Selasa, 11 Desember 2012

"OPSIH" Operasi Bersih di Tanah Air,Republik Indonesia

Aksi bersih-bersih di semua instansi dan lembaga negara dalam pemerintahan RI saat ini,patut kita apresiasi bersama.Sebut saja "opsih" di lembaga hukum dan pemerintahan,sudah menggembirakan dan berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Belum maksimal memang,namun setidaknya usaha dan dukungan dari semua elemen bangsalah yang sangat berjasa untuk perubahan RI menjadi lebih baik.

Di ranah hukum misalnya,hari ini ada pemecatan seorang Hakim Agung yang sebelumnya secara memvonis sangat tidak adil terhadap seorang gembong narkoba dengan hukuman yang lebih ringan.Melakukan pelanggaran kode etik perilaku hakim.

Kemudian ada sejumlah penangkapan dan proses hukum kepada sejumlah koruptor kelas kakap,bahkan kepada pejabat yang masih aktif walau masih berstatus tersangka.Dan sederet upaya bersih-bersih di semua lini negara Indonesia lainnya,yang dengan ini setidaknya sudah menunjukan bahwa amanat rakyat sudah ada yang terpenuhi,walau sekali lagi tentu saja belum bisa dikatakan maksimal.

Dan hemat saya,usaha baru sampai "sedemikianpun" sudah menggembirakan hati saya sebagai bagian dari sekitar 280 juta lebih penduduk RI.Tentu juga bagi anda bukan,sesama warga negara Indonesia ?

Kita semua maklum,melakukan perubahan apalagi sekelas negara dan merubah sistem yang sangat besar dan luas tidaklah semudah membalik telapak tangan.Bukan suatu aksi Sulap sim salabim begitu saja.Perlu waktu,perlu dana,dan yang paling penting perlu dukungan kita semua sebagai bagian dari elemen bangsa ini.

Dukungan dari pos dan kondisi kita masing-masing,namun satu tujuan yaitu kita mau berada dan hidup di sebuah negara yang bersih,berwibawa dan lurus serta bisa sejahtera bersama.Sejahtera dalam kelas dan ukuran masing-masing,sejahtera yang layak sebagai manusia dan sebagai warga negara.

Revolusi memang belum selesai,dan selama masih mementingkan dan mengutamakan kepentingan rakyat,kita  layak mendukungnya.Mendukung semua pihak yang sedang berusaha ke arah RI yang lebih baik.

Menuju negara yang layak disebut sebagai negara "baldatun thayibatun warabbun ghafur".Amin.

Semoga semua yang sedang beraksi,dan semua yang mendukung untuk perubahan Indonesia lebih baik,selalu ada dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Salam sejahtera.Merdeka....!

Senin, 10 Desember 2012

Anda Jadi Pelupa Saat Ini,Mungkin Karena Ini

Tiba-tiba daya ingat dan konsentrasi kita saat ini jadi berkurang ? Sering lupa tentang sesuatu yang bahkan untuk urusan yang kecil ? Atau bahkan daya serap memori otak anda terasa lemah ?

Menurut beberapa ahli kesehatan dan para ahli di bidangnya,jika kualitas kesehatan secara umum anda sedang baik namun terasa ada keluhan kecil seperti di atas tadi.Maka mungkin hal inilah yang selalu anda lupakan setiap pagi.

Sarapan Yang Sehat dan Bergizi

Ya,sarapan pagi yang sehat dan bergizi.Logikanya tubuh dan seluruh sistemnya ketika pagi hari sedang berada dalam status "low battery" andai tubuh kita seperti alat elekronik.Karena semalaman semua nutrisi dan gizi diserap dan digunakan oleh tubuh untuk memulihkan stamina kita.

Alhasil ketika pagi tiba,tubuh dalam keadaan membutuhkan asupan makanan sehat,bergizi dan kaya nutrisi bermanfaat lainnya.

Ketika tubuh belum sarapan dan langsung beraktivitas,maka otak dalam keadaan kekurangan energi untuk menyerap semua memory.Karena itulah daya ingat dan daya kerja otak kita ketika belum dan suka tidak sarapan pagi jadi "dalam status Pikun" atau sering lupa.

Jadi,mari sarapan pagi untuk memberi otak dan tubuh tidak lemah dan tidak menjadi lekas pikun dan pelupa.

Disarikan dari berbagai sumber artikel kesehatan dan pengalaman pribadi.Selamat sarapan pagi.

Bumerang dan Senjata Makan Tuan

Senjata khas suku Aborigin di Australia ini terkenal karena keunikannya,yaitu jika sudah dilempar maka akan kembali lagi ke orang yang melemparnya.

Senjata ini bisa terbuat dari kayu atau bahan logam yang tumpul atau tajam,jika tidak pandai dan terlatih menggunakannya tidak jarang terjadi senjata  malah menikam tuan si pelemparnya.

Bumerang secara simbolis banyak terjadi,jika seseorang berkata atau berbuat jahat kepada orang lain dan  akibatnya malah menimpa si pelaku kejahatannya.

Sering dan akan terjadi pula,dimana yang berlaku jahat,suka berkhianat dan munafik malah celaka dengan kelakuan jahatnya sendiri,yang asalnya ditujukan kepada orang lain.Misalnya perbuatan fitnah dan hasutan keji yang dilempar ke orang lain.

Bisa menikam si pelaku sendiri kelihatan dengan kasat mata atau hanya berupa "celaka" musibah dan sangsi-sangsi sosial yang tidak kentara oleh khalayak ramai,tetapi hanya bisa dirasakan oleh pelaku fitnah itu sendiri.

Secara simbolis terjadinya proses senjata makan tuan adalah,ketika dengan sengaja Sang Tuannya senjata berniat untuk mencelakakan pihak lain.

Tetapi keadilan Tuhan yang selalu berada di pihak yang benar tidak akan salah dengan Keadilan-Nya,yaitu selalu yang hatinya busuk dan jahat akan menuai hasil yang buruk dan jahat pula.Akhirnya banyak terjadi perbuatan jahatnya bukan berhasil mencelakakan pihak tertuju,namun kecelakaan berbalik menimpa si empunya hajat jahat tadi.

"Bumerang" yang sering digunakan orang-orang jahat diantaranya adalah berbentuk fitnah.Yaitu memutar balik fakta yang sebenarnya,menuduh seseorang dengan jahat dan keji dengan tujuan agar yang difitnahnya celaka atau rusak baik jasad fisiknya maupun terbunuh karakter dan nama baiknya.

Hukum sebab akibat dan hukum karma menyatakan,barang siapa menanam satu kejahatan maka akan memanen pula keburukan sebagai hasil kejahatannya sendiri.Tinggal menunggu waktu cepat atau lambat pasti akan menuai keburukan hasil perilaku jahatnya.

Kepercayaan dalam agama Islam menyatakan,bila seseorang berbuat jahat maka akan dihitung sebagai dosa,dan dosa sangsinya adalah siksa.Siksaan bisa saja diberikan Allah ketika masih di dunia atau nanti di akhirat,atau bahkan bisa disiksa bagi si pendosa ketika di dunia maupun di akhirat.

Sebagai muslim saya sangat yakin dengan siksa,sebagai bentuk sangsi dari segala perbuatan dosa yang manusia perbuat.Gambarannya seperti Bumerang ,bahwa siapa melempar dosa dan kejahatan maka kejahatan dan keburukan akan kembali lagi ke diri yang berbuatnya.Menurut keyakinan saya agama Islam,akibat buruk itu namanya siksa.Buah dari amal buruk dan jahat yang diperbuat sebelumnya.

Fitnah bisa jadi Bumerang

Termasuk jika seseorang suka melempar fitnah,maka bisa kita saksikan bahkan dengan kasat mata,seseorang yang suka memitnah sesamanya maka orang tersebut bisa terkena akibat buruk fitnahan sendiri pada waktu yang tidak lama setelah dia berbuat.Saat yang tidak lama setelah melempar fitnah tersebut,bisa kita saksikan,bisa kita buktikan akibat buruknya akan menimpa si tukang fitnah,bahkan lebih keji daripada lemparan fitnahan awalnya.

Berkata,berbuat sesuatu,berperilaku dan berbuat jahat,kadang bisa diibaratkan kita melempar senjata Bumerang,senjata yang bisa kembali lagi ke Tuan si pelemparnya.Bahkan bisa menikam diri si pelempar lebih kuat dari lemparan sebelumnya.

Dan tentu saja banyak makna simbolis dan gambaran hikmah Bumerang-bumerang bentuk lainnya.Terima kasih sudah selalu mampir,salam silaturahmi.

Wallahualam.

Minggu, 09 Desember 2012

Ngisi Fulsa di Saudi Harus Pakai Nomor KTP

Mengisi fulsa untuk handphone atau jaringan internet yang menggunakan operator STC dan Mobily,dua operator telekomunikasi di Saudi,saat ini harus memakai dan memasukan pula nomor ID.

ID Iqamah dan pasport yang sudah teregisterasi dengan atas nama yang sama sebelumnya.

Saya dan banyak teman TKI terkena imbasnya juga,saya sendiri lambat tidak mendaftar untuk kartu Internet SAWA yang suka saya pakai untuk online di sini.Beruntung untuk dua nomor HP saya pribadi sudah saya daftarkan jauh-jauh hari ketika program registrasi sekitar dua bulan yang lalu dberlakukan.

Namun untuk kartu internet SAWA (STC) saya terlambat,karena sibuk dengan pekerjaan dan lama ngantri ketika masuk ke kantor STC membuat saya tidak bisa online selama 6 hari ini.

Kelimpungan dan kepanikan juga melanda banyak rekan TKI informal TKW yang bekerja di rumah tangga Saudi.Yaitu teman TKW yang punya kartu dan nomor HP-nya tidak dengan persetujuan majikan.Mereka jadi kelimpungan tidak bisa mengisi ulang fusa telepon mereka.

Sementara untuk mendaftar ke STC atau Mobily memerlukan Iqamah asli dan nomor ID Pasport,padahal banyak rekan TKW yang ditahan iqamahnya di tangan majikan.

Masih bisa diakali dengan mentransfer isi ulang fulsa,namun sehari belakangan ini tranfer fulsa juga diblokir pihak operator.Menurut informasi terbaru,termasuk transfer fulsa antar telepon juga akan diberlakukan harus menyertakan nomor iqamah (ID) nomor yang dituju.

Sampai saat ini saya masih mencari informasi alasan utama mengapa Kerajaan di sini harus memberlakukan kebijakan ini.Mungkin untuk menghindari banyaknya nomor-nomor yang disalahgunakan dalam memakai dan mengunakan informasi serta telekomunikasi elektronik di Kerajaan Saudi.

Pemerintah RI agar hendaknya menegaskan kembali hak-hak para TKI Saudi untuk memiliki alat komunikasi HP,agar tidak dilarang oleh para majikan TKW masing-masing.Sebab selain hak asasi memanusiakan TKI,kaum TKW juga berhak berkomunikasi termasuk mereka butuh informasi untuk memaksimalkan usaha perlindungan TKI dan hubungan serta komunikasi baik antara majikan-TKI-keluarga dan instansi terkait pemerintah keduanya.

Terutama agar mudah menghubungi KBRI dan pelayanan pengaduan jika TKI (TKW) bermasalah.

(bernadaindo.com-Riyadh).

Bila Ingin Gandum Jangan Tanam Ilalang

Peribahasa bijak ini terus menganggu pikiran saya,ada bunyi peribahasa lain yang maknanya hampir sama,"Jika kita menanam cabai tidak mungkin memanen mentimun".Atau banyak peribahasa senada yang inti artinya sama,yaitu jika mau buah dan hasilnya yang baik tentu harus menanam kebaikan,pun sebaliknya jika kita menanam keburukan,niscaya akan memanen keburukan pula di akhirnya.

Dalam sehari-hari kadang kita bisa melihat peribahasa ini tidak serta merta menjadi nyata,paling tidak terlihat dan terasa tidak nyata jika kita menanam suatu kebaikan kepada seseorang,lalu dengan kontan akan mendapat balasan baik lagi dari orang yang kita beri kebaikan tadi.

Kadangkala buah atau balasan yang kita dapatkan dari yang kita kasih kebaikan malah membalas dengan keburukan.Itu dalam kondisi sempit orang perorang,dalam kasus-kasus khusus dunia kecil kita.

Tetapi jika mau terus menghayati dan menyimak dunia yang lebih luas,maka akan terbukti bahwa : Jika kita menaman Gandum,sudah pasti kita akan mendapat Gandum,memanen gandum.Jika berbuat kebaikan maka balasan kebaikan akan kita dapatkan.

Meskipun dalam pergaulan sosial terutama,tidak selalu harus mendapat balasan kebaikannya dari orang yang bersangkutan.

Misalnya,kita berbuat sopan santun kepada Tuan X,tapi malah Tuan X menghina dan melecehkan kita.Kita berbuat jasa menolong Nyonya N,malah nyonya ini berbuat jahat kepada kita.Kondisi begini bisa saja terjadi dalam pergaulan,dalam kehidupan bermasyarakat kita baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Tetapi bagi yang yakin hukun alam,terutama bagi yang muslim sudah tertulis dalam Kitab Suci Al-Quran yang intinya sbb :....Allah akan membalas suatu kebaikan meskipun kebaikan itu hanya sebesar biji sawi..sekecil apapun kebaikan yang kita perbuat akan dibalas Allah dan diperhitungkan sebagai amal baik..."Pun sebaliknya.

Kita berbuat baik kepada Tuan A,bisa saja Tuan A secara kontan tidak bisa membalasnya saat itu,akan tetapi perbuatan baik anda akan dibalas Tuhan lewat jalan syariat yang lain.Mungkin saja akan dibalas melalui Tuan B,Tuan C,Tuan D,Nyonya A,B,C dst.Dan darimana saja,atau dari siapa saja,bisa juga dalam bentuk kesehatan dan keselamatan diri kita atau dari berbagai jalan yang hanya Allah yang Maha Tahu.

Berbuat baik akan menuai dan memanen kebaikan pula,berbuat jahat kepada seseorang maka akan menuai kejahatan pula dari segala jalan dan bentuk serta macamnya.Hukum alam demikian adanya.

Mau menuai dan memanen gandum..? Maka tanamlah gandum.Mau kebaikan maka banyaklah menanam kebaikan jangan menaman keburukan dan kejahatan.Hukum karma,hukum siksa dan hukum sebab akibat selama kita hidup pasti berlaku.Bahkan perhitungannya bisa sampai ke alam ahirat nanti.

Jadi mungkin harus kita sadari,ketika saat ini kita sedang dikhianati teman,dijahati orang,dihina orang atau sedang mendapatkan berbagai kejahatan dan keburukan,itu semua adalah buah adari amal kita di masa lalu.Kita suatu waktu di masa lalu pernah menanam keburukan kepada sesama,kepada alam ini.

Atau sebaliknya,saat ini kita sedang mendapat anugerah,sedang mendapat kebaikan  itu pun semua adalah semata-mata hasil 'kita menanam kebaikan di masa lalu kita".

Lahiriahnya adalah hasil amal buruk dan baik kita di masa lalu,hakikatnya adalah balasa Tuhan kepada amal dan perbuatan masa lalu kita.

Wallahualam,salam silaturahmi.

Senin, 03 Desember 2012

Foto Sekitar Masjid Kuba dan Gunung Uhud



Ada papan peringatan dan dakwah agar aktivitas Ziarah atau ritual ibadah tidak melenceng dari
syariat Islam yang sesuai Al-Quran dan Al Hadist (syariat Islam).





Foto Gurun Sahara di Saudi Arabia






Tempat Istirahat para musafir,atau truk-truk kontainer menunggu saat malam tiba.Perjalanan antara Riyadh-Mekkah.
(foto milik bernadaindo.com (admin dan Nur AW)

Gambar Sekitar Masjid Nabawi Part I

Koleksi Gambar sekitar Masjid Nabawi,Madinah KSA.
(koleksi :bernadaindo.com (Aang WD dan Nurkholish AW)




Terbaru

Blog Masih Hidupkah,Masih Laku?

Di tengah gempuran banjir informasi disertai kemajuan super cepat perkembangan teknologi informasi yang selalu terbarukan secepat "kila...

Terpopuler