Senin, 22 Mei 2023

Awas Marak Oknum "Cabul"!

Saya garis bawahi yang kita ceritakan adalah ulah oknum,jadi jika bilang kyai cabul,ustadz cabul,guru cabul,dosen cabul,manajer cabul,dokter cabul dan semua profesi yang dibahas kita,mereka yang jahat itu adalah oknum,bukan semua yang berprofesi tersebut orang cabul.

Disklaimer atau penyangkalan di atas perlu saya tulis duluan,karena takut pemahaman selanjutnya menyamaratakan profesinya atau lembaganya.

Seperti halnya kejahatan atau kriminal menurut para ahli bisa terpicu dari dua hal pokok ini,yaitu timbul kejahatan yang berasal dari faktor N dan faktor K.

Faktor N,adalah menang sudah niat si pelaku untuk melakukan tindak kejahatan.Faktor K,ialah kejahatan yang awal mulanya si pelaku tidak berniat namun timbul karena ada Kesempatan untuk berbuat jahat.

Dalam beberapa kasus pencabulan,dalam hal ini bukan lagi pelecehan seksual,tetapi sudah ke tindak pemerkosaan,pengancaman dan tekanan baik mental maupun fisik kepada korban terjadi karena memang ada kesempatan,faktor K.

Mungkin pada awalnya seorang oknum ustadz,oknum guru,oknum manajer,dan semua oknum tidak berniat mencabuli korban yang kebanyakan korbannya kaum perempuan,meskipun ada beberapa kasus oknum perempuan juga bisa mencabuli laki-laki 

Kesempatan berduaan dalam satu ruangan,pada waktu sepi atau malam,atau kesempatan bersentuhan pada suatu kegiatan atau event,sehingga mengundang niat dan hasrat setannya untuk mencabuli korban 

Pada beberapa lembaga pendidikan misalnya,oknum cabul itu biasanya berawal dari kesempatan berduaan atau harus menyentuh fisik korban dalam suatu tempat atau waktu tertentu.

Adapula yang memang tidak pencabulan karena sudah Niat sejak awal pelaku,sebagai contoh banyak oknum Dukun atau guru spiritual palsu yang menang niatnya untuk hasrat pribadi dengan modus mandi malam,mandi pengobatan,mandi atau ritual penyucian korban dan sebagainya.

Untuk kita yang sudah punya anak,bila ingin menitipkan anak perempuan kita di asrama misalnya,harus dan wajib kita tahu sistem pendidikan dan lokasi serta proses belajarnya,siapa saja gurunya,jam berapa belajarnya dan perlu diperhatikan guru anak perempuan kita sebaiknya dipilih yang guru wanita juga.

Terus bagaimana antara asrama putra dan putrinya harus berjarak dan sistemnya aman atau bahaya untuk kondisi dan cara berinteraksi selama anak kita di asrama.

Perlu juga kita memberikan pembekalan kepada anak kita tentang bahaya pencabulan di lingkungan sekolah atau madrasahnya,dan secara hati-hati diamanatkan juga bahwa jika terjadi sikap yang ganjil dari oknum guru lawan jenis atau dari siapapun terhadap anak perempuan kita,jangan segan untuk melapor ke orang tua.

Pelecehan seksual,pencabulan dan sejenisnya bahkan perkosaan bisa terjadi dimana saja,di level mana saja,di lingkungan mana saja,karena naluri seks dimiliki oleh semua orang yang normal.

Hasrat seks liar bisa dimiliki oleh siapapun yang tidak bisa mengendalikan diri dan nafsunya.

Untuk itu,pencegahan terbaik adalah antisipasi dan pengetahuan tentang bahaya ini harus diberitahukan sejak dini khususnya kepada anak perempuan kita.

Karena kita tidak tahu yang berinteraksi sehari-hari dengan anak kita mungkin saja ada beberapa orang yang berkelainan dan kurang kuat mengendalikan hasrat seksnya.

Beritahu agar anak perempuan kita tetap waspada dan jangan ragu untuk memberitahu orang tua bila ada tindakan yang mengarah ke tindak cabul dan pelecehan seksual di lingkungannya.

Dimana pun,kapanpun,terhadap siapapun bila kamu perempuan yang sedang belajar,sedang kuliah,sedang bekerja tetap waspada,karena oknum orang cabul bisa terjadi tanpa bisa diduga.

Terlalu takut jangan,curiga terlalu ke orang lain jangan,tetapi waspada adalah suatu keharusan,jika kamu seorang perempuan atau jika anak perempuan kita tidak mau jadi korban "penjahat kelamin"yang tidak bertanggungjawab.Waspadalah .!

Minggu, 21 Mei 2023

Caleg Pilihan Warga

Pendaftaran caleg pusat dan daerah sudah dimulai,partai dan para kadernya sudah mulai menawarkan diri untuk dipilih rakyat pada saatnya pemilu nanti,2024.

Untuk yang di daerah caleg DPRD kabupaten/kota ada beberapa yang saya kenal sehari-hari,ada satu dua seangkatan secara tamatan sekolah,kebanyakan mereka berusia produktif,puncak produktif 30 sampai 45 tahun,masih muda,segar dan tentu berpendidikan minimal sarjana.

Latar belakang mereka bermacam ragam ada yang agamis,kalangan santri,ada yang sudah aktif di LSM,ormas,atau memang ada yang kader partai tulen,anggota resmi dan berjuang aktif di partai tertentu.

Adapula pensiunan,aduh kakek ini semangatnya ruar biasa,dikala orang lain masa pensiun menikmati sisa umur dengan tenang,yang kalangan ini malah semangat untuk jadi legislatif,sangat ...mengagumkan.

Dan banyak lagi,ada pengusaha lokal,ada aktivis,bahkan ada yang nganggur,maksudnya orang yang gak jelas kerjaannya tapi menang dia pernah sekolahan konon katanya gelarnya sarjana juga,tapi kurang tahu sarjana apa,tamatan apa.

Masing-masing mereka punya tim sukses,sudah ada yang pernah bertemu kami salah satu tim sukses mereka.

Saya menyambut baik dan turut mendukung pencalonan mereka.Tentu sebagai warga yang baik harus mendukung,walau kalau memilih itu rahasia pribadi.

Mendukung belum tentu memilih,bukan..?

Tetangga dan saudara saya dan warga sekitar,bincang ringan di pos ronda berbeda pertimbangan dalam hal memilih calon legislatif terutama untuk daerah kota kabupaten atau provinsi.

Ada yang memilih karena kedekatan kekerabatan,masih saudara atau kenalan,teman dekat atau teman komunitas.

Ada pula yang memilih karena melihat sumbangsih nyata calon ke daerah tertentu,dengan menyumbang material atau uang untuk membangun sarana umum,bisa saja sebagian besar warga disitu akan memilih calon dewan yang ngasih sumbangan tersebut.

Ada juga yang memilih mereka karena secara diam-diam sudah menerima uang atau benda dari calegnya,warga pemilih demikan selalu ada dan biasanya mereka berpendidikan rendah dan kurang piknik...hehe.

Itulah kenyataan yang terjadi,para pemilih di kita belum seragam memilih karena menilai program kerja caleg atau karena kualitas calegnya,peduli amat siapa calegnya yang penting ada alasan seperti di atas tadi,pasti mereka memilih sesuai selera pribadi masing-masing.

Dan tentu itu hak mereka,setiap warga negara yang sudah termasuk pada aturan hak dipilih dan memilih memiliki hak yang sama,tidak boleh dipengaruhi atau ditekan oleh siapapun,harus suka-sukanya di pemilih.

Tinggal permainan caleg atau partainya saja yang harus cerdas memanfaatkan celah mereka agar memilih sang caleg atau partai yang dibangunnya.

Bagi saya memilih caleg lokal tentu dengan paling tidak mempertimbangkan sebagai berikut:

Satu,saya hanya akan memilih caleg muda usia tetapi sudah mapan secara pengalaman,pendidikan cukup,berintegritas,berakhlakmulia,ekonomi keluarganya sudah mapan,peduli dengab rakyat,mengutamakan kepentingan rakyat,bertaqwa pada Tuhan YME,memiliki keluarga yang harmonis,berkepribadian rendah hati,cerdas,tidak sombong,merakyat,dan bekerja untuk rakya,untuk kesejahteraan rakyat.

Salam.

Mohon maaf tulisan ini hanya opini pribadi,

Sabtu, 20 Mei 2023

Koruptor Tak Takut Hukum,Mungkin Punya Hutang Banyak

Berita penangkapan koruptor,orang yang diduga atau sudah terbukti menyabet dan maling uang negara atau hakikatnya uang rakyat,atau merugikan negara hampir setiap minggu hadir dengan orang baru.

Jumlah uang yang ditilep mereka pun semakin fantastis,milyaran bahkan trilyunan rupiah.

Bagi orang awam mungkin heran kenapa mereka bisa korupsi,padahal dari catatan kepemilikan harta mereka juga bukan kaleng-kaleng rata-rata milyaran.

Apakah mereka kurang makan dan biaya hidup keluarganya?

Mungkin mereka butuh buat biaya sekolah anaknya?

Mungkin mereka koruptor sedang tidak punya beras untuk makan esok hari anak istrinya?

Dengan kepemilikan harta milayaran tentu tak masuk akal bila mereka lakukan tindakan beresiko dihukum itu hanya karena untuk sekedar kurang biaya makan.

Secara manusiawi,seseorang akan panik dan bisa kalap membabi buta mencari uang jika seseorang sedang ada dalam tekanan.

Tekanan itu biasanya berbentuk Hutang...!

Masih menurut pandangan penulis yang awam,tekanan tagihan hutang uang sangat membuat seseorang pikirannya berantakan dan ngawur tidak terkendali.

Jangankan hutang milayaran rupiah,dalam level masing-masing hutang sekelas jutaan rupiah saja jika sudah ditagih dan jatuh tempo ditambah kondisi uang untuk membayar kurang atau tidak tersedia,cenderung orang akan panik.

Hutang dalam semua level dan berapapun jumlahnya akan membuat seorang pengutang panik dan mencari jalan untuk membayarnya demi nama baik dengan berbagai cara.

Untuk hutang hitungan trilyunan rupiah apalagi,sangat tidak bisa dibayangkan oleh sekelas orang biasa.

Pertaruhan nama baik diri sendiri,keluarga,bahkan lembaga atau komunitas,membuat segala cara dicari untuk hanya bisa membuat hutang terbayar.

Dari sinilah biasanya permulaan lingkaran setan hutang yang bunga-berbunga dan menjual rugi asset asal laku terjadi.Dan korupsi pun akhirnya mereka lakukan,bisa dimulai dari menerima sogokan,uang pelicin,Mark up,atau menambah harga barang dan jasa,mengurangi takaran dan bahkan membuat nota atau proyek fiktif dan sebagainya.

Sehingga hutang ke satu pihak bisa mengacaukan seluruh kondisi hidup seseorang.

Apalagi ditambah dengan hutang politis,hutang jasa,dan hutang uang sudah tentu membuat hancur semua sendi kehidupan.

Kemungkinan itulah salah satu faktor para koruptor yang biasanya pejabat masih nekad melakukan korupsi.Padahal mereka tahu betul resiko hukum yang akan mereka terima jika mereka tertangkap dan ketahuan belangnya.

Benar atau tidak,tulisan di atas hanyalah pendapat pribadi penulis.

Hikmahnya untuk kita barangkali bisa lebih bijaksana jika terpaksa kita harus menghutang.

Mungkin jika kita akan berhutang pun, harus mempertimbangkan masak-masak yang sesuai dengan kemampuan keuangan kita.

Atau untuk kehidupan pribadi,alangkah bahagianya jika jangan sampai punya hutang,itu lebih baik.Jangan sampai masuk ke lingkaran setan hutang apalagi hutang yang bunga berbunga tinggi,melilit leher hidup kita,semoga tidak....!

Walaupun secara bisnis utang dengan kondisi tertentu masih bisa dilakukan tentu dengan perhitungan bisnis yang sehat,tepat dan benar,itupun tetap masih beresiko.

Yah....hutang memang sebaiknya dihindari jika hidup ingin bahagia.Atau jija sudah terlanjur berhutang,segera lunasi dan tutup buku lunas hidup tenang tanpa hutang.

Semoga bisa.

Ya Alloh,lindungilah kami dari keburukan hutang dan tekanan orang-orang.

Keberlanjutan Bertahan Hidup

Konsep berlanjut dalam melanjutkan kehidupan terutama dalam pemenuhan kebutuhan hidup bukan saja harus bisa melanjutkan atau mewariskan semangat moralnya saja,termasuk penting juga adalah melanjutkan warisan fisik materil dan sistem yang sudah dibangun orang tua.

Dalam hal untuk pemenuhan kebutuhan pokok misalnya,bahkan untuk kehidupan lebih baik kita bisa melanjutkan lingkungan dan sistem yang sudah orang tua bangun.

Jika orang tua mewariskan kita rumah,kebun,sawah misalnya,kenapa kita tidak melanjutkan bidang pertanian itu untuk pilihan hidup kita.

Jika orang tua sudah membangun sistem dan hidup di pertanian dengan lahan dan infrastruktur yang sudah beliau bangun,sangat tidak elok,menurut penulis untuk lalu anaknya memutus rantai lingkungan tersebut.

Dalam contoh kasus terkecil misalnya,banyak anak yang menjual lahan,kebun,sawah,rumah warisan orang tua hanya untuk mengejar sesuatu yang baru di kota.

Menjual tanah sawah warisan ditukar dengan SK atau status karyawan di kota ,yang notabene kehidupan kota segalanya tergantung kepada uang,ada uang kita hidup gak ada uang kita mati-kasar katanya begitu,atau tidak mati tapi kalau tak ada uang pasti sengsara atau menderita susah makan.

Beberapa orang mungkin ada yang lebih sukses dan berhasil melipatgandakan harta warisan dengan jadi orang sukses di kota.Meskipun tanah sawah habis di kampung namun berhasil jadi karyawan bergaji tinggi dan mengumpulkan kembali harta di kota,tetapi....itu berapa persen dari sekian banyak yang gagal dan terus hidup pas- pasan di kota.

Benang merahnya maksud penulis adalah jika kamu diwarisi tanah,rumah,kebun yang cukup oleh orang tua,meskipun kamu sedang di kota saat ini,usahakan jangan dijual,tetapi bisa diberdayakan dan dilanjutkan perjuangan orang tua membangun lingkungan dan sistem yang diwariskan itu.

Menjaga jika kita gagal di kota,atau hanya jadi pegawai biasa,atau bangkrut usaha kita bisa pulang kampung dan meneruskan sistem pertanian warisan.

Konsep warisan keberlanjutan yang kita maksud bukan saja berlaku di perdagangan atau di usaha saja,namun berlaku umum,mungkin juga di warisan seni dan budaya,warisan Karuhun atau tetua sebaiknya ada yang meneruskan.

Jika ada warisan tanah sawah diteruskan dan dikembangkan teknologinya,dibangun lingkungannya,diperbaiki sistemnya tetapi jatidirinya sebagai lahan pertanian dan semangat bertaninya tetap lestari,dan pasti akan sangat bermanfaat bagi pribadi,keluarga,dan orang banyak.Hidup sebagai petani bisa dijadikan pilihan dan bisa menjamin hidup bahagia 

Warisan seni dan budaya juga diperlukan ahli waris generasi penerus,agar tetap lestari dan digarap diperbaharui sesuai zaman dengan tetap memelihara jati dirinya,bidang ini pun bisa jadi pilihan hidup dan ladang amal sekaligus akan menjamin kehidupan anda bahagia.

Setelah berada di tangan kamu warisan tersebut,bidang apapun itu dipelihara,dilestarikan,dikembangkan,sehingga bisa berlanjut dan dapat diteruskan oleh anak keturunan atau generasi berikutnya dengan lebih baik.

Selamat menikmati malam Minggu pembaca semua.

Konsep Keberlanjutan bagian 1

"Sustainable",Warisan Hal yang Berkelanjutan

Warisan apapun yang terbaik adalah nilai keberlanjutannya,dalam bahasa Inggrisnya sustainable,salah satunya warisan usaha atau bisnis yang berkelanjutan meskipun kecil.

Bisa ambil contoh dari semangat dan cara orang Tionghoa di tanah air pada umumnya yang mewariskan usahanya dari generasi ke generasi mempertahankan nilai keberlanjutannya.

Bahkan beberapa keluarga dari mereka bisa berkembang dari generasi pertama ke generasi berikutnya,namun jenis atau bidang usaha asalnya tidak ditinggalkan bahkan dikembangkan.

Jika orang tuanya pada tahun 1940an membuka warung,maka sejak bayi mereka dilatih dan hidup di warung orang tuanya,setelah remaja ikut mengelola warung,belajar menyimpan dan menata barang,belanja dimana,mengatur uang,sama siapa mereka berpartner,belajar menjaga nama baik mereka di bank atau rekanan dan sesudah tamat SMA anaknya buka usaha sudah siap secara skill dagang dan relasi.

Maka pada generasi kedua,mereka berdagang bukan buka warung,tetapi sudah menjadi Toko,bahkan jadi grosiran.

Generasi berikutnya,toko sudah bertambah dengan supermarket,mall dan agen atau distributor,dengan kelas dan barang sudah bergudang-gudang.

Generasi berikutnya sudah berdagang atau namanya sudah berubah jadi bisnis,eksport import.

Yang tangguh dan bertahan menghadapi segala tantangan zaman,biasanya mereka para pengusaha yang berasal dari keluarga atau perusahaan yang dibangun dan diwariskan orang tuanya sejak masih kelas terendah,tetapi mereka membangun usaha dab mewariskan fisik usahanya diiringi dengan nilai keberlanjutannya.

Untuk kamu yang baru merintis usaha apapun secara kecil-kecilan,di generasi ke berapapun kamu berada saat ini,bahkan di generasi dagang pertama pun,misalnya orang tua anda PNS,lalu kamu memutuskan untuk jadi pedagang,berarti kamu generasi pertama usaha dagang di keluargamu,pasti rada berat secara mental dagang kurang didapat dari lingkungan keluarga yang hidup dari gajian.

Semangat lah,walau masih kecil apapun usaha kamu,teruslah maju dan pertahankan keberlanjutan usaha itu.

Mungkin saat ini kamu dagang di roda kaki lima,setahun kemudian ngontrak kios,setahun kemudian beli kios,setahun kemudian buka minimarket,supermarket dan seterusnya.

Jaga kepercayaan,tekun terus bergerak,sabar dengan progres usaha,manfaatkan kepercayaan pihak lain dengan benar,jalin hubungan baik dengan semua pihak,jangan pernah kecewakan siapapun walau hanya ke satu orang,dan ikuti kemajuan zaman,adaptasi dengan teknologi dan niatkan dengan baik dan benar.

Walau misalnya usahamu masih kecil,yang penting terus mengalir dan terus bergerak,bisnismu terus hidup,dan bisa berkelanjutan.

Jumat, 19 Mei 2023

Presiden yang Rakyat Harapkan

Rasanya tidak komplet jika saya tidak berkomentar tentang pemilihan Presiden RI tahun 2024,yang saat ini sudah marak dukung mendukung dan beberapa partai sudah ada mengajukan nama calon.

Sebagai warga negara Indonesia,sekaligus sebagai rakyat RI yang nanti negara kita akan dikepalai oleh seorang Presiden yang kita pilih secara langsung,tentu saya pribadi akan ikut memilih juga itupun jika ada yang sesuai dengan pilihan hati saya

Dan tentu rahasia pribadi, saya hanya akan memilih calon yang berkemungkinan dia akan bekerja demi rakyat,demi kesejahteraan rakyat,berkeadilan,berperikemanusiaan,bertaqwa pada Tuhan YME,dan bersih dari perbuatan korupsi.

Calon yang diharapkan rakyat pada umumnya adalah calon pemimpin yang bijaksana,memberi dan menjamin ketertiban dan keamanan,dan mensejahterakan rakyat lewat kerja kinerja dan program terbaik beliau. 

Disamping dia juga bisa menjadi figur yang berwibawa dan terhormat di mata dunia,kebijakannya selalu berorientasi kepada keadilan dan kesejahteraan rakyat,kesejahteraan dan kemakmuran bangsa 

Siapapun yang nanti tampil sebagai pemenang pemilu presiden,maka wajib kita dukung dan bersatu membangun bangsa agar kita makmur bersama.

Bagi rakyat kecil dan biasa seperti saya,sederhananya bisa kita tulis harapan kita ke Presiden nanti.

Stabilkan harga bahan makanan pokok,stabil dalam arti bisa murah,terjangkau dan wajar,harga-harga kebutuhan pokok terkendali dan negara harus hadir dalam setiap gejolak harga.

Biaya pendidikan anak dan mahasiswa bisa murah dan terjangkau oleh kalangan orang biasa atau semua warga berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan biaya murah.

Keamananan dan ketertiban warga terjamin,negara selalu hadir dalam pencegahan segala kejahatan,penegakan hukum harus lurus dan benar.

Hukum berat koruptor dan mafia hukum dan semacamnya.

Rakyat aman,nyaman,tertib,harga-harga stabil dan terkendali,biaya pendidikan wajar dan terjangkau kalangan miskin,biaya kesehatan murah terjangkau,dan basmi terus koruptor.

Dan tentu banyak yang diharapkan dari rakyat kepada presiden mendatang.

Intinya mari kita pilih Presiden yang amanah,bekerja demi rakyat,bersih dari korupsi,berakhlak baik,dan mampu mensejahterakan rakyat.

Sesuai dengan nilai Pancasila dan bekerja sesuai Undang-undang Dasar 45 serta tunduk dan patuh pada amanat rakyat.

Pilih presiden yang bisa membuat negara dan masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila.

Pilih yang bertaqwa,yang berperikemanusiaan,menjaga persatuan dan kesatuan RI,adil dan bijaksana,bersih dari korupsi,berakhlak mulia,dan berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

Merdeka ...!

Selasa, 16 Mei 2023

Kelas Pagi atau Sore? Memilih Kelas untuk Anak

Jika dibandingkan proses pengajaran secara umum baik jadwal masuk pagi atau siang bahkan sore memilih untuk studi anak tingkat SLTA ke bawah sama saja,namun perbedaan tertentu pasti ada,selain dari suasana dan waktu berbeda akan ada kebiasaan dan pola hidup yang lain antara tamatan sekolah pagi dan lulusan sekolah sore.

Dalam hal ini bukan cerita untuk tingkat kuliah ya,tetapi sepanjang pengalaman saya untuk sekolah TK,SD,SMP dan SMA sebaiknya memilih yang masuk pagi hari.

Mohon maaf untuk lembaga yang membuka kelas sore,ini hanya mengulas tentang perbedaan kebiasaan dan cerita pengaruh kepada pola hidup siswa di kemudian hari.

Kelebihan sekolah masuk pagi bagi anak adalah diantaranya membuat pola hidup bergerak sesuai pada umumnya,yaitu beraktivitas mulai sejak subuh atau pagi hari juga menuntut siswa disiplin segera tidur di malam hari karena takut kesiangan.

Siswa masuk pagi jadi terbiasa bangun waktu fajar menyingsing  atau subuh dan sarapan berangkat sekolah jam 6.00 sesuai aktivitas pada umumnya nanti jika sudah ke dunia kerja.

Dari segi kebugaran tubuh pun terbiasa bangun pagi,tidur cepat jam 21 malam hari,keluar berkumpul bersama keluarga dan berinteraksi sosial pada umumnya berkumpul sore sampai malam hari.

Kondisi tubuh pagi hari dan otak cenderung masih segar, beraktivitas sesuai pada umumnya mulai dari pagi sampai siang semua sibuk belajar atau bekerja,lalu sore hari berkumpul dan berinteraksi sosial pada umumnya seperti acara keluarga,acara tetangga,dan semacamnya bisa mengikuti karena waktu sore sudah selesai pulang dari sekolah.

Kelas pagi juga akan menjadi terbiasa anak bangun secara alami di waktu subuh,kecuali yang malas,namun pada umumnya kelas pagi menghasilkan kebiasaan bangun cepat dan sudah sigap sejak sebelum jam Subuh.

Jadwal pagi menjadi terbiasa pola tidur,sarapan,pola bangun tidur dan pola tubuh bergerak dan beraktivitas sesuai dengan ritme waktu kehidupan normal adanya,seperti ketika masuk dunia kerja nanti pada umumnya waktu bekerja mereka dimulai pagi hari.

Aktivitas sosial dan keluarga biasanya terjadi antara siang dan sore hari,maka yang sekolah pagi lebih berkesempatan untuk bisa mengikuti event acara sore atau malam dengan normal.

Tentu saja kalau kebiasaan dan kepribadian seseorang terbentuk bukan dari jadwal sekolah pagi saja,itu saya setuju,dan untuk sebab lain hal ada juga anak kita harus terpaksa sekolah di kelas sore atau bahkan malam ( untuk siswa saya rasa kelas malam belum saya temukan,kecuali untuk mahasiswa),untuk beberapa waktu atau fase tidak masalah,tetapi fase sekolah berikutnya cari yang masuk pagi.

Kita cerita di tulisan ini hanya untuk siswa,bukan masa kuliah atau mahasiswa 

Kebiasaan tidur cepat di malam hari dan bangun cepat di waktu subuh,kebiasaan ini sudah terbukti menjadi pola hidup yang sangat baik untuk kesehatan fisik dan psikis,kesehatan badan dan mental bahkan untuk kesuksesan dalam keseluruhan hidup seseorang.Biasanys orang sukses orang yang berjuang sejak subuh dengan badan segar cukup tidur,pola tidurnya baik.

Cukup tidur,tidur teratur,dan waktu fajar atau subuh,ahli kesehatan dan ahli kepercayaan hampir semua setuju,waktu subuh adalah waktu yang penuh berkah,artinya menghadirkan kebaikan bagi siapa yang bangun dan bergerak sejak subuh.

Kebiasaan bangun subuh bagi yang suka begadang sangat sulit dan tidak akan bisa, pasti mengantuk karena tidur terlalu larut,badan pun akan menolak untuk bangun,meskipun dipaksakan bangun akan limbung dan tidak baik untuk kesehatan karena kurang jam kebutuhan tidur normal.

Memilih sekolah TK sampai SMA menurut saya,-hemat saya-,pengalaman penulis,yang terbaik adalah yang masuk jadwal belajar regulernya di pagi hari.

Masuk belajar pagi hari,membuat waktu anak bisa sesuai dengan pola waktu orang tua,keluarga,masyarakat pada umumnya,sehingga pergerakan hidup anak kita normal dan terjadi seperti pada umumnya.

Diantaranya,biasa tidur cepat malam hari,biasa bangun cepat di waktu subuh,terbiasa sigap dan siap sejak pagi,bisa berinteraksi berkumpul dengan saudara,keluarga dan teman di sore atau malam hari dan sebagainya yang umum terjadi pada waktu sore,malam,pagi dan sore lagi.

Jika terpaksa anak kita harus masuk sekolah sore,tentu usahakan itu hanya satu tahapan saja,misalnya saat SD,masuk sore tapi SMP dan SMA cari yang masuk pagi,karena merubah kebiasaan bangun pagi itu susah jika sudah bertahun-tahun anak kita biasa bangun siang karena masuk sekolahnya sore hari.

Saya rasa waktu sore hari juga waktu belajar kurang efektif dibanding yang masuk pagi,biasanya kelas sore masuk jam 13.00 siang badan sedang tidak segar,cuaca kadang kurang mendukung,mendung,panas,hujan,gangguan aliran listrik padam,tenaga pendidiknya sudah lelah dan sebagainya.

Mohon maaf,bukan menyepelekan lembaga yang membuka kelas sore,namun jika memungkinkan memilih bagi siswa masuk sekolah,maka usahakan masuk sekolahnya yang masuk sejak pagi.

Salaman hangat,ini hanya pendapat pribadi penulis,yang mungkin saja benar bahkan mungkin kurang tepat.

Tetapi berhubungan dengan kebiasaan nanti setelah tua,memilih waktu belajar selama pendidikan menengah ke bawah sangat akan berpengaruh kepada kebiasaan dan pola tata waktu di kemudian hari setelah tamat sekolah.

Terima kasih sudah mampir.

Jumat, 12 Mei 2023

Mujarab,Keramat Ibu Kandung

Jika Anda seorang wanita dan sudah pernah mengalami proses mengandung anak atau janin sembilan bulan atau kurang lebih tiga puluh enam Minggu,lalu melahirkan,tentu merasakan bagaimana tubuh lahir dan batin berjuang untuk membuat keturunan lahir dengan lancar selamat dan punya anak.

Perjuangan lahir batin seorang ibu,pengorbanan seorang ibu,pergulatan antara mati dan hidup ketika pada proses melahirkan,dan perjuangan belum selesai selanjutnya membesarkan,mendidik,mendoakan yang terbaik,tidak bisa dibayangkan rasa itu jika tidak ikhlas murni rasa sayang ke anak,proses kehamilan dan melahirkan saja sudah penuh perjuangan dan pengorbanan yang tidak bisa dinilai dengan apapun.

Hanya tubuh seorang ibu kandung lah yang bisa merasakan segala kekhawatiran,kelelahan,kesakitan,dan sebagainya sangat dramatis itu yang melahirkan normal,belum yang prosesnya ada kekurangan atau tidak melahirkan normal,lebih dramatis lagi sungguh perjuangan seorang ibu.

Dan,subhanallah mereka semua ikhlas,demi tubuhnya ada yang meneruskan di muka bumi ini,demi hadirnya seorang anak sebagai bagian dari rezeki yang diberikan Tuhan kepada mereka yang belum tentu wanita lain mendapatkannya.

Tegakah kamu menyakiti dan mengecewakan ibumu?

Padahal atas perjuangan fisik beliaulah kita secara lahriahnya kamu hadir di dunia ini.

Maka pantaslah ucapan dan doa seorang ibu itu mujarab dan dikabul Tuhan.

Doa baik akan menjadi jalan kebahagiaan anak-anaknya,sebaliknya doa buruk.atay kutukannya,pasti jadi kenyataan,lambat atau cepat hanya masalah waktu.

Kita ada di dunia ini,karena perantaraan tubuh beliau.Sesungguhnya kita tidak akan ada hidup saat ini jika tidak melalu perantaraan ibu kandung.

Sebab doanya dikabulkan Tuhan,dan kutukan seorang ibu itu pasti jadi kenyataan maka seorang ibu yang baik,haruslah seorang ibu yang Solehah juga,tidak sembarangan mengutuk anak kandung sendiri.

Dan sebaliknya,sang anak dan ini yang utama harus selalu menjaga agar ibu dan bapak kandung tidak kecewa,jangan undang marah mereka,jaga agar mereka tetap menyayangi dan bangga dengan anaknya.

Perlu ibu yang bijak,sebaliknya anak harus jadi anak Soleh dan Soleha.Jika salah satu pihak tidak bijak,maka disinilah sering terjadi ibu kandung yang tega mengutuk anak,-naudzubillah- dan anaknya tidak tahu diri,sombong tidak menghormati ibu kandungnya.

Jika anda sudah adi ibu,perbanyaklah ilmu tentang kebaikan,menjaga sikap,tentang jadi orang yang saleha,tentang jadi ibu yang baik,tentang jadi orang tua yang bijak,tambah ilmu tentang bagaimana mengasuh dan mendidik anak dengan baik,agar terhindar dari jadi ibu yang kurang bijak tadi.

Yang akhirnya karena terbatas ilmu dan pengetahuan maka mudah mengutuk sembarangan menyalahkan anak dan semacamnya.

Akhirnya anaknya jadi sengsara karena kutukan ibu yang tidak bijak.

Dari pihak anak ke ibu,apalagi ini,jadilah anak yang baik,benar,bijak,menghormati orang tua dan berbakti kepada ibu kandung dan bapak kandung adalah wajib jika hidupmu tidak mau menderita.

Jika ingin bahagia,maka jadilah orang yang pertama kali baik kepada ibu kandung dan juga bapak kandung,untuk selanjutnya hiduplah di jalan yang baik dan lurus.

Semoga kita semua jadi anak yang baik dan berbakti kepada orang tua,dan juga bisa jadi orang tua yang bijaksana dan baik bagi anak dan keturunan kita 

Astagfirullohaladziim.

Wallohualam.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler