Rabu, 26 Juni 2013

Bayangkan jika Kita Nganggur...?

Terinspirasi status sahabat,teman dan salah satu guru virtual saya,Mas Johan Wahyudi di wall facebook-nya yang berbunyi :

"Manusia memang makhluk aneh. Ketika jadi pengangguran, dia bingung mencari pekerjaan. Ketika pekerjaan didapatkan, dia justru sering mengeluhkan frekuensi dan intensitasnya. Bukannya keluar rasa syukur, justru ia terkesan kufur. Nikmati rutinitas sebagai implementasi syukur tersebut dan JAUHI KEBIASAAN MENGELUH....".(fb.Johan Wahyudi).

Mengeluh memang manusiawi banget gan,tetapi kalau terlalu sering mengeluh apalagi sudah disertai keluh kesah dan kadang marah,jengkel serta selalu menyalahkan dan tidak menikmati rutinitas (tugas)kerja kita,artinya kita mulai lupa dengan salah satu karunia Tuhan,yaitu mendapat pekerjaan tetap sehingga bisa mendapat penghasilan.

Lebih jauh,kesannya sudah tidak bersyukur nikmat.Untuk menghindari kejadian dan kondisi kufur nikmat semacam ini melanda kita,alangkah baiknya kita merenungi kembal perjalanan kita.Yaitu ketika renungkan kembali pada saat kita sedang diawal-awal perjuangan ingin mendapat pekerjaan atau penghasilan tetap.

Ingat kembali ketika masa-masa kita jadi pengangguran walau hanya sementara misalnya.Alangkah tidak berartinya diri kita kala itu,karena sedang jadi penganggur bukan ? Bagaimana lalu kita sibuk setengah matinya berjuang untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keahlian masing-masing dan seterusnya.


Hingga saat ini sudah mendapatkan pekerjaan yang bisa membiayai hdup kita,yang bisa diesbut sebagai manusia mandiri yang sudah tidak tergantung lagi biaya hidupnya dari orang tua atau orang lain.Mandiri mempunyai penghasilan dari keringat sendiri,dengan jalan mendapat pekerjaan.

Meskipun di tempat bekerja kita selalu saja ada kendala,namun jangan lupa di semua tempat di seluruh dunia yang namanya kendala dan masalah itu akan selalu ada.

Mari kita nikmati dan syukuri nikmat mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kualitas diri kita masing-masing.Asal jenis dan tempat kita bekerja itu halal dan baik-baik.

Salam selamat beraktivitas.

Minggu, 23 Juni 2013

Marathon Mandiri Yuk,Raih Tubuh Sehat dan Jiwa yang Kuat

Lomba lari Marathon suka diadakan dalam even-even nasional,lokal maupun internasional.Namun tak ada salahnya kalau kita dan keluarga mengadakannya sebagai acara wisata olahraga bersama mandiri,karena kalau menunggu even besar dan masal diadakan tentu tidak setiap waktu hadir di kota Anda.Lagian,iya kalau pas dengan jadwal kerja atau liburan kita,kalau jadwal evennya bentrok,pasti tak bisalah kita mengikutinya.

Alternatif untuk mengisi liburan kali ini,bisa kita membuat even mandiri saja.Bisa bersama keluarga,bersama teman atau anggota grup komunitas.

Bentuknya seperti lomba lari marathon saja,malahan bukan lari sih,cukup berjalan santai saja,Tetapi memakai target dan tujuan yang jelas.Briefing,rapatkan dengan teman,keluarga dan rencanakan dulu dengan matang,jalan santai marathon Anda.Komitmen kepada diri sendiri saja,bahwa kita harus bisa sampai ke tujuan yang ditetapkan,cepat atau lambat tak mengapa,toh ini hanya sebagai olahraga dan liburan saja kok.

Mempunyai tujuan jelas penting,misalnya kalau Anda dan grup tinggal di Kota Jakarta,tentukan tujuan jalan marathon santai Anda sampai ke Kota Sukabumi,atau ke Kota Cianjur misalnya.Nah perjalanannya dengan cara berjalan bersama,semacam backpacker begitulah.Atau napak tilas,long march dan sebutan lainnya.

Dari Jakarta ke Sukabumi atau Cianjur,ditempuh dengan berjalan kaki.Tentu saja persiapkan perlengkapan segalanya dengan baik.Mulai dari pakaian,sepatu,tas,alat P3K,perbekalan secukupnya,dan tentu saja Uang tunai atau Kartu ATM.Uang tunai sediakan secukupnya saja,untuk keperluan makan minum selama di perjalanan.

Kegiatan begini,selain memang adalah olahraga bagi tubuh menyehatkan,tentu saja pasti akan banyak pengalaman yang baru dan menambah latihan mental bersabar dan ulet dalam mencapai tujuan.Melatih disiplin diri dan agar semua organ tubuh serta pikiran terbiasa fokus ke sebuah tujuan.

Sekaligus juga akan melatih kita peka dan tanggap terhadap tantangan nyata dan hambatan-hambatan selama perjalanan.Dengan tentu saja sambil menikmati pula pemandangan dan pengalaman serba baru sepanjang jalan.

Selamat berlibur panjang pembaca adik pelajar dan mahasiswa,serta selamat berlibur bagi rekan pembaca semua.Selamat menikmati perjalanan panjang jalan santai Marathon antar kota Anda.

Rabu, 19 Juni 2013

Dicari,Ilmu Sukses dengan Berhutang

Jika Anda melihat ada orang sukses dari hasil hutangan,tapi suksesnya sukses sejati,berhasil nyata bukan sukses semu atau berhasil di atas kepura-puraan,tentu kita patut acungi jempol dua ratus buah jempol ! Mengapa..? Karena orang itu,orang yang berhasil dan sukses mengelola hutang,berusaha atau berbisnis dari hutang,kemudian hutangnya lunas dan memperoleh keuntungan hingga sukses betulan,maka beliau adalah seorang ahli dan mumpuni ilmunya tentang mengelola hutang.

Anda atau kita sangat perlu mengejar beliau untuk menimba ilmunya.Karena sangat-sangat jarang orang yang ahli mengelola dan punya ilmu berhutang lalu kemudian sampai sukses dan akhirnya tidak punya hutang sepeserpun.Eits,jangan dulu dikejar sebelum memastkan diri guru yang akan kita kejar itu,apakah benar-benar enggak punya hutang...? Tidak semu,atau tidak bohong.Jangan-jangan guru yang menganjurkan teori hutang itu mereka hutangnya tutup lobang gali lobang...!

Sukses dengan hutang,apakah ada,apakah mungkin ? Menurut saya,mungkin saja ada yang bisa,bagi orang yang memang punya ilmu di bidang 'mengelola' hutang.Tetapi saya tidak melihat banyak orang yang punya ilmu bidang per"hutang'an ini.

Mungkin ada yang sukses dengan hutang ? Mungkin,misalnya kita simak perumpamaan sebagai berikut, ketika melihat sebuah Mobil,bagi yang tidak punya ilmu nyopir tentu akan bilang,tidak mungkin mobil itu maju atau akan sangat sulit sekali membuat mobil itu bermanfaat menuai untung.Karena apa ? Karena yang berpendapatnya adalah orang yang tidak punya "ilmu' menyetir mobil,orang yang tidak tahu ilmu mengendarai mobilnya.Bagi kalangan ini,tentu melihat mobil bisa bermanfaat dan menguntungkan akan sulit diterima,karena mereka 'bodoh' tidak bisa menyetir.

Meskipun misalnya,mereka mencoba mengendarai mobil dengan nekad,ada satu dua yang akhirnya sampai tujuan,tetapi kebanyakan,jika mobil dikendarai oleh yang bukan ahli mengendarai,99 persen mobilnya pasti akan nyungsep,celaka dan bahkan hancur.

Namun sebaliknya,bagi yang sudah punya ilmu mengendara dengan baik,melihat dan mengendarai mobil,enjoy dan enak-enak saja,bahkan bisa membuat mengendarai mobil bisa menguntungkan dan banyak bermanfaat.Mengendarai mobil selamat sampai tujuan.Karena kalangan ini memang sudah ahli dan tahu ilmunya mengendarai mobil.

Analogi di atas tadi,sama halnya dengan mobil diibaratkan Hutang.Jika seseorang sudah ahli dan punya ilmunya sukses dari modal hutangan,maka hutang tidak akan menjadi beban atau berat,tetapi malahan bisa mendorong sukses-sukses terus dalam usahanya,karena sudah menguasai seluk beluk dan ahli dalam mengelola hutang.Mohon dibedakan,yaitu yang dimaksud saya adalah,Ahli dalam mengelola hutang gan,bukan orang yang gemar berhutang ! Hehe.

Bagi yang sudah tahu ilmu mengelola hutang,sukses dari berhutang bisa saja terjadi,Dan itu bisa jadi kenyataan bukan hisapan jempol belaka.Atau bukan teori belaka.

Namun,nah ini yang ingin saya garisbawahi.Jika Anda atau kita belum ahli dan belum mumpuni atau belum matang dalam ilmu "mengelola' hutang.Jangan sekali-kali bersentuhan dengan Hutang! Karena jika tak tahu ilmunya dengan baik mengelola hutang,ketika Anda atau kita bersentuhan dengan HUTANG,maka alamat bangkrut dan celaka akan melanda orang yang tidak ahli mengelola hutang.

Bagi yang tidak ahli dan tak punya ilmu "mengelola' hutang,saya sarankan jauhi saja berhutang,Karena bahaya berhutang bagi yang awam akan sangat dahsyat dan ngeri.Bisa-bisa harga diri akan terkubur dan terjatuh ke jurang terdalam karena bangkrut atau karena celaka sebab hutang.

Sampai saat ini,saya belum menemukan seorang ahli "mengelola' hutang dengan baik.Kalau teori gemar berhutang sih banyak,tetapi teori dan ilmu mengelola hutang yang benar-benar hebat,yaitu dari asalnya berhutang,lalu dikelola kemudian sampai bersih tidak punya hutang sama sekali,tetapi bisnis jalan terus hasil untung dari jalan hutang diawalnya,hingga saat ini belum saya temukan guru 'mengelola'hutang seperti itu.

Kalau sekedar guru-guru teori gemar berhutang bahkan jor-joran berani berhutang sih banyak,tapi semuanya berakhir dengan 'hasil: tutup lobang gali lobang',ah itu mah bukan guru yang baik sodara.Saran saya jangan turuti guru 'nekad' macam itu mah,bikin anda jadi sengsara saja nantinya.

Jika belum mahir dan ahli dalam mengelola hutang,sebaiknya hindari usaha atau hidup dengan bergelimang hutang.Karena hutang jika berada di tangan yang awam,akan menjadi nyala api yang membakar seluruh ketenangan dan kebahagiaan hidup,bahka hutang jika ditangan yang bukan ahli mengelolanya bisa membuat dan mengantar ke jurang kehinaan dan kenistaan dalam hidup.

Kalau tak punya ilmu berhutang dalam usaha,lebih baik jauhi dan jangan berhutang sepeserpun saja gan...!Itu lebih sehat dan lebih baik bagi hidup kita.

Milih Jodoh Terbaik? Pakai 4 Kriteria Dasar Berikut

Permisi perkenankan saya menukil sebuah riwayat hadist berikut :
Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”. 

 عنْ أبِيْ هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – عَنِ النَّبِيِّ – صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمْ – قَالَ: تُنْكَحُ المَرْأةُ لِأَرْبَعٍ: لمِالِهَا، وَلِحَسَبِهَا،وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكْ
Selama proses mencari dan mempertimbangkan lalu memutuskan untuk memilih seseorang untuk menjadi pasangan hidup,memang gampang-gampang susah.Gampangnya ? Ya,sesuai dengan perkembangan zaman,pergaulan semakin luas pasti akan dengan mudah mendapatkan banyak teman dan kenalan dengan mudahnya.Lalu susahnya...? Ya,susah juga kalau urusan untuk jadi pasangan hidup,karena pasangan hidup artinya orang yang akan menemani kita melewati masa hidup di dunia ini,bahkan sampai menemani kita di akhirat nanti.

Bagi umat muslim tentu sebenarnya sudah jauh-jauh hari ada keterangan dari Nabi SAW seperti di atas tadi,bisa menjadi panduan utama untuk itu, yang intinya seperti ini :."... Carilah jodoh olehmu dengan minimal pertimbangan 4 hal berikut,pilih pasangan kita itu karena:
1.Karena rupanya atau parasnya.
2.Karena Hartanya.
3.Karena keturunannya.
4.Karena Agamanya (Akhlaknya).Dan jika ingin selamat,ditambahkan keterangan,carilah pasangan hidup dengan semata-mata karena sebab utama yang nomor 4 (Agamanya,atau akhlaknya)".

Yang paling dianjurkan untuk mengutamakan melihat dari sisi Agamanya,(baca: Akhlaknya),cari calon suami atau isteri yang Akhlaknya (ilmu dan amalan ajaran agamanya yang baik).Bukan hanya berkedok agamis atau kelihatan berlimu agama tinggi,medok seperti santri/santriyah saja.Tapi lihat pula apakah ia mengamalkan dengan baik ilmu agamanya atau tidak ? Jangan terpukau dengan hanya penampilan lahiriah saja,karena zaman ini banyak yang menggunakan kedok agama sebagai tameng untuk menggaet pasangannya.

Lalu layak dipertimbangkan pula hal-hal seperti urutan nomor 1 di atas tadi,pertimbangkan rupa atau penampilannya,sesuaikan saja dengan rupa atau penampilan kita,agar nanti serasi di lahiriah serasi juga di bathiniahnya.

Lalu hartanya...? Patut dan harus pula dipertimbangkan,tentang apakah calon suami sudah punya pekerjaan tetap atau belum..?Jangan menikahi pengangguran zaman ini,walau memang rezeki diatur Tuhan,tetapi ingat,sunatullah jalan rezeki tetap harus masuk akal,jika calon suami nganggur,lalu mau hidup pakai apa...? Lama-lama iman akan luntur juga tergerus zaman,jika sebuah keluarga dalam keadaan miskin terus apalagi melarat terus.Pertimbangkan dengan baik,carilah pasangan (suami,lelaki) yang bukan pengangguran.

Carilah calon suami yang minimal punya penghasilan dan pekerjaan tetap yang baik dan jalan halal.Bukankah kemiskinan,kemelaratan itu nantinya akan sangat dekat dengan kekufuran ? Artinya bagaimanapun solehanya seorang isteri zaman sekarang,jika kurang materi,pasti suatu saat akan goyah kehidupan rumah tangga selanjutnya.

Karena keturunannya,iya cari kalau bisa atau diusahakan mendapatkan pasangan yang dari keturunan orang subur,lalu dari keturunan orang baik-baik dan membawa kesalehan.Ini artinya jangan sepelekan dukungan keluarga calon pasangan.Karena pada hakikatnya sebuah ikatan perkawinan adalah menyatukan dua keluarga besar untuk lebih mendekatkan silaturahmi.Tidak baik melakukan "kawin lari' atau kawin tak direstui keluarga misalnya,nanti akan menelantarkan kehidupan kita di masa depan.

Jangan abaikan peran,restu dan izin keluarga,hargai ayah dan ibu atau keluarga dengan meminta doa dan restunya ketika kita memutuskan untuk memilih pasangan hidup.

Tentu saja itu semua bagi kesejahteraan dan kebahagiaan Anda berdua setelah jadi keluarga mengarungi hidup ini.

Selamat malam semua.

***

Catatan admin/penulis :

Maaf para teman pembaca semua,jikalau Anda menemukan ulasan atau postingan agama Islam di blog ini,maka itu semata-mata bukan karena saya seorang Kyai,atau seorang ahli agama.Oh,tidak teman.

Saya bukan ahli agama atau apalagi Kyai,namun saya sebagai bagian dari umat muslim saja,untuk sekedar berbagi infromasi yang saya dapat dari pengalaman ,untuk berbagi kepada Anda semua dengan harapan ada manfaatnya,dan blog ini bukan blog khusus untuk memuat materi Agama Islam,hanya saya berniat untuk ikut sesuai anjuran agama kami,bahwa setiap muslim itu wajib ikut berdakwah walau menyampaikan keterangan agama hanya satu ayat sekalipun,sekemampuan.

Mengatasi Mabuk Perjalanan

Ada kawan saya yang jika bepergian memakai mobil atau alat angkut lainnya selain sepeda motor,maka beliau selalu mengalami mabuk perjalanan.Tidak jarang jika sudah terjadi,ia muntah-muntah,mual,muka pucat,masuk angin semua badan panas dingin dan keluar keringat sekujur tubuh.

Bagi yang pernah mengalaminya,mabuk perjalanan ini sangat mengganggu kenikmatan dan asyiknya selama di jalan.Boro-boro menikmati suasana,malahan terus sibuk mengatasi rasa perut mual ingin muntah dan badan seperti linglung hilang kesadaran.Ditambah pula jika sampai muntah,suka disertai oleh rasa "enek,eneg" dan nyeri di dada atau sakit di saluran pencernaan bagian atas.

Jika sudah dilanda mabuk,susah sekali mengobatinya,selain ya,berhenti saja turun dari mobil,lalu istirahat kemudian minum air hangat.Bisa juga ditambah digosokan minyak angin atau balsem yang mengandung menthol dan sejenisnya.Atau dibantu pemulihannya selama istirahat sebentar dengan dipijat seluruh bagian tubuh terutama bagian leher dan punggung.

Untuk mengatasi 'kebiasaan' atau terlanda mabuk perjalanan,perlu kiranya diperhatikan hal berikut sebelum melakukan perjalanan jauh memakai kendaraan bermotor,apalagi jika medan jalanannya banyak berliku dan kurang baik kualitas aspal atau banyak jalan rusak dan naik turun.

Antisipasi agar tidak mabuk perjalanan bisa dicegah dengan persiapan berikut :

1.Pastikan perut kita terisi oleh makanan yang baik dan sehat sebelum berangkat,hindari makanan yang terlalu pedas,terlalu asam.Makan atau sarapan dengan baik,tidak terlalu kenyang juga jangan terlalu sedikit.Perut terisi dengan cukup.

2.Minum air putih secukupnya satu atau dua jam sebelum naik ke kendaraan.Pastikan kondisi tubuh sehat dan segar.

3.Bisa dibantu juga dengan meminum obat anti mabuk sesuai dosis yang dianjurkan.Lebih baik disertai dengan minum obat  untuk mengatasi gejala penyakit mag.

4.Jika suka dengan aroma minyak angin atau balsem gosok,ulaskan merata minyak angin yang hangat atau minyak telon ke bagian dada dan perut sampai pusar.

5.Duduklah di bagian depan kendaraan,agar pandangan fokus dan lebih banyak melihat ke bagian depan arah perjalanan.

6.Cobalah bersenda gurau atau ngobrol santai dengan Sopir atau anggota keluarga yang ikut di kendaraan.

7.Jaga selalu kondisi badan atau tubuh secara keseluruhan,karena kondisi kesehatan tubuh yang buruk secara umum bisa mengakibatkan mudah terjadinya mabuk perjalanan.

8.Jangan lupa bawa ember kecil atau kantong plastik,jaga-jaga bila muntah tidak menyembur ke kursi atau pakaian Anda,karena ketika mabuk melihat muntah berceceran akan semakin merangsang terjadi mual dan muntah kemudian.

9.Beristirahatlah barang sebentar jika ada penumpang yang mabuk atau muntah di kendaraan kita.

Selamat menikmati perjalanan Anda.

Senin, 17 Juni 2013

Penulis Dumay,Siap dan Legawa Bila Diplagiat

Ada saran dari senior saya,beliau seorang blogger juga sebagai penulis yang asli "penulis'.Bahwa katanya jika tulisan atau konten milik dan karya kita dimuat di internet dalam berbagai bentuk media,di media blog,web site atau di jejaring sosial apalagi,ada satu hal penting yang harus diketahui seorang 'netizen' atau penulis,blogger dan semacamnya,yaitu : Harus siap diplagiat tulisan kita sewaktu-waktu oleh siapapun,paling tidak harus siap dicopy dan dipaste oleh siapapun.

Jika tak rela karya tulis atau konten  kita dicopy paste atau bahkan diplagiat,maka tak ada trik ampuh selain :jangan posting konten milik kita di internet !

Seperti layaknya dunia nyata, (ehm..saya sok tahu juga ya ?),...maksudnya begini gan,seperti layaknya di dunia nyata,masyarakat internet itu tidak semuanya 'orang baik-baik',yah,bermacam-macamlah,ada orang miskin,ada orang kaya,ada orang jahat,ada pengecut,ada si pemalas,ada orang keluar sekolahan tetapi jiwanya bukan jiwa terpelajar,ada orang masih awam,orang yang belum tahu bahwa memplagiat itu adalah kegiatan pengecut dan hina dan sebagainya.

Sangat beragam kepribadian dan karakter masyarakat internet,lalu ketika konten kita dibajak orang,maka memang ada sih upaya hukum bisa kita tuntut ke pengadilan,karena melanggar hak cipta dan sebagainya.
Namun pasti urusannya akan panjang.Yang jelas,kalau karya kita (konten tulisan,foto dlsb),tidak mau dibajak orang di internet,seharusnya kita tahu diri dan antisipasi pribadi saja.

Artinya kita selektif memuat konten yang kira-kira jika tidak siap dibajak orang,maka kita tak usah ditayangkan ke media internet.Dan jika niatnya memang untuk berbagi atau beribadah barulah kita upload ke  dunia maya.

Atau kita kunci dan tandai konten dengan berbagai cara,untuk yang ini pasti teman yang jago-jago IT sudah mahir dan mengetahui caranya.Namun bukankah tidak semua jago IT...? Termasuk saya hanya bisa mengupload dan mengetik saja gan hehe..., Gaptek....!

Masihkah kita ingat pesan di sebuah website besar,yang menyertakan catatan penting bagi para penyumbang tulisannya,yang berbunyi : "....jangan upload hasil penelitian di internet.....".Kalau hasil karya Anda tak mau dicuri orang...!

Selamat siang.

Minggu, 16 Juni 2013

Duh,BBM Mau Naik Lagi Bulan Ini (Juni 2013)

Sulit menulis rangkaian kalimat ini ketika saya mau 'mencatat' ala catatan ringan berbagi rasa,tentang ketika BBM (Bahan Bakar Minyak) dikabarkan akan naik lagi harganya.Dari harga sekarang Rp.4500 per liter naik ke Rp.6 500 per liter premium.Solar juga akan naik tapi masih di kisaran di bawah harga premium.

Sebagai kalangan orang kecil atau orang ekonomi kecil, saya dan keluarga sudah pasti kena imbas secara langsung di kenyataan hidup.Dimana sudah pasti,setiap kenaikan BBM akan disertai pula oleh kenaikan segala harga jenis keperluan hidup.Dan hal ini akan membuat kami sekeluarga bingung bin panik mengatur ulang keuangan keluarga.

Sebut saja misalnya,harga ongkos angkutan umum bagi sekolah dan bepergian keluarga,harga sembako akan naik,sabun,minyak,popok bayi,harga baju,sayur mayur,ikan asin,terasi,bawang merah,bawang putih dan sebagainya.Semua pasti naik harganya!

Bagi keluarga sederhana macam kami,tentu akan berat,semakin berat beban ekonomi keluarga,di saat penghasilan rutin bulanan yang tetap saja nilainya,namun harga kebutuhan pengeluaran keuangan akan bertambah,karena harga-harga kebutuhan pada naik semua.Bisa-bisa meraca keuangan keluarga kami akan "defisit' juga beberapa bulan setelah naiknya BBM.

Di sisi lain,sebagai warga negara juga memaklumi,maklum kepada problema pemerintah yang konon,katanya defisit anggaran sudah melampaui nilai yang ditetapkan Undang-undang.Karena sebab terlalu banyak subsidi yang digelontorkan pemerintah kepada BBM salah satunya.

Untuk upaya mengurangi defisit anggaran itu,pemerintah mau tidak mau (simalakama),harus mencabut atau mengurangi sejumlah nilai subsidi itu,termasuk subsidi kepada BBM.

Dengan dicabutnya sebagian subsidi (pembayaran uang pemerintah ke BBM),maka harga jual di pasaran ,harga BBM jadi naik,karena bantuan nilai tertentu dair pemerintah sudah dicabut.

Kita memaklumi beban susbsidi yang memang sudah berat,juga lebih maklum dan ikut kena sengatannya ketika harga-harga di pasaran jadi naik.Nafas ekonomi keluarga kami,apalagi teman yang tingkat ekonomi keluarganya di bawah saya misalnya,pasti akan merasakan " sesak nafas' dalam hal mengatur keuangan keluarga.

Yang terjadi,maka akan terjadilah,begitu mungkin 'lukisan' perasaan saya dan keluarga menyikapi dicabutnya subsidi BBM yang direncanakan dimulai pekan depan bulan ini.

Sebagai rakyat,apapun yang dilakukan pemerintah asal dem kesejahteraan bangsa,tidak apalah kami terima dengan sedikit 'kesel' juga sih.Namun jika sebagai jalan terbaik untuk bangsa dan negara,kami rela 'pahit duluan' dengan naiknya berbagai harga barang kebutuhan hidup beberapa bulan kemudian.

Tetapi,mudah-mudahan mungkin bisa sehat lagi setelah berjalan beberapa waktu kemudian.Namun ada satu pesan kami kepada pemerintah,tolong bereskan kaum koruptor,karena jika tikus-tikus koruptor masih banyak dan memakan uang rakyat terus,apapun  yang dilakukan bangsa ini,akan tetap lambat mensejahterakan rakyatnya.

Meskipun akan pahit di hari pertama kenaikan BBM,namun apalah boleh buat bagi rakyat,kalau asli ini demi kesehatan ekonomi bangsa ke depannya,terpaksa kami "rela' harga BBM naik.

Semoga korupsi bisa terus diberantas,pengelola negeri semakin berpihak ke rakyat dan Indonesia yang sejatera maju terus segera tercapai.

****

Rabu, 12 Juni 2013

Waspada Bila Membeli Mobil atau Motor Bekas

Banyak sudah kasus yang sebenarnya mau menolong akhirnya harus berurusan dengan Polisi.Pasalnya terlalu ceroboh menerima yang menggadaikan atau menjual mobil atau motor dengan nama pemilik di STNK nya bukan identitas si penjual atau penggadai.

Kasus banyak mobil rental atau motor punya orang lain digadaikan atau dijual,sebagai modus penipuan yang marak terjadi zaman ini.Yang membeli atau menggadai barang bermasalah demikian bisa dituduh sebagai penadah barang ilegal.

Jika membeli atau menggadai kendaraan bermotor,barang elektronik dan sebagainya,pastikan dokumen dan surat kepemilikan penjualnya semua sah dan benar.Membeli mobil bekas misalnya,tindakan terbaik Anda bisa cek fisik dulu ke instansi terkait.Atau langsung balik nama jadi nama Anda sebelum transaksi penuh dilakukan.

Atau bisa saja kita membeli kendaraan bekas atau menggadai dari orang dekat dan sudah dikenal baik oleh kita.Dari saudara,teman atau tetangga yang jelas dan pasti domisili dan rumah tinggalnya.Jika dari orang yang belum pasti identitasnya,sepertinya lebih baik jangan dulu deh membeli kendaraan yang bukan atas nama penjualnya.

Karena bisa-bisa mobil atau motor yang dijual atau digadaikan bukan nama sendiri penjualnya,apalagi dari ornag yang baru dikenal,itu barang adalah milik orang lain.Kasar katanya bisa saja itu adalah modus penipuan,dan Anda jika tak hati-hati bisa dituduh sebagai penadah barang curian.

Selamat waspada,salam hangat.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler