Tradisi di keluarga saya di tanah air secara pribadi,kalau menjelang lebaran atau sesudahnya selama satu atau dua pekan,suasana di keluarga masih diselimuti oleh tradisi bertukar salam.Kalau zaman dulu sebelum reformasi media dan canggih alam internet,kami suka saling berkunjung lalu ketika bertemu berangkulan,bersalaman dan saling mengucapkan Minal aidin walfaidzin,maafkan lahir dan bathin.

Bagi teman kerabat dan keluarga jauh,mengucap salam dengan Kartu Lebaran atau lewat telepon ke wartel atau numpang di telepon tetangga
.
Untuk keluarga terdekat ketika lepas shalat Idul Fitri kami suka berkunjung ke makam Ayahanda dulu,lalu ke rumah Ibu,di sanalah suka sedih dan menangis di pangkuan Ibunda.Teringat keluarga yang sudah tiada,teringat keluarga yang waktu lebaran kemarin masih bersama sedangkan saat sekarang sudah tiada.

Kalau menangis ke pangkuan Ibu karena merasa banyak salah dan belum bisa membahagiakan yang lebih kepada beliau.

Kepada adik,saudara tetangga juga berusaha kami kunjungi sekemampuan sesuai waktu tersedia.Lalu biasanya siangnya kami berkumpul,makan-makan sekalian “pamer’ atau menonton “pamer’ saudara yang mudik dari kota.Cieee…kan konon mudik itu semangatnya ada di ingin ‘pemer’ sukses loh ketika kita hidup di perantauan.

Setelah itu ya seperti biasa lagi,terasa beban di dada dan dosa-dosa terhadap sesama sedikti berkurang karena kami saling menyapa dan bertukar salam.

***
Kali ini,saya hampir dua tahun menjadi bagian dari masyarakat blogger,di sini saya mendapatkan banyak teman,sahabat,saudara,guru,dan mendapatkan banyak manfaat.Ketika sedang online di sini,saya seolah sedang merasakan di tengah keramaian hakiki di kiri-kanan saya banyak tetangga,kerabat,orang tua,guru,teman dan kenalan dan saudara yang sangat banyak.

Dalam keadaan itu,saya sebagai blogger,tentu secara langsung atau tidak langsung telah berinteraksi dengan saudara-saudari semua.Dan sudah pasti di dalam interaksi itu saya akan ada kesalahan baik yang disengaja atau tidak disengaja.Baik kesalahan dan dosa secara langsung atau tidak langsung kepada Anda sekalian.

Oleh karena itu,saya Aang Suherman dan keluarga,mengucapkan Selamat Lebaran,minal aidin walfaidzin,mohon maaf saya lahir dan bathin jika ada kesalahan saya kepada Anda semua.Selamat Idul Fitri kepada saudara sesama moslem,dan mohon maaf kepada semua teman blogger baik yang muslim maupun yang non  muslim.

Mohon maaf kesalahan saya,karena mungkin saja diantara kita,bisa saja Saya atau Anda,mungkin di Hari Raya Lebaran nanti,atau di bulan Puasa tahun depan,mungkin saja umur kita sudah tidak sampai ke Hari Raya tahun yang akan datang.

Sekali lagi dan lagi,Mohon Maaf lahir dan Bathin.

Kepada semua saudaraku yang moslem,Saya ucapkan :Selamat Lebaran,Ied Mubarak 1434 H.Kul Am antum Bilkhair.Minal aidn walfaidzin,mohon maaf lahir dan bathin.

Selamat siang dan salam sejahtera bagi saudara pembaca semua.Salam silaturahmi,salam persaudaran.

Kamis, 25 Juli 2013

Agar Uang dan Harta Aman di Hari Tua: "Jangan Taruh Telur Dalam Satu Keranjang"

Pepatah bijaksana ini adalah nasehat baik turun temurun tentang bagaimana mengamankan harta kita selama hidup.Sudah banyak tulisan mengulas tentang ini,saya kali ini mungkin hanya menyegarkan kembali saja bahwa nasehat tersebut ada benarnya.Atau,benar sekali dan bisa terbukti.

"Jangan taruh semua Telur milik Anda dalam satu Keranjang saja"

Disempitkan kepada tentang mengatur harta atau uang tunai saja,karena sebenarnya 'kredo' di atas bisa juga diterapkan dalam hal membuka bisnis atau usaha.Artinya modal yang ditanam jika bisa maka jangan diinvestasikan hanya di satu 'sumur' usaha saja,tetapi modalkan juga di perusahaan lain,karena jika satu kena bangkrut kemungkinan investasi yang lain masih bisa menyelamatkan diri kita dari kebangkrutan.

Dalam hal menyimpan harta,atau mengatur harta yang sudah diperoleh juga demikian.Ibaratnya kita sudah mendapatkan banyak telor (Telur ayam),uang atau harta sama riskan dan sensistifnya untuk hancur seperti mudah hancurnya Telur jika tak hati-hati kita mengelolanya.Perumpamaanya seperti itulah.

Jika kita punya harta senilai 100 juta misalnya,maka uang tunai tersebut tidak baik dan kurang bijak jika disimpan hanya di satu buah Bank atau ditaruh di satu tempat saja.Karena bagaimana jika bank yang kita taruh uang itu kemduian bangkrut? Atau uang yang ditaruh di satu peti besi lalu dicuri orang ?
Pasti uang kita akan melayang atau kembali tetapi reseh mengurusnya dan akan membuat pusing tujuh keliling,menunggu proses pencairan uang tabungan kita.

Mari coba tempatkan uang atau harta kita di beberapa macam bentuk tabungan,taruh di Bank terpercaya yang dijamin kemananannya.Lalu sebagian uang dan harta kita juga tabungkan dalam bentuk membeli rumah,tanah dan berbagai barang tidak bergerak lainnya.Jangan lupa beli tanah atau rumah yang ber-SHM atas nama sendiri.

Setelah menabung di dalam bentuk tanah atau rumah,maka taruh pula uang kita di Bank yang terpercaya,simpan juga uang tunai sekadarnya di box pribadi untuk keperluan tunai dan keperluan darurat.

Sama halnya untuk keamanan perjalanan Anda,jangan taruh semua uang tunai Anda dalam satu buah dompet saja.Taruhlah uang dipecah-pecahkan di beberapa dompet atau saku serta di saku tas tangan Anda.Jika suatu waktu waktu dompet hilang,maka tidak lantas semua uang Anda menjadi hilang.

Selamat mengelola harta dan uang tunai Anda dengan baik.Salam hangat.

*)Terinspirasi dari artikel Mas Tjiptadinata Efendi di kompasiana.com dan berbagai sumber lainnya.

Rabu, 24 Juli 2013

Mengelola Emosi

Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu.Bisa berbentuk kemarahan,kegembiraan atau semacamnya.Biasanya emosional sangat tergantung kepada pemicu terjadinya perasaan itu,apakah pemicunya menimbulkan kemarahan,kesedihan atau kegembiraan.

Orang yang emosional memang tidak semuanya bermakna negatif,namun kebanyakan jika berjiwa terlalu emosional atau mudah terbawa pemicu perasaan itu,maka harap waspada karena emosi yang tidak terkendali bisa ditumpangi oleh nafsu setan yang mengalihkan kendali atas pikiran wajar manusia.

Secara kata sifat,Setan adalah keburukan dan selalu membawa kepada kerusakan,kecelakaan dan kejahatan.Emosional yang sudah ditunggangi setan maka bisa merugikan orang yang selalu "emosional" baik dalam berpikir,bertindak dan bersikap.

Terlalu cinta dan terlalu gembira misalnya,akan membuat manusia terlena dengan kecintaan dan kegmbiraannya,sehingga akal sehat menjadi padam terbungkus emosi berlebihan di dalamnya.Nalarnya sudah tidak jalan lagi karena llilitan perasaan emosional yang berlebihan,yang padahal emosi tersebut awalnya adalah sesuatu yang baik.Namun jika emosi-nya berlebihan,maka akibatnya akan buruk juga,karena emosinya tidak terkontrol.

Terlalu gembira juga kurang baik bagi yang punya gangguan fungsi jantung,bisa berakibat fatal sama halnya dengan terkejut atau mendapat kabar buruk yang mengejutkan.Artinya jika kontrol emosi sudah tidak terkendali maka efek buruklah yang terjadi.

Apalagi jika emosionalnya yang terpicu dari sebuah kemarahan,banyak ayat dan hadist yang menyatakan bahwa jika seseorang sedang dilanda kemarahan,harap waspada karena di jiwa dan pikiran bahkan di fisik seseorang yang sedang marah itu sejatinya sedang bersarang nafsu atau sifat-sifat setan yang akan membawa kehancuran.Baik kehancuran kepada dunia mikronya (diri sendiri) atau kepada dunia makronya (lingkungannya).

Mengelola pikiran,fisik dan hati agar tidak emosional adalah salah satunya dengan terus mendekatkan diri kepada sang Khalik atau Tuhan kita.Dengan cara dan ritual masing-masing agama dan kepercayaannya yang baik.Atau secara umum dengan selalu meningkatkan keyakinan keimanan dan berjalan selalu di jalan yang lurus.

Setelah itu perbanyak pula membaca ayat-ayat Tuhan yang tersurat maupun tersirat dari Tuhan.Memperbanyak dan memperdalam berbagai ilmu yang bermanfaat dan ilmu yang baik-baik.Sehingga diri kita menemukan kebenaran,menemukan jalan lurus,jalan yang diridhai Tuhan dan jalan wajar secara kemanusiaan.

Mengelola hati dan pikiran dengan baik.Kalau menurut konsep Islam misalnya dengan sistem "manajemen Qalbu',melalui selalu menambah dan memperdalam ilmu agama dengan keyakinan penuh dan bergaul dengan orang-orang soleh.

Secara garis besar dalam Islam ada 5 perkara sebagai "tombo ati" atau penyejuk hati ketika emosi diri kita suka tidak terkontrol dalam keseharian.

5 Hal penyejuk Hati itu adalah  yang syairnya diciptakan oleh Sunan Bonang,salah satu wali songo dari tanah Jawa.Syair ini populer dengan nama " Tombo Ati" atau Obat Hati.

1.Baca Quran dan maknanya.Menderes kitab Suci dan ilmu-ilmu agama.

2.Selalu mendirikan shalat malam (Tahajud dan sebagainya).

3.Berkumpulah dengan orang-orang saleh.Atau bertempat tinggal di lingkungan yang baik-baik.

4.Perbanyak ibadah Puasa.Puasa pada hakekatnya melatih kesabaran dan pengendalian diri.Mengendalikan emosi termasuk di dalamnya.

5.Selalu bangun malam hari untuk beribadah,berdzikir,terutama untuk tafakur diri dengan shalat malam dan amalan baik lainnya.

Selamat berpuasa bagi umat muslim semuanya.Salam silaturahmi.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler