Kamis, 22 Maret 2012

"Taubat"

Ill:Shutterstock/Awd.
Taubat arti secara umum dan populer yaitu menyesali sebuah perbuatan yang salah dengan melakukan perbaikan di kemudian.

Artinya memperbaiki diri selalu,hal apapun.Memperbaiki,mengkonstruksi kembali,menyegarkan kembali pribadi,merevolusi kehidupan pribadi atau menigkatkan kualitas diri tidak bisa dengan hanya bermain seperti langkah copy paste bila kita ingin meniru ibarat sebuah file di komputer,dengan dua langkah mengcopy,menyalin lalu menempel,paste sebuah prinsip dan niat perbaikan begitu saja.

Mengatur ulang kehidupan yang rusak atau kurang beres membutuhkan waktu dan proses,jangan terburu-buru dan jangan terlalu bernafsu sehingga gelap mata hati ke hal-hal manusiawi yang lainnya.

Misalnya ketika kita berniat memperbaiki diri hari ini lalu semalaman kita tidak tidur tidak makan dan terus melakukan ritual-ritual bertaubat,tetapi keesokan harinya hal-hal kewajiban tidak tertunaikan,malahan jatuh sakit jadi merembet dengan ketidakberdayaan kita untuk menunaikan kewajiban-kewajiban kemanusiaan,terhadap diri sendiri terhadap keluarga,anak-anak terbengkalai,isteri dan keluarga terbengkalai karena semalam penuh dengan berlebihan telah melakukan ritual-ritual "taubat" kurang benar kita.

Taubat Nasuha,taubat yang berkesinambungan dengan langkah-langkah kongkrit yang bertahap dan berjalan secara normal,dengan mengambil pelajaran dari sebuah kesalahan atau "dosa" yang pernah kita lakukan hari-hari kemarin,atau waktu yang telah lalu.

Dengan cara sedikit-demi sedikit terus menambal segala kejelekan dengan amal baik dan terus menyervis memperbaiki diri dan mempertahankan kebaikan yang sudah dimiliki,bila memungkinkan meningkatkan segala kebaikan diri.

Tetapi khusus bagi yang sedang bertaubat,minimal bisa memperbaiki yang salah di hari kemarin saja itu sudah hebat,dan proses perbaikan jangan di sekaliguskan,tetapi bertahap dan sabar dengan waktu dan perjalanan prosesnya.

Sabar,rajin dan ulet serta semangat terus serta berkeyakinan penuh,bahwa niat taubat kita akan membawa segala bentuk kebaikan bagi diri,dan akan mengundang Ridlo Tuhan YME ke kita.

God Willing,wallahualam bisawab.

Berjejaring Sosial Tidak Sehat,Hati-Hati Nyawa Bisa Melayang

Sedikit sensasi ya judul diatas ?,oh tentu tidak,setidaknya menurut pengalaman saya,termasuk pengalaman beberapa teman saya baik teman di dunia maya maupun teman di offline (kenyataan).


Pernah bukan,kita mendengar berita-berita yang menganjurkan supaya Facebook,Twitter di sejumlah negara ditutup atau diblokir ?,pasti pernah meskipun secara samar-samar atau melihat sekilas.

Bukan saja di Indonesia,tetapi di negara-negara liberal dan penganut kebebasan individu lainnya,terutama di Amerika sendiri,pernah muncul protes-protes serupa,agar ditutup atau bahkan dimusnahkan !,wah,alamat bakal kesepian deh pencinta dunia maya.

Tetapi arus globalisasi informasi lewat jaringan internet tak akan mudah saja dipangkas sedemikian rupa,karena di satu sisi manfaatnya juga ada dan banyak.

Jadi semuanya kembali lagi deh ke prinsip dan kedisiplinan pribadi masing-masing,hidup dimanapun berada pasti selalu ada dua pilihan resiko dan dua pilihan menjalaninya.

Apakah kita mau berjalan di lorong yang jahat yang penuh resiko dan akan menuai hasil jahat kita,atau kita mau berjalan di jalur sehat dan banyak menuai manfaat.Itulah pilihan kita bersosial dan bergentayangan di dunia maya termasuk juga.

Berjejaring,berkomunitas,berconnecting,dan bersilaturahmi di dunia maya dengan batas-batas yang hampir tak berbatas secara konvensi dan aturan,(hampir tak terbatas!),banyak mengandung resiko termasuk resiko kejahatan dan keburukan.

Termasuk berjejaring yang tidak sehat,artinya tidak sehat secara umum maupun tidak sehat secara prinsip pribadi.

Sebut saja kita berkomunitas di Facebok atau Twitter dan jejaring soisal lainnya,jika tidak berhati-hati dan cepat lupa diri,dengan akses yang sangat tak terbatas dan dengan mudahnya kita dapat kenalan baru di seantero pelosok dunia,menjadikan kita hampir setiap hitungan menit dan detik sekali klik saja bisa mendapat teman dan kenalan baru.

Dari sebuah perkenalan dan pertemanan inilah selalu akan muncul akibat-akibat dan efek yang bisa saja berakibat baik atau malah berakibat buruk.

Dari sekian daftar akibat buruk berjejaring sosial di dunia maya adalah Selingkuh dari Pasangan hidup kita.

Bahaya bagi diri sendiri terutama kita bisa menjadi pribadi ganda atau pribadi-pribadi semu atau yang paling berbahaya jika perselingkuhan kita diketahui atau terbongkar oleh pasangan sah yang kita selingkuhi.

Pembaca tahu kan,harga sebuah nyawa ketika yang tersakiti menjadi tahu telah diselingkuhi ?,banyak terjadi kasus dimana seorang isteri membunuh suaminya yang ketahuan selingkuh atau sebaliknya tidak sedikit suami yang membunuh isteri dan pasangan selingkuhnya.

Cara membunuhnya banyak modusnya,ada yang membunuh dengan tangan sendiri atau tidak sedikit yang menyewa para pembunuh bayaran dan malah banyak yang menyewa dukun-dukun santet.Ngeri bukan ?.

Mari berniat dan melakoni hidup di dunia maya terutama berjejaring sosial dengan sehat.

Rabu, 21 Maret 2012

Tetap masih Ragukah bahwa Uang adalah Segalanya

Kedengarannya  materialistis banget ya,sangat-sangat selalu uang banget,money oriented banget dan seribu banget or sangat yang lainnya.

Tetapi so what gitu lho..!?,kalau saya memang berpendapat demikian,atau lebih tepatnya saya memancing pikiran anda untuk berpikir kembali tentang menapikan uang sebagai segalanya di hari ini di zaman ini.

Meskipun tentu saja hal-hal baik lainnya harus tetap diperbuat,bukan melulu harus dengan uang beruang saja,maksud saya uang memegang peranan yang penting untuk hidup di zaman sekarang.

Ya biar pembaca enggak menilai saya "kapiduit" atau money oriented seukali.hehe..!

Pengalaman kecil saya kemarin,karena entah mengapa rambut saya tumbuhnya sangat subur dan cepat,iya rambut di kepala maksudnya yah termasuk rambut-rambut manusiawi lainnya juga,tetapi kecuali jenggot dan kumis saya tidak tumbuh subur seperti orang-orang Pakistan atau Hindia atau orang-orang Arab umumnya.

Khusus untuk pertumbuhan kumis dan jenggot ini malah pernah suatu kali saya berpikir untuk membeli obat penumbuh rambut,karena jenggot di dagu saya kelimis banget,saking kelimisnya di tambah kulit sawo matang saya,saya suka ada "yang melecehkan' wkwk...(serius nieh,,dilecehkan oleh mereka yang berkelainan seks,semacam kaum homoseks di tempat saya).

Mereka suka memandang "penuh nafsu" (mungkin nafsu mau ngasih duit ya haha..deuh..hehe),kepikirannya duit mulu tapi belum kebanjiran duit nih hehe lagi!.

Karena saya kelimis dan tak berjenggot,banyak yang suka melecehkan bahkan pernah ada yang mengajak main gila dengan mereka,kacau deh dan sensor ah,tentu saja saya bisa marah besar ketika itu,saya bisa keluar kata-kata pedas ke mereka yang mengajak mesum tidak normal itu. (sensor deh..cukup segini ...!).

Kembali ke rambut dan uang topik kali ini,pertumbuhan rambut kepala saya sangat cepat mungkin bisa bertambah satu centimeter setiap bulannya,dan saya paling ribet kalau rambut sudah panjang dikit aja menyentuh telinga.Sebenarnya saya mau sih punya rambut lurus kayak Renegade di film-film itu,atau Mandragade (dih kayak bang Mandranya saya ogah ah haha..maaf bang Mandra..) maksudnya biar saya jadi diri sendiri saja.

Tetapi rambut saya termasuk jenis ikal malah kalau dibiarkan panjang mungkin akan kribo seperti duo kribo,dan saya tak suka gaya begitu ih ngeriii..yah ngeri aja,by the way..dengan cepatnya pertumbuhan rambut saya,saya bisa hampir tiap minggu deh pergi ke MUHALAK (barbershop) atau tempat pangkas rambut,yang tempatnya bertebaran di semua sudut kota Riyadh,pemangkasnya banyak orang Hindia,Pakistan bahkan orang Fhilipina.

Kejadian kemarin hubungannya dengan uang,karena langganan pangkas rambut saya sedang tutup,orang Fhilipina,mumpung ada waktu saya berniat cukur rambut.

Setelah berkeliling sebentar ketemulah dengan Barbershop yang pemangkasnya orang Hindia,setelah masuk dan duduk di "kursi operasi" seperti biasa dia menanyakan model,setelah berbasa-basi dulu yang klasik dan membosankan.

Basa basi membosankan diantaranya,Wen balad inta ?,darimana negaramua?,wein bait ?,(dimana rumahmu di riyadh ini),keip suggul..,kuwais wala mapikuwais ?,bagaimana kerjamu baik atau tidak?,kam ratib (berapakah gajimu),kep Kafil ?.bagaimana bossmu baik ?,dan ah.....pertanyaan yang selaluuu saja begitu jika bertemu dengan sesama orang pendatang di Saudi ini..,mungkin mereka pun bisa bahasa arabnya pas-pasan saja hanya kalau ketemu orang asing lagi mereka ingin "praktek' bahasa Arab.

Jadi percakapannya yang itu-itu saja setiap bertemu para asing di Saudi.Terutama teman-teman dari Hindia dan sekitarnya.

Setekah basa-basi begitu,si tukang cukur bertanya model,"mau model apa sadik (teman)..?" tanya Tukang cukur.

Karena saya sebenarnya mau merapikan saja ,lalu saya kasih tahu bahwa saya mau hanya merapikan pinggirnya saja,dan saya mencoba menawar harga (hehe..kebiasaan nawar di Indo kebawa juga hehe..mmm?).

Saya bilang " My friend,saya hanya merapikan saja,bagaimana bayarannya,boleh enggak 5 riyal saja ?"
Tarif biasa umumnya pangkas rambut standar disini 10 riyal,jadi saya nawar toh hanya merapikan saja haha...!

Tukang cukur merenung sebentar,dengan sedikit cemberut memainkan pisau cukur mesinnya sebentar,dan lama kemudian menjawab " baiklah..!"dengan ketus.Wahaha...bairin emang gue pikirin,kata saya dalam hati.

Tetapi di tengah proses pemangkasan ada yang ganjil,yaitu si tukang cukur Hindi sialan itu hehe..menyukur saya dengan hanya satu tangan kiri,jadi main serut-serut saja ke kepala saya,serutan mesin kayak menyukur rumput aja di kepala saya..wah gila nih ,pikir saya ya biarin dulu deh..nah kebangetan tangan kanannya malah sambil menelepon meraih hpnya dan girgir-girgir ngomong sambil menyerut rambut saya dengan tangan kirinya..wahh keteraluan nih..!

Lalu saya permisi,dia masih menelepon dengan HP jadulnya yang sudah karatan,wkwkkwkkw bahasa Hindi yang tak ngerti saya haha.

Saya pun protes bahkan bangkit dari kursi operasi,tetapi apa jawabnya,katanya "wah kalau mau bagus harus  bayar penuh10 riyal dong malahan kalau mau sangat bagus harus tambah uang tip hadiah,sekarang kamu yang mau bayar 5 riyal kok minta bagus',katanya

 Saya tak mau bertengkar dengan hal yang beginian,lagian saya ngerti kok haha..bayaran saya kan tadinya mau setngah tarif,ternyata pelayanannya juga pasti setengah-setengah.

"Baik,saya bayar 10 riyal tapi tambah pijit ya !' kataku jengkel juga dan tetap saya minta ekstra dengan pijitan akhir,dasar pelit juga saya ya hehe.

Apa yang terjadi sodara,... dia menjawab termasuk berubah wajahnya menjadi senyum-senyum terpaksa dan tersenyum palsu sangat palsu..,lalu berkata dimanis-manis (sialan juga ah) :"Nah begitu deh,lagian kan saya juga bekerja,kamu juga bekerja kalau mau bagus apapun tergantung duit dong".

Wah ternyata duit itu di seluruh pelosok dunia sama saja ya ! Duit adalah segalanya !
Eng ing eng.


Misterinya Pertolongan Tuhan

Sekitar jam 4 sore selepas sembahyang asyar,saya karena untuk keperluan sesuatu pergi ke sebuah komplek pertokoan grosir di sudut kota Riyadh,setelah tiba disana saya bingung cari tempat parkir,karena saat-saat setelah asyar di Saudi termasuk saat-saat sibuk dan pertokoan pada mulai buka pada umumnya.

Karena tempat parkir di depan pertokoan penuh,maka saya cari alternatif untuk parkir mobil di sekitar ruas jalan utama tetapi masuk ke areal bebas parkir dengan tanda garis kuning di bahu jalannya,dipinggir sebelah kanan bahu jalan utama,berbahaya memang tetapi berhubung keperluan saya diperkirakan hanya sebentar saja beres lagian parkiran resmi penuh saya berniat parkir disana.

Termasuk sudah ada mobil-mobil lainnya yang sudah bertengger duluan di sepanjang jalur kuning bahu jalan itu,kebetulan di sini sedang ada sebuah pengerjaan galian entah untuk apa ,mungkin untuk penanaman kabel telekomunikasi atau apa saya kurang tahu..,ada galian memanjang searah dengan arah jalan,tepatnya sekitar sepuluh centimeter sejajar dengan garis kuning ciri area bebas parkir di bahu jalan.

Lebar lubangnya sekitar 20 cm dan memanjang dengan kedalaman sekitar satu meter,digali oleh mesin penggali bukan dengan manual,jadi lubangnya terlihat rapi,tidak berserakan seperti halnya digali secara manual.

Karena lubang menganga itu sejajar dengan arah jalan raya memanjang begitu,tentu saja bila tak hati-hati ban mobil bisa terperosok ke lubang itu jika posisi mobil dan ban pas ketemu lubangnya.Tetapi kalau posisi mobil memotong garis lubang itu tidak akan masuk lubang.

Kenyataannya saya karena terburu-buru dan mengira lubang itu lebarnya kecil,maka terpesoklah mobil yang saya kendarai satu buah bannya sebelah kanan depan,ketika mundur mau pergi,posisi ban jadi lurus searah dengan garis lubang.

Dan ..plup..ban depan bagian kanan mobil saya (tepatnya mobil majikan saya hehehe...),sedan corrola yang ukuran bannya semi radial masuk ke lubang galian itu,dan ...macet..!.sekitar setengahnya ban yang velk diameter 13 inch itu amblas,untung saja sayap dan chasis mobil enggak kena ke aspal,semacam menggantung begitu.

Deuh saya pun matikan itu mobil lalu keluar,setelah di cek ke "lapangan" hehe iya positif ban kanan depan amblas setengahnya.

Sudah begini gimana..?,kalau saya megaloman atau superman pasti saat itu saya saatnya berubah menjadi besar dan kuat lalu akan saya angkat mobil sedan kecil itu.walau..kecil namanya mobil berat juga kan..?hehe.

Sekitar dua atau tiga menit saya bingung sambl memandang ban yang amblas ke lubang galian,secara tidak sadar di sebelah kanan-kiri saya telah hadir sekitar 4 orang manusia..ya iya dong kan masih di planet bumi toh..!

Padahal ini terjadi di negara Saudi,yang saya tidak kenal mengenal betul dengan manusia-manusia sekitar,jangankan bersahabat berkenalan saja jarang karena satu di tempat umum keduanya jarang deh warga sini banyak basa-basi kenalan di tempat umum dengan TKI migran sopir apalagi sampai tukeran nomor HP,ah jarang ,kalaupun ada itu di hal-hal tertentu bila ada kepentingan sesuatu yang penting.

Tetapi saat itu di samping saya sudah ada 3 orang Warga Saudi dan satu warga Bangladesh sudah siap membantu mengangkat mobil bawaan saya yang terperangkap off side..eh terperangkap lubang galian TELKOM nya Saudi.

Lalu kami berlima berusaha mengangkat,tetapi karena lebar lubang galian dan lebar ban semi radial mobil hampir sama,tentu saja jadi macet ditambah beban berat mobil dan gaya gravitasi yang menekan ke bawah (wkwk...pakai pelajaran IPA hehe..)...!

Cara dengan mengangkat mobil rame-rame akhirnya buntu,karena ban tetap macet tak mau keluar,mau pakai pelicin..?dikasih vaselline atau hand body atau oli gardan yah..kelamaan lagian kan lagi di jalan kasusnya.

Lalu sepuluh menit kemudian,di samping saya telah hadir 4 buah dongkrak,ternyata 3 warga Saudi dan satu rekan Sopir dari Indonesia (TKI) masing-masing mengeluarkan "dongkraknya" (yang ini dongkrak asli loh..?)..dari mobilnya masing-masing,masya Allah,begitu perhatiannya Allah pada saya,saya tak berhenti dalam hati memuji Allah yang telah memberi pertolongan dengan demikian lengkapnya malahan saya rasa berlebihan (menurut ukuran saya),Gusti Allah telah menolong saya melalui kebesaran hati orang-orang ini yang sedang membawa dongkrak mereka,malahan dua dari Warga Saudi mereka mendongkrak dan memasangkan dongkraknya ke chasis mobil saya dengan tangan mereka sendiri,ketika saya mau ambil alih mengungkit hydroliknya mereka bersikukuh mau oleh mereka sendiri.

Dan satu lagi teman TKI sopir yang ikut membantu juga membawa dongkraknya,ikut membantu menggeser posisi mobil bawaan saya.

Akhirnya ban mobil bisa keluar,hanya lecet-lecet bagian velknya saja dan kini mobil telah kembali ke "jalan yang benar" ke posisi siap jalan lagi.Alahmdulillah ya Rabbalamiin.Engkau Maha Penyayang.

Warga Saudi,Saudian yang mendongkrak dan membantu saya setelah pamit membawa dongkraknya milik beliau lekas berlalu setelah mereka mengucap Amin ketika saya bilang terima kasih,semoga Allah membalas semua kebaikanmu.

Ya pertolongan Tuhan tak akan disangka-sangka dan tak akan terjangkau oleh nalar serta logika manusia,bermilyar-milyar cara bahkan mungkin tidak terukur banyaknya jalan pertolongan Allah ke kita,bila kita percaya dan terutama jika Allah telah menghendaki datangnya pertolongan ke kita,dalam hal apapun.

Dan pertolongan Tuhan itu sangat misteri,rahasia hak Tuhan sendiri,jika Tuhan sudah berkenan pasti selalu ada jalan.

Manusia hanya berkewajiban carilah jalan keridhaan Tuhan.

Dan saya dalam hal ini semakin malu pada Tuhan,saya malah berpikir terus malu karena selama ini saya masih sangat kurang untuk selalu menolong sesama.Masih banyak kurang untuk beramal shaleh dan masih jauh dari akhlak mencapai ridlo Tuhan.

Saya malu pada Tuhan yang hampir setiap detik selalu menolong saya,padahal saya sangat kurang untuk menggunakan tubuh dan jiwa ini untuk menolong orang lain dan sesama makhluk.Padahal ibadah saya masih jauh dibawah standar,padahal saya pasti tiap saat selalu kesalahan-dan kekurangan yang diperbuat.Saya malu ke Tuhan karena Dia tidak perhitungan dalam menolong saya.

Tetapi yaitulah saya masih punya satu meskipun sepertinya sudah agak lapuk untuk harus dipelihara lagi,disegarkan lagi,yaitu besyukur saya masih punya satu kekuatan yaitu saya masih PERCAYA bahwa Tuhan masih ada,dan selalu menyayangi saya,termasuk semoga selalu melindungi dan menyayangi anda sekalian pembaca setia dan kita semua.Amin.

Astagfirullahhaladzim.

Berbagi Foto Sekitar Kecamatan Rawabi dan Al Rayan-Riyadh KSA

Mesjid dan Menaranya menjadikan Saudi Arabia
Sebagai Negeri Semilyar Menara.

 

Mas Junaedi,TKI asal Purwakarta yang bekerja
Sebagai Karyawan di Madrasah Al Andalus Rawabi.

Wah lagi ngitung duit ya ji,,buat dikirim ke Indonesia haha...!




Yang ini SATPAM-nya sekolahan
Namanya Yahya bin Fulan,Asli Pemuda Saudi
asal Najran,Saudi Selatan dekat Yaman.



Wah Yahya gemar agniyah (nyanyian) juga ya
sambil menjaga sekolah lihat tuh headset nyelip terus di telinganya.
Nancy Ajran kayaknya lagi nyanyi tuh hehe..

Jalanan gang dan jalan tikus yang mulus-mulus gan di Saudi,jadi
mengundang pengin nginjak gas ngageber di kilometer 60 s.d 70 di
jalan kampung.



Produk Indonesia paling populer Indomie gan
lihat nih sebagian divisi mobil Indomie



Mengawali masa musim panas sebagian tanaman bunga
berbunga di hawa yang sedang masa pancaroba.perubahan
dari musim dingin ke musim panas.

Selasa, 20 Maret 2012

Terlalu Positif Thinking Terhadap Teman atau Lingkungan

Positif thinking (atau ejaan Inggris aslinya Positive Thinking) artinya berpikiran selalu baik,dalam terjemahan bebasnya yaitu selalu berprasangka baik terhadap hal apapun,think = pikiran,apa yang dipikirkan selalu positif (baik),jikalau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tanpa batas-batas tertentu sangat polos,hati-hati gaya berpikir begini hanya akan menjadi bumerang,senjata makan tuan,bisa mencelakakan diri,masih ingat kan "bahwa apapun yang serba keterlaluan,terlalu itu akan berakibat tidak baik bagi diri".

Termasuk bila terlalu sangat "postif thinking ke teman dan lingkungan kita".

Terlalu percaya ke teman dan rekan bisnis anda,sangat berbahaya !,logikanya teman anda akan lepas kontrol dan cenderung menyalahgunakan kepercayaan yang terlalu dari anda,tak sedikit kasus-kasus "pagar makan tanaman bukan..?,tak sedikit asalnya berteman malah kalau kebablasan mempercayainya si teman menjadi lupa diri dan mengkhianati.Ini kenyataan banyak terjadi pengkhianatan-pengkhianatan seorang teman ke teman yang selalu berfikir positifnya terlalu,positif thinkingnya terlalu besar dan polos bahkan awam.

Kenyataan membuktikan pada umumnya memang di lingkungan suka begitu,meskipun masih ada satu dua yang benar-benar "lurus" tetapi jarang dan sudah hampir musnah.

Sudah bukan rahasia lagi budaya di sekitar kita selalu penuh intrik-intrik dan saling sikut baik secara terbuka maupun secara diam-diam,di semua komunitas lintas sektoral,lintas status dan lintas segala macam,bahkan di komunitas agama-pun saling sikut dan menjatuhkan,politik kotor selalu dilakukan oleh oknum-oknum di dalamnya,dan celakanya hampir semua sistem hidup di sekitar telah terjangkit dan kebanyakan oknum.

Pengalaman saya membuktikan banyak praktik-praktik kotor di semua komunitas,intrik-intrik pribadi,sentimen pribadi yang walau di permukaan memang tidak kentara,di permukaan seolah bersatu,kemunafikan masih merata di semua kalangan.Entah itu konplik karena kepentingan,atau malah konflik yang bersifat sentimen pribadi.

Budaya basa-basi dan unggak-angguk di depan tetapi menikam di belakang itu sangat kental di sekeliling kita.Budaya adu domba warisan jaman kolonial memang sangat tak mudah di gerus jaman.Mereka yang hatinya jahat dan kotor tega mengkhianati pikirian positifnya dari rekan-rekan seperjuangan.

Jangan dikira jika anda masuk ke suatu komunitas di sekitar kita lalu kita kompak-kompak saja lahir bathinnya..?,atau bersatu visi misinya..? wuekk..hehe..nonsen,nothing..dll haha.!Tak peduli itu sebuah komunitas tak berpendidikan,atau kalangan pelajar,atau malah kalangan kaum cerdik cendekia dan komunitas kaum intelektual sekalipun,selalu yang negatif-negatif akan ada.Lihatlah para elit politik kita yang terus berkonflik,mereka bukan anak kemarin sore yang tidak berpendidikan bukan..?.

Di kampus,di partay,di karang taruna,di perkumpulan olahraga,di komunitas petani,di nelayan,di petrnak,di komunitas tukang ojeg,di komunitas buruh,komunitas PNS,di percaturan politik apalagi,di komunitas profesi,di komunitas hobby pun selalu ada sentimen dan intrik dan  kadang terjadi konflik intern.Kompak munafik seolah dipermukaan mereka bersatu tetapi di intern tahu sendirilah..rekan pembaca yang sudah pengalaman dengan organisasi dan suka berkomunitas,pasti akan sangat tahu jikalau anda aktivis sejati bukan aktivis hanya punya kartu anggotanya saja.Dan atau Jika anda seorang pemain kehidupan.

Termasuk di keluarga,di tetangga,terutama di bisnis akan selalu ada peluang konflik dan berkhianat..!,sorry saya menulis secara terbuka saja,hari gini sudah gak jaman teori menumpuk beserta sejumlah basa-basi tawar yang membungkus kenyataan buruk dengan lipstik yang di bagus-baguskan.

Kenyataan jikalau terus membungkus dengan semua hal berlaku dan kelihatan positif artinya kita telah munafik dengan mengingkari diri sendiri dari sebuah fakta aktual,fakta nyata bahwa kehidupan kita dan lingkungan adalah begini adanya.Kehidupan bukan hanya hitam dan putih saja tetapi kehidupan itu sangat berwarna,warna-warni,macam-macam,jangan pungkiri itu,dan harus siap menghadapi.

Tidak cukup hanya harus selalu berpikiran positif saja,maaf meminjam petuah satu mutiara kata yang sering AA Gym sampaikan dalam berbagai tausiyahnya,yaitu "Tidak cukup hanya berniat baik saja,tetapi harus di sertai dengan meluruskan niat dan memperbaiki ikhtiar terus menerus.Lurus niat bukan hanya berbekal baik sangka saja tetapi harus disertai dengan kewaspadaan terhadap resiko akan keburukan dan kemungkinan timbulnya kejahatan-kejahatan di dalam prosesnya.

Apa yang saya maksud di atas,berpikiran positif yang terlalu besar,awam dan polos,berbahaya bagi hidup kita.Jika kita demikian, kita bisa berpeluang akan selalu dijadikan "korban" dan di jadikan pecundang terus oleh oknum-oknum kehidupan dan oleh orang-orang jahat di sekeliling kita,positif thinking kita akan sangat dengan mudah "disalahgunakan " pihak-pihak dan lingkungan jahat sekitar kita.

Berpikir positiflah sesuai porsinya,dan selalu berusaha cerdas membaca situasi,cari tahu dimana kita berkondisi,dan bila perlu pakailah kedua-duanya,serta cari tahulah dan amalkan,dimana dan kapan kita harus berpikiran positif dan kapan,dan dimana kita sesekali harus "berpikir negatif"dalam arti waspada.

Menggali sesuatu dari sudut pandang berbeda kenapa tidak,yang jelas kenyataanlah yang akan muncul sebagai kebenaran sebuah teori atau sekedar opini.

Kita dan anda pembaca sangat bebas untuk setuju,sepakat atau tidak dengan opini sederhana saya yang digali dan disarikan dari berbagai pengalaman hidup masa lalu saya pribadi dan belajar dari lingkungan serta referensi yang saya tahu dan kenali.

Dan itulah kenyataan.Jangan kura-kura dalam perahu ah gan..! hehe..waspada terus..setiap saat..!

Salam.

Sekilas Tentang Depresi


Pernahkah suatu waktu emosi kita terasa hampa ?,atau merasa lemah,lelah dan tidak bersemangat,atau kecapean yang sangat,atau merokok tetapi tidak ternikmati,atau tengah memakan sesuatu tetapi tidak terasa nikmatnya,atau sedang berwisata tetapi tidak ternikmati panorama atau suasana wisatanya,atau sedang menikmati kue coklat tetapi tidak terasa kelezatannya ?.Itu indikasi bahwa kita sudah kena depresi walau masih di status depresi ringan.

Depresi,dimana keadaan seseorang telah berada di situasi emosi bersedih dan bersuasana tidak nyaman berlebihan.

Gelisah,sulit tidur,melamun,perasaan berdosa,persaaan bersalah atau malah perasaan tidak senang dan tidak nyaman berlebihan,menjadi pelupa,konsentrasi menurun,berat badan merosot menurun,nafsu makan berkurang atau malah sebaliknya nafsu makan jadi terlalu bersemangat sehingga berat badan secara drastis meningkat dan menggelembung dengan cepat itu termasuk depresi juga.

Depresi paling khusus dan berbahaya jika perasaan tertekan dan stress serta bersedih yang sudah akut dan berat,sehingga bisa menimbulkan keputusasaan yang hebat,kemungkinan muncul putus harapan dan menginginkan berakhirnya kehidupan,ingin segera mati.

                                                                                           ***
Gejala dan indikasi di atas semua biasanya berawal dari bertumpuknya segala macam jenis persoalan hidup yang terlalu menumpuk dan banyak.

Problema diri pribadi,kesusahan-kesusahan,tertekan,dan berbagai masalah sehari-hari yang terlalu dalam di pikirkan tanpa disertai usaha-usaha penyelesaian dengan segera,atau mudah putus asa dalam mencari solusi terbaik memecah masalah-masalah yang menimpa.

Sehingga masalah yang tertunda segera tertumpuk lagi oleh masalah-masalah berikut yang kecil maupun masalah besar dan sulit.

Cobalah kawan,sedikit bersantai dengan masalah !,masalah dipikirkan itu harus tetapi jangan sampai menjadi sebuah pemikiran yang terlalu mendalam,sehingga kita hanya sibuk dan membuang waktu dengan hanya memikirkannya saja.Kasihanilah diri kita,jiwa dan tubuh kita,jangan disia-siakan hanya untuk hidup menjadi stress dan depresi,tertekan dan mati layu sebelum berkembang.

Mari bangkit dan sayangi diri ini,nikmati kehidupan dengan santai dan enjoy,berusahalah untuk memandang segala macam masalah dengan tenang,sehat dan santai,tetapi tetap dengan berusaha memukul dan menghancurkan masalah di depan kita sedikit demi sedikit dan bertahap.

Jangan menunda atau menyepelekan hal-hal yang kecil,segera selesaikan masalah yang kecil-kecil,melangkah beraksi dan urus itu masalah dengan segera,agar tidak jadi menumpuk di kumpulan masalah hidup kita.

Masalah apapun jangan dihindari,karena pada dasarnya semua kehidupan tak akan bisa lepas dari masalah,baik masalah yang manusiawi hasil perbuatan kita atau kadang masalah yang timbul dari lingkungan kita.

Hadapai dengan tegar,pupuklah terus keimanan dan keyakinan kita terhadap kepercayaan bahwa Tuhan akan membantu kita bila kita percaya penuh ke Dia,dengan disertai oleh usaha yang maksimal dari tubuh dan jiwa kita.

Perbanyaklah silaturahmi,berhubungan dengan orang-orang atau teman yang berpengalaman tentang hidup,diskusilah dengan mereka tentang masalah hidup,berbagi pengalaman dengan mereka-mereka yang telah punya pengalaman di kehidupan,minimal secara umur dan wawasan dia telah lebih banyak dari kita,bisa orang tua,bapak,ibu,paman,bibi,guru sekolah,guru ngaji dan yang lainnya,atau belajarlah selalu dari apapun siapapun tentang pengembangan diri dan pengendalian diri.

Jangan putus asa,depresi timbul berawal dari sebuah keputusasaan seolah jalan keluar dari segala masalah sudah buntu,di tambah dengan kebiasaan menutup diri dari lingkungan dan terlalu menyalahkan keadaan diri serta selalu menyalahkan nasib karena kurang terpupuknya keimanan.

Salah satunya ayo kita berbagi pengalaman hidup,saling memberi inspirasi tentang semangat dan menikmati kehidupan yang sangat singkat ini.Syukuri nikmat yang ada,niscaya Tuhan akan menambah nikmat-nikmat berikutnya.

Banyak-banyaklah Silaturahmi dengan Tuhan dan sesama,itulah obat depresi yang paling mujarab.Insya Allah,God willing!.Salam silaturahmi.

Penulis :Aang WDjampang,disarikan dari berbagai sumber.

Bijaksana Pada Iklan-Iklan Online maupun Offline

Dimanapun anda berada entah itu di desa atau kota,di pelosok atau metropolitan di dunia nyata atau dunia maya pasti akan selalu ketemu dengan yang namanya iklan.

Iklan yaitu media informasi suatu produk kepada konsumen atau calon konsumennya dengan harapan konsumen bisa tertarik dan lalu paling tidak mengenal dan lebih lanjut bisa bertransaksi atau berhubungan sesuai dengan kepentingan iklannya itu sendiri.Membeli produk yang ditawarkannya.

Atau lebih umum iklan berarti sebuah bentuk informasi dari produsen ke khalayak umum,dengan tujuan untuk menarik umum bisa berinteraksi dengan pihak kepentingan produsen,yang biasanya sesuatu itu memang diperlukan juga oleh umum.

Kurang lebih begitu deh,pengertian yang gampangnya saja,kalau terlalu terbelit-belit jadi kaya teori di sekolahan jenuh juga toh.

Lalu hubungannya dengan kita,yaitu tadi tujuan sebuah iklan agar kita tertarik kepada materi iklannya dan diharapkan kita bisa memakai produk mereka,kasar katanya bisa bertransaksi dengan mereka pihak pemasang iklan,keculai iklan layanan masyarakat tentu tidak komersil amat tetapi tujuannya sama supaya publik tertarik mengikuti tujuan pemasang iklan sosial dengan target tertentu.Jadi ada kesamaan tujuan dalam hal mereka memasang iklan,yaitu supaya publik mendapat informasi tentang siapa bagaimana materi iklannya.

Menyikapi berbagai iklan yang ada,tentu saja kembali ke kepribadian masing-masing,terutama iklan-iklan online yang lagi marak bertengger di situs-situs internet,kita sebagai onliner (istilah saya saja) yang suka online akan banyak melihat dan mendengar berbagai tawaran iklan di internet,karena iklan memang mendonor sebagian besar keberadaan situs-situs di internet.

Artinya banyak situs-situs yang menjadi besar dan terkemuka dengan biayanya hasil dari pembayaran pemasang iklan dan hasilnya ternikmati oleh publik.Sebagai contoh Facebook,Mbah Google,Yahoo,dan lain-lain,mereka selain memang bermodal sendiri di awalnya dengan kuat namun selanjutnya mereka hidup dan eksis di dorong pula dengan keberadaan iklan.

Hasil yang bisa dinikmati publik yang dekat-dekat saja misalnya publik bisa mendaftar buka email dengan gratis.Kita bisa buka email dengan gratis menumpang rumah di situs-situs mereka,bahkan karena dengan gratisnya banyak diantara kita menjadi sedikit rakus membuka email disana-sini karena gratis,coba kalau berbayar..?,saya jamin anda akan berpikir dua kali untuk bernafsu buka email sana-sini.

Tetapi apakah anda pernah suatu waktu meng-klik salahsatu iklannya karena anda berpikir,misalnya,aduh..saya sudah dikasih gratis oleh Google atau Yahoo nih buka email,ah saya mau mengklik iklan barang satu kali mah..sebagai tanda terima kasih kepada mereka yang sudah menyediakan host (gudang) data email kita disana,atau mengklik iklan facebook sekali saja dengan niat berbagi rejeki kepeda yang telah menyediakan kita berfacebook ria malahan sepanajang hari hehe...?,sampaikah nurani anda ke sana...?.haha...?? tanda tanya nya tiga kali deh..ada sih tetapi saya yakin jarang..!.

Kebanyakannya egois malah banyak yang semakin terlena dengan nafsunya membuka email gratisan tersebut lebih dari dua atau tiga alamat,malahan tidak sedikit ada yang sampai lupa nama emailnya sendiri,wah serakah amat gan..! ya enggak apa sieh..wajar deh mumpung masih gratisan haha..!,tetapi setidaknya kekanglah secara moral mental aji mumpung itu hehe.,atau sekali-kali bagikan juga rejeki kita buat mengklik iklannya di situs-situs mereka.Satu kali klik iklan dari anda sangat berarti untuk situs yang tengah kita kunjungi atau kita tumpangi memakai alamat emailnya.

Tergantung masing-masing deh..namun demikian memang adanya keberadaan iklan di media online adalah paling tidak menyumbang sedikit nyawa buat kelangsungan situs itu sendiri.

Anda pasti tahu pendiri Wikipedia beberapa bulan yang lalu dengan "sedikit memelas" pemiliknya meminta anda memberikan sumbangan uang tunai berapapun untuk kelangsungan situs terkemuka itu,karena di wiki tidak dipasang iklan,sebab sudah jauh-jauh hari wiki berkomitmen bahwa situsnya hanya untuk kepentingan sosial tidak mencari laba,tetapi jaman gini mana ada yang bisa eksis tanpa uang.

Pernahkah anda mengirim sumbangan buat wiki..?,padahal wiki sangat bermanfaat bagi pemburu pengetahuan di internet,sayang jikalau mereka bangkrut dan lenyap dari dunia maya ini.Semoga wikipedia langgeng terus dan pengelolanya mendapat jalan keluar dari ancaman kebangkrutan.Amin.

Balik ke topik..gan ..,

Tentang iklan di media online dan sikap kita,banyak yang belum apa-apa sudah takut dengan mengklik mereka,takut sebagai alamat penyebar viruslah,atau takut sebagai penipuan lah dan lain sebagainya.

Satu hal buat pedoman saya dan mungkin bisa kita pakai,segala yang terjadi di lingkungan kita efeknya terhadap diri sendiri tergantung pada integritas kepribadian kita,penipu dan penjahat dimanapaun akan selalu ada bahkan mungkin saat ini disekitar kita tinggal,atau dimanapun,tergantung kita mau mawas diri dan waspada atau tidak.

Begitupun dengan iklan online walau satu atau dua pernah terjadi kasus penipuan namun tidak serta merta bahwa semua iklan online adalah penipu,sangat tidak bijak menggeneralisasi seperti itu,apakah misalnya hanya satu orang warga Kampung X mencopet dompet anda di Bis,lalu anda mengklaim bahwa semua warga kampung X adalah pencopet,,tentu tidak,dan sangat tidak bijak bersikap demikian.

Iklan-iklan di dunia maya masih banyak yang bertanggungjawab,malah banyak yang memberi manfaat,menambah pengetahuan dan ilmu,menambah wawasan dan menambah inspirasi hidup kita.

Lagian pelit amat sih bagi-bagi rejeki kita dengan hanya mengklik satu kali saja iklan online,toh di sebagian rejeki kita itu ada hak yang harus dibagi-bagi buat orang lain,distribusi rejeki kan berputar-putar jikalau kita suka memutar,rejeki anda juga atas sinergi dengan orang lain begitupun rejeki orang lain salahsatunya adalah sinergi dengan anda atau kita.

Logikanya jika kita berhenti atau jarang atau malah Kikir bersinergi rejeki dengan orang lain,percaya atau tidak rejeki yang datang ke kita pun akan seseret kelas sinergi kita ke pihak lain.kalau kita kikir dan pelit,sinergi juga akan kikir ke kita.

Tentu saja bersinergi dengan cara yang sehat dan bijaksana.
Sampai jumpa..!
Penulis: Aang Wierodjampang-Original

Terpopuler