Rabu, 02 Januari 2013

Jual Beli Talak di TKI PRT


Jual beli Talak,surat cerai diperjualbelikan,diuangkan,dibayar,transaksi surat talak! Memangnya ada toko yang menjual surat talak? Toko yang ‘ngejreng’ nampang fisiknya seperti toko sembako sih gak bakalan ada,namun ‘agen-agen’ dan para calo serta “mucikari” surat talaq di tanah air ? Wah,buanyak!

Enggak percaya?

Saya coba mengangkat fakta.Saya dekatnya dengan teman PRT yang berstatus TKI,jadi ya akan saya ambil contoh dari kalangan mereka saja ! Maaf,jangan ada yang tersinggung,tidak maksud menyinggung kok.Hanya mau melihat sistem dan lembaga yang berwenang di sana lebih baik saja.Tidak kurang dan tidak lebih.

Contoh kasus ke-1 :Romlah (TKW Saudi),tentu saja nama samaran.Kalau ditulis nama aslinya,pasti orang  yang termaksud dalam tulisan ini akan “neror’ aku.Mungkin akan bilang pula begini :” Eh,Ang Dhanie! kamu ngapain ngurusin urusan orang,urusin saja tuh isi dompetmu yang selalu kurang…!” hehe.Pasti,sambil melotot tentunya.

Jadi maaf nama samaran saja contoh-contoh kasusnya.Meski samaran,namun saya jamin ‘tingkat kredibilitas’nya semua tulisanku.Saya akan jamin bisa dipertanggungjawabkan.
Romlah,TKW PRT asal Jawa Barat.Tidak tanggung-tanggung sudah 20 tahun bekerja jadi TKI Saudi.Selama itu pula uangnya selalu habis dipakai kawin lagi,judi,melacur,mabuk-mabukan oleh suaminya yang bekerja serabutan tetapi berlagak Boss di kampungnya.

Dua tahun pertama Romlah masih rela uangnya habis,karena mengingat,menimbang sudah punya anak buah hati cinta mereka,maka Romlah memutuskan untuk me-ridlokan semua yang telah terjadi.Romlah kembali ke Saudi jadi TKW lagi.Masih berstatus isteri suaminya.

10 tahun sudah berlalu,Romlah jadi TKW ,suaminya kawin lagi,punya anak lagi dan uangnya tentu saja selalu habis.Romlah habis kesabaran,lalu ketika pulang cuti di tahun ke 12 Romlah bilang ke suaminya meminta cerai.

Suaminya mengabulkan ? Oh tidak.sodara-sodara.Malahan suaminya balik menuduh Romlah telah berselingkuh di Saudi.Dan katanya,tidak akan menjatuhkan talaq cerai sampai kiamat pun.Romlah akhirnya mengadu ke aparat pemerintah setempat,apa lacur ? 

Setali tiga uang,aparat di kampungnya butuh duit,malah mereka bersekongkol dan menyarankan Romlah agar membujuk suaminya dengan membayar sejumlah uang.Jutaan rupiah pula!

Sampai di sini dulu…! Kenapa ya aparat  setempat yang dilapori oleh Romlah,kok tidak menyarankan langsung Romlah mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama..? Jawab saja menurut saya sendiri berdasarkan pengalaman,karena mereka butuh uang dari  Romlah juga,jatah uang komisi,saksi dan uang proses dari suaminya nanti.

***
Akhirnya karena Romlah tidak ada uang sebesar yang dipinta suaminya.Sekitar 20 juta rupiah,maka Romlah pergi lagi ke Saudi.

Hingga saat ini Romlah masih berstatus,Janda bukan,perawan sudah jelas bukan.Romlah tidak bisa menikah lagi,karena takut digugat oleh suami pertamanya,yang meskipun sudah berpisah sekitar 8 tahun,namun belum menceraikannya.Karena harus dibayar 20 juta rupiah.

Rina,TKI Saudi juga.Bisa mendapatkan talak dari suaminya setelah mengeluarkan uang 10 juta rupiah kepada suaminya.Dedah,menyerahkan uang sebesar 5 juta rupiah baru bisa mendapat kata cerai dari suaminya.Dan masih banyak lagi yang lainnya.

***
Terlepas dari berbagai alasan mereka meminta cerai.Yang saya garisbawahi di sini adalah,mengapa di kita masih ada kebiasaan kawin siri dan talak siri lalu kemudian diperjualbelikan,bahkan yang ber-akte nikah  resmipun banyak suaminya yang “memeras’ uang TKW demi selembar Surat Keterangan Janda dari KUA (setahu TKW surat itu dari KUA).

Dan parahnya,di beberapa kasus terdapat oknum aparat setempat seolah mendukung dibalik “pemerasan’ para suami termaksud.

Kemana jika TKW ada yang bermasalah perkawinannya terjadi kasus seperti Romlah dkk di atas,harus mengadu dan tidak harus selalu main uang?

Bisakah dilaporkan ke polisi dengan pasal pemerasan jika suami meminta dan menahan talaknya kepada isteri yang sudah dihancurkan uangnya ? Malah sudah dimadu,disakiti hatinya dan sudah ditinggal kawin lagi? Atau kami harus bagaimana..?

Kemana kami TKW harus mencari keadilan jika  terjadi demikian…? Ah,pak,bu,tolonglah ! Kami semua awam dan hanya rakyat kecil.Bahkan sebagian besar buta hukum.

Harus bersikap bagaimana  jika suami brengsek menahan talaqnya?
Salam.

Kredibilitas dan Tulisan Berita di Blog Ini

Curhat pengelola :

Untuk kesekian kalinya saya sebagai pengelola blog ini akan selalu berkata,bahwa ada topik yang berlabel "berita" pada kategori koleksi postingan di sini.Namun "berita' yang saya maksud bukan "berita' yang akan sama dengan postingan "berita asli".Seperti halnya tulisan berita yang dimuat di portal-portal berita khusus yang berdasarkan laporan aktual dari para reporter,kontributor atau wartawan dan kemudian ditayangkan setelah diedit seorang editor.

Berita macam di portal berita terkemuka dan terpercaya sudah pasti berisi tulisan yang baku,dan harus serta wajib memenuhi semua kaidah tentang menulis berita.

Tulisan berita di lapak ini,kaidah dasar sebagai syarat tulisan berita,tetap akan saya pakai.Misalnya yang aktual,fakta,dan hasil dari melihat atau mendengar dari sumber utama,menyaksikan oleh mata kepala sendiri dan sebagainya.Meskipun nantinya akan ada opini pribadi juga saya masukkan di dalamnya.

Saya hanya memilih kata labels"berita',untuk membedakan saja,antara tulisan yang murni opini saya pribadi dengan tulisan yang "bernada berita,laporan,kutipan dan sebagainya",yang bisa saja sumber tulisannya saya ambil dari berbagai sumber.

Meskipun postingan "berita' di blog ini bukan bentuk tulisan berita asli sebagaimana seharusnya bentuk berita,yang sesuai dengan kaidah menulis berita baku yang sesungguhnya.Karena ada opini dari penulisnya,tetapi saya berusaha dan berkomitmen akan selalu menjaga salah satu syarat sebuah "berita" yang benar dan baik,yaitu "Menjaga Kredibilitas" (Perihal dapat dipercaya)..!

Ya,saya akan selalu menjaga "kredibilitas' semua tulisan karya saya,terutama yang berkategori "berita' di blog ini.Insya Allah.

***

Blog ini "bernadaindo.com".Bukan blog portal berita,walau format templatenya seperti portal berita.Ini sudah saya tulis beberapa kali di postingan curhat admin sebelumnya.

Misalnya,saya saat ini sedang berada di Riyadh.Ibu kota Kerajaan Saudi Arabia.Jika saya mau memuat berita yang kurang kuat,maka akan banyak setiap harinya saya bisa menulis berita sekitar Riyadh.

Namun sekali lagi,saya tidak berani menulis 'bahan berita' itu.Karena saya kurang data,kurang sumber dan banyak keterbatasan,seperti batasan waktu untuk cek ricek sumber utama,batasan juga harus menghormati adat di Riyadh,misalnya adat di sini "yaitu : akan dipandang suatu ke-aib-an atau keburukan jika ranah pribadi  orang lain,dipublish atau kita ekpose ke muka umum".

Jadi,meskipun saya punya bahan untuk berita,dan cukup unik,menarik untuk ditulis,namun saya suka boak-balik berpikir  untuk menulis atau tidak.Saya takut (bukan pengecut),berita yang saya tulis akan menjadi masalah karena memuat sesuatu "yang dianggap Aib (buruk) oleh warga sini,Riyadh".

Saya bukan takut,tetapi memprioritaskan keselamatan semua pihak,hanya untuk kepentingan sebuah blog pribadi saja toh,hehe..!Dan yang utama,saya menghargai sekaligus menghormati adat negara mereka,Saudi!

Misalnya,kita punya foto atau bahan yang unik tentang peristiwa sehari-hari di sekitar saya.Tetapi ada gambar rumah orang sini,atau ikut "terfoto' seorang wanita Saudi,isteri orang Saudi,atau tershooting halaman rumah orang.Dan itu semua adalah aib bagi warga sini (Sosio kultur Saudi umumnya).Dan itu berbahaya bagi yang menulisnya,bisa dimarahi secara langsung di lokasi atau malah bisa dituntut membuka aib di ranah hukum.

Atau ada peristiwa apa saja,saya tidak bebas menulis dan memuat di sini.Saya menghargai adat dan budaya di tempat domisili saat ini,kota Riyadh,Kingdom Of Saudi Arabia.

***
Kembali ke kategori "berita" di blog ini.Meskipun isinya pasti ada opini saya di setiap postingannya,tetapi insya Allah,saya akan selalu menjaga "kredibilitas' isi postingan yang saya muat yang saya beri label "berita" itu.Insya Allah.

Selamat siang.

Selasa, 01 Januari 2013

Sekilas TKI PRT Kaburan Saudi

Kabur dari majikan (sponsor asli) yang membiayai dan bertanggungjawab selama kerja dan masuk ke Kerajaan Saudi (nama di visa),banyak terjadi sejak lama.Ribuan alasan dan sebab,kenapa mereka kabur dan pergi dari rumah majikan lalu kelayapan sembunyi-sembunyi numpang di rumah teman TKI,di penampungan gelap atau ke rumah kenalannya.

TKI laki-laki yang kabur,mungkin masih mendingan sebab langkah mereka agak lebih leluasa,karena secara fisik Pria untuk berjalan di tempat umum dan beraktivitas sehari-hari bagi pria terlihat lazim,biasa dan tidak mencolok ketika berkeliaran di tempat umum.

Meskipun tetap saja yang namanya kaburan,pasti banyak kendalanya.Misalnya selalu ngumpet-ngumpet ketika di jalanan takut terlihat oleh majikan asli dan atau oleh Polisi.Apalagi jika majikannya melaporkan dengan tuduhan tambahan ke kepolisian.Misalnya dilaporkan telah bertindak kriminal dan statusnya bertambah sebagai buronan kejahatan pula.

Lebih berat lagi yang kaburnya adalah TKW,karena aktivitas perempuan di tempat umum di Saudi tidak selazim dan sebebas di negara lain.Di Saudi seperti sudah anda ketahui,aktivitas semua wanita di tempat umum,harus selalu tertutup seluruh badannya,memakai kain Abaya dan aktivitas berjalan di jalanan sangat tidak lazim.

Akan kelihatan mencolok jika wanita hadir di keramaian dan tempat umum di Saudi yang pada umumnya adalah kaum pria.

Bahkan di beberapa tempat dan kondisi tertentu,aktivitas wanita banyak yang diharuskan beraktivitas harus dengan muhrimnya.Misalnya di restoran siap saj,kedai kopi dan sebagainya.Harus bersama teman muhrimnya,anak,suami atau saduara laki-laki dan orang tua.

Beraktivitas di tempat umum sendirian bagi wanita di Saudi,sangat gampang kentara dan kelihatan mencolok di mata umum yang sebagian besar kerumunan di jalanan dan ruang publik adalah kaum Pria.

Sangat mudah bagi Polisi atau yang berwenang untuk mengintai TKW yang kabur, jikalau kaburnya tidak memakai teknik dan strategi yang jitu dan matang.

Cara kabur yang efektif gaya mereka adalah dengan sebelumnya mengontak sopir taksi atau sopir TKI teman sebangsa.Malah tidak sedikit yang dijemput oleh kawanan mafia penampung kaburan yang sudah profesional.

Meskipun citra kaburan TKI Saudi sudah jelek dan dipandang "buruk' oleh umum,namun tidak semua kaburan adalah berperilaku tidak baik.Karena kaburnya memang ada kondisi dan alasan yang mendesak masalah terjadi di tempat bekerjanya,atau asli ada masalah dengan majikannya.

Yang membuat citra jelek kaburan adalah banyaknya oknum TKI yang memanfaatkan mereka untuk dijadikan sebagai wanita penghibur atau bahkan pelacur.Baik disengaja atau dipaksa,kaburan TKW itu kebanyakan menjadi tidak berdaya.Dan terpaksa  menacri uang dengan cara haram.

Tidak berdaya karena langkah mereka yang "sangat terbatas' tadi.Tidak bisa bergerak dengan bebas layaknya di negeri sendiri.Keadaan terbatas inilah disertai kondisi tubuh butuh tempat tinggal,butuh makan minum,butuh uang,butuh perlindungan dan panik serta takut ketahuan oleh Polisi atau majikannya.

Posisi skak-ster inilah,yang membuat mereka akhirnya jadi "takluk' dan tidak berdaya,lemah dan menuruti apa yang dikatakan dan diatur oleh sang penampung.

Ibaratnya,mati hidup mereka ada di tangan si penampung yang tidak semuanya penampung itu baik-baik.Banyak penampung yang hanya butuh duitnya saja,bisnis hitam.

Entah karena keawaman mereka,atau oleh kepanikan dan ketidaksabaran serta emosi sesaat mereka ketika memutuskan kabur dari majikan.Saat di penampungan (yang jahat),pada umumnya mereka sangat menyesali "pebuatan kaburnya" itu.

Namun menyesal kemudian tiadalah arti,harapan mereka kebanyakan menantikan banyak "dewa penolong",yang bisa membebaskan mereka dari jeratan mafia penampung.Atau yang bisa menolong mengembalikan ke tanah air,tidak jarang mereka jadi banyak yang stress,depresi dan akhirnya malah menjadi "super nekad'nyemplung ke dunia hitam "pelacuran terselubung".

Sekali lagi,tidak semua kaburan begitu adanya.Namun kebanyakan ketika sudah kabur dari majikan asli,TKW PRT menjadi ibarat berhadapan dengan buah Simalakama.Di dalam hati terdalam mereka (nurani dan sanubarinya) mereka sangat menyesal,mereka mau pulang dan jadi TKI baik-baik.Namun situasi antara butuh uang,status kaburan dan jeratan mafia penampung hitam,menjadikan mereka susah keluar dari lingkaran setan tersebut.

"Buah Simalakam,dimakan akan mati Ibu,tidak dimakan akan mati Bapak"(naudzubillah).

Sumber : Dari berbagai percakapan dengan para teman TKI Pria dan Wanita PRT di Saudi,lewat hp dan media sosial.

Tahun Baru 2013,BMI Bikin Acara "Bakar Sate" di Jeddah

Tahun baruan 2013 di salah satu komunitas BMI Saudi-Jeddah
(Foto: facebook.Asep Jaiman)BMI -Jeddah.
Meskipun perayaan tahun baru di Saudi tidak sebebas merayakan seperti di tanah air.Tetapi komunitas salah satu kontrakan BMI Saudi di Jeddah,mengisi acara tahun baruan 2013 dengan acara begadang dan bakar Sate.

Tentu saja tidak dengan acara tiup Terompet yang membuat bising tetangga dan membuat gaduh.Hanya acara kumpul-kumpul sambil melepas jenuh,ngopi,makan dan ngobrol ngalor ngidul bersama teman-teman.

Mereka seperti bebas melakukan aktivitas gaya tanah air ini,karena sebagian besar mereka adalah BMI yang ber-Visa umroh dan Visa bebas.Bahkan ada pula yang (maaf,TKI over stay).Yang difoto ini sebagian besar mereka sudah bermukim di Saudi lebih dari 4 tahun.

Rasa kebersamaan dan kekerabatan yang kental sebagai ciri khas bangsa Indonesia,kemanapun bangsa kita pergi pasti tak akan mudah luntur begitu saja.Meskipun dalam keadaan dan kondisi yang sedang "tertekan' dan malah tidak jarang yang berstatus ilegal.

Selamat tahun baru teman semua,salam TKI.Selamat berjuang dan jangan lupa,untuk tidak terlalu berisik,karena ini masih di wilayah hukum negara lain.(AWD-Bicom,1/1/13)

Senin, 31 Desember 2012

Duh ! Di Kita Banyak Penipu

Kejahatan jenis Penipuan kerap dan sering terjadi sejak lama di tanah air.Bebagai modus dan jenis serta teknis penipuan,dari yang penipu kelas Teri sampai penipuan berjejaring dan mafia kelas Kakap.

Penipu masuk PNS,penipu calon Haji,penipu calon TKI,penipu Barang antik dan barang Ghaib,Penipuan berkedok Dukun,berkedok Kyai bahkan Ulama.

Penipuan lewat jalan internet,online,lewat sms,lewat telepon bahkan sampai penipuan dengan cara menghipnotis korban-korbannya.

Suatau waktu ketika saya tinggal di Bandung,Jawa Barat.Ketika pulang kerja di trotoar sambil nunggu angkot datang,tiba-tiba saya dihampiri seseroang dari kendaraan sepeda motor dan menyapa serta ngajak bersalaman.

Lalu setelah basa-basi sebentar,Ia menyatakan bahwa saat itu sedang dalam kesulitan keuangan,dikatakan bahwa anaknya sedang dioperasi Caesar dan membutuhkan uang banyak dan bla-bla-bla alasan lainnya.Alasan yang sengaja dibuat "setragis" mungkin agar saya terbujuk dan iba.

Saya dilema saat itu,tidak ditolong maka saya akan merasaa berdosa seumur hidup,jika memang benar apa yang dikatakan penipu itu,bahwa isterinya sedang dioperasi Caesar dengan bayinya.Tetapi dalam hati kecil saya curiga,dengan cara menawarkan sebuah arloji (jam tangan) lengkap dengan kwitansi pembelian dan surat-surat transaksi lainya,disodorkan ke saya sebagai jaminan katanya.dari bahasa tubuhnya saya sudah menduga,dia adalah berbohong.

"Saya tinggal sisa saja menebus uang Rumah Sakit,Kang.Hanya 250 ribu "ujarnya saat itu.250 ribu tahun 1993,gaji saya saat itu hanya 625 ribu rupiah saja.Sebagai supervisor di sebuah perusahaan distribusi.

Saya yang bukan orang kaya,tentu saja jadi bingung hehe.Antara mau menolong,curiga dan was-was dengan bahasa tubuhnya yang sudah bisa saya tebak,oh ini mungkin penipu atau berjualan dengan cara menipu.

Saat itu,diberilah Ia uang Rp.5000 untuk bensin saja kata saya.Setela mohon maaf bahwa saya tak bisa membantunya.

Satu jam kemudian datang teman kerja saya,dia membawa jam tangan yang persis seperti penipu tadi kasih lihat ke saya.Ternyata teman saya yang hatinya " sangat baik' itu telah memberinya uang 300 ribu rupiah,karena iba katanya ke isteri si penipu.

Lalu,satu jam setengah berikutnya,saya juga bertemu dengan teman lain perusahaan namun masih satu rumah kost di Jalan Moh,Toha.Dengan cerita yang persis sama dengan teman pertama saya tadi,lalu hari kedua,ketiga setelah itu banyaklah teman-teman saya yang mendapat jam tangan palsu yang waktu itu mungkin harganya Rp.10.000,an dan mereka membelinya ke penipu itu antara 300 ribu s.d 500 ribu.hampir satu bulan gaji kami.Tahun 1990an.

Ternyata diakhir cerita (ditangkap Polisi ),si "penjual' itu cerita tentang isterinya yang di operasi caesar adalah bohong,itu adalah hanyalah salah satu trik "cara dagang" dengan menipu pembeli.

Banyaklah cerita nyata,bila saya tulis mungkin kecapaian ngetiknya gan.Misalnya banyak teman saya yang sudah masuk duit puluhan juta mau masuk PNS,mau jadi TKI,atau yang suka dan tertarik dengan ilmu ghaib,pemujaan dan pencarian harta karun yang terus berbelit-belit cerita fantasinya.Dan semuanya mereka tertipu,uangnya ludes,pelakunya kabur dan maksudnya tidak jadi.

Atau teman yang ngelmu pesugihan ditipu ole dukun palsu,atau yang ditipu mentah-mentah di kantor,di jalan,di rumah ,di toko,dan di kiosnya masing-masing.Bahkan melalu sms,telepon dan media online.

Waspada selalu dan hati-hati.Tidak hidup serakah dan tetap mawas diri.

Senantiasa berdoa dan berusaha untuk selalu mendapat lindungan Tuhan dari berbagai jenis kejahatan.Adalah solusi terbaik menghadapi banyak penipuan yang marak dari zaman dahulu hingga masa kini.

Selamat malam.

Surga Dunia Hadir di Saat Berkumpul Bersama

Ilustrasi :Bahagianya di saat semua anggota keluarga yang masih utuh,menyambut bersama kehadiran anggota cucu,anak dan saudara baru.(Foto diambil sekaligus mohon izin dari www.kompas.com)Rumahtangga kepresidenan/Abror Rizky.

Jika nasib dan fase kehidupan kita berjalan normal,maka akan tiba saat-saat seperti Keluarga Besar Presiden RI saat ini,Susilo Bambang Yudhoyono dan Besan-nya Hatta Rajasa.

Entah anda sebagai anak,menantu atau sebagai mertua,ayah dan ibu anak anda atau sebagai kakek dan nenek cucu anda, ketika menyambut kedatangan seorang bayi salah satu anggota keluarga anda.

***

Begitu pula terjadi 15 tahun yang lalu di keluarga kami (penulis):

Saya masih ingat betul betapa bahagianya Bapak dan Ibu Mertua saya ketika kami (saya dan isteri) ditakdirkan Tuhan sekitar 15 tahun yang lalu,bisa mempersembahkan "cucu" bagi mereka.

Begitupun kedua orang tua saya,mereka kadang terlalu berlebihan karena saking gembiranya.Suka citapun terus berlanjut hadir dalam kehidupan keluarga kami,menyusul kehadiran cucu-cucu mereka selanjutnya.Baik dari saya maupun dari saudara kami yang lain.

Dan kini Ayah mertua dan Ayah kandung kami sudah tiada (Meninggalkan dunia).Cucu-cucu mereka,anak-anak kami sekarang sudah besar-besar dan hanya bisa bercengkerama dengan nenek-nenek mereka saja.

Pada saat menjelang dan sesudah lahiran anak pertama kami,adalah persembahan cucu pertama bagi orang tua dan mertua.Meskipun kami bukan keluarga pejabat atau keluarga kaya raya,tetapi nilai kebahagiaannya mungkin bisa bernilai sama.Yaitu sukacita menyambut cucu dan anak pertama.

Begitupun mungkin anda sebagian pembaca tulisan ini,ada yang sudah berstatus kakek,nenek,atau ayah dan ibu,pasti akan merasakan "rasa kehidupan " itu yang tiada akan ada bandingnya.Rasanya syurga hadir di keluarga kita saat itu.

Atau anda adik-adik pembaca yang masih "sorangan' dan masih muda-muda dari kami,suatu saat jika fase-fase kehidupan anda ditakdirkan normal oleh Tuhan,maka anda akan merasakan" sensasi' hidup yang lain itu.Momen yang terindah setelah momen pernikahan yang penuh sukacita bersama keluarga.Semoga.

***
Maka ketika berbagai media memberitakan kelahiran cucu kedua keluarga Pak SBY,Presiden RI saat ini.Saya pun ikut larut terkenang kembali ketika  masa-masa seperti itu terjadi pada keluarga kami.

Dan sedihnya,kedua kakek anak-anak kami itu sekarang sudah pergi ke alam kubur sana,mendahului kami.Semoga Allah merahmati mereka dan keluarga anda sekalian yang sudah lebih dulu meninggalkan kita.Amin.

***
Terkenang ketika bagaimana Bapa mertua saya waktu itu selalu datang setiap selesai shalat Subuh ke rumah kami,hanya untuk menengok dan mencandai anak pertama dan cucu pertama beliau.Lalu setelah bisa ditimang maka setiap hari kalau beliau ada waktu selalu mampir hanya untuk menimang-nimang cucunya.

Lalu setelah agak besar usia Balita,kakek nenek mereka seolah sudah tidak memeperhatikan lagi saya dan isteri (anak-anak mereka),karena hampir semua rezeki yang mereka dapat selalu dihadiahkan hanya untuk si kecil cucu mereka.

Hadiah mainan anak-anak,baju,celana,sepeda,makanan,atau apa saja yang berhubungan dengan menyenangkan cucu,pasti mereka akan berikan sama cucunya.

Jika cucu mereka sakita masuk angin saja,atau di masa pertumbuhan gigi balita kami demam,maka kakek nenek anak sayalah yang paling sibuk dan sewot hehe,mengurusi segala jenis obat dan perawatan,antar jemput ke bidan atau dokter dan memang sayang mereka begitu tidak ternilai.

"Masya Allah,Alahmdulilahirabbilalamiin.Terima kasih Tuhan,Engkau telah memberi kami anggota keluarga yang kaya hati dan penuh kasih.Meskipun secara harta atau kebendaan keluarga kami hanyalah golongan keluarga sederhana saja.Namun syurgaMu telah Engkau berikan pada kelurga kami sebagian di dunia ini"

***
Kebersamaan,cinta kasih dan sayang yang tulus,kebersamaan dengan semangat saling mengasihi dengan sesama manusia.Itulah salah satu kunci "meraih sebagian nikmat syurga dunia".

Bagaimana dengan hidup anda ? Sudahkan anda pernah menikmati saat-saat demikian.Menyambut anak atau cucu pertama dengan penuh kasih dan sayang tulus.

Jika belum pernah,semoga umur kita panjang umur dan penuh berkah,diberi Allah keridlaan untuk mereguk salah satu kenikmatan haqiqi (hakikat) hidup ini.

***
Dan bersyukurlah jika sudah pernah mengalami saat-saat sukacita seperti hal di atas.Jikalau Tuhan mengizinkan,maka anda dan siapa saja semua manusia,pasti akan mengalami momen-momen terindah dalam hidup seperti ini.

Berkumpul dan berbahagia bersama keluarga,menyambut anak atau cucu-cucu yang baru lahir ke dunia.Siapapun manusia itu adanya,apakah Ia seorang Presiden,Petani,Dosen,Guru,Buruh,bahkan sampai ke panganggur sekalipun.Ketika tiba dan mengalami saat-saat seperti ini,sebagai manusia biasa maka nilai kebahagiaannya saya rasa akan sama,meskipun bentuk dan suasananya berbeda-beda.

Kebahagiaan sejati sebagai manusia biasa tentu akan sama.Yaitu bersukacita saat bersama keluarga,yang saat-sata seperti itu akan dengan segera berakhir berlalu demikian cepatnya.

Maka jikalau anda saat ini sedang bersama keluarga,berkumpul dan bersukacita,Alhmdulilah,syukur anda artinya sedang menikmati sebagian nikmat-nikmat syurgawi itu.

Terima kasih sudah membaca.Selamat malam.

Jumat, 28 Desember 2012

Waduh ! Marak TKW Saudi Ditipu "Pacar Palsu"

Sudah bukan rahasia lagi kalau kebanyakan yang jadi TKW di Saudi khususnya,banyak yang bermasalah di urusan pribadinya sebelum tiba di tempat kerja.Dari jenis masalah keluarga yang retak karena suami kawin lagi sampai masalah kabur dirayu pacar gelap di tempat kerja dan sebagainya.

Di antara sekian ratus ribu orang TKI PRT Saudi,kebanyakan mereka berstatus janda,atau bersuami tetapi punya masalah dalam hubungan suami isterinya.Kondisi seperti ini membuat jiwa-jiwa mereka menjaid labil,stress,tertekan dan galau.Tidak jarang yang sudah menderita stress berkepanjangan dan akut.

Gejala pikiran dan hati "galau",gangguan kejiwaan semacam inilah yang membuat mental mereka suka rapuh dan gampang terbawa arus buruk.

Kondisi demikian banyak dimanfaatkan oleh orang-orang jahat,yang mengincar uang hasil jerih payah mereka dengan berbagai dalih dan cara.

Modus penipuan yang sering terjadi saat ini melanda kaum wanita TKI Saudi adalah dengan cara si penipu memacari mereka.

Dimulai dari perkenalan sejak di kampungnya dahulu atau kenal melalui percakapan di telepon konferensi serta kenal dari dunia chatting di internet.Lalu mereka merayu atau malah TKW nya yang tertarik,janjianlah mereka dengan jadian "berpacaran' secara maya.

Mereka tidak kenal dengan identitas asli penipu apalagi pernah bertemu.Kondisi kejiwaan dan mental yang galau di TKW,maka penipu dengan mudah merayu mereka dengan berbagai cara untuk memorot uang TKW yang polos dan galau.

Ani (23) bukan nama sebenarnya,TKI asal sebuah daerah di Jawa Barat.Tertipu oleh" pacar penipunya" yang dikenal melalui dinding sebuah jejaring sosial,hampir 30 juta rupiah tertipu selama "pacaran' lima bulan dengan penipu.

Kegalauan,kepolosan dan rapuhnya mental pribadi Ani,maka dengan mudahnya Ani mentransfer uangnya melalu jasa pengiriman uang.

Banyak Ani-ani yang lainnya yang saat ini sedang meratapi kelalaian mengelola hati mereka.Menjadi sasaran empuk para penjahat penipu laknat tersebut.

Karena itu ada di ranah urusan pribadi mereka,kita atau kami yang pernah "dicurhati" tidak bisa bersikap terlalu jauh untuk menolong mereka.Hanya bisa memberi saran saja agar hati-hati dan waspada di masa dan waktu  yang akan datang.

Modus penipuan di kita memang masih sering terjadi,bukan TKI PRT saja yang bisa menjadi korban para penipu berbagai modus.

Tulisan ini saya postingkan,mudah-mudahan bisa diambil manfaatnya oleh kita.Karena penipu sesuai dengan "levelnya' bisa saja melanda anda juga rekan pembaca yang pintar dan cerdas-cerdas.

Selamat sore dan waspada selalu,salam hangat.Terima kasih sudah membaca dan mampir.

Kamis, 27 Desember 2012

"Ikat dan Awasi" Putra-putri Kita di Malam Tahun Baru !

Bagi orang tua yang maaf (sok moderat),bukan moderat dalam arti yang baik,pasti akan membaca dengan nyinyir pada judul postingan ini.Karena dianggap sudah bukan zamannya lagi orang tua "mengikat dan mengawasi" dengan ketat pada anak-anaknya.

Tanda pada kata "Ikat dan Awasi",adalah tanda petik penekanan tentang ada sesuatu yang bahaya dibalik acara tahun baruan,yang sudah menjadi kebiasaan di kalangan kita dan anak muda untuk mengisinya dengan aktivitas istimewa.

Mengapa saya memberi penekanan,seolah menyarankan "harus mengikat dan mengawasi" anak-anak kita pada malam tahun baruan ?

Ssst...!Saya pernah pengalaman gan.,menyaksikan bagaimana acara tahun baruan dirayakan oleh oknum anak muda usia (ABG) waktu itu,dengan acara "pesta seks" dan sebelum menikah!

Tidak pada tempatnya saat ini saya menulis kesaksian melihat "acara mesum" sekumpulan oknum ABG pada malam tahun baruan beberapa tahun yang lalu itu.

Namun juga menurut hasil obrolan saya dengan teman-teman dan saudara-saudara saya sendiri di kampung,mereka juga pernah menyaksikan dengan mata kepala sendiri,melihat banyak oknum ABG berlainan jenis,bahkan rame-rame berpasangan melakukan "pesta seks"malam tahun baruan.Dengan kedok  melewatkan malam tahun baru bersama teman sekolah,teman komunitas atau lainnya.

Masalahnya,tidak bisa kita untuk ujug-ujug menuntut lingkungan untuk tidak mengadakan perayaan tahun baru bukan? Atau dengan pikiran dangkal,kita ingin lingkungan semuanya baik-baik di malam tahun baru.Oh,sama sekali tidak mungkin!

"Angin" di luar rumah sana lebih dahsyat dibanding dengan keinginan dan angan-angan baik kita di dalam rumah.

Langkah terbaik menyikapinya,bijaksana sekali jika kita "memproteksi dan mengontrol' anggota keluarga kita sendiri di rumah tangga kita masing-masing.Terutama mengontrol aktivitas putra-putri kita.

Jika anak kita meminta izin untuk melewatkan malam tahun barunya dengan kawan-kawannya,patutlah kita sedikit ketat dalam mengizinkannya.

Cari tahu dengan siapa,komunitas macam apa,dimana tempatnya,kasih tahu ke anak bahwa sekitar jam 11 atau jam 1 malam kita akan datang menengoknya dan sebagainya.Atau jika anak kita masih gadis dan cewek,maka akan lebih baik tidak diizinkan saja,dan kita membuat acara keluarga yang membuat mereka lebih tertarik dengan acara keluarga yang kita buat.

Sudah bukan rahasia lagi,jika sekumpulan oknum anak muda berkumpul di tahun baru.Di tempat wisata atau di tempat-tempat hiburan,sangat dipastikan akan hadir di sana bersama minuman keras,mabuk-mabukan,dan kehilangan keperawanan anak gadis,pesta seks,atau seks sembunyi-sembunyi dan sebagainya.

Tetapi,semuanya terserah anda.Maaf saya tidak bermaksud menggurui gan ! hehe.Hanya saya pengalaman saja,yang kebetulan rumah dan tempat tinggal saya terletak di lingkungan daerah tujuan wisata dan sekitar tempat hiburan serta daerah pariwisata.Jadi saya dan saudara tetangga kami bisa menyaksikan hal-hal negatif demikian hanya dari "beranda' rumah kami saja,ibaratnya.

Yang ketika malam tahun baru di daerah saya tentu akan sangat ramai,dan bisa menyaksikan berbagai tingkah dan polah para pelaku penyambut tahun baru yang saya maksud di atas tadi.

Selamat tahun baru 2013 agan-agan rekan pembaca semua.Salam hangat selalu.


Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler