Jumat, 15 Februari 2013

Doktorandus dan Doktoranda di Desa Kami

Ilustrasi:flickr.com
Doktorandus adalah gelar akademis bagi pria yang sudah lulus ujian sarjana penuh di perguruan tinggi.Biasanya yang wanita disebut doktoranda,saya kurang tahu apakah saat ini masih dipakai gelar doktoranda atau disingkat Dra atau doktarandus Drs ini ? Hehe saya ndeso banget ya,maklum terlalu lama sibuk di sawah gan..!

Misalnya ada Pak Guru yang satu ini waktu itu,zaman saya SD era 1980 an adalah salah satu guru pavorite .Karena dari cara mengajar dan perilakunya ada banyak perbedaan dengan (maaf) guru-guru lainnya yang waktu itu kebanyakan hanya tamatan SPGC,yaitu setelah tamat SD langsung ke SPG.

Pokoknya banyak sekali perbedaan karena beiau memang sudah sarjana,dan zaman itu di wilayah kecamatan kampung saya,orang yang menggondol ijazah sarjana masih bisa dihitung dengan jari.Jadi saya bangga pernah diajar dan dibimbing beliau walau hanya satu tahun di kelas IV saja.(maaf tanpa mengecikan jasa semua guru-guru saya di semua zaman),ini hanya menulis sisi positif seorang sarjana yang pertama kali saya kenal waktu itu.

Sarjana zaman dahulu benar-benar dianggap priyayi atau menak di kampung saya,setidak-tidaknya mereka yang sarjana selain pintar,tentu saja orang tuanya pasti punya banyak harta untuk biaya kuiahnya.Biasanya orang tuanya orang yang pernah makan sekolahan juga.Biasanya gan,tidak semua memang..!

Anggapan priyayi kepada para guru,PNS.pejabat serta sarjana di kampung saya waktu itu, serasi dengan perilaku dan kepribadian mereka.Paling tidak di muka umum mereka seolah menjadi panutan dan idola serta jadi tuntunan bagi masyarakat sekitar dalam perilakunya.

Sebagai kalangan kaum berpendidikan dan berilmu,kepribadian sehari-harinya sungguh indah diperhatikan.Bahkan beberapa tingkah dan kata-katanya sering menjadi acuan dan panutan kami anak-anak muda desa waktu itu.Pun oleh masyarakat sekitar,langsung dianggap, diangkat dan dijadikan dengan sendirinya sebagai tokoh masyarakat sekaligus sebagai kebanggan daerah.

Sosok doktorandus (baca: sarjana) yang saya maksud,sungguh kelihatan sebagai profile orang yang berpendidikan,banyak ilmu pengetahuan dan linuhung.Oleh masayarakat umum dianggap serba bisa walau bukan berhubungan dengan disiplin ilmu yang diambilnya ketika kuliah ingin jadi doktorandus.

Kelihatan dari cara bersosialisasi,dari cara bicara,dari bahasa tubuh,dari sopan santun dan segala perilakunya menggambarkan kepribadian yang baik dan positif.Kepribadian mereka benar-benar menunjukkan seorang yang mempunyai intelektual yang baik.

Tidak pernah ada kata berujar tidak sopan,bahasanya tepat,bisa dijadikan sosok orang tua oleh tetangga atau masayarakat sekitar.Bahkan,seroang sarjana waktu itu di kampung saya oleh masyarakat dianggap sebagai Superman.Sang Doktorandus atau doktoranda bisa menjadi tempat konsultasi dan pemecah masalah hampir semua bidang kehidupan di kampungku.

Mereka Pak Drs dan Ibu Dra, bisa jadi seorang guru,bisa jadi seorang ulama,bisa jadi seorang pengacara atau sebagai juru penerang program pemerintah waktu itu,bisa jadi MC,bisa jadi penengah bila ada konflik horizontal,bahkan bisa dijadika wasit segala jenis olahraga ketika ada pertandingan di tingkat desa.Wah,sarjana di kampung saya pokoknya adalah orang serba bisa.

Padahal secara akdemis mereka hanya doktorandus pendidikan (ilmu keguruan) saja, tetapi secara alami mereka jadi sarjana yang super bisa,multitalenta,karena masyarakat sekitar membuatnya untuk mampu beraksi melintasi disiplin ilmunya.Dan mereka benar-benar berniat jadi orang yang berguna,ibadah dengan mengamalkan ilmu yang dimilikinya.untuk membawa manfaat bagi sebanyak-banyaknya alam semesta.

Itulah sarjana di kampung zaman dahulu.menjadi panutan,menjadi kebanggaan masyarakat,dan mereka memang berbakti mengamalkan ilmunya bahkan diluar disiplin ilmu yang sudah dimilikinya.

Dan satu hal yang saya salut dari mereka para doktorandus di kampung saya waktu itu.Kepribadiannya..! Mereka mengamalkan filosofi ilmu padi dengan baik,yaitu Semakin berisi dengan ilmu,maka mereka semakin merunduk dengan anggun dan indah,tetapi banyak dan besar manfaatnya bagi alam.Sangat jauh dari jumawa dan sombong.

Kepribadiannya sungguh mencerminkan sebagai sosok manusia yang penuh ilmu,matang,dewasa dan segala tingkah lakunya sesuai dengan predikat doktorandusnya,yaitu manusia yang mumpuni,linuwih,berani karena benar dan takut karena salah serta mereka mampu menunjukan dan mengamalkan sebagai seorang intelek sejati.

Kehadiran doktorandus dan doktoranda di kampung saya waktu itu,benar-benar mereka membawa manfaat bagi kami rakyat dan alam sekitar.Masya Allah.

Dan semua itu terjadi 20 tahun yang lalu,entahlan kalau sarjana zaman sekarang ? Mungkin lebih baik sepertinya ya ? Semoga.

Kamis, 14 Februari 2013

Perlukah Konsultan atau Penasehat Pribadi ?

Sebagai makhluk sosial manusia atau kita sangat memerlukan peran serta dan bantuan orang lain,atau tepatnya pasti kita memerlukan bantuan dan teman pihak lain untuk bersama menapaki perjalanan di dunia ini.

Tidak terkecuali dalam masalah paling pribadi sekalipun,sebagai manusia biasa kita pasti perlu bantuan orang lain.Tidak akan ada manusia yang benar-benar bisa eksis di dunia tanpa ada bantuan selain dirinya.Tidak ada manusia yang mandiri seutuhnya.

Pun dalam hal menjadi diri sendiri,bahkan sejak awalpun mulai dari pembentukan sifat,karakter dan pribadi manusia adalah hasil dari bantuan dan pengaruh orang lain.Bantuan diluar diri individu baik disadari ataupun tidak disadari.

Masalah pribadi,setegar dan sekuat apapun,atau setinggi dan sepintar apapun ilmu seseorang tetap akan ada keterbatasan.Orang bijak selalu berkata bahwa orang yang sukses dan berhasil mengatasi masalah hidupnya,bukanlah melulu hasil jerih payah diri sendiri individunya,tetapi pasti ada peran yang mendukung dan membantu di selain dirinya,yaitu orang atau pihak lain.

***

Begitupun jika untuk memecah masalah pribadi,mencari solusi dari lilitan masalah pribadi atau keuarga,sangat jarang orang yang mampu hanya menyelesaikannya dengan diri sendiri.Pasti memerlukan bantuan orang lain,baik bantuan teknis atau non teknis.

Karena itu tidak ada salahnya jika kita sedang menghadapi atau suka banyak persolan dalam hidup, lalu mencari dan mempunyai seseorang atau lebih pihak lain untuk dijadikan sebagai posisi "konsultan pribadi" atau penasehat pribadi.

Konsultan pribadi yang formal tentu saja dipilih dari kalangan profesional di bidangnya,bisa dokter spesialis jiwa,bisa psikiater dan semacamnya.Termasuk yang tidak formal kita bisa mencari orang yang dinilai punya "chemistry' dengan kita untuk selalu enak dan memberi pencerahan kepada masalah yang kita selalu hadapi.

Maksud saya,tidak salah jika kita mencari dan punya seseorang,siapa saja,dari kalangan mana saja,yang kita anggap bisa membantu memberi pencerahan,memberi petunjuk-petujuk komplit memecah masalah pribadi kita.

Beberapa orang menggunakan orang tua atau mertuanya sebagai konsultan pribadinya,atau ada pula yang menjadikan konsultan pribadinya kakak kandung,adik kandung,kakek dan nenek mereka.Yang jelas biasanya orang yang secara umur lebih tua,pengalaman hidupnya sudah lebih banyak dan ilmu kehidupannya lebih tinggi,termasuk sifat dan kepribadiannya yang sudah lebih matang dan orang baik-baik,bisa "dituakan".

Tidak sedikit juga yang menjadikan konsultan paling pribadi mereka lebih percaya ke seseroang yang dianggap "mumpuni' atau seorang tokoh agama,seorang ulama,seorang kyai sepuh,seorang guru spiritual tertentu dan sebagainya.

Semuanya bisa kita pilih disesuaikan dengan kondisi pribadi masing-masing.Namun ketika kita sedang selalu dirundung masalah,dan tidak mampu dihadapi oleh diri sendiri,baik ketidakmampuan menghadapinya karena terbatas ruang atau waktu atau gerak fisik anda,bahkan sampai keterbatasan energi dan spiritual anda lemah dan tidak mampu,intinya menemui jalan buntu.

Maka,tidak disebut bukan orang mandiri atau orang cengeng jika akhirnya anda memakai jasa-jasa dan meminta bantuan ke para "konsultan pribadi "termaksud di atas.

Tidak ada orang yang sukses murni hasil dari jerih payah sendiri,tidak ada orang yang kuat sebagai "Superman' di dunia ini.Anda,saya dan kita semua pasti banyak keterbatasan,termasuk dalam menghadapi segala problema hidup.

Tidak salah dan tidak akan mengurangi jiwa mandiri anda,jika sedang menemui jalan buntu,lalu kita mencari seseorang untuk dimintai nasehat dan minta sarannya,bahkan sampai membantu ke masalah teknisnya.

Mencoba mencari "konsultan" atau "penasehat pribadi' kita.

Bisa kita datangi misalnya,orang tua kita,mertua kita,kakak dan adik kandung,Uwa atau paman kita,tante dan sepupu atau guru-guru ngaji dan sekolah.Atau para Kyai dan pemuka agama lainnya sesuai kepercayaan masing-masing dan siapa saja yang dinilai oleh anda seseorang yang dikira mampu memberi pencerahan kepada masalah diri kita.Atau pula datanglah ke konsultan profesional yang anda percayai,tentu sama lebih baik.

Ketika mau keluar dari masalah menemui jalan buntu,jangan terlalu sok "percaya diri' dan terbelenggu dengan keyakinan diri sendiri yang terlalu tinggi,dengan ngotot sampai berdarah-darah menyelesaikannya sendirian.

Saya rasa manusiawi kok kita butuh atau minta pertolongan dan bantuan orang lain.Coba misanya,lihat tukang cukur,mana bisa tukang cukur mencukur dengan hasil terbaik jika dia mencukur rambut kepalanya oleh ia sendiri bukan ? Untuk hasil lebih baik,tukang cukur mencukur rambutnya oleh orang lain gan.Kalaupun berhasil mencukur oleh sendiri rambutnya,maka hasilnya ya tidak tuntas bahkan bisa saja rambutnya menjadi lebih acak-acakan.

Tidak ada salahnya kita meminta bantuan dan nasehat ke orang lain jika menemui jalan buntu untuk memecah masalah.

Termasuk jika mau sukses juga,ada pepatah lama sebagai berikut :

"Dibalik kesuksesan seorang yang sukses itu pasti ada bantuan orang lain di belakang kesuksesannya,bahkan suka ada penasehat spiritual di belakang orang sukses" (pepatah lama).

Salam hangat.

Niatnya Bercanda,Bisa Berujung Maut !

Rasanya kita orang zaman ini pasti lah punya minimal satu macam kendaraan mah.Entah itu sepeda motor atau mobil bahkan Bus mungkin.Karens sudah dianggap hal biasa membawa kendaraan,sebagian dari kita sudah tidak memandang aneh lagi mamakainya setiap hari,bagai rasanya memakai sandal jepit saja.

Kebiasaan memakai kendaraan setiap hari dan sudah berlangsung lama oleh kita,secara tidak sadar kendaraan kita seolah sudah menyatu dengan jiwa kita.Jadilah mobil atau motor pegangan dan milik anda dirasakan seperti bagian dari kehidupan.

Suatu waktu banyak yang menjadikan kendaraan sebagai tempat "bercanda'.Misalnya sesekali membawa kendaraan zig-zag di jalanan,naik ke trotoar,balapan liar,bergaya lagak pembalap di jalanan kampung dan sebagainya.

Yang paling berbahaya adalah semisal contoh ada seorang warga di kampung saya zaman dulu bercanda dengan kendaraan mobil yang berujung berakibat maut.Ya,mereka mati konyol !

Ini kisahnya,sebut saja Tuan X ,punya mobil angkot,sehari-hari beliau ya nyopir angkot sendiri sudah tahunan.Tuan X punya teman sesama pemilik angkot juga namanya B.

Suatu waktu,Tuan X sedang melaju di jalan raya dengan mobilnya,disetir sendiri lalu di tengah perjalanan melihat sahabat karibnya tuan B sedang berjalan kaki di pinggir jalan.

Dengan niat mau mencandai teman dekatnya Tuan X bercanda seolah-olah ingin menabrak temannya B,lalu diarahkan dengan bercanda mobilnya ke arah teman B yang jalan kaki.

Apa yang terjadi....?

Menurut saksi mata,candaan Tuan X itu berakhir petaka,yaitu ketika mobil melaju ke Tuan B dengan maksud di awalnya bercanda,entahlah mungkin remnya mendadak blong atau Tuan X salah injak,perasaaannya nginjak pedal Rem malah menginjak pedal Gas.Yang jelas mereka tuan B ringsek tergilas mobil,tuan X mobilnya masuk jurang dan MATI !

Itu berasal dari hal kecil,bercanda dengan kendaraan.Naudzubillahmindzalik.Dan akhirnya mati konyol,mati sia-sia merugikan diri sendiri dan orang lain.

Hikmahnya,bercanda berlebihan apalagi memakai kendaraan mobil atau motor yang nota bene semuanya adalah bahan besi,bahan metal dan bahan padat,jika terjadi tabrakan rentan akan terjadi kecelakaan cacat tubuh,cacat kendaraan,cacat yang ditabraknya bahkan bisa berakhir dengan kematian.

Bercanda seolah-olah mau menabrak teman atau bercanda dengan senapan angin misalnya padahal hanya bercanda tetapi mendadak ketika ditembakan senapan malah ada pelurunya,bercanda dengan dua macam ini Kendaraan dan Senapan.lebih baik jangan pernah kita lakukan.Sangat berbahaya bagi nyawa kita dan orang lain.

Mari bercanda dengan hal-hal yang baik dan lebih cerdas.

Salam.

Rabu, 13 Februari 2013

Haruskah Tahi Lalat Dihilangkan ?

Tahi lalat atau nevus melanositik,adalah daging yang tumbuh berlebih di anggota badan,biasanya berwarna hitam kebiru-biruan atau malah hitam pekat.

Ada dua jenis tahi lalat pengaruhnya bagi tubuh manusia,jenis pertama adalah tahi lalat yang tidak berbahaya.Jenis ini bisa muncul di mana saja di seluruh bagian tubuh permukaan kulit kita,tidak membesar,warna tidak berubah dan tidak terasa sakit ketika diraba.Tahi lalat macam begini tidaklah berbahaya.

Jenis kedua,tahi lalat yang berbahaya.Yaitu tahi lalat yang ukurannya semakin membesar,bertekstur kasar,ketika diraba terasa sakit atau nyeri dan tumbuh terlalu banyak atau subur di seluruh anggota badan.Jenis ini berbahaya,sebaiknya segera konsultasi ke dokter atau ahli kesehatan.

Tahi lalat jenis kedua jelas harus segera diobati,jangan jadi dokter sendiri atau mengobati dengan cara sendiri,karena bisa berakibat fatal kepada kesehatan tubuh secara umum,terutama kesehatan kulit.Berobat ke dokter ahli kulit adalah pilihan bijaksana.

Sedangkan tahi lalat jenis pertama yang tidak berbahaya,bagi sebagian orang malah sering dianggap sebagai pemanis penampilan.Tidak sedikit orang yang semakin kelihatan manis,khas dan berciri mandiri karena punya tahi lalat pemanis di bagian tubuh yang sesuai dan serasi.

Bahkan,sebagian yang percaya akan simbol-simbol tubuh yang baik dan buruk,tahi lalat bisa dijadikan sebagai alat untuk mendeteksi si empunya,apakah tahi lalat itu membawa hoki atau malah sebaliknya,tahi lalat pembawa sial ? Hal terakhir ini sesuai dengan adat dan kepercayaan di masing-masing orang yang mempunyainya.

Bebagai keyakinan dan kepercayaan tentang kepemilikan tahi lalat dan pengaruhnya bagi nasib seseorang,banyak diterjemahkan orang terutama yang berhubungan dengan tebakan kepribadian seseorang.

Misalnya,banyak dipercaya beberapa orang bahwa,orang yang punya tahi lalat di bawah mata maka ia akan bersifat keibuan,tahi lalat di alat kelamin alamat orang itu kuat seksnya,tahi lalat di punggung alamat orang tersebut suka jadi pelindung keluarga dan sebagainya.

Benar atau tidak,percaya atau tidak,kenyataanlah yang membuktikan!Tentu saja,erserah pembaca masing-masing.Boleh percaya ataupun boleh tidak.

Yang jelas jika Anda saat ini punya tahi lalat jenis berbahaya seperti ulasan di atas,maka lebih baik segera hilangkan tahi lalat penyakit itu.

Selamat malam.

Inilah Khasiat Daun Salam dan Garam

Garam dan rempah daun Salam bukan saja sebagai pelengkap bumbu masak,bisa digunakan pula untuk mengobati hal-hal berikut :

1.Garam

Sebagai pembunuh bakteri dan penyembuh luka,termasuk luka bakar ringan atau penyembuh sariawan dan pendarahan gusi.

Caranya : Untuk luka bakar ditabur ringan ke luka atau digosokan perlahan,disarankan hanya untuk luka bakar ringan saja.Lalu untuk mengobati sariawan.bisa dibuat untuk kumur-kumur,namun jangan terlalu banyak garamnya dan setelah kumur-kumur,10 menit kemudian kumur dengan air putih.

Catatan : Hati-hati efek sampingnya jika air garam bekas kumur-kumur tidak segera dibersihkan akan merusak gigi anda.

Garam juga bisa digunakan untuk mengobati gatal-gatal di kulit karena sengatan lebah atau alergi kulit ringan lainnya.Untuk kulit yang alergi caranya garam dilarutkan di air lalu diusapkan atau dikompreskan ke kulit yang alergi gatal-gatal.

Untuk asam urat dan untuk pegel-pegel,Garam bisa dilarutkan dalam air es atau air hangat,simpan di Baskom dan rendam bagian kaki di air larutan tadi.

2.Daun Salam

Dipercaya dan pernah banyak yang menggunakan rempah daun salam sebagai bahan untuk mengobati penyakit sebagai berikut :

Penyakit berikut bisa disembuhkan atau menjadi lebih baik kondisinya jika terapi dan pengobatan anda dibantu dengan mengonsumsi air perasan daun salam,misalnya:

Untuk mengobati penyakit Asam urat,sakit Maag,sakit Darah tinggi,Diabetes dan sebagainya.

Caranya : Ambil daun salam secukupnya,lalu rebus sampai mendidih.Air rebusannya itulah yang bisa anda minum sesuai dengan kebutuhan anda.Biasanya dosis yang disarankan diminum setiap jarak 8 jam sekali dalam sehari semalam.

Catatan : pakailah air bersih yang benar-benar sehat,bersih,bebas bakteri dan kuman.

Bahan : Disarikan dari berbagai sumber.

Mitos Bila Terjadi Kedutan di Organ Tubuh

Budaya di kita mengenal dengan beberapa mitos yang kadang tidak bisa dijangkau akal.Termasuk mitos dan "kepercayaan' bahwa jika terjadi kedutan di bagian tubuh tertentu maka akan terjadi sesuatu yang melanda beberapa saat kemudian.

Dalam sehari-hari Mitos kedutan sangat erat kaitannya dengan firasat,alarm alami tubuh dan lebih jauh suka bersinggungan dengan hal-hal yang gaib.

Pernahkan Anda menemukan atau membaca semacam buku "stensilan' yang diberi judul Paririmbon atau Primbon.Biasanya buku ini dicetak asal jadi dan sangat murah.Saya melihatnya sebagai buku stensilan saja (zaman dulu).

Isinya,tentang tafsir mimpi,perhitungan perjodohan,sifat dan watak dilihat dari kelahiran,saat-saat dan waktu yang nahas dan hoki lengkap dengan berbagai penjelasan akibat kedutan.Atau tepatnya perkiraan yang akan terjadi kepada seseorang jika terjadi kedutan di salah satu bagian tubuh.

Saya tidak mengerti benar tentang ilmu apa namanya yang demikian,namun tentang kedutan saya banyak pengalaman dalam kenyataan.Dan tentu tulisan ini hanya sekdar mengulas sedikit tentang "bahasa' dan isyarat alam yang mampu menangkap fenomena yang akan terjadi,dengan kejadian atau gerak tersendiri.

Misalnya,gejala alam sekitar seperti ketika di kampung saya kalau ada suara burung hantu di malam hari,maka artinya di warga kampung tersebut akan ada atau sedang ada yang akan hamil.

Atau,kalau di atas kampung ada burung "Sirit Uncuing (B.Sunda)" B.Indonesianya saya enggak tahu gan! Maka warga berkeyakinan akan ada warga yang meninggal atau sakit keras.

Dan kalau di kampung ada ayam betina berkokok di tengah hari,maka diyakini akan ada gadis atau janda yang hami diluar nikah.

Atau pula kalau di depan rumah atau tengah kampung ada Kucing yang bertengkar,maka diyakini akan ada pertengkaran di dalam keluarga atau cekcok mulut dan berkelahi antar warga di sekitar kucing itu tadi berkelahi.

Itu semua bagi yang meyakininya adalah isyarat alam.Sampai saat ini masih belum habis mengerti dengan fenomena seperti demikian.Namun suka ikut juga terpengaruh,saya jadi ada semacam "ikut tersugesti" jika terjadi hal di atas.Apalagi beberapa kali pernah terjadi dilihat dan disaksikan oleh sendiri.Kejadian apa yang dimitoskan termaksud.

Percaya atau tidak,ya terserah agan-agan semua! Namun saya sendiri suka mencoba menguji kebenaran isyarat alam tersebut.Hasilnya menurut pengalaman,sebagian ada yang memang kejadian sebagaian ada juga yang tidak.

Meskipun begitu sebagai bagian dari orang yang dilahirkan di tempat mayoritas warga mempercayai mitos-mitos tersebut,maka saya juga kadang ikut "yakin' juga akan terjadi apa yang diisyaratkan alam.Meskipun kadang akal sehat saya suka sedikit enggak percaya juga.Antara percaya dan tidak percaya.

Konon kata orang tua,gejala alam seperti contoh di atas adalah salah satu bentuk isyarat alam dari sekian isyarat alam yang mungkin belum tergali lebih dalam oleh ilmu akal manusia.Isyarat akan terjadinya sebuah fenomena tertentu di waktu yang akan datang tidak lama setelah isyarat tiba.Meskipun sudah ada ilmu yang mengkaji hal ini,namun kebanyakan masih melekatkan tentang semua itu dengan hal-hal yang bersifat gaib,magic dan mistik.

***

Lalu,kedutan di beberapa organ tubuh ?

Sama halnya dengan alam makrokosmos,di tubuh kita alam mikrokosmos pun demikian,gejala dan isyarat alami terhadap tubuh juga diyakini keberadaanya.Keberadaan isyarat-isyarat alam itu berdasarkan pengalaman para pendahulu,meskipun hal-hal demikian masih dianggap mitos dan selalu dikait-kaitkan dengan hal-hal gaib dan bersifat magis.

Terlepas dari semua itu,kedutan di tubuh bisa saja kalau dari segi medis berpendapat bahwa keduatan adalah suatu tanda atau adanya gejala penyakit tertentu.

By the way...

Tapi, percaya atau tidak,yang jelas kemarin malam saya kedutan di telapak tangan kiri,yang katanya kalau kedutan di telapak tangan kiri artinya menurut Primbon akan menerima uang.Lalu tadi sore saya benar-benar menerima uang !...Ada teman yang mebayar utangnya,hehe......!

Bener juga ya..? Ya gak tahu juga..namanya juga kebetulan barangkali..!



Gambar Hijau Gurun Saudi (9)






Gambar Seksi Saudi Hijau (8)





Terbaru

Oknum Pedagang yang Tidak Tertib

Ketika sudah berhubungan dengan kepentingan umum maka selain kita berhak untuk hidup sebagai pribadi pun juga harus menghargai hak orang...

Terpopuler