Selasa, 06 September 2022

Pengusaha Pemula: Waspada Ketika Sudah Dipercaya

Bernadaindo,
Hallo pengusaha pemula atau yang baru melangkah bisnis,juga yang baru masuk dunia perdagangan dengan berbagai kelas atau levelnya.

Biasanya,untuk yang berangkat dari usaha bermodal pas-pasan ketika akan memulai bisnis sangat susah untuk sekedar mendapatkan uang sejuta rupiah saja atau bahkan seratus ribu saja,tak ada yang mau memberimu pinjaman.

Karena Anda belum dipercaya orang lain.Belum kelihatan aksi yang kita lakukan berdagang atau berbisnis.

Bahkan mungkin beberapa yang kita mintai bantuan modal ada yang mencibir dan menutup kupingnya.Tidak mau meminjamkan uang kepada Anda yang baru berwacana tentang ide atau gagasan usahamu.Mereka khawatir uang dan barangnya akan musnah di tanganmu.Sampai titik ini Anda belum layak dipercaya.

Pada umumnya pengusaha kecil berangkat dari situasi begitu.Hampir tak akan ada yang memercayai Anda ketika bisnis belum dimulai.

Kondisi itu tidak akan lama kawan,jika engkau sudah bergerak...!Mohon perhatikan kata -Bergerak-,ya ketika ide bisnismu sudah Anda lakukan,dipraktekan akan lain cerita tentang susahnya mencari modal berbentuk uang atau barang itu.

***

Saya tak mau menulis kesulitan Anda di awal buka usaha,Hehe....! Saya anggap Anda sudah merealisasikan rencana buka usahamu.....dan selanjutnya...

Katakanlah Anda hari ini sudah mulai bergerak dan sudah berhasil menjual barangmu,sudah punya stok barang,sudah ada kios atau tempat usahanya,sudah ada akun onlennya,katakanlah saat ini anda sudah duduk di kursi kantor bisnismu,dan Anda mulai berhasil menjual produkmu walau belum besar omsetnya,apalagi jika bisnismu langsung laris manis lancar jaya dan untumg terus meningkat dari hari ke hari.

Hati-hati....!!!

Karena saat inilah maju atau bangkrutnya Anda di beberapa bulan atau tahun ke depan,salah satunya ditentukan pada saat kondisi bisnis anda mulai merangkak naik 

Pada masa bisnis yang kita bangun mulai berjalan dan menaikan "bendera" nama baikmu,yang sebentar lagi bisnismu akan berkibar serta akan terus naik ke puncak,untung terus dan jualan semakin rame.Saat-saat inilah perhitungan dan langkah bisnismu diuji.

Karena pada situasi begitulah kepercayaan orang-orang mulai tumbuh kepada Anda.

Pada detik ini,Anda mulai dilirik orang punya uang atau barang untuk mengajak Anda jadi partnernya .Bank dan perusahaan,orang-orang berduit,investor mulai memperhatikan Anda.

Anda dan bisnismu mulai menarik minat mereka untuk meminjamkan uangnya.

Yang punya uang,akan merengek-rengek minta uangnya turut diputarkan bersama bisnismu.
Yang punya barang,akan terus membujukmu agar mau dititipi barang mereka bahkan dengan bujuk rayu tawaran program,promosi,hadiah,komisi,dan penarik minat yang lainnya.

Sales marketing uang dan barang akan menunggumu di depan pintu tempat usahamu dibangun bahkan sebelum anda membuka pintu tempat usaha.

Para manajer marketing keuangan mulai menulis nama Anda dicatat di kolom target pemasaran mereka.Kini mereka semua mau bekerjasama dengan memberimu modal uang atau barang bahkan jasa agar disertakan dalam perusahaanmu.

Masih ingatkah ketika waktu belum buka usaha?
Saat dahulu baru punya ide bisnis di ketika itu Anda mau meminjam uang seratus ribu pun tidak ada yang memberi?

Oh,sekarang ketika bisnismu mulai maju dan berjalan,jangankan seratus ribu,saat ini seratus juta atau  lebih bisa Anda segera cairkan bahkan bukan Anda datang meronta memohon ke tempat mereka,tetapi sebaliknya saat kondisi maju usahamu,mereka yang "mengemis-ngemis" meminta Anda bersedia diberi titipan modal yang mereka miliki.Dan mereka datang bertamu ke rumah kita.

Seperti sulap saja,bisnis bisa membolak-balik nasib dari yang tadinya kurang dihargai dan tidak dipercaya,setelah maju usahanya niscaya bakal seperti bermimpi karena modal datang ke dirimu dengan segala kemudahannya.Bahkan datang dengan melimpah.

Pada kondisi "sedang bersinar" beginilah harap waspada dan penuh perhitungan dengan sangat,sangat matang,harus matang!

Keserakahan dan kesombongan akan mengintai dirimu untuk hinggap di dirimu pada kondisi usaha mulai maju.

Banyak yang lupa daratan lantas serakah,biasanya darah muda dan belum cukup pengalaman,akhirnya kepercayaan orang lain itu disikat semuanya.

Darimanapun,perorangan,lembaga keuangan,bank,saudara,tetangga,kolega,teman sekolah dan siapapun yang sudah percaya Anda,lalu semua tawaran investasinya diterima oleh sang pengusaha pemula.Bahkan sedikit cenderung rakus.

Akhirnya yang tadinya susah mencari modal uang atau barang pada awal buka usahanya,lalu kini sangat mudah bahkan modal itu yang menghampiri bisnisnya,tidak sedikit akhirnya uang pinjaman dari segala penjuru diambilnya tanpa pertimbangan uang tambahan modal itu akan produktif atau tidak.

Kebanyakan perhitungan disangka akan menghasilkan lebih besar,lebih banyak jika ditambah modal lagi,lagi,dan lagi,akhirnya jumlah utang meledak,utang jadi besar,beban bunga atau bagi hasil lebih banyak.

Yang berbahaya adalah jika kepercayaan investor (baca:hutang baru) itu,alih-alih dibelanjakan kepada yang produktif,karena masih kaget dengan uang melimpah datang saat itu malah dibelanjakan kepada hal yang konsumtif.

Biasanya pula,pebisnis pemula yang masih kaget memegang uang buanyak,merasa uang pinjaman di tangannya itu seperti uangnya sendiri.Tidak sadar bahwa itu hutang,buah dari kepercayaan atas bisnis yang kita bangun berkembang.

Biasanya lagi,pada umumnya gan,jika pemula kaget memegang uang yang tidak pada kapasitasnya,atau terlalu pagi untuk memegang uang modal dari hutangan melebihi kebutuhan kelas dan kebutuhan bisnisnya.Maka uang berlebih itu suka merubah ke gaya hidupnya.

Gaya hidup berubah dari yang tadinya suka prihatin,berubah dan bertingkah jadi hedonis,konsumtif dan cenderung banyak foya-foya.

Jika sudah begini,hanya tinggal menunggu waktu saja,akan tiba pada momen dimana terjadi kegagalan,kerugian,dan banyak yang hancur bisnisnya,karena jadi lupa diri justru setelah mendapatkan "kepercayaan" dari orang lain.

Tidak semua begitu,tetapi banyak yang terjadi pada bisnis pemula yang tidak sadar jadi lupa daratan setelah mendapatkan "kepercayaan"dari pihak atau orang lain 

Semoga Anda pengusaha muda pemula,waspada ketika saatnya bisnismu mulai berkembang dan bergerak maju,saat itu kepercayaan orang lain meningkat kepada bisnis dan diri Anda.
Saat kondisi begini jangankan uang sedikit uang milyaran pun bisa Anda dapatkan untuk sebagai modal usahamu menjadi semudah membalik telapak tangan.Dirimu saat situasi begini jadi sakti.

Pada kondisi ini diperlukan kematangan dan kebijakan mengambil keputusan,untuk diambil atau tidak investasi atau uang titipan penyertaan modal dari pihak lain itu.

Karena jika salah langkah pada titik ini,alamat bisnismu akan hancur di kemudian hari.Karena "kepercayaan" orang lain untuk menerima uang modal tidak akan ada yang gratis.Mereka investor itu pebisnis yang juga mengharapkan hasil,uang lebihnya,mereka ingin laba dengan mendompleng di bisnismu.

Uang yang datang ke Anda dengan mudah itu uang panas,karena harus ada bunga atau lebihnya yang harus anda bayarkan kepada yang meminjamkan modal tadi.

Bersikap bijak,disiplin usaha,dan tetap waspada.Bisnis itu jika berhasil,akan mengantarkannya ke kemuliaan,namun jika gagal tidak sedikit pelaku usaha bangkrut akhirnya jadi lebih rendah dan terhina dibanding ketika menganggur misalnya.

Selamat berbisnis kawan.

Senin, 05 September 2022

Rencana Hidup yang Simpel

Bernadaindo:
Meskipun yang menentukan terjadinya sesuatu itu adalah kuasa Tuhan,namun sebagai makhluk ciptaan-Nya kita boleh dan harus membuat rencana untuk menjalani hidup ini agar teratur dan terarah.

Simpel saja misalnya,buatlah rencana dalam tiga macam menurut waktu.

1.Rencana jangka pendek
2.Rencana jangka menengah
3.Rencana jangka panjang

Karena rekan pembaca mungkin bermacam usia,ada yang masih remaja,pemuda,dewasa bahkan ada yang sudah tua.

Artikel ini sesuai pengalaman pribadi saya tulis sebagai garis besar saja.Untuk siapapun dan bagaimanapun Anda saat ini,tua,muda,remaja atau secara umur dibawah 25 tahun,atau 25 hingga 40 tahun,atau 50 tahun bahkan Anda yang di atas umur 60 tahun.

Menjalani hidup tanpa rencana atau mimpi,seperti berangkat melakukan perjalanan tanpa arah,dan menuruti apa yang ada di lingkungan akhirnya arah hidup kita bisa kacau,walau kehidupan tetap berjalan.

Secara umum menurut usia salah satu contoh seperti seorang guru kehidupan saya pernah memberi tahu,merencanakan mengisi hidup di dunia ini dalam 3 periode waktu secara 25 tahunan.

Misalnya,usia 25 tahun ke bawah,sebelum usia 25 tahun hidup kita isi dengan masa-masa mengejar mimpi (cita-cita),mau hidup jadi apa kita nanti setelah umur 25 tahun.

Masa 25 tahun pertama usia kita,isilah dengan segala aktivitas untuk meraih mimpi,bisa dengan sekolah,studi yang benar dan baik,atau masa mencari ilmu dan menempa diri dengan menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan keahlian.

Setelah usia menginjak 26 tahun,ini menurut guru saya,adalah fase dimana mimpi harus diwujudkan,dengan cara bekerja merajut mewujudkan mimpi atau cita-cita,bekerja,menikah,berkeluarga,punya rumah,punya anak,punya perusahaan,mewujudkan apa yang Anda mimpikan pada masa muda 25 tahun pertama usia kita.

Masa usia 26 sampai 50 tahun adalah periode ter-ideal untuk mewujudkan semua cita-cita hidup Anda.

Lalau setelah menginjak usia 50 tahun,Idealnya hidup Anda sudah tidak melulu diisi oleh aktivitas mengejar mimpi lagi,atau  diisi oleh usaha mewujudkan mimpi lagi,seharusnya sudah berhenti bekerja menggunakan fisik dan pikiran lagi,karena pada masa itu fungsi organ tubuh,bahkan fungsi pikiran atau otak pun sudah menurun.

Di usia 50 tahun ke atas,jika tidak meleset perjalanan hidup kita sejak usia 26 sampai 50,berarti semua cita dan mimpi hidup kita seharusnya sudah tercapai.

Sudah memiliki rumah,sudah mempunyai investasi,anak-anak sudah mandiri,harta sudah cukup,kedudukan sudah pernah diduduki,perjuangan sudah lewat masanya.

Kini usia 50 tahun ke 60 atau 70 saatnya menikmati hasil perjuangan itu.
Menikmati hidup jangan menunggu usia terlalu uzur,beberapa orang yang umurnya sudah di atas 70 tahun sudah pikun,sudah gak bisa menikmati dunia lagi,walau masih hidup tapi fisik,otak dan pikiran sudah seperti bayi lagi.Bersisa hati dan perasaan saja yang tetap hidup,itupun jika spiritual diasah sejak sebelum uzur.

Justru di usia 50 tahun ke 60 tahunlah,Anda berhak menikmati hidup,menikmati ilmu dan harta yang telah Anda wujudkan pada masa produktif ketika masih muda dahulu.

Sebelum pikun,sebelum panca indera tidak berfungsi,maka jika sudah usia 50 tahun,nikmatilah hidup ini,rayakan hasil perjuangan Anda di masa muda.

Mengurangi kegiatan fisik,praktis dan pikiran yang mubadzir dan memerlukan otot dan pikiran yang terlalu berat,untuk hal-hal praktis sudah saatnya memberi tongkat estafet status Anda ke generasi yang lebih muda.

Jangan serakah usia sudah tua masih cape-cape ngurus yang menguras pikiran dan fisik,dan jika dipaksakan pun otak dan pikiran orang uzur,selain sudah jadul pola pikirnya,sudah tidak up-to-date lagi pikirannya,malah bisa membuat ribet bagi yang muda,sadarlah pikiran,tenaga dan otak orang uzur sudah sangat lamban dan banyak yang sudah tidak berfungsi sempurna Dan banyak yang sudah tidak nyambung dengan zaman.Masamu sudah berlalu ,eyang...!

Jika sudah tua dan uzur,nikmatilah hidupmu,perkuatlah sipiritual dan lebih bersihkan hati,karena hati dan sipritual tidak akan ada kondisi pikun atau lemah walau badan sudah uzur.

Maka di usia 50 tahun ke atas,lebih banyak aktivitas spiritual lebih baik,daripada ikut berpikir dan bergerak secara fisik.
Biarkanlah hal-hal praktek diberikan kepada anak muda,engkau yang uzur nikmatilah sisa hidupmu dengan bahagia.Masa perjuangan otak dan fisikmu sudah lampau,kini tinggal menikmati mimpi-mimpi hidupmu,dan mendalami hal spiritual untuk memberi nasihat kepada yang muda dan sekaligus untuk mempersiapkan saat datangnya kematian dengan damai,rohnya damai dan bahagia,tidak membawa roh penasaran ke alam arwah nanti.

Kesimpulan,contoh rencana sederhana di atas tadi secara umum bisa ditulis seperti ini :

Rencana hidup dibuat 3 episode kehidupan jika berumur panjang,sistem periode 25 tahunan.

1.Periode usia 0-25 tahun masa bertumbuh dewasa dan masa meraih mimpi atau cita-cita hidup.

2.Periode usia 25 sampai 50 tahun,masuk masa mewujudkan mimpi.

3.Periode usia 50 tahun ke atas sampai meninggal dunia adalah masa menikmati mimpi,sekaligus merayakan hasil mimpi tadi.

Hal ini sekedar contoh saja agar hidup terkendali dan terarah,menurut pendapat saya pribadi atas informasi dari orang tua dan dari salah satu guru kehidupan saya.

Jika bermanfaat silahkan dicontoh,tetapi jika tidak juga tidak apa-apa,artikel ini hanya berbagi semoga ada manfaatnya.

Untuk itu,saat ini buatlah rencana hdup kita secara target jangka pendek,jangka menengah,dan jangka panjang,bisa juga contoh cerita di atas tadi disesuaikan dengan pilihan dan kondisi Anda.

Salam berbahagia.

Jualan Pete Peluang Bisnis Musiman

Bisnis.Buah Pete,Lalapan yang mudah laku
Bandar bisa untung besar.(bernadaindo)

Bernadaindo:
Jualan buah Pete atau bahasa bakunya ditulis Petai,dan populer di sehari-hari dibilang Pete,walaupun baunya khas banget dan bagi sebagian orang ada yang kurang suka aromanya,namun bisnisnya cukup menggiurkan dan laku.

Asal Anda pandai mencari tempat dan pemukiman yang gemar Pete,pasti jualan akan laku.

Cara belanja cari yang murah dari pasar tradisional atau langsung membeli blusukan ke petaninya.Bisa dapat harga lebih murah.

Lalu bisa Anda jual ke perkotaan dan pemukiman yang ramai.Atau dijual harga grosiran ke warung-warung kecil atau rumah makan yang ada di pemukiman ramai atau yang banyak warung nasinya.

Lalu,ya rezeki itu pasti akan menemukan jalannya buat berkembang,saya hanya menginformasi ulang tidak ada salahnya walaupun sifatnya musiman Anda jadi juragan Pete.

Walaupun musiman barang ini termasuk buah mudah laku,lalapan yang khas aromanya,terutama bau cuannya bisa untung banyak hehe....!

Peluang Usaha: Tukang Las Panggilan

Bernadaindo:
Punya duit tapi masih bingung mau buka usaha apa?
Coba yang satu ini,Jasa Tukang Las Panggilan.Melayani pengelasan karbid atau las listrik dengan tukangnya datang ke lokasi yang akan di las.

Bisa Anda jadi Tukang sekaligus pengusahanya,atau cukup cari pegawai tukang las yang ahli dan dipercaya amanah,lalu Anda yang marketingnya dan sediakan alat2nya.
Contoh yang harus dipersiapkan sebagai modal dasar buka usaha jasa las panggilan.

1.Trafo atau mesin las listrik
2.Rolan kabel
3.Sepeda motor untuk membantu operasional
4.Seperangkat alat listrik,karena saat ini lasan karbit sudah jarang yang menggunakan.
5.Tukang yang ahli dan berpengalaman atau sedang dididik jadi tukang las profesional atau minimal yang ahli dunia per..ngelasan yang nanti bisa kita upah sesuai perjanjian.Upah pekerja bisa harian,gaji bulanan atau borong lepas.

Jika sudah siap hal di atas,maka pasarkan usaha Anda dengan berbagai cara,mulai dari cara kuno sampai cara termodern.

Sebar pamflet,atau via onlen.
Yakin pasti akan banyak yang pakai jasa seperti ini,karena orang akan membutuhkan jasa servis ini,misalnya untuk perbaikan pagar taman rumah,untuk servis atap baja rumah,untuk pintu besi dan sebagainya.

Selamat mencoba.

Minggu, 04 September 2022

Hidup Ini Pilihanmu dan Setiap Pilihan Selalu Ada Resikonya

Bernadaindo:
Ketika Anda memilih hidup sebagai karyawan tentu resikonya adalah segala aktivitas kerja diatur-atur oleh yang mempekerjakan kita.Di level manapun anda berada jika memilih untuk jadi karyawan adalah siap "disuruh-suruh" oleh boss atau atasanmu.

Jangan lari dari kenyataan,memilih jadi buruh atau karyawan sebaiknya anda tidak bergaya seperti orang "bebas" layaknya seorang wiraswastawan.

Jika egois demikian pekerjaan Anda tak akan bertahan lama,meskipun bisa tetap bekerja tapi tidak akan nyaman karena Anda berpikir dan bertindak  sebagai bos,padahal kenyataan Anda seorang "kuli",seorang bawahan atau karyawan.

Ya,resiko bekerja pada pihak lain harus ikut aturan bos kita,atau manajemen tempat kita bekerja.

Jika Anda memilih bertempat tinggal di kompleks perumahan yang lingkungan dan warganya baru semua,jangan mengeluh jika kehidupan bertetangga tidak sedekat kekeluargaannya dengan ketika masih hidup di kampung.

Hidup di kota atau tinggal di kompleks perumahan,kadang dengan tetangga satu dinding rumah pun,bisa terjadi tidak saling mengenal.

Resiko jika tinggal di kota dan di kompleks atau gang pemukiman padat,hidup Anda sangat tergantung kepada uang.Artinya jika tidak ada uang,Anda dan keluarga akan tidak bisa makan.Mau makan darimana,Anda tidak punya kebun atau sawah di situ.

Beda dengan yang memilih tinggal di kampung dengan lahan yang luas,ada sawah,ada kebun ,ada kolam,di sana tumbuh padi,tumbuh sayuran,tumbuh pohon buah-buahan.Anda yang memilih hidup di situ dijamin tidak akan kelaparan,namun uang kontan di kampung susah karena peredaran uang tidak secepat di kota.Itukah resiko memilih hidup di kampung atau di kota.

Jika Anda memilih jadi politikus atau jadi pejabat publik,jangan heran kalau rakyat akan selalu menuntut kepada Anda,minta ini minta itu,dicemooh,disanjung,dihormati tapi bisa juga diejek,dicerca,atau dihina.Itulah resiko politikus misalnya.

Jika Anda memilih wiraswasta sebagai pekerjaan tetapmu,jangan mengeluh jika suatu waktu Anda banyak rugi ,kalah,atau gagal.Itu bagian dari resiko buka usaha sendiri.Untung rugi ditanggung sendiri.

Atau,jangan marah jika ada pasien yang menggerutu,protes,cerewet,bahkan memarahi jika Anda bekerja sebagai seorang perawat di Rumah Sakit misalnya.

Atau Anda menjadi apapun,bagaimanapun Anda,Siapapun Anda,sesuai pilihan hidup masing-masing,jika ingin hidup kita jadi bermakna dan ternikmati,harus bisa menyadari betul bahwa semua hal pilihan hidup kita,memiliki resiko baik atau buruk ketika kita sedang menjalaninya.

Semua pilihan hidup kita ada resiko yang harus diterima atau dijalankan atau dijalaninya dengan ikhlas.

Untuk itulah kita harus banyak ilmu dan wawasan tentang hidup,agar lebih bijaksana dalam menyikapi segala resiko yang terjadi atas pilihan hidup kita masing-masing.

Ketika sudah memutuskan sebuah pilihan ,tentang hal apapun,maka sebaiknya bijaklah atas resiko yang akan terjadi dalam pilihan itu.

Setiap pilihan jalan hidupmu,akan selalu ada resiko di dalamnya.Jangan lari dan pengecut ketika sudah memilih,jalani dan sikapi dengan benar,apapun resiko yang terjadi dengan penuh tanggungjawab dan menyadari bahwa memang inilah resiko yang harus diterima dari sebuah pilihan itu.

Jika kita sudah tahu dan sadar bahwa akan ada resiko dari setiap pilihan dan ketika resiko itu benar terjadi di kemudian hari,maka kita sudah tidak kaget dan panik lagi menghadapinya.

Kita akan tetap tenang dan ikhlas menjalani segala resiko tersebut,sambil tetap ikhtiar dengan bijak menjadikan hidup ebih baik,lebih mapan,lebih bisa menikmati pilihannta dengan bahagia.

Kerjamu,Keringatmu,Lelahmu Insya Alloh Ibadahmu

Bernadaindo:
Agama Islam hanya mewajibkan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga utama yaitu istri dan anak-anaknya kepada pihak suami atau laki-laki 

Meskipun tidak masalah jika istri ikut bekerja,tapi sifatnya hanya membantu suami dan sebaiknya mencari pekerjaan yang bisa menjaga aurat serta kehormatan keluarga di lingkungan kerjanya.Dan wajib...sekali lagi -...wajib!..Harus atas ijin suami.

Idealnya begitu......?!

Suami atau laki-laki adalah sosok pemimpin di keluarganya,juga sebagai ketua dan kepala keluarga yang bertanggungjawab dunia akhirat atas anggota keluarganya dalam sebuah rumahtangga.

Tanggungjawab itu berada di tangan suami terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok,dan kebutuhan sekunder lainnya yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi suami.

Bahkan menurut syariat agama Islam,tanggungjawab suami berlaku dari sejak nikah di dunia sampai nanti di alam akhirat 

Begitu besarnya tanggungjawab seorang suami,seorang ayah,seorang kepala keluarga dan berdosa jika tidak melakukan kewajibannya.

Sebaliknya,kehormatan dan kemuliaan di dunia akan didapatkan laki-laki  jika seorang suami mampu dan berhasil memenuhi kewajibannya dengan baik dan benar kepada keluarganya selama di dunia.

Untuk itu,jangan cengeng para lelaki atau suami yang sedang mencari rezeki atau menafkahi keluarga.Walau cape dan lelah,bahkan menaruhkan nyawa sekalipun demi keluarga,kita wajib semangat dan ikhlas.
Sesungguhnya keringat dan lelah Anda adalah kemuliaanmu selagi di dunia.

Jika suami gagal menafkahi atau bahkan sengaja tidak menafkahi keluarganya,niscaya kehinaan lah yang didapat ketika di dunia.

Jika suami tidak mampu menghidupi keluarganya,maka jatuhlah harga diri dia di mata keluarga,hina di mata lingkungan,tak ada wibawa di famili,berdosa secara syariat agama.

Sebaliknya,jika seorang suami mampu dan gigih berusaha berikhtiar untuk menafkahi keluarganya.Maka dia sangat berharga dan jadi orang penting di keluarga.Pun juga insya Alloh akan mendapat pahala sebagai ibadah berjuang menafkahi keluarga.Tentu dengan jalan dan rezeki yang baik dan halal.

Untuk kaum laki-laki,memiliki pekerjaan tetap atau pendapatan yang tetap hasil dari usaha dan bekerja adalah harga dirimu ada di situ.

Berjuanglah kaum lelaki untuk bisa bekerja
baik sebagai karyawan,atau usaha sendiri wiraswasta.Pekerjaanmu adalah harga dirimu.

Selamat berjuang.

Jumat, 02 September 2022

Bisnis Modern Masa Kini Berawal dari Bisnis "Jadul"

Bernadaindo:
Manusia cerdas pandai memanfaatkan peluang dan ber-inovasi tiada henti.

Dari hal apapun mari perhatikan beberapa contoh.

Mesin ketik yang diketuk manual,berubah jadi mesin elektrik,diketuk tapi prosesnya sudah sistem elektrik,lalu berubah jadi keyboard digital dengan operasinya cukup disentuh.Bahkan merubah dari rekaman suara menjadi hurup-hurup dan hasilnya jadi tulisan.

Pedagang eceran asalnya dari lapak,berubah jadi kios,jadi warung,jadi Toserba,kemudian jadi Mall.

Sales bermobil,sales motoris,asalnya orang menggendong,memikul,barang dagangan keliling daerah,berubah jadi dagang di roda ditarik kuda,kereta kuda,lalu datang mesin uap,dagang keliling jadi memakai sepeda,memakai mobil jadul.

Saat ini mobil dan motor lebih canggih bisa berdagang keliling dengan lebih cepat,tepat dan efisien.Dari yang asalnya barang dagangan dipikul,digendong,kini dagang pakai mobil ber AC,sistem hidrolik bahkan bisa ngantor di mobil juga.

Zaman dulu tukang ojek dianggap pekerjaan rendahan,saat ini hampir semua kalangan banyak yang daftar hanya mau jadi tukang ojeg,tentu saja ojeg onlen.

Bahkan beberapa orang ada yang berstatus mahasiswa dan sarjana, banyak yang jadi tukang ojek,walau pun karena onlen rada gak mau disebut "tukang",mereka lebih senang menyebut dirinya ojol,ojek onlen...!
Hehe.

Dulu,yang dagang es Mambo,es Jeruk,Es krim,Cingcau,Bakso,Batagor,Tahu goreng,yang jual kopi seduh,jualgorengan,jual nasi bungkus,jual kolak,jual bubur ayam,bubur kacang,nasi kuning,dan semacamnya berasal dari dipikul,ditanggung,digendong,jalan kaki,lokasinya kumuh di pinggiran jalan,di sudut pasar tradisional,dan pedagangnya orang biasa kaum tani yang biasanya masih miskin.

Coba lihat saat ini,pedagang bakso,pedagang kopi,tahu,cilok,es buah,dan semacamnya sudah ada banyak dibuat mentereng,pengusahanya banyak yang bertitel sarjana,ruangannya ber- AC,harum,yang datangnya pembeli bermobil,parkirnya saja pakai pintu elektronik.

Pegawainya rapi,berdasi kupu-kupu,bayarnya di meja kasir,padahal item
dagangannya kalau dilihat 20 tahun yang lalu itu barang yang diusahakan kelas kecil oleh kalangan kecil dan konsumenya orang-orang kecil dan dianggap pekerjaan rendahan.

Tapi kini,jenis-jenis usaha yang disepelekan puluhan tahun yang lalu,yang anaknya mungkin malu jika bapaknya hanya pedagang sate,pedagang bakso,pedagang sirop,pedagang kopi dan semacamnya,sekarang mereka bangga tak malu lagi mengaku anak pengusaha sate,pengusaha ayam geprek,pengusaha restauran.

Itu semua terjadi karena mereka melakukan inovasi tempat,cara,dan inovasi berbagai bentuknya bahkan sampai marketing secara onlen,pekerjaan atau jenis usaha jadul tersebut kini diandalkan orang muda,orang berpendidikan tinggi sebagai pilihan hidupnya.

Dan kebanyakan mereka bisa hidup makmur dari mencontoh usaha jadul tersebut.Karena mereka inovasi sistemnya,dimodifikasi alat dan lokasinya,dan diperbaharui juga apapun padahal item dagangannya zaman dahulu dipandang sebagai usaha rendahan dan kalangan miskin atau jajanan kalangan rendah.

Kini dengan inovasi dan terapan teknologi termutakhir,jenis usaha "jadul" itu ternyata bisa menjadikan pelakunya makmur dan bisa hidup sejahtera.Bisa mendatangkan cuan berlimpah.

Jadi inovasi jenis usaha itu perlu,adaptasi dengan zaman itu perlu,agar usaha kita tidak tertelan oleh hukum seleksi alam.
Yang tidak mampu beradaptasi akan perlahan punah.Dan sebaliknya manusia yang mampu beradaptasi dengan zaman,dan kreatif berinovasi dalam bisnisnya pasti berpeluang tetap maju dan tetap ada tidak punah,malah berkembang terus dan terus.

Salam wiraswasta.

Selamat pagi semua.

Cara Sukses dengan Kerja Benar dan Cerdas Bukan Kerja Keras

Bernadaindo:
Di channel YouTube Sad Guru edisi bahasa Indonesia dalam satu konten tentang cara sukses dengan cara kerja keras.Memberi inspirasi tulisan ini,menjelaskan tentang mencapai tujuan dengan cara cerdas dan benar.

Meraih sukses dengan kerja keras betul akan membawa hasil juga,tetapi kita akan bertemu dengan segala kelelahan,cape dan banyak kehilangan waktu tentu saja.

Kerja keras identik dengan gambaran kerja yang mengandalkan dominasi kekuatan fisik,menyita waktu,prosesnya lama dan hasilnya tidak maksimal,hanya mendekati goal saja sudah untung.

Berbeda jika cara kerja kita bukan keras saja tetapi disertai oleh kerja yang cerdas dan benar.
Garis bawahi kata Benar,setelah cerdas.

Lebih lanjut Sadguru di sana memberi sebuah cerita lelucon yang mengilustrasikan kerja yang benar dan cerdas.Membuahkan hasil yang cepat،tepat dan tentu saja efisien.
Diceritakan ada seseorang yang celaka kecemplung jatuh ke sebuah septictank,yaitu kubangan khusus buat menampung kotoran manusia,maaf wadah Tinja dari WC.

Dia tenggelam hampir sampai leher,dan berusaha keras untuk keluar dari lumpur kotoran itu,sekuat tenaga dan tidak bisa keluar karena lumpurnya setinggi leher dia.

Cara keras dia lakukan sekuat tenaga,tetap tak bisa keluar.Akhirnya dia berteriak minta tolong dengan teriakan begini:"...kebakaran,kebakaran,apii..ada apii...awas api..kebakaran......!".
Lalu orang-orang pun berdatangan dan menolong dia keluar dari wadah kotoran tersebut.

Seseorang bertanya:".......mengapa Anda teriak ada kebakaran,sementara Anda kecelakaanya bukan kebakaran tetapi jatuh ke lubang Tinja ?".

Orang cerdas tersebut menjawab:,"....yah kalau saya teriak minta tolong bahwa aku ada di kubangan Tinja,mana mau kalian datang ke tempat aku jatuh,kan ini tempat kotoran manusia,ini tempat (maaf)..Tinja!".

Begitulah ilustrasi mencapai tujuan dengan cara cerdas dan benar.

Cara kerja yang cerdas dan benar,berpeluang berhasil mencapai tujuan sembilan puluh sembilan persen.

Sukses dengan lebih cepat,lebih murah,lebih efisien tidak terlalu capek fisik dan tidak terlalu buang waktu.

Selamat pagi rekan semua.Selamat bekerja cerdas dan benar.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler