Rabu, 07 November 2012

Khawatirkan Sistem Kepulangan TKI Mandiri

Kekhawatiran dari berbagai pihak yang peduli kepada keselamatan jiwa raga TKI yang pulang lewat Bandara Soetta Tangerang,sangat masuk akal.Termasuk saya sendiri sebagai salah satu dari TKI yang kalau pulang selalu menggunakan Bandara Soetta.

Kekhawatiran ini seiring dengan akan diberlakukannya sistem kepulangan mandiri,yaitu diberikan kebebasan kepada TKI untuk dijemput atau pulang menggunakan transportasi sesuai keinginan TKI.

Di satu sisi sepertinya langkah ini dalam rangka "menghargai" hak pribadi setiap TKI,hal ini saya acungkan jempol kepada pemerintah.Namun khusus untuk Bandara Soetta,pemberlakuan sistem pulang mandiri saat ini belum tepat.Karena alasan keamanan si TKI itu sendiri.

Kebanyakan TKI yang pulang adalah TKW informal yang asalnya dari berbagai pelosok kampung dan daerah yang jauh.Selain faktor pendidikan yang rata-rata rendah juga faktor mental yang seringkali banyak TKW yang seperti "linglung" kelelahan dan tidak sedikit yang dalam kondisi "stress",keika turun dari Kapal di bandara.

Ditambah waktu tiba di Bandara banyak pada saat malam hari.Sudah banyak contoh tentang TKI yang dirampok,dibius,ditipu dan dipermainkan oleh para penjahat di luar Bandara.Seperti kasus hilangnya uang dan sejumlah harta milik seorang TKI pelaut yang dibius oleh oknum supir taksi yang membawanya pulang dari bandara tempo hari.

Masalah yang lain yaitu membludaknya kendaraan jemputan di bandara,ramainya calo-calo dan sebagainya.Tidak bisa dibayangkan jika TKI yang masih "linglung'lelah dan sebagian malah ada yang depresi,lalu tiba malam hari dalam keadaan membawa sejumlah uang dan harta benda,lalu keluar dari Bandara dengan tidak ada jemputan keluarga misalnya.Jelas-jelas akan berpotensi menjadi korban kejahatan orang-orang jahat yang selalu pintar dan cerdik melihat peluang kejahatan mereka.

Menurut saya,sistem yang dikoordinasi serta memakai sistem travel seperti kemarin itu adalah pilihan terbaik.

Atau ada sosialisasi yang jelas bahwa seorang TKI yang tiba di bandara,diperkenankan memilih dua pilihan untuk memilih,yaitu apakah mau memilih travel resmi yang sudah berjalan atau memang sudah ada keluarga yang menjemput di luar bandara sana.

Semoga semua yang berkepentingan dengan ini,mendapatkan jalan terbaik untuk melindungi TKI yang pulang kampung.

Salam hangat,terima kasih telah membaca.


Senin, 05 November 2012

Koboy Kampung Memeras Istrinya Jadi TKW

Di blog sebelah,tepatnya di blog detik ada postingan berjudul,"Suami Mengantar 'Istri' Menjadi Pelacur".Saya jadi ingat cerita seorang tetangga kampung saya,beliau seorang TKW yang "diperas" oleh suaminya sendiri.

Sebut saja Marni (23 th),seorang TKW PLRT Saudi Arabia berasal dari sebuah kampung di Jawa Barat.Marni pergi ke Saudi setelah di kampungnya menikah dengan pemuda bernama D (25) dengan harus puas menjadi isteri keempat D,dengan sebelumnya dibohongi status D adalah duda.

Karena kawinnya "siri' (tidak tercatat di KUA),maka tanpa keterangan apapun (surat model NA dsb) tidak diperlukan saat walinya menikahkan empat tahun yang lalu.

Baru setelah usia pernikahan mereka hampir dua tahun,Marni baru tahu bahwa D itu adalah playboy kampung yang sudah beristri 3 orang sebelumnya,semuanya menjadi TKW di Luar Negeri.

Tidak berdaya,meskipun sudah tahu D mempunyai isteri tiga orang.Disamping Marni orang kampung udik hanya lulusan SD dan mengaji di kampungnya,juga Marni dan keluarganya sangat miskin.Sehingga ketergantungan nafkah hidup hanya kepada pemberian suaminya saja,yang mendapat uangnya hasil dari "memeras'isteri-isterinya yang sedang bekerja jadi TKW kebanyakan di Timur Tengah.

Keluarganya juga tidak bisa berbuat apa-apa,meskipun tahu Marni sangat menderita batinnya.

Lalu suatu ketika saat isteri tua si D ini pulang dari bekerja TKW nya,maka dengan dipaksa Marni untuk daftar ke PJTKI di Jakarta menjadi Pembantu di Timur tengah sebagai pengganti yang mencari uang bagi si koboy kampung itu,karena isteri tuanya sudah pada pulang kampung.

Biasanya isteri-siterinya digilir untuk diberangkatkan ke luar negeri,semacam "shift" saja layaknya.Bekerja jadi TKW bergantian dipaksa oleh suaminya.

Pendidikan yang rendah,kemiskinan yang menyelimuti keseharian mereka dan tentu saja kebodohan riil yang membuat keluarga Marni tidak berdaya.

Pemuda D yang buaya darat dan Jeger kampung ini,tentu saja sangat ditakuti di daerahnya.Selain dikabarkan jago Pelet dan jago Teluh (santet),juga tidak segan-segan si D ini selalu mengancam isteri-isterinya akan dibunuh atau akan disantet kalau berbuat macam-macam atau tidak menuruti aturannya.

(Ini fakta terjadi saat ini tahun 2012,abad internet dan ketika peradaban disebut-sebut sebagai masa menuju puncaknya,terjadi di sebuah daerah yang hanya kurang lebih berjarak 150 km saja dari DKI Jakarta).

Marni lalu pergilah ke PJTKI didaftarkan paksa oleh suaminya sendiri.Saat itu tahun 2008,kalau TKW sudah pasti lulus test kesehatan,maka PJTKI suka memberi uang "makan' kepada   TKW atau keluarganya sekitar 3 juta rupiah.Dan untuk Marni tentu saja langsung "disikat 'habis oleh suami koboy kampung ini.

Sementara Marni ditinggal saja tanpa dibesuk sekalipun selama menunggu pemberangkatan di penampungan TKI.

Suaminya setelah mendapat uang makan 3 juta rupiah dari PJTKI,langsung pulang kampung dan bersenang-senang dengan isteri yang baru pulang dari TKW sebelumnya.

***

Dan terbanglah Marni,isteri muda Tuan Jeger kampung ke sebuah negara gurun di timur tengah.

Setelah empat bulan Marni dengan setia menelepon suaminya yang sedang berbulan madu lagi dengan isteri-isteri tuanya di kampung,untuk menerima kiriman gaji empat bulan hasil keringat Marni.

Sungguh Marni super setia ya...?

Mengapa Marni setia ? Atau kelihatan seperti setia.Sudah disakiti namun tetap mengabdi ke suaminya.

Kata Marni waktu cerita ke penulis adalah sebagai berikut :

Marni harus setia ke suaminya,karena takut kalau tidak mengirim ke suaminya maka keluarganya,kebetulan tinggal Ibu kandungnya saja,maka akan diancam dan terus ditagih uang kiriman yang tidak melalui si koboy kampung itu.

Dan yang lebih mengerikan Marni akan disantet sekeluarga.

"Hai Marni,kalau kamu tidak menuruti mengirim uang ke saya,kamu akan saya santet sekeluarga anda .."kata si D waktu menelepon ke Marni.

Maka terpaksa Marni mengirim uang hasil kerja TKWnya ke rekening atau atas nama suaminya.Dan uangnya sudah pasti "habis'.

Ketika Marni meminta diceraikan karena sudah tidak kuat lagi,maka dengan enteng si suami Marni berkata,

"..Mau cerai...?,oh boleh tetapi kamu harus membayar sepuluh juta rupiah,untuk membayar Talak ke saya...! " jawab suaminya.

Padahal talaknya itu adalah talak siri juga,bukan talak harus sidang dahulu di Pengadilan Agama.

Sampai saat ini Marni bagai memegang buah Simalakama.Mau cerai uang tidak bisa membayar uang Talaknya,mau tidak cerai jelas-jelas suaminya adalah orang jahat yang tidak mungkin akan membahagiakan hidupnya.

Marni pun semakin galau dan stress di akhir kontrak kerjanya yang sisa satu bulan lagi di sebuah keluarga baik-baik di Saudi Arabia.

Mau pulang ke tanah air takut dianiyaya dan didhalimi terus oleh suaminya,kalau tidak pulang umur Marni terus menjadi Tua di negeri orang dan uangnya di kampung sudah habis.

Marni tidak mau lapor ke aparat berwajib,karena jika berlaku demikian maka Marni sudah diancam oleh jeger kampung suaminya akan dibunuh.Dan biasanya,jeger di tempat Marni bukan hanya gertak sambal saja,banyak kenyataan memang mereka terbukti bisa membunuh karena mereka juga terpengaruh oleh Narkoba.

Miras dan narkoba ini didapatkan dari membeli dengan uang hasil keringat para isteri-isteri piaraannya sebagai TKW.

Lalu aparat setempat pada kemana nih...? Ada sih tetapi tak bisa berbuat banyak.Termasuk karena tidak ada laporan dari para korban,karena korban takut di santet atau diancam oleh suaminya sendiri agar jangan melapor atau hal apapun.Atau dibungkam untuk diam.

(Seperti diceritakan Marni (nama disamarkan) beberapa bulan yang lalu )

AWD-Riyadh.

Sabtu, 03 November 2012

Satu Minggu Tidak Bisa Update

Waduh mohon maaf sahabat pembaca,terutama yang setia berkunjung ke sini.Selama satu minggu penuh saya tak bisa mengupdate blog ini.Penyebab utama adalah kondisi tubuh saya sakit.

Sakitnya tidak parah tetapi cukup menganggu untuk sekedar beraktivitas semacam menulis sebuah postingan.Hypotensi,tekanan darah rendah karena kelelahan dan terlalu cape.

Ternyata terlalu banyak begadang,kurang tidur dan kurang istirahat membuat tubuh kita 'protes' ya ? Mereka jasad jadi kurang berfungsi dengan baik.Mungkin sel-sel di tubuh ini melemah daya kerjanya.Memang selama ini saya terlena dengan kondisi yang tadinya selalu sehat-sehat dan baik-baik saja,sering lupa bahwa kekuatan jasad kita juga ada batasnya.Perlu istirahat yang baik.

Jika usia masih muda dan sel-sel tubuh masih segar,terkadang banyak anak muda yang tidak hirau dengan kualitas kesehatan tubuh untuk jangka panjang.Karena ketika badan masih muda usia di bawah 30 tahun misalnya,efek dari kebiasaan tidak sehat itu tidak terasa secara instan,tetapi akan terasa lima atau enam tahun kemudian.Yaitu akan terjadi kondisi tubuh yang lemah dan mudah sakit atau bahkan terhinggap penyakit tertentu,misalnya bagi perokok akan terkena penyakit paru-paru dan sebagainya.

Misalnya kebiasaan jelek dan tidak baik ketika masih muda,yaitu merokok,begadang,bepergian bersepeda motor tanpa jaket pengaman,minum alkohol,kebiasaan telat sarapan pagi atau malas berolahraga dan sebagainya.

Contoh di atas adalah kebiasaan buruk di masa muda dan ketika badan masih kuat,akibatnya tidak langsung terasa di saat itu.Tetapi baru akan terasa dua atau tiga tahun kemudian ternyata akibat kebiasaan hidup kurang sehat d masa muda,sangat berakibat buruk ketika badan sudah semakin tua.

Ketika masih muda akan lebih baik bila kita menghindari dari ,begadang,merokok,telat sarapan pagi dan malas berolahraga.Usahakan sebaliknya,tidak merokok,jangan telat sarapan pagi dan terus mengolah tubuh terutama dengan olahraga dan mengisi otak dengan hal-hal yang positif.

Selamat pagi semua.

Jumat, 26 Oktober 2012

Jurus Menjawab : "Tidak Tahu,I don't Know,Ma Fi Maklum..!"

Catatan gado-gado hari ini :

Kata-kata sakti "saya tidak tahu" atau " ana mafi maklum (b.arab)" ,"ana ma adri (arab)" atau "I don't know ",sering digunakan untuk menghindari sebuah masalah.

Konon,di kalangan TKI PLRT dan TKI Saudi,jurus ini banyak diamalkan.Ketika majikan atau boss mereka memerintahkan sesuatu yang reseh dan sudah terlalu cape,rekan-rekan TKi Saudi suka menjawab perintah majikan dengan cukup berkata," Ana..mafi maklum Babah,ana mafi maklum Madam...!".Artinya saya tidak tahu,tidak mengerti tentang itu.

Hasilnya,sungguh hebat si boss tidak bisa memaksa pekerjanya untuk mengerjakan yang diperintahkannya.

Ya,jelas gan namanya orang tidak tahu kok,masa dipaksa untuk ngerjain tugas.Dan teman-teman TKI pun bebaslah tidak bertambah pekerjaanya.

Seperti biasa,ada dua jenis niat di hati para penjawab "tidak tahu "ini.Satu kaum menjawab tidak tahu karena memang mereka sama sekali benar-benar "tidak tahu" atau blank.

Kaum kedua,menjawab "tidak tahu" karena sengaja merekayasa,dengan tujuan supaya beban pekerjaan tidak tertambah.Majikan menjadi buntu karena yang diperintahnya berkata "tidak tahu".Dan tentu saja menjadi Buntu.

***
Lalu,nun jauh di sana di sebuah negeri,jurus berkata " saya tidak tahu...",atau "..saya sudah lupa tuh..." dan perkataan sejenisnya banyak digunakan oleh para oknum pejabat yang terlibat perbuatan jahat.

Misalnya yang terlibat kasus-kasus korupsi yang terus berputar-putar dan berjejaring.Entah ada komando dari rekan mafianya atau memang alasan pribadi atau bahkan memang niatan diri oknum itu sendiri.Yakni ketika ditanya pihak berwajib atau wartawan,mereka oknum atau para tersangka korupsi selalu menggunakan jurus menjawab," ..sorry teman,saya tidak tahu..atau sorry saya sudah lupa...".

Namun para penyidik yang jujur tentu saja tidak akan terkecoh dengan strategi jahat tersebut.Nyatanya banyak oknum yang di awal-awal kasusnya bersikeras menyatakan "tidak tahu" ternyata terbukti mereka melakukan pencurian uang rakyat.

Akhirnya,kita jadi tahu bahwa banyak oknum pejabat yang korupsi di negara itu ternyata suka ngibul juga, dan berpura-pura bego atau pura-pura sakit dengan berkata " ..saya sudah lupa,saya tidak tahu...waduh saya sakit pak.." jika sudah terjerat tuntutan hukum.

Padahal ketika sedang jaya-jayanya,sombongnya minta ampun.Berfoya-foya dengan uang rakyat.Mereka lupa pada amanat rakyat.

....Ah terlalu panjang gan..."sorry kali ini saya sok tahu hehehe....".

Kamis, 25 Oktober 2012

Membangun dan Merawat

Untuk sesuatu yang bersifat fisik lahiriah,membangun,membuat,menjadi ada selalu digembor-gemborkan dan selalu dilakukan orang,sebagian malah dengan semangat 45 dan antusias terus membangun.Tetapi untuk selanjutnya orang-orang kebanyakan malas atau banyak yang lalai dalam mengurus dan merawatnya.

Mari kita lihat beberapa contoh berikut :

Pemerintah setiap tahunnya selalu membangun jalan-jalan desa,jalan provinsi atau jalan raya kabupaten.Lalu setelah dibangun,untuk kemudian merawatnya kadang tidak maksimal.Sebuah jalan dibangun namun saluran airnya dibiarkan meluber ketika hujan tiba,akhirnya aspal dan badan jalan menjadi rusak.

Atau membangun Puskesmas,Sekolahan,fasiltas umum lainnya semuanya dibangun,semuanya diciptakan namun merawatnya jarang ada yang serius,malahan terkesan lalai.Lalu nanti setelah rusak parah membangun kembali dan tentu saja biayanya jelas akan mahal.

Inilah salah satu penyebab kenapa anggaran pemda dan negara menjadi tidak efektif dan boros.

Itu untuk misal dalam negara..ehm..saya jadi suka ngomong negara ya hehe..? Lalu untuk yang pribadi,misalnya :

Sangat gampang dan semangat membuat sebuah blog atau website pribadi,dan jreng begitu saja membuat blog,lalu merawatnya itulah banyak yang malas.Ya memang terserah anda sih,ini kan hanya contoh gan..!

Membuat anak...? Ya beberapa orang ketika "membuat anaknya" semangat sekali hehe..? Ketika sudah jadi anak banyak pula yang malas mengurusnya bahkan banyak yang tega menelantarkanya.

Membuat kandang ayam di rumah,membuat rumah,membuat pagar halaman.membuat gardu ronda,membuat wc umum,membuat kantor Karang taruna.membuat posko organisasi,membuat perkumpulan anu,membuat persatuan anu,membuat jalan kampung dan sebagainya.

Kita dengan semangatnya membuat itu semua,namun beberapa masa kemudian semangat memeliharanya suka melempem.Pada umumnya nantilah setelah menjadi rusak berat barulah membangun lagi.yang tentu saja menjadi berbiaya mahal kadang lebih dari biaya membangun dari nol pertama kali dahulu.

Coba lihat jalan desa atau jalan kampung,atau kantor RT RW atau kantor Karang taruna,di awalnya semua semangat membangun,asalnya tidak ada menjadi ada berwujud dan nyata,lalu setelah ada suka dibiarkan sampai rusak kondisinya.Dan membangun lagi,rusak lagi ,membangun lagi.

Padahal biaya memelihara dan merawat sangat murah dan akan berefek awet kepada objek yang dimaksudnya.

Memang kegiatan memelihara dan merawat sesuatu,memerlukan konsistensi dan konsep yang jelas serta berkesinambungan dalam langkah selanjutnya.Perlu suatu komitmen yang kuat dan dsiplin tinggi oleh yang berkepentingan di dalamnya.

Baik komitmen pribadi untuk hal-hal pembangunan secara pribadi,apalagi komitmen yang umum untuk hal-hal yang bersifat publik.

Komitmen dalam hal merawat dan mengurus sesuatu yang sudah dibuat atau sudah dibangun.Akan lebih efeisien,efektif dan tentu saja akan langgeng keberadaan sesuatu yang dibangun itu.Hal apapun.

Salam hangat.

Rabu, 24 Oktober 2012

Aha,Saya Lupa Mencatat Pak Ahok....!

Basuki Tjahaya Purnama,akrab dipanggil Ahok beliau saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Saya bukan penganut yang hanya melihat darimana asal usul dan siapa keturunan siapa atau malah satu kepercayaan atau tidak dengan saya,jika menghormati dan mengambil pelajaran untuk kehidupan.

Saya suka mengambil dari siapapun dan dari apapun,jika sesuatu itu berharga,nyata,dan memang berkualitas,bermanfaat paling tidak untuk peningkatan kualitas diri sendiri.

Termasuk kepada Ahok,saya menghargai dan menghormati beliau sebagai pejabat yang paling tidak menurut berita saat ini,beliau seorang yang cerdas,amanah,sederhana,pintar,jujur,terbuka,tegas,simpel dan profesional serta tetap berwibawa.

Suatu hari,hari ini di kompas.com :

"Masa notulen mencatat pakai tulisan tangan? Ah, kampungan sekali. Mana itu Blackberry dan laptop yang dibeli dari anggaran miliaran rupiah? Masa tak ada satu pun laptop di ruangan ini," kata Basuki dengan nada penuh emosi.

..dan selanjutnya,masih dari sumber kompas.com,Ahok berkata pula :

"Mana orang saya? Panggil sekretaris yang bisa mengetik dengan sepuluh jari. Kalau sebelas jari itu sama saja karena lebih cepat dengan catatan tangan ".

Ini semua dikatakan Pak Wagub DKI,ketika para petugas notulanya tidak bekerja sesuai keinginan beliau.
(kompas.com/24-10-12).

***
Kesan yang sederhana dan nyantai tidak serta merta menjadikan mereka jatuh wibawanya,justeru wibawa sebagai pejabat yang merakyat,wibawanya ditambah dengan perasaan mencintai mereka.Karena keprofesionalan dikedepankan juga,saat ini tahun 2012 lah bro,memang layak untuk setingkat para pejabat dan memang ada anggarannya dari uang rakyat untuk itu,perangkat canggih untuk membantu melancarkan tugas mengabdi ke rakyat,saatnya digunakan.

Misalnya gadget dan perangkat komputer,SDM PNS yang berkualitas,sehingga pekerjaan untuk membangun kesejahteraan rakyat semakin efisien dan efektif.Khusus tentang SDM PNS sudah waktunya perekrutan (rekruitmen) PNS jangan ada lagi nepotisme yang dipaksakan,seseorang yang tidak punya keahlian apa-apa lalu menjadi PNS karena nepotisme dan membayar sejumlah uang sogokan sudah bukan zamannya lagi.

PNS semacam itu hanya akan memboroskan anggaran belanja saja,membuang-buang uang rakyat saja,kerjaan mereka hanya datang,baca koran,merokok,ke kantin dan pulang lalu diakhir bulan terima gaji buta.Sementara PNS yang lainnya sibuk dengan tugas yang menumpuk,karena rekan PNS yang dilingkungannya banyak PNS yang asal masuk saja tanpa keahlian.

Masa PNS ngetik saja tidak bisa cepat,atau menggunakan dua tangan saja,terutama yang berurusan dengan ke-jurutulisan.

Pernyataan Ahok di atas yang dimuat kompas.com tadi,seolah menyadarkan bahwa memang sudah saatnya,semua anggaran yang sudah direalisasikan harus digunakan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat,termasuk harus ada upaya upgrade skill PNS dan sistem perekrutan PNS yang benar-benar berkualitas,berkeahlian dan berketerampilan sesuai bidangnya.

PNS yang jadi pegawai negeri hanya karena nepotisme dan menyogok sejumlah uang,lalu padahal tidak punya keahlian apapun,hanya bisanya merokok dan jajan di kantin,kini sudah bukan zamannya lagi.

Dan Ahok,wakil gubernur DKI telah menyadarkan serta menyindir halus dengan pernyataan ini :

""Mana orang saya? Panggil sekretaris yang bisa mengetik dengan sepuluh jari. Kalau sebelas jari itu sama saja karena lebih cepat dengan catatan tangan ".

***
Salam hangat semuanya.

Sumber/Inspirasi dari :di sini

Simpel Namun Tegas

Sosok Jokowi sebagai Gubernur DKI yang baru sangat menyimpan harapan besar untuk sebuah perubahan.Dimulai dari hal yang terkecil,dimulai saat ini,simpel namun tegas,dan yang paling berarti adalah bertindak.

Gerak kreatif Jokowi seolah tidak pernah padam,baik gerak fisik tubuhnya atau ide-idenya menuju perubahan,menuju pembangunan dan demi rakyat,demi kepentingan umum.

Saya rasa,semangat seperti inilah yang layak dipakai dan diamalkan oleh semua pemimpin di negeri ini.Pro kontra pasti banyak terjadi,banyak bermunculan namun saya yakin,selama Pak Joko Widodo dan kerabat kerjanya berjuang demi rakyat,pasti akan banyak elemen bangsa yang mendukungnya.Kalaupun ada yang tidak mendukung,mungkin yang kena "libas' efek Jokowi saja.

Tanpa melebih-lebihkan sebagai pribadi dan sebagai seorang manusia,bahwa Jokowi memang layak dijadikan acuan langkah-langkahnya dalam bekerja untuk rakyat.Setidaknya inspirasi membangun dan melayani rakyat ada pada gerak beliau selama ini.

Tidak atau belum mencakup semua bidang memang,karena Jokowi juga bukan manusia yang super duper tanpa kelemahan,namun semangat mengabdi kepada rakyatnya itu yang sangat layak kita apresiasi.

Saya yakin jika langkah pejabat seperti ini lalu didampingi oleh seluruh rakyat dan warga khususnya,maka tidaklah menutup kemungkinan bahwa ksejahteraan sedikit demi sedikit akan meningkat.

Selamat bekerja Mas Jokowi,terima kasih kepada media yang telah memberi banyak informasi gerak langkah inspirastif dan kreatif,dari salah seorang dari sekian juta yang lainnya anak bangsa yang masih amanah memegang amanat rakyat.

Saya jadi terinspirasi juga dengan gaya kepemimpinan Jokowi ini ,untuk memimpin di keluarga sendiri.


Minggu, 21 Oktober 2012

Harga Sembako dan Barang-Barang Naik ?

Ketika harga sembako dan barang-barang naik,artinya yang berpenghasilan tetap dari gaji uang anda nilainya menjadi berkurang.Inflasi di keluarga kita dimana kekuatan uang kita melemah,meskipun jumlahnya masih tetap seperti bulan-bulan yang lalu.

Jika tidak segera ditindaklanjuti denga langkah cerdas mengelola uang keluarga,maka kemungkinan anggaran rumah tangga menjadi defisit,kurang dan minus.

Celakanya,harga-harga di pasaran diluar kendali diri kita,waktu dan saatnya naik juga tidak bisa kita perkirakan dengan tepat,tanpa kompromi.Lalu sikap kita mengumpat segala pihakpun sama sekali tidak menyelesaikan masalah,misalnya menyalahkan pemerintah yang tidak bisa mengatur stabilitas harga atau menyalahkan pihak mana saja.

Setelah mengumpat bahkan demonstrasipun tetaplah yang namanya harga-harga barang kebutuhan,sangat jarang untuk menuju turun ke titik termurah lagi,kenyataan semua barang selalu melaju naik dan naik.

Lebih baik lakukan saran hal berikut ini,untuk menghadapi harga-harga kebutuhan hidup yang selalu naik :

1.Biasakan selalu mempunyai pos atau uang dana cadangan setiap bulannya.

2.Menambah dan mencari pendapatan tambahan atau ceperan.

3.Lakukan kebijakan uang ketat di keluarga

4.Tingkatkan efisiensi dan efektifitas dalam sehari-hari di keluarga,misalnya padamkan lampu jika sedang tidak digunakan.Menyetrika hanya baju yang penting saja,nyalakan tv ketika ditonton saja,mencuci pakaian dengan manual,hemat penggunaan air ledeng/air bersih dari PAM.

5.Membuat dan melaksanakan skala prioritas pengeluaran

6.Berusahalah untuk bergaya hidup sehat,agar tidak mudah jatuh sakit untuk semua anggota keluarga,karena jatuh sakit karena teledor dan jorok adalah pengeluaran biaya yang pasti akan mahal.

7.Memakai transportasi yang sama atau naik angkutan umum saja ketika berangkat bekerja dan sekolah.

8.PHK pembantu rumah tangga,dan siap terjun menjadi Ibu Rumah Tangga sekaligus menghandle pekerjaan rumah tangga oleh isteri saja.

9.Berusaha terus mencari penghasilan tambahan,atau minta lemburan ke atasan anda.

10.Belajat terus untuk menghargai uang yang sudah ada di tangan kita,baik uang kecil apalagi uang dalam jumlah besar.

11.Catat terus setiap pengeluaran setiap harinya.

Salam hangat.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler