Jumat, 24 Juni 2011

Merubah Nasib dengan Bekerja jadi TKW PRT di Saudi Arabia

Oleh:Wiero Djampang

Para wanita TKI/TKW ,perempuan Indonesia adalah kartini-kartini yang memang dibalik kesahajaannya dan kesederhanaan serta adab yang sopan santun,atau malah suatu keawaman?atau karena memang seperti kata teori perubahan nasib manusia,bahwa sebuah tekanan akan bisa merubah keadaan karakter,pendirian dan fikiran seseorang untuk merubah kondisi nasibnya.Dan ini berlaku bagi para wanita yang asalnya lugu dan nun jauh di kampuang pada umumnya,berubah menjadi wanita yang tangguh dan berani mengadu nasib ke negeri yang sangat jauh dari keluarga,bahkan berani meninggalkan suami atau anak-anak belahan jiwanya.


Selasa, 21 Juni 2011

TKW PRT ,antara Devisa dan Derita

Oleh : WD


Sebut saja Teh Anah,seorang TKW dari sebuah kampung di Jawa Barat,kehidupan rumah tangganya belumlah lima atau sampai enam tahun sejak menikah dengan Ahmad,yang pekerjaan suaminya hanya sebagai pengojeg di pangkalan persimpangan kampung.Penghasilannya tidak tentu,dan kadang-kadang hanya cukup buat beli rokok dan ngopi di warung pangkalannya.Sering mereka cekcok karena hal keuangan ini,namun suaminya apalah daya,untuk mencari pekerjaan yang lain susahnya minta ampun dan lain sebagainya.

Anah nekad berangkat ke Saudi Arabia untuk menjadi TKW,dia mendaftar ke sponsor yang setiap tempat dan waktu selalu berkeliling untuk mencari TKI.Terutama TKI wanita untuk pembantu.di Timur tengah dan atau ke negara Asia lainnya.

Anah dibarengi dengan derai airmata anaknya yang baru usia 4 tahun,juga tangisan keluarganya pergilah dia ke Jakarta dengan dijemput oleh mobil sponsor.Sampai di Jakarta Anah tidak langsung diterima karena hasil Medichal Cek up dinyatakan anah punya asma ringan,mungkin akibat asap rokok suaminya yang tiap hari merokok terus kalau ada di rumahnya,dan rokok itu pula yang menyedot hampir 40% anggaran rumah tangganya yang sudah miskin itu,tapi yaitu tadi suaminya seperti tidak peduli.

Karena penyakitnya bisa diobati,ditambah dengan niat yag sudah mantap Anah tidak langsung pulang ke rumah dan putus asa,tetapi dia minta berobat jalan di Jakarta sambil menunggu proses pemberangkatan,atas kesanggupan sponsornya Anah berobat hampi satu bulan lamanya,baru penyakitnya dinyatakan sembuh,atau tidak tahulah mungkin sembuh atau setengah sembuh,atau malah petugas Kesehatannya di kasih uang sama sponsor,yang jelas Sdri Anah dinyatakan berbadan sehat.

Selama di PT.Ahmad suaminya hanya membesuk satu kali karena berat diongkos katanya waktu pertemuan terakhir dengan  Teh Anah.teh anah makan seadanya jatah dari PJTKI nasi bungkus yang menunya berputar-putar saja hari ini telor dan kangkung,besok ikan asin,besoknya lagi sayur bayam,(nah mungkin sayur bayam ini yang membuat para TKI kita tahan banting ya,,,seperti halnya si popeye sang pelaut hehe...).

Teh Anah telah tiga bulan berada di PJTKI menunggu yang kapan pastinya dia diberangkatkan,uang sudah tidak ada sepeserpun,suami tak ada menengok apalagi sanak keluarga,mereka semua berkata berat diongkos,dan kalaupun ada kontak ke keluarga di kampun hanya sebatas denga telepon dari hasil pinjam kalau kebetulan ada rekan TKW yang agak "tajir"yang sekamar dengan dia.Kalau tak ada kawan seperti ini dia hanya menendam rindu keluarga dengan perih di hati saja.

Jadi orang yang tak punya duit memang mengenaskan dan selalu menyedihkan,begitu teh Anah berkata dalam hatinya.Makanya aku harus..harus!harus pergi tidak boleh surut semangat ini,aku harus berangkat bekerja ke Saudi Arabia,Begitu teh Anah bertekad di hatinya.

Negara yang paling pavorit bagi calon TKW yang ke Timur Tengah selalu Kerajaan Saudi arabia,karena satu memang secara historis Islam disana ada kesempatan untuk beribadah umroh atau malah naik haji besar pada musimnya.Selain bahwa perbandingan nilai gajinya di KSA adalah lebih besar dari standar gaji pekerja di timur tengah lainnya.

Teh Anah setelah menunggu hampir tiga bulan akhirnya berkat kesebaranya hari itu diberangkatkan juga,setelah sehari sebelumnya beliau mengikuti PAP (pembekalan kahir pemberangkatan).Teh Anah semakin mantap saja setelah PAP karena disana di beri sedikit pengetahuan untuk bagaimana dan harus gimana nanti setelah sampai di tujuan,malahan cara berbohong untuk membawa hp pun diajarkan di sana (hmmm maaf).

Teh Anah sampai di Bandara Sukarno Hatta Cengkareng,mereka dengan rekan TKW lainnya sekitar 15 orang rombongan dari PJTKI dia,disuruh menunggu di bandara datang jam 10.00 pagi..sedangkan tiket pemberangkatan nanti 5 sore.

Dari penampungan dia belum makan apapun,karena takut terlambat dan ketinggalan mobil yang mengantar Anah tadi pafi tidak sempat makan apapun,dan sekarang ada di bandara dengan kelimpungan karena belum pernah sama sekali dia menginjak bandara.Beruntung ada teman yang sudah eks Saudi karena sudah pengalaman dia membawa air dan sedkit biscuit serta dua bungkus roti.Lumayanlah Anah makan sepotong roti pemberian temannya,yang ternyata banyak juga rekannya yang kondisi seperti itu.Memang restoran ada,kafe ada,namun apalah mereka,jangankan buat beli makan saat itu,waktu di PJTKI saja Anah sudah tak mengantongi uang,Kasihan Anah nasibmu selalu dijauhi yang namanya uang hehe....

Begitulah sebagian kecil penderitaan perjuangan seorang TKW ini baru mau berangkat,belum sesampainya di tempat tujuan nanti berbagai penderitaan bathin dan lahir mereka akan dapatkan.Aku menulis ini bukan untuk bercengeng ria tentang TKW di saudi,namun berbagi pengalaman,denga harapan semua pihak,terutama individunya,yang bersangkutan dan keluarganya di rumah jangan meremehkan uang kiriman dari mereka ini.Dan yang paling utama kepad para preman berdasi juga preman berpangkat,apalagi preman beneran,tegakah kau masih mau memeras keringat darah penderitaan para Babu TKW di seluruh mancanegara ini dengan dalih uang rokok,uang tambahan,penukaran uang agak memaksa,uang administrasi yang selangit,pada masa piulangnya mereka.

Sekali lagi memang tidak semua begitu,masih ada orang yang bersifat manusia,,namun kebanyakan sifat serakah untuk kebodohan para TKW khususnya,ketika penulangan sering terjadi pemerasan dengan dalih uang tambahan keamanan,dll dll.Kalau itu benar sungguh kamu kalian sungguh tega dan keji memeras uang TKW yang dihasilkan hasil dari perjuangan keringat dan airmata serta hati dan perasaan yang tergadaikan.dan jumlahnya tidak seberapa,malah kadang mereka banyak yang pulang hanya membawa uang satu atau dua bulan gaji terakhir saja.Malah ada yang hanya membawa cukup ongkos sampai rumahnya saja.

Kembali ke Anah.....

(pembaca ditunda dulu nih...untuk disambung...mohon maklum....)

Senin, 20 Juni 2011

TKW PRT antara Devisa dan Derita part II

Pilihan untuk bekerja di Luar negeri terutama bagi wanita Indonesia saat ini adalah pilihan yang paling gampang dan bisa mendapat uang lebih sedikit bila dibanding menjadi pembantu di negeri sendiri.Gaji pembantu di kita rata-rata antara Rp.300,000 s/d rp 500.000 setiap bulannya.Bayangkan dengan gaji pekerjaan yang sama dengan bekerja di Hongkong,Taiwan sampai kepada angka 3 atau 4 juta rupiah,di Timur Tengah terutama di jajirah arab antara 1,5juta s/d 2 juta rupiah perbulannya.

Sebab karena itu pula dengan melihat angka tersebut banyak perempuan kita berangkat ke sana untuk bekerja sebagai Pembantu Rumah tangga di masing-masing negara termaksud.Sah memang telah banyak yang membantu roda perekonomian Daerah maupun terutama sangat membantu kondisi keuangan keluarga TKI wanita tersebut.Dan itu semua kalau semua berjalan baik dan lancar.

Kita setuju,bahwa dalam setiap hal pasti muncul selalu masalah dan problematika didalamnya,yang mari kita renungkan kali ini khusus kita persempit untuk mencoba menulis tentang suka duka PRT di Saudi Arabia dan sekitarnya.

Sejak dari rumah masalah itu pasti muncul bagi seorang calon PRT yang mau pergi,beban mental dan hati serta pikiran yang mantap harus disiapkan sekuat dan semantap mungkin.Bayangan akan jauh dengan sanak family,dengan suami,anak,ayah ibu dan keluarga.Apalagi yang bersuami mereka akan mengorbankan perasaan hati dalam hal ini.

Seorang TKW setelah disetujui keluarga maka berangkatlah ke penampungan PJTKI baik langsung ke pusat Jakarta maupun di penampungan sponsor cabang dahulu.Lalu sampai ke PJTKI (selanjutnya kita tulis PT saja) dan setelah Proses administrasi selesai medichal cek up,rekom data,bikin pasport dll selesai,mereka di tampung di Tempat balai pelatihan,yang latihannya hanya satu jam tapi nunggunya 23 jam sehari,sejak di PT ini mereka sudah dikerangkeng tidak boleh bebas keluar masuk ataupun yang besuk,dan dijaga ketat oleh satpam karena takut kabur dari lingkungan PT.Karena kalau kabur PT akan rugi bekas uang proses daftarnya.Mereka bagai komoditas yang harus dijaga jangan sampai hilang,karena kabarnya kalau hilang satu buah (maaf) satu orang TKW PJTKI akan rugi sekitar lima juta rupiah.

Kondisi begitulah semenjak di penampungan PT para TKW pahlawan devisa ini,jiwa mereka seolah-olah sudah dilatih untuk selalu ditekan dan dikekang.Kalau mau jujur semenjak ada di penampungan pun banyak sekali kasus pelecehan dan mendapat sikap yang kurang layak.Namun seolah itu adalah hal yang biasa,lagian karena pikiran mereka,apalagi yang belum pernah  kerja ke Luar negeri hal-hal semacam itu tidak terlalu dihiraukan,meskipun sadar harga dirinya telah dibanting semenjak di Penampungan Negeri sendiri.

Lagi-lagi kemiskinanlah (baik miskin harta,atau miskin bathin) yang membuat mereka bertahan bahkan seolah-olah mereka butuh sekali dengan proses pemberangkatan mereka,mereka takut kalau gagal berangkat atau lambat berangkat dan terlalu lama di Penampungan,meskipun walau tidak banyak kasusnya harga diri mereka sudah hampir tidak ada.Banyak diantara mereka yang mendapat perlakuan pelecehan yang nggak enak kalau disebut disini.Malah di kantor tempat pembuatan paspor pun para TKW dibentak-bentak,kalau salah sedikit saja langsung maen bentak dan adapula yang dilecehkan secara seksual walau tidak berat,namun tetap saja,mereka di negeri sendiri dianggap barang komoditi.

Setelah datang ke Saudi Arabia,dan ini memang hukum alam,sudah seharusnya setelah melewati pintu masuk di bandara Saudi ,jelas sudah para TKW ini adalah sudah seolah-olah miliknya Kafil (Penjamin/majikan yang telah "membelinya"dari Agen PJTKI di wilayahnya masing-masing.)

Apalagi setelah masuk pintu rumah sang majikan,ini rekan PRT kita sang pahlawan devisa,bagai ikan masuk ke bubu,bagai pesakitan masuk ke penjara.Mengapa? Karena hukum di Negara ini mengatur percampuran dalam pergaulan dimuka umum antara wanita dan pria tanpa ada kepentingan darurat dianggap haram dan tidak boleh,sangsinya penjara kalau melanggar.Dengan sendirinya kalau sudah masuk ke rumah majikan sudahlah bu TKW ini harus diam di dalam rumah selama dua tahun sesuai kontrak kerja yang ditanda tanganinya (meskipun proses menanda tanganinya juga kadang tidak dengan yang bersangkutan) dan selama di dalam lingkungan rumah maka majikanlah dan keluarganya sebagai hukum yang berlaku buat ibu-ibu TKW kita.Mereka bisa melihat dunia di luar rumah majikan kalau diantaranya ada yang membebaskan untuk membuag sampah ke depan rumah dan atau mengiringi Madam (majikan perempuan) kalau sewaktu-waktu ke luar rumah.Tapi tidak jarang pula mereka yang tidak di bawa serta,selagi majikan keluar rumah.pintu rumahnya dikunci dari luar dan rekan TKW kita hanya bisa keluyuran di dalam rumah saja..

(bersambung....)

Rabu, 15 Juni 2011

Sekapur Sirih Tentang Blog ini

Ketika salahsatu temanku menanyakan, apa tema khusus yang mau di jadikan warna khas isi blog ini?.Aku jawab :aku tak akan memberi warna khusus di blog perdanaku ini,semua tema semua warna aku akan bubuhkan di blog ini,bebas-bebas saja kataku.

Bermutu atau tidak bermutu adalah itulah kehidupan,mungkin isi blog yang bermutu dan warna yang khas telah banyak yang di buat oleh saudara blogger yang lain.Atau yang hebat-hebat,karena memang mereka hebat-hebat wawasan dan ilmunya telah banyak,dan aku banyak belajar pula dari mereka dan beliau-beliau itu.Nah sekarang blog ku mau bagaimana?

Sekali lagi,blogku mau aku warnai dengan semua warna dan theme maupun topik dan selera,tampil apa adanya dan memang itulah adanya.Maklum aku kan lagi belajar,dan termasuk terlambat saya mengenal dan mempelajari dunia internet,dunia komputer dll.Kasar kata aku hanya baru bisa mengetik dengan dua jari saja dan menyusun kalimat,yang nggak tahu apa benar atau tidak dengan kaidah-kaidah Tulisan dan tau bahasanya.

Tapi nuraniku berkata dan selalu mendesak.ayo beraksilah,manfaatkan waktu luangmu,untuk menulis atau berkarya mengisi blogmu,dan walaupun tampil seadanya,biarin aja.Dan kalaupun ada yang suka orang lain mungkin suka dengan kekurangannya..hehe.

Tetapi yaitulah tadi,meskipun isinya bagai tong sampah,apapun bisa dimasukan,namun samapah yang didaur ulang dan di beri sentuhan modifikasi sekemampuan pengelola,masih berharap mudah-mudahan ada manfaat meski mungkin saja sedikit.

Tentu juga walaupun bagai tong sampah,tak akan kubiarkan sampah yang busuk aku jejalkan kesini,sebab selain itu ada sesuatu yang bernilai pula dari sekian tumpukan sampah,yang mungkin terlewati oleh orang lain untuk dimanfaatkan secara maksimal.Begitulah sekilas analoginya.

Yang jelas aku berharap untuk dengan blog ini:

1.Kita bisa membuka satu lagi pintu pertemanan dan persahabatan
2.Memanfaatkan waktu luang untuk mengasah wawasan saya dan pembaca semua.
3.Belajar terus untuk memaanfaatkan teknologi terutama teknologi informasi dll dll.
4.Pada hakekatnya adalah selalu belajar dan memperingatkan diri sendiri sudah dimana dan sampai dimana     kehidupan ini.
5.Belajar dan terus belajar tentang semuanya.Apapun.
6.Belajar menerima dan menghargai pendapat orang lain,dan belajar menerima serta menilai diri sendiri sesuai dengan kacamata orang lain,teman,saudara,sahabat.

Sahabat semua,mari berbagi,tentang semua hal.Dan saya akan dengan senang hati menerima masukan yang kritis,cerdas,membangun dan bertanggungjawab.

Maaf kata bila ada kekurangan dan sebagainya.Terima kasih atas mampirnya di Serambi Blog ini.


Wiero Djampang

Jumat, 10 Juni 2011

Tips melunasi Hutang bila usaha Bangkrut

Semua orang baik yang bekerja dengan mendapat uang di gaji/karyawan atau kuli harian dan atau yang berwiraswasta,mulai dari yang buka usaha kecil sampai jenis usaha besar,tentu pernah mengalami suatu masa yang sulit dan serba mentok dalam mengatur keuangan pribadi atau untuk menambah modal,dan akhirnya baik berniat maupun kurang berniat terpaksa harus ngutang,menghutang sejumlah uang atau barang.

Berhutang adalah hal yang wajar,ya memang suatu pendapat yang manusiawi,tapi jangan lupa,hutang adalah beban,hutang adalah virus yang merusak kita untuk hidup bahagia,tenang,tentram.Baik itu hutang pinjaman dari lembaga keuangan dan atau dari perorangan.Dan pinjaman pasti menuntut pembayaran yang lebih dari nilai pokoknya.Bunga adalah hal yang pertama mengapa orang atau pihak lain mau meminjamkan sejumlah uang atau barang kepada kita.

Ketika kita dalam masa-masa sulit,katakanlah usaha kita Bangkrut dan usaha mandeg atau rehat untuk memulai lagi jenis usaha baru,ini yang namanya Hutang tidak mau tahu keadaan anda,keadaan kita,mereka pemberi hutang akan tetap menagih dan mau segera mengembalikan uang atau barang milik mereka yang telah kita pakai sebelumnya.

Kalau sedang dalam keadaan bangkrut kepercayaan orang lain juga akan menurun bahkan hilang,maka bila pihak pengutang menagih miliknya,pada umumnya orang yang berhutang akan panik,baik itu jumlahnya sedikit atau apalagi hutang dalam jumlah yang besar.Tidak sedikit banyak orang yang bangkrut dan punya hutang memilih jalan kabur dari tempat tinggalnya dan semua kehidupannya jadi hancur dan berantakan.

Kondisi semacam ini bisa terjadi kepada siapapun sesuai dengan kelasnya masing-masing.Namun tetap saja nilainya sama yaitu timbulnya kesusahan dan kesulitan dalam memulihkan nama baik diri sendiri dan perusahaan,terutama wirausaha menengah ke bawah,yang modal awalnya hanya modal dengkul.

Jikalau kondisi sulit sudah mengenai kita,nalar dan akal yang sehat pasti tidak akan berjalan penuh dan mantap,seringkali banyak orang berhutang besar,lalu panik dan mengambil jalan yang salah dalam mencari jalan keluarnya.

Berikut tip-tip sederhana untuk keluar dari jeratan hutang dan memuali lagi dari titik nol,tip ini sederhana saja dan masuk akal:

Langkah pertama : Coba audit ulang,hitung kembali dengan pasti berapa jumlah hutang termaksud.Lalu catat dan didaftar dengan pasti,lantas di sortir diurutkan dari yang jangka paling darurat sampai kepada yang agak longgar waktu pembayarannya..

Langkah kedua: Hadapi pihak penagih dengan lantang dan bertanggungjawab,dan katakan dengan tegas bahwa kita bertanggungjawab,dan sedang melakukan langkah-langkah untuk membayar semua hutang.Bicarakanlah secara manusiawi,jujur,benar dan tidak bohong kronologis langkah-langkah yang akan kita perbuat.

Langkah ketiga:Daftar atau cek harta kita,hak milik sendiri atau perusahaan kita,lalu ambil keputusan mana yang layak dijual sampai mencukupi nilai seluruh hutang diatas.(jangan coba-coba untuk cara gali lobang tutup lobang lagi,dengan nyari pinjaman baru,apalagi yang beresiko bunga-berbunga,anda akan terseret lebih dalam ke jurang kehinaan,jikalau mengambil jalan ini).
Kecuali:kalau ada pinjaman yang sipatnya bantuan dari pihak lain dengan jangka yang cukup panjang dan tidak berbunga.(sebagai jalan darurat,bisa anda gunakan,namun kalau aset anda mencukupi dan bisa cepat dijual,lebih baik pakai saja duit hasil menjual harta sendiri.)

Langkah keempat:Bila jumlah harta yang anda miliki,masih kurang nilainya,sehingga hutang menjadi tidak lunas seluruhnya,Bayarlah hutang yang berbunga dulu,lalu nego kembali kepada pihak yang belum lunas,dan bicarakanlah baik-baik.Lalu anda bisa mencari bantuan keluarga atau kawan yang baik untuk meminjam sejumlah uang atau barang yang tidak berbunga,kalau jaan ini sama sekali tidak ada,jaminkanlah diri anda,nego lagi ke pihak yang belum dilunasi hutangnya,dan katakan dengan benar,posisi anda sekarang ada dimana,dan sedang bagaimana,dan jangan sampai kehilangan kontak person dengan anda.

Langkah kelima:Anda bekerja lagi dan atau buka usaha lagi dengan waspada atau hati-hati dengan melihat pengalaman buruk terjerat hutang di hari dan masa yang lalu.Pengalaman adalah guru yang terbaik,melajulah anda,kita ke masa depan dengan ilmu yang semakin mantap karena pengalaman hidup kita bertambah.

Terima kasih semua.semoga bermanfaat.!







Senin, 06 Juni 2011

Jumpa Perdana,salam!

ADALAH SUATU KEBAHAGIAAN BILA SUDAH MANDIRI DAN BERKARYA DENGAN HASIL SENDIRI!




Salam semua,

Kebahagiaan adalah sebuah tujuan di akhir semua perjuangan,ujung dari sebuah tujuan yang harus diraih,,dan apabila telah meraih semua itu,itulah yang sebenarnya makna SUKSES.

SUKSES dalam arti bahagia lahir dan bathin,semua aspek terpenuhi walaupun nilainya memang relatif,tapi setidaknya sudah mencapai standar umum dan normal,,berada di ranah kebahagiaan.

Semua aspek,semua materi yang bisa memberikan rasa kebahagiaan itulah sukses yang sebenarnya,sukses yang selam ini kita cari,setuju memang kesuksesan dapat berupa beberapa bentuk dan kondisi,bisa materi maupun immaterial...namun kesemuanya harus melebur menjadi satu yaitu adanya rasa bahagia diujung usaha dan selama memperjuangkannya.

Kebahagiaan yang sukses,atau sukses yang membahagiakan tidak akan ada nilainya bila kita tidak bisa berbagi dengan sesama,baik sesama manusia,,juga dengan sesama makhluk Tuhan

Minggu, 05 Juni 2011

Pengelola - Kontak Admin

Selamat Datang di blog kami
Kontak kami di:

Email : wierodjampang(at)gmail.com
Bandung Jawa Barat - Indonesia

Alamat: Mohon maaf untuk sementara ini saya belum berkantor tetap.Kontak Saran dan kritik silahkan via e mail di atas.

Nota Bene:
*).Isi dan segala akibat sebab dari iklan yang dipasang di blog ini,di luar tanggung jawab pengelola.

Atau keterangan lebih lanjut silahkan klik di sini : [Disclaimer].

Penyangkalan










Selamat Datang,Wilujeng Sumping Dulur..

Bersama ini ijinkan saya memberitahukan penyangkalan sebagai berikut:

1.Blog ini (http://bernadaindo.blogspot.com d/h -http://www.bernadaindo.com/) merupakan blog pribadi.

2.Sebagian besar konten di blog ini adalah "opini" ,pendapat penulis,yang sampai saat ini hanya saya sendiri sebagai pengelola,pemilik sekaligus sebagai penulisnya.

3.Tidak ada suatu keharusan untuk anda setuju atau tidak menyetujui tentang segala isi konten kami.Kami hanya berbagi pengalaman dan berharap bermanfaat bagi semua pembaca.

4.Pengelola bernadaindo.com,tidak bertanggungjawab terhadap segala sebab dan akibat yang ditimbulkan dari segala dan semua konten atau informasi dan iklan yang dimuat di blog ini yang terjadi pada pembaca atau pengunjung .Baik akibat secara langsung ataupun akibat tidak langsung,semua akibat adalah tanggung jawab pengunjung.

5.Komentar yang dianggap oleh pengelola tidak pantas,maka admin berhak untuk menghapus dan tidak memuatnya tanpa pemberitahuan dahulu kepada yang berkomentar.

6.Pengelola tidak bertanggungjawab terhadap apapun segala akibat buruk yang terjadi kepada pengunjung karena akibat secara langsung atau tidak langsung yang disebabkan oleh isi blog ini atau oleh isi konten yang dipasang pihak ketiga (iklan,link dari komentar,dsb) atau akibat dari link ke pihak ketiga yang dimuat di halaman bernadaindo.

7.Termasuk,anda akan menemukan beberapa link ke situs lain dari sini yang tidak di bawah kendali dan tanggungjawab pengelola,semua itu saya tidak berkewajiban bertanggungjawab atas segala akibat buruk yang terjadi kepada pengunjung.

8.Penyangkalan dan kebijakan privasi selanjutnya masih bisa berubah,jika sewaktu-waktu pengelola menganggap perlu utuk merubahnya.

10. Pengunjung dianggap setuju dan menyetujui semua Kebijakan Privasi serta penyangkalan  bernadaindo.com,selama pengunjung berada di halaman ini.

11.Semangat silaturahmi dan saling berbagi,itulah yang dikedepankan oleh pengelola blog ini.

Keterangan lebih lanjut,silahkan dikirim ke email : wierodjampang(at)gmail.com

Terima kasih sudah membaca,salam silaturahmi dan salam blogger.

Pengelola www.bernadaindo.com (bernadaindo.blogspot.com)

(Admin)


Terbaru

Mindfulnes Bukan Pikiran Kosong

Mindfullness pada dasarnya adalah latihan untuk sadar pada saat ini tanpa menghakimi. Setiap detik saat ini di sini disadari dengan lebih me...

Terpopuler