Kira-kira enam tahun yang lalu,Saya pernah di posisi yang banyak anak muda rasakan sekarang. Kerja pabrik atau kantor dengan gaji UMR, jam kerja 3 shift, pulang sudah capek, tapi tabungan segitu-segitu aja. Lalu kepikiran, bagaimana kalau saya resign saja dan jadi ojek online? Waktu fleksibel, jadi bos buat diri sendiri, motor ada. Apalagi di kota kecil, biaya hidup lebih murah.
Pertanyaan itu wajar. Saya pun pernah mikir begitu. Tapi sebelum saya benar-benar resign, saya coba hitung dulu untung ruginya dengan jujur, bukan cuma lihat cerita sukses di TikTok yang penghasilannya 500 ribu sehari di Jakarta. Kota kecil itu ceritanya beda.
