Selasa, 10 April 2012

Sebaiknya Hindari Selingkuh

Oleh : A.Wierodjampang

Ilustrasi : shutterstock/kol.awd
Selingkuh yang kita maksud yakni berkhianat hati dan tubuh menjalin hubungan asmara lagi dengan orang selain pasangan kita yang sah.


Perselingkuhan di tulisan ini lebih dikhususkan untuk istilah pengkhianatan antara suami atau isteri yang "bermain syetan" di belakang pasangan resminya.

Meskipun makna selingkuh bisa menjadi luas,selingkuh uang,selingkuh bisnis,selingkuh pertemanan,dan sejuta selingkuh lainnya.Akan sangat panjang kalau kita tulis disini.

Mengapa istilah "bermain syetan" karena sebuah perselingkuhan yang dilakukan oleh sepasang yang sudah punya suami atau isteri adalah hal yang sangat keji,dhalim dan jahat,sebuah kemunafikan yang setara dengan sifat-sifat iblis yang selalu mengajak ke segala jurusan kehancuran,kecelakaan dan kejahatan.

Bahaya sebuah perselingkuhan sangat jahat dan berefek domino,rantai-berantai bersambung-menyambung dengan perbuatan-perbuatan jahat lainnya.

Riyadh dan Hujan

Oleh : A.Wierodjampang
Curah hujan di kota Riyadh-Kerajaan Saudi Arabia,beberapa bulan terakhir ini semakin sering saja.Bukan saja hujan yang hanya rintik-rintik namun hujan yang lebat sering terjadi.Malah beberapa kali pernah turun hujan salju berbentuk butiran-butiran es kecil-kecil namun hanya berlangsung sekitar sepuluh sampai tiga puluh menit saja.

Menghasilkan genangan-genangan air bah yang menggenang di setiap sudut kawasan rendah penjuru kota Riyadh,karena jalanan di Riyadh pada umumnya tidak di lengkapi oleh parit atau got air limbah di bahu kiri kanan jalan.

Bila hujan menjelang untuk kami para pendatang dari Indonesia,mempunyai rasa tersendiri,sebut saja gemericik curah hujan yang menimpa jalanan aspal hotmik yang licin dan hitam segar,aroma bau tanah yang awalnya panas tertimpa air hujan yang datang,menimbulkan bau khas tanah tersendiri.

Mengingatkan memori pikiran untuk mengenang suasana hujan ketika sedang di kampung halaman,tanah air Indonesia.

Apalagi jika hujan datangnya di saat malam menjelang,seusai magrib atau isya lalu meluangkan untuk sekedar keluar ke jalanan,pasti mendapatkan pemandangan yang romantis.

Pemandangan yang segar,jalanan aspal yang hitam bersih,gemericik air yang turun dari langit,dan sesekali mobil kita terpercik air jalanan yang tersapu ban mobil lain di samping kita.

Gemerlap lampu suar jalanan,kerlap-kerlip lampu toko-toko dan rumah penduduk di antara kegelapan,memandang jauh ke sana ke rumah di kampung kita dalam khayalan kangen pulang kampuang.

Hujan kalau seandainya aku bisa meminta,datanglah kau tiap hari dengan indahnya ke tempat kami yang gersang.

Catatan ringan : A.Wierodjampang

Senin, 09 April 2012

Cerpen : Beliau

"Beliau"

Oleh : A.Wierodjampang
                                                       
Sudah enam kali beliau datang untuk memastikan penerimaan atau penolakan yang akan aku putuskan,beliau tidak datang sendiri ,hanya melalui para bawahannya atau tiga kali terakhir hingga hari ini yang beliau utus Mang Empud sopir pribadi beliau.

"Hanya kata iya atau tidak saja Neng,untuk saat ini..,"kata sopir beliau ketika aku masih bungkam di kursi panjang reyot ruang tamu.

Menemui sopir beliau saat ini aku hanya sendiri saja,kebetulan Emak sedang pergi bersama si Bungsu ke adiknya di Tasikmalaya.

"Entahlah Mang,saya masih harus memikirkannya dengan matang,mamang kan tahu sendiri bagaimana resiko dengan status kawin siri begitu,apalagi sebagai isteri simpanan,,"aku menjawab antara sadar dan
tidak,tapi setidaknya  telah menghormati beiau dengan menjawab pertanyaan sopirnya.

"Menurut Mamang mah neng,terima saja !,perkara resmi atau tidak resmi,wah jaman sekarang yang resmi pun tidak menjamin hidupnya bahagia ," Mang Empud sopir sekaligus utusan beliau saat ini mencoba mengompori aku, mang Empud sangat kental feodalnya,mental kuli sekali dan sangat loyal sama beliau yang disebut mereka Bapak itu.

"Coba lihat si Risma yang nikah resmi,tidak dimadu, hanya mengandalkan cinta dengan si Jajang sampai saat ini masih saja belum punya rumah," mang Empud lebih jauh memberi contoh anaknya yang beberapa tahun silam tidak menerima lamaran seorang pejabat tinggi di Jakarta untuk dijadikan isteri simpanannya,tetapi Risma memilih Jajang pujaan hatinya yang hanya bekerja sebagai karyawan pabrik kemasan air minum di daerahku.

"Kata 'Bapak' kalau eneng sudah berkata iya saja,perkara akad nikahnya nanti di atur lagi,maka segera akan bapak kirim uang buat membuat rumah eneng,membeli sawah atau kebun dan akan dibukakan rekening dengan nama eneng sendiri,dengan saldo awal tiga puluh juta" panjang lebar sopir beliau setengah membujukku.

"Rekening sendiri atas nama aku..saldo awal tiga puluh juta ,lalu sebulan tiga juta...?" pikirku mulai agak sumbang kalau tidak termasuk goyah juga,iya punya rekening sendiri di bank bagi wanita kampung nan papa seperti aku adalah impian tersendiri,apalagi kata mang Empud nanti "Bapak" akan selalu mengirm uang setiap bulan tiga juta rupiah,semacam resiko dari suami ke isteri.

Hebat juga ya "belau" yang suka di sebut Bapak oleh anak buahnya,mau ngasih ke isteri simpanannya tiga juta sebulan,belum nanti pertemuannya kata mang Empud setiap Bapak ada maunya aku harus menginap di Hotel yang bintangnya tiga,ini masih kata mang Empud.

"Bagaimana neng,mamang harus segera memberitahu 'Bapak' hari ini,keputusan iya atau tidak,sekalian sebentar lagi mamang juga mau pamit,untuk persiapan besok mau ngantar 'Bapak' turba ke Jawa Timur."tambah mang Empud.

Suara sopir beliau  memotong lamunanku yang semakin memusingkan hati dan kepala ini,antara butuh materi dan juga tak mau mengorbankan cinta ini,lalu berpikir pula apa nanti kata masyarakat dan tetangga,bahwa aku jadi isteri simpanan salah satu pejabat di republik ini.

Bukan bangga tetapi malu,karena jelas aku hanya mengharapkan mobil,kebun,rumah,sawah dan uangnya saja.hal ini akan jelas kelihatan oleh umum karena mereka tahu siapa aku dan keluargaku asalnya,hanya keluarga yang kurang mampu,beberapa kali Emakku kebagian uang BLT,dan sampai saat ini kami masih terdaftar resmi sebagai penerima beras miskin,rumahku sudah tidak layak disebut rumah lagi,reyot,tua ,dindingnya sudah banyak yang lapuk dimakan rayap,dan mungkin dua atau tiga tahun lagi rumah ini akan roboh dan hancur.

Mang Empud keluar sebentar dari rumah reyotku, terdengar menelepon dari handphonenya, mungkin bicara dengan si beliau "Bapak" itu yang menginginkan diriku menjadi gundiknya.

Bermula ketika beliau melihat aku di lapang Desa, saat itu aku menonton acara gunting pita sebuah proyek pemerintah di kampungku, beliau ikut dalam rombongan para gegeden pejabat yang meresmikannya.

Sejak saat itu kata mang Empud,Bapak tertarik dengan aku.lalu beliau menyuruh mencari tahu tentang aku.Dengan menginvestigasi siapa diriku ke tetangga dan penduduk sekitar rumah.

Sejak sepeninggal suami yang kawin lagi entah dimana,sudah delapan tahun ini hidup menjanda,padahal sudah punya si bungsu putri tersayang yang sekarang sudah berusia lima tahun,namun si bungsu lebih dekat ke Emak,bahkan ke aku sukanya memanggil teteh saja,kata panggilan ke kakak perempuan di daerahku.

Aku dan suami dulu menikah atas cinta kami berdua,namun perjalanan takdir memang tidak bisa ditebak oleh akal sehat,suatu waktu suami pergi yang katanya untuk merubah nasib dengan menjadi TKI ke Saudi ,namun belakangan ada kabar dari tetangga sebelah desa bahwa suamiku telah kawin lagi di Jeddah dengan sesama TKI wanita di sana.

Sejak saat itu  hanya bisa pasrah saja,surat cerai tidak ada, apapun status secara tertulis tidak punya, padahal dahulu kami resmi menikah dengan akta nikah di KUA.

Setelah berunding dengan pihak mertua maka aku dikasihani oleh mereka,atau memang sengaja mereka juga tak mau lagi bermenantukan aku wanita penganggur,miskin dan papa yang selalu membebankan diri ini hanya ke suami saja,mereka menyetujui aku menggugat cerai ke pengadilan untuk mendapatkan surat janda.

Biaya sidang perceraian ini menghabiskan semua celengan tabungan dan satu kalung emas hasil kerja keras ketika ada lowongan kerja menjadi buruh harian di sebuah perkebunan yang sekarang sudah bangkrut,untuk biaya mengurus terbitnya surat janda sebagai penegasan status perkawianku.

Untuk memenuhi keperluan aku,putriku dan Emak,kami bertiga tinggal di rumah tua warisan mendiang ayah,rumah reyot hampir roboh ini,aku bekerja jadi pelayan toko di tengah kota dengan gaji hanya empat ratus ribu rupiah terpaksa  pulang pergi ke tempat kerja dengan jalan kaki,menerobos pematang sawah yang membatasi rumah dan komplek pertokoan di tengah kota.

                                                                                     ***

Sopir beliau yang tadi menelepon telah selesai,sebelum pamit tadi mang Empud menyerahkan sebuah Tas  berukuran sedang,"ini..dari beliau.."kata mang Empud."jangan lupa neng jawaban ditunggu minggu depan beliau akan datang langsung menemui eneng di Hotel Mekarsari,nanti eneng saya jemput..oke,permisi.tapi sebelumnya akan menelepon dulu ke eneng hari Sabtu jam 7 pagi." mang Empud  panjang lebar menerangkan hasil pembicaraan teleponnya barusan.

Ketika kubuka tas itu isinya ada baju-baju buat putriku,dua buah amplop dengan tulisan satu nama Emak satunya lagi namaku, Lisnawati .

Dan yang terkejut ada handphone Blackberry seri terbaru BB bold 9790..yang sudah di setting aktif lengkap langsung kring,kata mang Empud ini buat komunikasi Lisna dengan beliau.

Ah bikin puyeng , mana berani menenteng hp apalagi secanggih itu, cukup tahu diri aku malu dengan siapa diri ini,rumah reyot,bekerja hanya buruh harian dan kepentingan komunikasiku tidaklah menuntut hp secanggih itu,dan apa kata tetangga nanti melihat barang canggih semahal itu bagi ukuran seorang janda ,bukankah harga hp itu hampir lima juta rupiah lebih dimiliki oleh janda semiskin aku,pasti akan mengundang prasangka yang tidak-tidak bahkan akan mengundang fitnah.

Ah tidak,kuputuskan untuk berkomunikasi sehari-hari dengan membeli hp biasa saja,asal bunyi dan bisa ngomong jika sesekali beliau menghubungi.

Sebagai janda delapan tahun  cukup pengalaman untuk menjaga nama baik diri ini,meskipun konsekwensinya aku di cap oleh kaum lelaki sebagai janda judes dan jutek,namun harga diriku masih berkibar di lingkunganku,sebagai janda aku tidak membuat khawatir para isteri tetangga suaminya akan kepincut aku,aku selalu pasang sikap dewasa dan jutek malah judes jika sesekali banyak suami tetangga menggoda.

Delapan tahun menjanda nama baik dan harga diri tetap terjaga,walau aku sendiri merasa lelah dan payah dengan itu,karena harus selalu bisa mengendalikan diri dalam hal apapun terutama berinteraksi sosial di lingkungan.

Atau aku harus bisa menahan hasrat biologis ketika malam-malam jendela kamarku diketuk pria hidung belang para suami tetanggaku..sialan..!

Dalam hati terdalam ketika syetan datang akupun kadang berniat untuk membuka jendela kamar dan mendapatkan sekedar kehangatan jiwa dan hati ini,tetapi segera niatan itu pergi lagi setelah kukerahkan semua keteguhan keimanan dan menyebut nama Tuhan berkali-kali.

Mungkin atas hasil investigasi anak buahnya beliau dengan hasil baiklah makanya "beliau" memilih aku mau dijadikan isteri ketiga atau keempat atau malah kedua belas  tidak tahu pasti,yang jelas menurut mang Empud aku harus bersedia hanya dinikahi  agama saja,nikah siri tanpa akte nikah,namun kewajiban sebagaimana layaknya suami isteri tetap akan tertunaikan sesuai waktu yang tersedia.

Masih kata mang Empud,namun jika beliau cocok sampai masa pensiun ,maka tidak menutup kemungkinan akan menikah resmi berakta nikah.Akad nikahnya diulangi nanti..wueekk..!

Deuh pusing sampai saat ini semua penjelasan orang-orang "beiau' malah menambah keruwetan pikiranku,dilema antara terima atau tidak,,semakin sulit saja mengambil keputusan.

Kalau aku terima tawarannya,harta dan uang pasti aku dapatkan namun aku sebagai isteri simpanan yang hidup tidak normal,ketemu suami sembunyi-sembunyi belum waktu yang tidak sepenuhnya kumilikki,belum nanti kalau hamil dan punya anak,belum ini belum itu,secara manusia aku ingin rasanya menolak saja.Pasti ribet berkeluarga macam begitu.pasti ya pasti ribet..!

Namun disisi lain aku dan Emak membutuhkan seorang pelindung dan seseorang yang membiayai hajat hidup kami,segala kebutuhan sandang,pangan, papan kami,tidak seperti saat ini kami berkubang di lumpur kemiskinan yang nyata,yang sangat jauh dibawah hidup layak,meskipun harga diri kami baik-baik saja di mata lingkungan namun kehidupan keluarga kami sangat tidak nyaman kadang kami kelaparan dan sama sekali tidak ada yang peduli.

Tiap hari tiap jam tiap detik aku dan emak selalu berpikir keras besok mau makan apa,besok beli beras darimana uangnya,bagaimana kalau kami sakit,bagaimana kalau rumah reyot ini roboh...dan serba kekurangan lainnya,,lalu..sekarang ada peluang untuk keluar dari lumpur kemiskinan ini.tetapi harus aku tukar dengan hatiku ini,dengan diriku ini.menikah dengan "beliau" yang anak buahnya suka memanggil "bapak" atau sesekali "pak Boss".

Jam di ruang tengah menunjukkan tujuh pagi,semalaman aku tidak tidur,sampai subuh tiba masih saja belum menemukan jawaban yang harus aku katakan sebentar lagi,ada sms semalam dari Jakarta,dari mang Empud sopir sekaligus mak comblang beliau.

"Ass.-neng besok Bapak mau telepon jam 7 pagi,silahkan dijawab langsung ya..salam empud" itulah bunyi SMS semalam.

Jam 06.59 dan ..kriing..kring...,nada dering bunyi, betul tepat jam 06.00 hp jadulku berbunyi....."hallo..sama neng Lisna...?"suara dari sana.

"..oh iya saya sendiri pak..ini sama siapa.emm maaf,,,.?"jawabu sedikit gugup.

"oh kebetulan...ini saya Ibu Rita sponsor dalam PT.ANU, di Jakarta,ini tentang lamaran kamu jadi TKI di Hongkong itu sudah saya acc dan siap berangkat besok ke Jakarta temui saya disini,tolong dipersiapkan ya !,Lisnawati bin Sugandi ya..?"

Aku bersujud syukur..lamaranku untuk jadi TKI Migran di Hongkong diterima,setelah dua bulan sebelumnya aku mendaftar lewat temanku di toko tempat bekerja secara diam-diam tak memberitahu  Emak..

Dan jawabannya kok bisa sekarang ya..barengan sama jadwal mang Empud , jadwal Beliau..?

Ah tidak perlu aku pikirkan,kini  telah mendapat jalan terbaik untuk merubah nasibden gan hasil keringat diri sendiri,dengan tanpa harus menjawab,Iya kepada beliau.

Lalu kring lagi hp ku berbunyi,terlihat dar daftar kontak namanya "Beliau"...kring..kring..kring...-Ah dibiarin hingga bunyi dering itu berhenti sendiri,mungkin bosan karena tidak aku angkat.Masa bodoh,itu kan kontak dari si pengecut pengkhianat keluarganya,dari Bandot tua yang serakah.

Ingin rasanya aku melempar hp itu ke comberan atau ke kakus pembuangan kotoran kamar mandiku,tetapi ya sudahlah...!

                                                                                 ***

Saat ini aku berada di pesawat udara yang akan mengantarkanku ke Hongkong,ke sebuah dunia baru yang akan merubah nasib miskinku setidaknya aku akan punya uang lebih besar dari hanya sekedar gaji pelayan toko di tanah air,walau disini hanya menjadi babu tapi lebih berharga daripada hanya sebagai tempat palampiasan para beliau-beliau bandot-bandot tua di tanah air sendiri.

Bersyukur aku telah bisa lepas dari nafsu jalang para oknum pejabat biang kerok kebobrokan negri ini,dengan menjadikan kami para wanita tak berdaya jadi isteri-isteri simpanan mereka.

Dan yang menyakitkan mereka melecehkan dengan cara kawin siri karena merasa bisa segalanya dibeli oleh uang dan harta,yang kemungkinan harta itupun hasil dari memeras uang rakyat bahkan bisa saja hasil dari korupsi....ya bisa saja...ah melamun terlalu jauh dikau Lisna..! 

Tamat   
Belajar bikin cerpen lagi gan..
Ilustrasi:flickr.com
                                                   

Cerpen : Kutunggu di Pantai Jayanti

Cerpen sederhana oleh : A.Wierodjampang


" Panggil saja aku 'nyai', sayang...! " suara lembut,halus dan mempesona itu terdengar lagi di ruangan yang hanya Dimas dan wanita itu saja berdua.


"Baik nyai,tapi kenapa saya sampai ada di tempat ini..?" setengah bergumam tapi jelas terdengar,semacam pertanyaan namun lirih dengan pita suara yang bergetar sedikit serak,Dimas mencoba mengiyakan sekaligus bertanya.


"Tidak penting sayang,cerita kamu bisa sampai di haribaanku,aku telah lama memendam rasa ini dari sejak kehadiranmu di dunia barumu itu,dunia yang sedang kalian dan semua isi bumi gandrungi," lanjut suara emas sangat merdu milik seorang perempuan tengah baya namun masih cantik dan ayu dengan pakaian khas seperti layaknya pakaian ratu-ratu Jawa jaman kisah Nyai Loro Kidul atau keturunannya di dongeng-dongeng orangtua jaman dahulu.

Jika Sudah Terlanjur Berhutang Kreditan

Ilustrasi :flckr.com
                   
Punya hutang,hutang dalam bentuk apa dan bagaimanapun tidak akan tenang hidup ini,baik hutang lunak,hutang semi lunak apalagi hutang panas,ini klasifikasi menurut saya saja.

Hutang lunak dan aman,misalnya hutang yang timbul dari meminjam sejumlah uang atau barang dari orang lain yang bila saat membayarnya tidak harus memakai bunga atau lebih apapun,biasanya bisa didapat dari seorang malaikat yang menjelma manusia..entah itu menjelma jadi saudara kita atau siapapun yang berhati malaikat,mulia.

Hutang semi lunak,dimana kita dapat hutangan dengan jangka waktu pengembalian yang panjang sangat
panjang tetapi harus membayar "bagi hasil"nya setiap periode tertentu.

Hutang Panas membara,ini jenis hutang yang sangat ganas dan berbahaya bagi perhitungan nasib badan si penghutang,yaitu hutang yang harus dibayar dengan bunga yang besar diatas 5% dari nilai pokok dan jika tidak bisa membayar (wan prestasi) di jadikannya jumlah hutang itu bunga berbunga dan ditambah denda hitungan hari sekian persen dari nilai sisa pinjaman.

Dari ketiga jenis hutang di atas,hanya hutang nomor satu yang paling aman,jenis kedua dan ketiga sangat berbahaya dan berkemungkinan kita akan terus terbelit dengan urusan hutang,gali lobang tutup lobang jika tidak "disiplin" banget seribu persen disiplin ketat super ketat dalam mengusakannya.

Yang terbaik adalah yang tidak punya hutang sepeserpun,baru ini namanya orang kaya.Iya sepakat bahwa pendapat ini sangat kuno setidaknya pasti sahabat akan ada yang tidak setuju,iya silahkan saja ini opini penulis hasil belajar dari pengalaman.

Kalau masalah setuju atau tidak setuju dengan opini kita tentu saja tiap hal akan ada perbedaan dan akan selalu mengundang debat,tetapi saya mau berbagi kepada yang sudah kadung,sudah terlanjur basah, terperosok ke lautan hutang termasuk hutang kreditan dari jumlah yang kecil hanya belasan ribu sampai yang bernilai jutaan rupiah jumlah angsurannya,sebaiknya bagaimana..?

Sebaiknya menurut penulis,

-Bayarlah angsuran dua hari sebelum tanggal limit waktu batas bayar,jika batas bayar tanggal 10 maka jadwalkan secara pribadi tanggal 8 harus usah dibayar.

-Hindari membayar angsuran kredit dengan meminjam dulu uang pihak lain,memanfaatkan dana talangan dari pihak lain,karena biasanya pihak lain akan meminta sejumlah uang lebih juga bila waktu membayarnya nanti,inilah yang disebut tutup lobang gali lobang.

-Jangan terus menunggak angsuran hutang karena biasanya pihak yang menghutangkan akan menambah beban dengan harus membayar sejumlah denda.

-Bila sudah ada uang lebih,bayar lunas secepatnya semua jumlah angsuran,biasanya akan di beri discount khusus jika dibayar di awal batas pelunasan kreditan.

-Jangan kredit lagi di masa berikutnya,biasanya nasabah yang lancar suka di nilai A oleh si pemberi hutang dan ditawari nilai kredit yang lebih besar,jangan serakah sudahi saja katakan,No,tidak pada hutang baru.

-Rubahlah mindset kita bahwa mulai dari sekarang katakan TIDAK pada tindakan yang menimbulkan diri kita jadi mempunyai hutang,dengan makin cerdas dan giat usaha serta latih kesabaran untuk memperoleh sesuatu hanya dengan membeli KONTAN saja.

Percayalah hidup kita akan tenang dan nyaman.Silahkan setuju atau tidak setuju..pendapat kita pasti berbeda dan itu wajar.

Pengalaman saya ketika saya masih muda dan "serakah" dahulu ketika disodorkan tip seperti ini,saya malah meledek dan suka berkilah,ah toh saya mampu kok,hutang segitu mah kecil dan ternyata berapapun nilai terkecil sebuah hutang tetap akan menjadi beban dan membuat hidup tidak nyaman.

Mari hidup nyaman dengan bersyukur nikmat,melatih kesabaran terhadap keinginan sesuatu dengan sangat cepat meraihnya walau harus timbul hutang,jauhi segala bentuk hutang baik hutang barang,hutang uang atau pun hutang-hutang janji-janji kosong kita ke pihak lain.

Hutang dapat merendahkan harga diri seseorang,hutang dapat menghinakan seseorang,dengan punya hutang hidup tidak akan berharga dimata pihak lain.

Hutang-hutang sangat dekat dengan sifat keserakahan dan kesombongan,dan banyak yang menjerumuskan ke jurang kehinaan.

Katakan Tidak pada Hutang..! pasti hidup tenang dan nyaman, setidaknya tidak akan ada orang yang bertamu hanya untuk "menagih uang miliknya" ke rumah anda.Hidup tidak akan direpotkan dengan pihak-pihak yang selalu menagih dan menagih ke diri kita.

Katakan Tidak,pada membuat hutang baru walau satu rupiahpun..!

Minggu, 08 April 2012

Mimpi dan Cita-cita

Oleh : Aang Wiero D

Dalam rangkaian teori motivasi selalu akan bertemu kata-kata "mimpi",cita-cita,aksi (action),bertindak dan tujuan.

Selalu kata-kata itu hadir dan muncul,karena kata-kata  itu merupakan bentuk pengejawantahan dari kehidupan yang sebenarnya,digali dan dikembangkan oleh para ahlinya dan kemudian menjadi rangkaian ilmu yang dahsyat.

Mimpi disini bukan berarti mimpi yang kosong melambung tinggi tanpa batas dan kosong seperti halnya mimpi nyata dikala kita tidur,mimpi yang begini artinya mimpi apapun dikala sedang tidur itu hanyalah kembang tidur tidak nyata,walaupun suka ada mimpi yang menjadi nyata,namun proses mimpinya sendiri hanyalah sekedar kekosongan tidak nyata.

Mimpi di motivasi artinya cita-cita yang akan menghasilkan sebuah tujuan tertentu,target pencapaian tertentu
dalam kehidupan.Terutama dalam hidup sehari-hari yang sedang kita jalani.

Seperti ketika kita tidur bermimpi sedang jadi presiden,misalnya! Di dalam impian,kita sedang jadi presiden,padahal kenyataannya kita sedang tertidur lelap.Itulah mimpi yang bohong,walaupun bagi manusia tertentu bisa saja mimpinya akan jadi kenyataan di kemudian hari.Tapi proses mimpinya ya tidak nyata tetap toh.

Mimpi di teori motivasi intinya mimpi yang berbentuk cita-cita,keinginan sesuai dengan pikiran masing-masing,sebab itu maka di pelajari juga bagaimana cara "mengendalikan pikiran" untuk mencapai mimpi-mimpi itu.

Ok,..!jadi selama ini apa yang pantas kita impikan dalam hidup ini ?

Bagi yang normal dan tidak ada kelainan gangguan jiwa,pasti sepakat hidup kita ingin bahagia,bukan? malahan lebih jauh ingin bahagia dunia dan akhirat.Lebih komplitnya selamat dan bahagia dunia akhirat.Akhirat yakni kehidupan setelah kita meninggalkan dunia ini,diimani bagi yang beriman bahwa setelah kehidupan ini maka akan ada kehidupan kedua nanti.

Mimpi ingin bahagia adalah hak setiap manusia,dan inilah yang selama ini kita cari bahagia juga masih berarti luas ada banyak satuan-satuan kecil turunan dari bahagia itu,tepatnya ada proses-proses dan tahapan-tahapan tertentu sebagai bagian utuh dari sebuah kebahagian.

                                                                      ***
Salah satu bentuk kebahagiaan hidup bila sudah tercapai hal mendasar berikut,yaitu seseorang sudah bisa mandiri dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,paling tidak yang standar saja,seperti :

1.Sudah mempunyai rumah milik sendiri,karena rumah adalah tempat yang paling banyak dihuni oleh kita untuk menghabiskan waktu menjalani hidup ini.Idealnya begitu dari,di dan ke rumah sendirilah  kita menjalani kehidupan ini.

2.Bisa memenuhi kebutuhan makanan dan pakaian yang layak oleh hasil keringat sendiri,tidak tergantung lagi kepada hasil orang lain,seperti halnya ketika masih masa anak-anak dahulu.

3.Mempunyai Keluarga yang utuh dan penuh kasih sayang,sehat dan sejahtera,yaitu anggota keluarga yang bisa saling mengasihi dalam keadaan suka maupun duka.

4.Mencapai derajat hidup yang bermartabat di keluarga,tetangga dan masyarakat sesuai proporsi dan kapasitasnya masing-masing.Terjaga nama baik diri sendiri dan keluarga.

5.Mencapai tingkat keamanan dan kenyamanan hidup mandiri dengan sumber penghasilan yang tetap dan teratur serta pasti,sebagai jalan untuk memenuhi segala hajat hidup.mempunyai sumber penghasilan yang tetap walau tidak harus berkelimpahan.

6.Memiliki dan menjalankan gaya hidup sehat lahir bathin bersama keluarga,sehingga bisa menikmati jalannya hidup ini dengan nyaman,aman,tenang dan berjalan normal tidak kacau balau.

7.Mencapai tingkat kematangan moral spiritual tersendiri tentang hubungannya dengan Tuhan,dengan menjalankan syariat-syariat pribadi secara Agama atau kepercayaan masing-masing sebagai puncak dari tujuan hidup itu sendiri yang tidak akan ada batas kepuasan jika selalu bermimpi tentang hal-hal yang bersifat material,harta dan dunia.

Mimpi-mimpi dasar di atas adalah hanya sebagian pokok saja dari berbagai "mimpi" yang lain yang jika sudah tertunaikan akan membawa kebahagiaan hidup kita.Mimpi yang sederhana tetapi bernilai "besar".

Hati-hati dengan teori melangit terbalik,banyak yang "bermimpi besar bentuknya saja tetapi bermanfaat kecil bahkan akan menyengsarakan tubuh dan pikiran karena tidak adanya batasan mimpi besar itu sendiri".

Mimpi ideal yang bernilai besar menurut nilai-nilai Islami yang saya ketahui bisa kita ambil sebagai berikut yaitu " Selamat dan bahagia di dunia dan di akhirat ".

Tentu saja mencapai mimpi itu harus disertai dengan ilmu,tindakan,sikap dan perilaku dan diawali oleh mencari tahu apa "mimpi" (tujuan hidup ini yang paling penting dan paling utama).Bagi umat moslem,inti dari tujuan hidup yang utama adalah semata-mata menjalani hidup ini adalah  ingin dan berusaha untuk "Selamat serta bahagia hidup di dunia dan hari akhirat nanti".

Selamat dan bahagia ketika di dunia juga di akhirat,sepertinya itulah " mimpi" sejatinya semua umat.
Wallahulam bisawab.

Selamat pagi.

Sabtu, 07 April 2012

Tulisan enggak pakai pakem...curhat..! (free....)

Tulisan ini berdasarkan kacamata (sudut pandang) seorang anggota blogger.com macam saya saja,yang sedang tinggal di negeri yang kaya akan minyak,masuk ke jajaran negara kaya di dunia dengan dan pendapatan perkapita hampir 4 kali lipat perkapita Indonesia..(konon kata wikipedia ah..hehe).

Mau tahu jumlah angka-angka nominalnya ya berkunjung aja deh ke sumbernya wikipedia indonesia haha..saya kan bukan lagi nguras eh ngulas tentang jumlah penduduk. (maksudnya kalau tinggal sih di negara kaya..Saudi tetapi saya sendiri mah tetap aja masih gak kaya..hehe..jelas dunk disininya kan cuma kuli..coba kalau jadi saudagar minyak..iya nyesel dulu sekolahnya bangkrut..akhirnya jadi kuli dah di negeri super kaya ini..).

Dan sayang,,eh jengkelnya orang di kampung enggak mau tahu disini itu gue kuli,nyangkanya sama dengan negara Saudi,banyak duit,padahal,,hadeuh namanya orang gajian ya gaji-nya meleleh terus..walau tinggal dan diam di negeri kaya..

Ya kalau warga Saudi sih memang dibanding saya jelas mereka kaya-kaya lho..karena pengaruh negaranya yang gede pendapatannya sementara penduduknya hanya kurang lebih 30 juta-an orang..jadi wajar kalau pendapatan perkapita Saudi menjadi tinggi,tingkat kesejahteraan rakyatnya secara materi jelas lebih baik dari saya..hehe..maksudnya saya yang kuli..gitu..

Jangan dibandingkan dengan kata Bangsa Indonesia,karena sebagian bangsa Indonesia sekarang sudah banyak yang melebihi kekayaan warga Saudi..hanya masih belum merata..

Mungkin beberapa puluh tahun kedepan Bangsa Indonesia akan melebihi kekayaan warga Saudi,asal pemerintahnya saja yang baik dan jujur..(hmm..??..).

..hari ini mau curhat kesel banget dengan kondisi diri sendiri,ya bukan kesel maksudnya..(takut disebut gak syukur nikmat nih..)..tepatnya hadeuh lagi jenuh dengan sikon sehari-hari setelah hampir menjelang 3 tahun harus "" sebagai TKI informal...dan yang paling jenuh..gak bisa gaul...kuper banget..tapi ya nasib deh udah mau apa lagi..berusaha untuk menikmati dan terus ngambil duit..eh ngambil hikmatnya..

Disini..saya iri dengan blogger yang di tanah air..iri dalam arti bagus yee..yakni berbagai bahan tulisan di tanah air bisa didapat dengan mudah dan bervariasi serta suasananya mendukung banget..literatur banyak,sumber berita banyak,sumber malamun banyak,sumber ngeceng banyak..ngeceng inspirasi gan..hehe,sumber objek-objek buat di jeprat-jepret foto banyak dan bebas merdekaaa....

kali ini jangan heran nih gaya nulisnya kacau bangeth ya..namanya juga di diary pribadi ya,,enaknya begini,,mau gimana aja di "rumah" lapak pribadi bebas....tidak ada moderator atau editor yang nyensor tulisan kita..hehe..

wah ngelantur ya udah kemana tadi topik saya..?,oh iya..di sini di Saudi...jadi bolger terbatas banget begitu gan maksudnya..seperti..beginoo nih...

....mau foto-foto risih karena enggak biasa urang Saudi di muka umum jeprat-jepret di tempat umum untuk ngambil gambar,baik dengan ponsel atau dengan kamera biasa,kecuali wartawan atau orang yang penting,dan saya hanya sesekali aja lihat orang yang trak trek berfoto.... yang paling sering jeprat-jeprret kamera di Riyadh dsk adalah si sialan Mobil dinas Lalulintasnya Riyadh,mobil berkamera untuk TILANG mobil..memoto mobil yang melebihi marka batas kecepatan di jalan-jalan tertentu..atau mobil yang melintas zebra cross di lampu merah tertentu di kawasan kota di Riyadh..

nah kamerawan (mobil berkamera automatic)... macam ini hampir setiap saat pasti pada nongkrong ngincer mangsa mobil yang "macem-macem' di jalanan Riyadh khususnya..

...tapi kalau foto-foto untuk kenangan,untuk bersenang-senang sekedar hiburan sangat jarang enggak kayak di kampung kita Indonesia...jadi ketika saya mau jeprat-jepret foto di tempat umum ya jadi malu juga disamping takut di curigai sebagai apaann gituu...,karena masih aneh disini kalau ada orang asing macam saya berfoto ria atau sekedar mengambil gambar di jalanan misalnya...

Kalau cerita macam masalah beginian..memang Saudi kuno..menurut saya..walaupun kalau masalah duit dan kekayaan secara umum warganya sejahtera karena pemerintahnya kaya raya..tetapi dalam hal menikmati kehidupan sehari-hari...terutama menikmati kehidupan..wuih jauh deh kalau dibanding dengan budaya kita yang asyik dan aling baik ...hehe jelas aja yang nulisnya kan orang Indo..hehe

eh bener deh gan..bukan sekedar saya orang Indo begitu,coba aja mana ada pergaulan yang begitu dekat dengan tetangga,sekedar bercanda haha hihi atau ngerumpi ria di sebelah rumah dengan tetangga sebelah..atau lainnya..yah biarin deh itu kan adat mereka...iya ya...lain lubuk lain ikannya,lain padang lain belalang...

..hehe tak mau menulis lebih banyak ah tentang ini,,takut saya jadi ngelantur mengupat adat orang lain,kata mang Ajengan guru ngaji saya..mengupat ngomongin kejelakan orang lain itu perbuatan yang sangat jahat..berdosa dan akan masuk neraka...jahanam...lidah di tusuk dengan jarum berapi dan di kucurkan timah mendidih ke lidah yang suka ngomongin kejelakan teman atau orang lain...serem...!

....ngomongin diri sendiri saja..mau ngisi konten lapak ini...mau merias dengan foto-foto aktual ya disini susahnya minta ampun..disamping karena tidak biasa main ambil gambar foto di tempat umum di KSA,juga karena saya belum punya kamera-nya..hehe...

....selama ini suka pinjam ke kamera HP teman,dan saat ini HP teman saya pun telah terjual...jadi gak bisa upload foto terbaru saya mulai saat ini sampai ke suatu waktu yang belum ditentukan..

..lagian kalau sudah ada kamerapun objek-objek buat foto-fotonya enggak ada yang aneh-aneh gan..kalau ada yang agak aneh pun ya itu tadi...gak bisa bebas moto objek yang dimaksud apalagi sebagai warga asing di sini..KSA..

..bersyukurlah bagi teman blogger yang di tanah air,di tempat-tempat bebas lainnya..tidak seperti di negeri saat saya domisili sekarang...upss gak boleh di tulis...takut nanti salah paham..hehe

sekedar curhat saja..masih disambung gan...gado-gado ngalor ngidulnya...tulisan yang sengaja saya bikin merdekaaa...bebas...mencoba keluar dari pakem-pakem tulisan yang baik dan benar...hehe

toh hanya sekedar curhat gan..oke..disambung...bye..

Eseks-eseks dan Pornografi

Ilustrasi Gimg./awd
Tentang seks,tentang manusiawi juga,siapapun orangnya yang mengaku normal akan tertarik dengan dunia eseks-esek ini,terlebih kepada yang Porno-porno ,baik itu konten gambar porno,video,cerita porno dan konten lainnya termasuk konten suara di  internet.

Sungguh kita tidak bisa menghindar lagi dari dunia satu ini,dimana kebebasan,kemajuan dan globalisasi informasi dan teknologi telekomunikasi yang terus maju maka seiring pula bertambah mudah dan banyak jumlahnya media yang berisi konten dewasa ini.

Bagi yang sudah berumur dewasa tentu tidak akan jadi masalah yang terlalu berbahaya,disamping sudah berpikiran dan bersikap dewasa juga sudah bisa bersikap bijaksana menghadapinya atau tepatnya mengkonsumsi dan menggunakannya.

Tetapi sangat belum tepat jika dilihat,dibaca dan akan di serap dan disimak oleh anak-anak dan pembaca dibawah umur.

Pengaruh tidak baiknya akan lebih dominan dan akan terpatri dengan negatif di perkembangan remaja berikutnya.Terutama dengan masalah pelecehan dan perilaku seks bebas di usia dini.

Membendung arus media farno di dunia maya..? wah mimpi banget tuh,kagak bakalan bisa,seperti halnya di Saudi Arabia sangat ketat dalam mem-Blokir situs-situs porno ini,tetapi ya tetap saja banyak yang lolos,karena si pembuat situs lebih canggih dan pintar dalam mengakali sebuah cara pemblokiran situs -situs tertentu.

Akibatnya situs-situs dan konten porno,telanjang dan ekseks-eseks tetap saja banjir dan diantaranya tetap melenggang kangkung masuk ke jaringan internet kita.

Tidak ada jalan lain selain kita harus cerdas dan tetap mengontrol anggota keluarga kita,terutama anak-anak kita,paling tidak memberi pengetahuan dan penjelasan yang baik dan dimengerti oleh anak-anak,atau tepatnya beri pengarahan tentang itu oleh pengetahuan yang sesuai dengan dunia mereka.

Jangan dihindari karena tak mungkin bisa menghindari,tapi mari mencoba dengan pendekatan pendidikan dan pengertian yang baik ke anak-anak kita.

Pendidikan seks pertama yang sehat harus diawali dari kita keluarga.Termasuk dalam menyikapi dan memahami dunia eseks-eseks di internet.

Terbaru

Oknum Pedagang yang Tidak Tertib

Ketika sudah berhubungan dengan kepentingan umum maka selain kita berhak untuk hidup sebagai pribadi pun juga harus menghargai hak orang...

Terpopuler