Kamis, 15 September 2022

Keluarga Muda:Perlu Cadangan Berlapis Pendapatan

Bernadaindo.
Keluarga muda yang ia sudah hadir anak satu,atau dua anak dengan masih balita dan yang sudah dewasa tentu pengeluaran rumah tangga berbeda.

Keluarga dengan jumlah anggota tidak lebih dari 5 orang secara beban termasuk masih ringan,walaupun relatif misalnya kalau dihubungkan dengan sumber pendapatan utama keluarga itu.

Jika sebuah keluarga tinggal di perkotaan dan di pedesaan juga akan berbeda,biasanya di pedesaan atau kampung biaya hidup tidak terlalu mahal dibanding keluarga yang yang tinggal di perkotaan.

Di kampung pada umumnya beberapa komoditi dan bahan makanan ada yang swasembada,mandiri tidak tergantung uang.Misalnya beras,sayur mayur,ikan,buah-buahan,gas untuk kompor terbantu tungku dan sebagainya,tidak harus selalu membeli ke toko atau pasar tetapi tercukupi dari hasil mengolah sendiri.

Beras dari sawah sendiri,sayur dan buah dari kebun sendiri,dan sebagainya banyak kebutuhan yang jika tidak punya uang pun mereka tetap bisa makan.

Berbeda dengan hidup di kota,aslinya banyak keluarga yang makan uang.Artinys jika tidak ada uang mereka pasti tidak bisa makan,jika tidak punya uang di kota mereka tidak makan buah atau sayur,di kota pada umumnya wajib memegang uang.

Tetapi pada dasarnya hidup di kota atau di desa sama saja membutuhkan sejumlah uang untuk memenuhi segala kebutuhan hidup.

Selain untuk kebutuhan rutin makan minum,keperluan sekolah,ongkos atau BBM untuk bekerja atau sekolah anak memerlukan uang yang harus ada sejumlah pengeluaran rutin itu.
Apalagi jika ditambah oleh pengeluaran yang tidak terduga,misalnya untuk biaya kerusakan motor,mobil,rumah,ada saudara yang hajatan,ada yang sakit,dan sebagainya.

Bersyukur kalau pendapatan keluarga berlebih untuk memenuhi kebutuhan itu.Dan setiap bulan ada tabungan sisa gaji yang tidak terpakai.
Tetapi jika pendapatan tidak menentu,pas-pasan,disinilah perlunya mencari penghasilan tambahan.

Penghasilan sebagai pendapatan sebuah rumah tangga wajib sifatnya.Untuk kelangsungan hidup dan keluarga memerlukan biaya,hal pokok untuk biaya tersebut adalah uang.

Untuk itulah seorang kepala keluarga harus mempunyai penghasilan yang tetap, sebagai pekerja atau wiraswasta sama saja usahakan pendapatan itu bersifat rutin atau bisa dihitung dalam periode tertentu.

Sebab ini wajib atau harus,jika tak ada biaya rumah tangga akan hancur,akan bangkrut.

Demikian mengapa seseorang yang mau menikah atau berumahtangga sebaiknya sang suami harus mempunyai pekerjaan tetap,atau usaha tetap,penghasilan yang jelas dan bersifat rutin.Bisa pendapatan rutin harian,mingguan,bulanan,musiman atau bahkan tahunan. 

Jika belum mampu menafkahi lebih baik menunda dulu sampai kondisi bisa mandiri dan berpenghasilan jelas dan tetap.

Walaupun sudah punya penghasilan tetap dengan pekerjaan pokok,untuk sebuah  rumah tangga perlu juga untuk mencari dan membuat sumber penghasilan tambahan selain dari sumber utama.

Mempunyai cadangan sumber pendapatan berlapis,karena jika mengandalkan satu sumber bisa saja sumber pokok ketika ada masalah, lantas rumah tangga tidak akan terguncang ekonominya.Kondisi keluarga tidak akan krisis tetapi tetap stabil karena ada sumber pendapatan berlapis yang kuat.

Jika suami terkena PHK atau menderita kerugian,masih ada penghasilan cadangan baik itu dari investasi yang telah ditanam,atau dari jenis usaha lain yang memang dijadikan usaha cadangan sejak awal 

Jadi,jika saat ini sudah memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap pun,alangkah lebih baik Anda memikirkan dan membuat sumber pendapatan cadangan lainnya,untuk jaga-jaga jika sumber pendapatan utama terkena masalah.

Jurus mengamankan keuangan keluarga seperti ini kita sebut sistem atau teknik cadangan keuangan keluarga berlapis.Yaitu strategi dimana ketika usaha utama gagal atau bermasalah,cadangan berikutnya yang berperan menyelamatkan keuangan kita.Dan syukur-syukur kalau pekerjaan utama tidak bermasalah,usaha cadangan tersebut bisa memberi asupan tambahan keuangan dan pasti membantu mempercepat Anda jadi keluarga yang mapan dan aman dari terjangan krisis keuangan di keluarga kita.

Hidup Bagai Sebuah Perjalanan

Bernadaindo.
Kata-kata bijak menyatakan bahwa hidup ini bagai sebuah perjalanan panjang.Maka dalam menjalaninya tidak usah seperti berlari untuk lomba lari 100 meter.
Dan juga hidup ini bukan perlombaan,maka santailah menapakinya agar ternikmati selama proses perjalanan itu.

Tidak usah ngebut atau berlari,cukup dengan tetap berjalan konstan melaju dengan kecepatan senyaman mungkin.

Jika selalu terburu-buru dan ngebut,pasti perjalanan tidak akan nyaman,selalu tegang,tidak ada waktu menikmati kekinian,tak bisa tengok kiri atau kanan,tak bisa menikmati apapun,bahkan sukar menyadari sedang dimana atau sampai dimana,terlalu ngebut dan tentu rawan terjadi tabrakan atau ditabrak orang lain karena mengerem mendadak dan tidak terkendali.

Jika selalu ngebut cenderung perjalanan tidak terkendali,ugal-ugalan dan serba diterjang walau salah jalur.Sungguh suatu kondisi yang terus tegang,gampang cape dan rawan membahayakan diri sendiri juga orang lain.

Kalau ngebut,perjalanan tidak bisa menikmati kanan kiri kehidupan,akhirnya fisik dan media perjalanan itu cepat rusak bahkan bisa mogok di tengah jalan karena terlalu panas mesin dan roda yang bergerak

Itulah gambaran jika perjalanan hidup dilakukan dengan serba terburu-buru,ingin instan,tidak sabar dengan proses,ngebut untuk suatu tujuan yang ingin dicapai tanpa perhitungan dan bergerak ugal-ugalan tanpa mengindahkan etika dan aturan.

Hidup yang demikian jadi tidak bisa menikmati kehidupan karena energi terus dikuras nafsu dan emosi ingin segera sampai ke tujuan yang jika sudah sampai pun malah planga-plongo di tengah kelelahan energi sudah terkuras karena ugal-ugalan sepanjang perjalanan tadi.

Akhirnya boro-boro menikmati hidupnya,dalan prosesnya saja tidak sedikit yang celaka,susah,dan lelah terus mogok sebelum sampai tujuan.
Tujuan hidup adalah bahagia,dan akhir hidup adalah kematian.

Jika tidak bisa menikmati perjalanan hari ini,saat ini kapan lagi,

Jadi,santai dikitlah tak usah terburu-buru yang penting tetap merayap,jaga kecepatan konstan di jalur aman yang sedang-sedang saja sambil menikmati saat ini.Biarlah orang lain menyalip kanan kiri kita,sebab mereka yang zig-zag kanan kiri tanpa aturan belum tentu sampai tujuan dengan selamat.

Hidup ini bukan perlombaan lari jarak pendek,tak usah terlalu ikut campur urusan pribadi orang lain,nikmatilah dalam ketenangan kendalikan kecepatan dengan melaju konstan ternikmati dan mantap sampai tujuan dengan tenang.

Niscaya di ujung perjalanan nanti masa tua,tidak kelelahan baik lahir maupun bathin.Sehingga masa itu tetap bisa bersyukur,tetap bisa menikmati hidup, berada dalam kebahagiaan serta ketenangan.

Rabu, 14 September 2022

Terbuka Peluang yang Sama untuk Jadi Orang Kaya

Bernadaindo.
Saat ini sangat terbuka peluang untuk jadi orang kaya bagi semua kalangan,semua level,semua orang yang kreatif dan cerdas.

Perkembangan peradaban dan teknologi dunia saat ini sangat membuka jalan merubah nasib dari miskin menjadi kaya lebih cepat dari zaman dahulu.

Jika ukurannya harta atau uang,saat ini tidak harus Anda jadi sarjana dulu untuk bisa punya penghasilan lebih dari 10 juta  rupiah per bulan.

Padahal gaji pokok karyawan pertama yang ijazahnya Sarjanapun tidak akan lebih dari 5 jutaan bahkan di beberapa tempat bisa kurang.

Jika takaran suksesnya dinilai dengan uang,maka zaman ini seorang Sarjana bisa kalah harta dan uangnya oleh seorang pedagang Bakso yang laris dan beromset besar.

Banyak pedagang yang hanya lulusan SLTP atau SD lebih kaya dari lulusan sekolah tinggi.

Hari ini ada tukang ojek yang nyambi jadi salesman bisa berpenghasilan lebih dari 8 juta per bulan.

Hari ini ada yang hanya lulusan SMP jadi konten kreator video di YouTube dan banyak yang nonton,bisa berpenghasilan 10 sampai 16 juta dengan hanya upload video dari hape jadul saja bukan memakai kamera standar broadcast.

Hari ini banyak yang berpenghasilan sehari satu juta rupiah hanya dari berjualan kuliner atau makanan Cilok atau Cireng,Aci dicolok atau Aci digoreng.

Ya,teknologi komunikasi dan digital telah membuka peluang bisa kaya lebih cepat,tentu saja bagi yang tidak malas,kreatif,rajin,tekun,ulet dan terus mengikuti perkembangan teknologi,terutama teknologi informasi dan digital.

Yang sederhana saja misalnya kita buka kios digital di pasar digital,di aplikasi yang sangat mudah mengoperasikannya,bisa Anda buka toko tanpa gudang,dari jadi pedagang produk sendiri,jadi reseller atau bahkan hanya jadi calo (mediator) saja, bermodalkan hp cerdas sedikit canggih sudah bisa mendulang cuan lebih banyak.

Ayo sobat,kita semua bisa dapat cuan lebih banyak dan lebih cepat dari zaman orang tua dahulu berjuang mengumpulkan uang atau harta.

Jadi yang tidak sekolah tinggi pun punya kesempatan yang sama untuk meraih kekayaan.Sekali lagi bila.....ukurannya uang...bila ukurannya cuan.

Jangan salah paham jika Anda berkesempatan untuk kuliah,ya tentu lebih utamakan kuliah dulu dong,pendidikan adalah investasi yang lebih berharga daripada hanya sekedar harta.

Tulisan ini,memberi semangat kepada teman-teman yang tidak sempat kuliah,atau belum mampu lanjut kuliah,menyemangati bahwa peluang untuk mengumpulkan uang atau usaha dan bisnis saat ini,lebih terbuka peluang bisa mandiri dan punya uang dengan bantuan pemanfaatan kemajuan teknologi.

Tidak semua hal tergantung kepada uang,tetapi segalanya bisa anda raih jikalau punya uang,bukan...?

Ketika Lelah di Titik 99 Persen Menuju Sukses

Bernadaindo.
Sukses dalam berarti mencapai target tujuan mimpi kita.Sukses karir,studi,keuangan,dan tujuan spesifik lainnya.

Mimpi besar boleh ditargetkan untuk sesuatu tujuan yang lebih umum dan menyeluruh urusan hidup kita.
Ingin hidup bahagia dan kaya berkelimpahan harta misalnya,itu sebuah mimpi yang besar dan masih bersifat umum.

Supaya fokus dan tidak terlalu lelah sehingga perjuangan seperti tidak ada ujungnya,mulailah mencicil,menyicil target terkecil,terdekat dan paling sederhana sesuai kemampuan kita.

Ingat jurus 3 M yang dipopulerkan oleh Aa Gym dalam setiap ceramah motivasinya?
Ya.....Mulai dari hal terkecil,....Mulai Dari diri sendiri dan Mulailah saat ini,jangan menunda.

Dengan bergerak menuju target tedekat dan terjangkau dulu,dengan meniti tangga terbawah untuk menuju target ke puncak kita sudah setengahnya mencapai mimpi besar tadi tanpa merasa berat karena tujuan kita masih jauh.

Jika ingin kaya di hari tua,mulailah buka usaha kecil dan menabung dari nilai terkecil yang kita mampu.

Jika ingin studi berhasil,rajin dan tekunlah belajar dan belajar yang baik saat ini.

Jika ingin bahagia rumah tangga,mulailah dari merubah sikap bisa saling mengerti dan memaklumi kekurangan dan kelebihan pasangan kita.

Jika ingin jadi pedagang besar,mulailah buka usaha walaupun sekelas dagang di kaki lima pada awalnya.Jika terus maju kemungkinan Anda akan memiliki kios,toko,bahkan bisa punya Pusat Belanja sekelas Mall.

Jika ingin jadi konten kreator sukses,segeralah bikin konten walau kualitas jelek atau seburuk apapun hasilnya,lalu kabarkan ke dunia bahwa Anda bisa berkarya.

Jika ingin karir bagus dan naik jabatan,mulailah praktekan belajar jadi pemimpin yang baik dan bijak saat ini.

Jika ingin jadi apapun,atau ingin bagaimanapun buatlah target terdekat,terkecil dan yang terjangkau dulu.

Berhitung lah mulai dari angka satu,lalu dua,tiga dan seterusnya.

Menapaklah dari tangga terbawah lalu perlahan naik ke tangga berikutnya sekemampuan,tak usah terburu-buru,santai tapi serius,melangkah sesuai kemampuan tahap demi tahap,meraih mimpi yang kecil dulu,sampai suatu saat akan sampai ke mimpi yang kita cita-citakan di awal pilihan hidup kita.

Tidak perlu terburu-buru,hidup ibarat lari maraton yang panjang,nikmatilah perjalanan dengan mantap,tidak lambat namun tenang,tidak terburu-buru namun tetap bergerak konstan dengan tenang.

Bergerak tenang,konstan pada laju yang tidak terlalu cepat tapi tidak lamban,sedang-sedang saja menjalani hidup agar tidak kehabisan energi di titik 99 persen ke garis sukses yang tinggal satu persen lagi mencapai sukses.

Nikmati,syukuri,jalani kehidupan ini,walau kadang lelah tapi jangan menyerah.
Selamat berjuang kawan!Salam.

Senin, 12 September 2022

Gaji Kecil Rokok Mahal

Bernadaindo.
Harga satu bungkus kemasan rokok bermerk dan "modis" saat ini di tingkat eceran sudah ada yang bertarif 40 ribu rupiah ke atas.

Artinya jika Anda satu hari habis satu bungkus atau dua bungkus rokok,pengeluaran satu hari antara 50 ribu sampai 100 ribu rupiah hanya untuk budget rokok saja.

Artinya keluar uang per bulan sekitar 2 juta lebih hanya untuk rokok.

Atau kita hitung rokok termurah harga 20 ribu,hitungan satu hari habis satu bungkus artinya sudah 600 ribu sebulan hanya untuk rokok saja.

Dikalikan satu tahun 7.200.000,00 ,tujuh juta dua ratus ribu rupiah jika dihitung hanya satu bungkus sehari dengan rokok termurah.

Sungguh pengeluaran yang mubadzir jika gaji Anda hanya UMR kabupaten atau kota secara umum di kita kisaran gaji 3 juta sebulan.

Kebiasaan merokok memang sukar dihentikan,jika sudah kecanduan.Jika mau berhenti pun harus berangkat dari niat yang kuat dan dilakukan berangsur-angsur.

Lain lagi lah,jika kita sudah kaya,penghasilan di atas sepuluh juta sebulan misalnya,merokok yang mahal pun tidak membuat keuangan pribadi cekak terus.

Tapi jika masih baru bekerja,apalagi sebagai buruh yang diupah UMR,alangkah bijaksana untuk mengurangi konsumsi rokok atau bahkan berhenti adalah is the best....!
Gaji kecil rokok terus mahal,pasti uangmu akan terkuras dan terus kurang uang,kapan kaya rayanya gan...?

Tapi,silahkan kembali ke pilihan Anda masing-masing.

Info ini sekedar masukan saja hitung-hitungan bagi Anda yang masih berpenghasilan pas-pasan atau kecil.

Untuk Anda yang kaya raya?...Ah silahkan orang kaya mah beebas bos.....Haha.,!

Selamat malam.

Minggu, 11 September 2022

3 Masa Dalam Hidup Kita

Bernadaindo.
Ada tiga masa ( baca:waktu) dalam perjalanan hidup kita yang pasti semua orang akan mengalaminya.Dan di antara tiga masa itu ada satu masa yang paling menentukan bahagia atau tidaknya nasib hidup seorang manusia.

Saya haturkan penyangkalan dahulu sebelum lanjut Anda membaca.
Yaitu ini murni menurut pendapat saya,sesuai pengalaman pribadi,jika anda setuju silahkan ambil hikmah dan manfaatnya,saya mohon maaf bukan mau menggurui Anda.Tulisan ini sekedar berbagi pengalaman,agar kita semakin bijak menjalani perjalanan hidup ini.

Ok,kita lanjut sister and brother...

Tiga masa yang pasti kita lalui dalam hidup ini adalah:

1.Masa lalu
2.Masa sekarang atau saat ini,detik ini.
3.Masa yang akan datang,beberapa detik,menit,jam,hari,bulan atau tahun ke depan dari detik ini.

1.Masa Lalu
Yaitu saat atau kejadian yang sudah terjadi di waktu yang lalu,sudah berlalu.Apapun yang terjadi tadi sebelum saat ini tidak bisa terulang lagi,tidak bisa diulang sama persis seperti masa lalu 

Untuk itu tidaklah baik terlalu memikirkan berlebihan tentang masa yang sudah berlalu.
Peristiwa masa lalu sudah berakhir dan baik buruk atau bagus itu sudah berlalu kawan,sudahlah cukup ambil hikmah dan pelajarannya saja dari kejadian yang sudah berakhir itu.

Tidak baik terlalu dalam disesali atau bahkan jadi trauma sampai jadi penyakit karena masa lalumu selalu hadir pada pikiranmu saat ini.

Tidak baik kuota memori pikiranmu dipenuhi oleh kepikiran masa lalu,apalagi masa lalu yang buruk dan hanya menyebabkan hari ini badan dan jiwamu sakit.

Rugi hidup ini jika terus memikirkan terlalu dalam masa yang telah hilang,masa yang tidak akan kembali lagi.Sang waktu telah menelan semua hal masa lalumu.

Sungguh rugi dan tidak akan maju hidup,apalagi bahagia jika terus terobsesi pada masa lalumu.

Masa lalu yang buruk buanglah dari pikiranmu,masa lalu yang indah cukuplah dikenang hanya untuk menambah kegembiraan yang memberi energi pada saat menikmati waktu sekarang.Tapi kenanglah masa lalu indahmu secukupnya saja,jangan juga berlebihan,karena bisa membuat Anda terlena bahkan bisa sombong kalau dikenang berlebihan,dan itu tidak baik pula untuk nasib baik di hari ini.

2.Masa kini,detik ini,saat ini adalah saat yang paling menentukan nasib dan perjalanan hidup kita akan bahagia atau tidak.

Seburuk apapun masa lalumu,jika Anda saat ini baik,detik ini selalu melakukan yang terbaik,berusaha baik,bertindak baik,bersikap baik,berpikiran baik,berperasaan baik,berbuat baik dan segala hal melakukan yang terbaik,hidup kita dipastikan akan baik-baik saja.

Saat ini,waktu ini,masa kini adalah anugerah Tuhan inilah saat atau waktu sepenuhnya milik kita.Maka syukuri dan nikmatilah saat ini dengan baik.

3.Masa depan,masa yang akan datang,bagaimana kita di masa yang akan datang sepenuhnya itu milik Tuhan.Kita tidak bisa menjangkaunya akan bagaimana kita di masa depan.

Kita boleh saat ini berencana,bermimpi,bercita-cita,membuat program masa depan,boleh dan sah-sah saja,namun jangan sepenuhnya semua rencana kita dianggap akan nyata semua,karena masa yang akan datang diri kita itu hanya Tuhan yang tahu.

Untuk itulah kita sebaiknya mensyukuri masa sekarang,sadari saat inilah hidup kita yang sebenarnya,saat inilah hak kita sedang berlangsung hidup ini.

Nikmatilah saat ini,bersyukurlah saat ini,lakukan yang baik dan terbaik saat ini,agar masa depan yang terjadi yang baik-baik saja.

Berdoa yang baik,bekerja yang baik,bersikap dan bertingkah yang baik,merencanakan yang baik,lakukan apapun yang terbaik saat ini.Diharapkan masa depan akan baik sebagai hasil dari perbuatan baik saat ini.

Karena masa depan adalah masih rahasia Tuhan,untuk itu jangan terlalu risau dan terlalu khawatir tentang masa depan.Karena sama sekali kita gelap dan tak akan ada yang tahu kita di masa depan.

Kita tidak akan tahu yang akan terjadi pada kehidupan kita bahkan tak tahu akan terjadi apa satu atau dua jam ke depan dari sekarang,apalagi yang akan terjadi pada kita besok,lusa, Minggu depan,tahun depan,semuanya rahasia Tuhan.

Tidak bagus jika khawatir berlebihan tentang masa depan.Tugas kita lakukan saja yang terbaik saat ini,diharapkan hukum alam akan berbicara bahwa perbuatan baik dan lurus saat ini,pasti balasan atau hasilnya pun akan yang baik pula.

Masa lalu biarlah berlalu,karena tidak mungkin kejadian masa lalu terulang lagi.Nikmati,syukuri saja saat ini,dan lakukan segala hal yang terbaik yang bisa kita perbuat,dengan begitu diharapkan di masa depan akan terjadi hal-hal yang baik pula.

Yakinlah dengan berlakunya hukum alam,jika saat ini kita berada di jalan yang lurus dan benar,melakukan yang terbaik maka apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai atau kita panen.Dan jika kita saat ini berada di jalan lurus dan benar,maka berpeluang besar di masa depan tidak akan jadi orang tersesat yang menderita.

Tetap di jalan yang lurus dan benar,lakukan yang terbaik saat ini,maka di masa depan imbalanya syorga atau kebahagiaan.

Tetapi jika saat ini kita selalu berbuat buruk,berjalan di jalan yang salah,maka saat ini dan detik berikutnya hidup orang begitu akan selalu merasakan neraka atau penderitaan.

Tak usah terlalu dipikirkan apa yang sudah terjadi di masa lalu,apalagi sampai terobsesi masa lalu,karena itu sudah lewat tidak bisa diulangi lagi.Dan tidak baik pula terlalu merisaukan dengan khawatir berlebihan tentang masa depan,karena masa depan manusia sepenuhnya rahasia Tuhan.

Yang terbaik kita lakukan adalah mensyukuri,menjalani,saat ini dengan mengisi hidup saat ini oleh berbuat hal yang baik-baik dan terbaik.Itulah hidup yang sebenarnya,yaitu hidup yang sedang kita rasakan dan jalani saat ini,ini,sekarang detik ini.

Wallahualambisawab.

Kita Makan Uang ?

Bernadaindo.
Beberapa orang ada yang sangat tergantung kepada uang.Artinya jika tak ada uang maka tidak bisa makan.Jika akan makan mesti ada uang,beli beras dulu,beli sayur dulu,beli buah dulu baru bisa masak,baru bisa makan.

Bukankah sungguh khawatir kondisi yang  demikian ?

Iya kalau gaji lebih dari cukup,iya kalau tabungan di bank atau celengan aman terkendali,iya kalau badan selalu sehat,iya kalau anda pegawai negeri,atau pegawai BUMN,iya kalau anda pegawai perusahaan yang mapan yang terjamin tidak akan ada PHK atau perusahaannya bangkrut,iya kalau usaha Anda sudah besar dan tidak bangkrut
.
Tentu yang posisi tersebut di atas,sementara tidak akan sampai tidak makan karena uangnya datang dengan teratur dan tetap.
Terapi meskipun uangnya bersifat tetap,sewaktu-waktu karena salah kelola kalangan inipun bisa terkena krisis makan juga.

Apalagi bagi yang penghasilannya kecil atau tidak tetap,tidak punya tabungan,tidak ada cadangan uang,padahal resiko sehari-hari terutama makannya sangat tergantung kepada uang tunai,ada uang tunai mereka makan tidak ada uang tidak bisa membeli makan,akhirnya hutang uang kemana-mana daripada tidak makan.

Untuk itulah jika kita mempunyai tanah dan lahan sawah sebaiknya jangan dijual,atau sisihkan hasil usaha dengan membeli lahan sawah atau kebun.

Jika kita memiliki lahan tanah atau sawah,kita bisa mandiri swasembada pangan,artinya jika tidak memiliki uang seperak pun kita dan keluarga tetap bisa makan yang cukup dengan gizi yang cukup.

Beras hasil dari sawah sendiri,sayur mayur dari kebun sendiri,daging ayam atau ikan dari kolam sendiri,telor ayam dari ternak sendiri,buah-buahan dari kebun sendiri.

Dimasak ditungku dapur kotor dengan bahan kayu bakar dari kebun sendiri,kebtuhan air minum dan air bersih dari sumur sendiri,ditimba tidak memakai pompa listrik.

Kebutuhan listrik rumah tangga dari pembangkit mini aliran air atau tenaga Surya sendiri.

Jika bisa menciptakan kondisi rumah dan lingkungan seperti itu,dijamin serasa di sorga dunia yang tidak seratus persen tergantung kepada uang dan uang.

Untuk transportasi bisa jalan kaki atau bersepeda,kecuali yang jauh dan sangat penting,maka jika BBM naik kita tidak terlalu pusing dengan inflasi dan berkurangnya nilai beli uang tunai kita.

Swasembada pangan,tidak terlalu bergantung kepada uang semua sendi kehidupan,sistem inilah yang saat ini sudah banyak ditinggalkan generasi milenial.

Tentu tidak bijaksana jika lahan dan sawah dijual hanya untuk ditukar dengan untuk menyogok masuk kerja,atau dijual untuk sebuah hal yang kurang bermanfaat,apalagi dijual hanya untuk berpoya-foya ,alamat sengsara akan terus repot dengan kebutuhan resiko sehari-hari.

Jika sudah ada tanah atau sawah di kampung,sekuat tenaga jangan jual hanya buat hidup di kota,apalagi sampai habis-habisan demi untuk hidup ke kota.

Jika hidup di kota pun tetap mengalir pasokan pangan dari tanah sawah dan kebun dari kampung.Dan uang yang didapat tidak habis terus hanya untuk urusan makan,karena kebutuhan pangan keluarga sudah terpenuhi dari lahan sendiri.

Mandiri swasembada pangan.
Dan keuangan keluarga pun terjaga dari serangan krisis atau kurang uang meskipun kadang terjadi inflasi dan harga kebutuhan naik harganya.Dipastikan keluarga yang sudah swasembada pangan akan tetap stabil meskipun ekonomi nasional atau global dilanda krisis.

Tentu ini sekedar gambaran saja,jika rumah tangga kita masih bisa diciptakan kondisi seperti ini,insya Alloh tidak akan terlalu pusing jika keuangan sedang tidak ramah ke dompet kita,hehe.....!

Hanya berbagi pengalaman dan cerita perjalanan saja,hidup Anda adalah hak Anda menentukan mau bagaimana,dimana,dan pilihan menghabiskan waktu perjalanan hidup ini.

Hak setiap orang untuk memilih jalan hidupnya,artikel-artikel di blog saya ini hanyalah sekedar berbagi pengalaman sedikit tentang jutaan atau milyaran jalan hidup manusia.

Semoga kita semua bahagia.Amiin.

Sekali Lagi Tentang Kekuatan "Percaya!"

Bernadaindo:
Suatu waktu,salah seorang guru kehidupan saya bercerita tentang sejarah beliau bisa memiliki rumah tinggal yang pada awalnya hanya modal "percaya" atau keyakinan pada pertolongan Tuhan terhadap suatu usaha atau ikhtiar yang didasari oleh Iman atau Percaya atau yakin.

Dimulai dari perjalanan niat untuk membeli rumah karena beliau saat itu belum memiliki rumah tinggal dan sementara masih ngontrak.

Setelah niat ditentukan bersama istri beliau,bahwa kita harus memiliki rumah dalam waktu dekat meskipun secara keuangan yang cukup belum memegang dalam bentuk tunai atau bahkan tabungan pun masih jauh senilai harga pasaran rumah di kota beliau.

Berawal dari niat bersama suami istri tekad yang kuat harus memiliki rumah dalam waktu dekat demi ketertiban semua anggota keluarga.

Suatu hari maka sengaja berjalan-jalan sambil sekalian survei mencari rumah yang mau dijual.Selain mencari dari media online mereka mencari langsung di lapangan yang biasanya suka ada tulisan atau papan iklan di depan rumah atau tanah yang mau dijual.
Misalnya,".....Dijual Rumah dan Tanah seluas sekian,Hubungi Sdr.Anu...tanpa perantara..".

Maka mereka sampailah pada salah satu lokasi rumah yang ada papan iklannya seperti itu.Lengkap ada nomor kontak pemilik.

Sang suami belum begitu yakin atau sedikit ragu karena secara lahiriah belum memegang uang kontan senilai pasaran di lokasi tersebut.Harga di kawasan itu ratusan sampai satu miliar rupiah per unit.

Namun keyakinan sang Istri beliau yang berenergi lebih kuat,bahwa niat dan tekad untuk memiliki rumah bagi mereka menjadikan sang guru pun ikut yakin walau tidak seratus persen semangat seperti istrinya.

Di tengah kegalauan sang Suami,istri beliau yang tekad,niat dan keyakinannya lebih kuat segera menelpon pemilik rumah yang ada tulisan mau dijual tersebut.

"Kalau hanya bertanya tentang rumah dan harga,kan gratis ,yah..ya kita coba saja kontak dulu pemiliknya",Kata istri guru saya saat itu,ketika beliau mau menghubungi pemilik rumah itu.

Akhirnya,di telepon pemilik dan menjawab harganya sekian ratus juta rupiah.Suatu jumlah yang belum kepegang uang kontan ya saat itu.
Namun niat yang kuat ingin memiliki maka mereka janjian untuk survei melihat lebih detail bersama pemiliknya.

Akhirnya pertemuan dengan pemilik rumah  dilakukan,mereka bisa masuk ke dalam lokasi melihat dan membaui bahkan bau tanahnya,semua detail ruangan ke ruangan seluruh areal dilihat dan diinjak bersama pemilik.

Dan mereka cocok,berminat sekali,lalu acara pertemuan mereka pun bubar.
Nah,di momen inilah ketika mereka mau pamit pulang,istri dan suaminya sudah naik ke mobil mau pulang,istri guru saya pun turun lagi dan meminta suaminya berhenti balik lagi ke rumah yang ditaksir tadi.

"Saya mau berdoa di pintu masuk rumah itu....!",Istri guru saya berkata ke suaminya.

Maka baliklah ke rumah yang disurvei tadi,kebetulan sang pemilik rumah belum pada pulang juga.Rumah yang mau dijual sudah dikosongkan sejak lama.

Akhirnya istri guru saya mohon ijin ke pemilik rumah untuk ikut berdoa di depan rumah,agar jika yang terbaik menurut Tuhan rumah ini harus jadi miliknya mohon dibukakan jalan rezekinya.

Sang pemilik rumah pun mengijinkan mereka berdoa,bahkan mengajak ayo kita berdoa bersama.Lalu berdoalah mereka sambil istri guru saya memegang pagar besi rumah yang mau dijual tersebut.

Sesudah itu pulang dan bubarlah pertemuan survei lokasi saat itu.

Lalu berlanjut ke negosiasi harga,dan guru saya waktu itu kata beliau mengajukan pinjaman dan mengumpulkan uang.

Singkat cerita kemampuan keuangan guru saya hanya bernilai setengah dari harga yang ditawarkan penjual,beliau memegang uang ditambah ada pinjaman berjumlah setengah dari harga yang ditawarkan.

Dan luar biasa,.....penjual itu memberikan rumah tersebut dibeli hanya dengan harga setengahnya dari harga yang ditawarkan di negosiasi awal.
Rrruar biasa,bukan?

Dan akhirnya rumah tersebut berhasil dimiliki oleh mereka dengan lunas bayar kontan ke pembelinya.Dan jadi tempat tinggal mereka hingga tulisan ini saya upload ke hadapan Anda.

Dan kisaran harga pasaran rumah tersebut jika dijual saat ini,sekitar 1,5 milyar ke atas.

Hikmahnya adalah: jangan sepelekan kekuatan doa...!

Doa disertai usaha bersama keyakinan bahwa jika Tuhan berkenan apapun yang menurut nalar tidak mungkin,tetapi jika Tuhan berkehendak karena diijabah dikabulkan doa kita,maka apapun mungkin terjadi.

Keyakinan,disertai iman percaya akan kekuasaan Tuhan dibarengi usaha yang maksimal,maka hal yang menurut nalar tidak mungkin,bisa terjadi dengan dibukakan pintu-pintu jalan keluarnya oleh kekuatan yang Maha Kuasa.

Selamat pagi.

Catatan: Karena cerita ini cerita nyata,dan ada beberapa pilihan kata Saya di awal posting yang menurut kami terlalu pribadi,dan menyangkut pribadi orang lain ( privasi salah satu guru kehidupan saya),maka saya edit dan revisi tanpa mengurangi isi dan makna artikel ini.

Terima kasih.

(Penulis,Wiero Djampang,admin,pemilik bernadaindo.blogspot.com)

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler