Kamis, 26 November 2015

Jeda,Ambil Nafas! Stop Sebentar jika Situasi Sedang Kacau Balau

Meluangkan waktu untuk berkontemplasi,menenangkan diri secara fisik dan psikis,istirahat di ranjang seperti layaknya seorang yang sakit secara medis sedang diopname di rumah sakit adalah salah satu trik untuk membuat bisnis kita tidak larut dalam kondisi kacau balau.

Perjalanan usaha tidak selamanya akan mujur,bayangan dan target keuntungan yang diburu semua pebisnis tidak selamanya berjalan dengan mulus.Bahkan,setiap pebisnis akan pernah suatu waktu dimana kondisi dan situasi usaha baik secara intern maupun faktor eksternal ada pada posisi kacau balau,semrawut dan di luar perhitungan.

Jika sudah demikian adanya,lakukanlah stop aktivitas barang sejenak,bukan berhenti tetapi mengambil nafas agar situasi dengan jelas terbaca keadaan yang sebenarnya,sehingga kesadaran posisi dimana kita berada dan harus bagaimana ke langkah ke selanjutnya menjadi jernih terlihat untuk tidak salah mengambil keputusan bisnis di etape usaha berikutnya.

Menganalogikan seperti pada permainan sepak bola,jika permainan sudah ngawur semrawut diluar kendali standar operasi ketika direncanakan pada waktu briefing di luar lapangan,ketika semua lini sudah mebahayakan,ketika semua manuver sudah meleset tidak membuahkan goal,ketika segala teknik sudah tumpul dan gagal lagi-gagal lagi mencetak goal,bahkan membahayakan pertahanan teeam kita,maka yang harus dilaksanakan team kita agar bisa menang pertandingan adalah KONSOLIDASI.

Ya,mengontrol dan mengendalikan diri lalu berkonsolidasi dengan langkah-langkah yang lebih baik di detik-detik permainan berikutnya.Untuk berkonsolidasi dan memperbaiki suasana situasi buruk kacau balau itu,diperlukan jeda sejenak,mengambil nafas agar kesadaran diri tertarik kembali untuk tetap berpikir jernih dan logis guna mengndalikan situasi kacau tersebut.

Begitupun bagi pebisnis pemula (wirausaha pemula),jika aktivitas bisnis sedang kacau,ambilah masa jeda,dengan beristirahat barang sehari atau 2 hari untuk menenangkan diri secara fisik dan psikis,Banyak cara sesuai kebiasaan masing-masing,ada yang caranya pergi ke guru spiritual yang lurus (Guru Agama yang dituakan),atau pergi ke sebuah tempat semacam Villa dan menyendiri di sana,berkontemplasi di tempat yang sepi,pergilah ke pegunungan dan menyewa kamar villa lalu mendekatkan diri ke Sang Pencipta di sana,pokoknya cari aktifitas yang membuat otak dan oto kita bisa rehat sejenak.Yang kesemuanya itu untuk memperoleh inspirasi dan membuat otak dan otot segar kembali untuk menguasai situasi dan kondisi yang sempat kacau ketika Badai Kacau Balau melanda di hari kemarin.

Salaman hangat,selamat mencari inspirasi dan bersemangat untuk terus berusaha dan beribadah kembali.


Kamis, 19 November 2015

Pengusaha Pemula: Mapan Kendalikan Emosi

Memakai istilah mesti mapan mengendalikan emosi,saya ingin menekankan bahwa mengendalikan emosi dan perasaan dalam berbisnis adalah sangat penting.Berbisnis memerlukan pengendalian emosi yang baik dan harus mendekati sempurna.

Bagaimana mungkin seorang pebisnis apalagi masih pemula akan berhasil bila mengendalikan emosi saja masih belum mampu.

Dalam prakteknya,apapun bisnis kita sebesar atau sekecil apapun usaha kita dalam realitas sehari-hari akan selalu ada masalah.

Masalah yang rumit atau ringan semuanya memerlukan penanganan langsung sang pebisnis,dan itu memerlukan pengendalian emosi dan perasaan yang matang dan dewasa.

Sebut saja misalnya,masalah menghadapi klien yang wanprestasi,tagihan macet,janji-janji rekanan yang tidak tepat,masalah berkas admisnitrasi yang kurang dan birokrasi yang berbelit,cuaca yang kurang mendukung,badan sakit-sakitan,masuk angin,terkena serangan flu bahkan sampai urusan anak-anak atau keluarga yang seperti tidak memaklumi kesulitan perusahaan,adalah rentetan contoh kecil masalah yang akan selalu timbul dalam perjalanan bisnis kita.

Untuk menghadapi itu semua,jika kita mau jadi pengusaha yang sukses,mesti mendewasakan diri dan pandai mengendalikan emosi sehingga semua masalah dihadapi dengan jernih dan tenang serumit apapun kenyataan di dalam prakteknya.

Memerlukan latihan yang terus menerus dan menambah wawasan serta bergaul dengan orang-orang bermental dewasa dan kuat adalah salah satu langkah agar kita bisa dewasa menghadapi semua masalah seperti contoh di atas tadi.

Tambahlah terus ilmu tentang mendewasakan kepribadian kita,bergaulah dengan para pengusaha yang handal dan sudah terbukti dewasa dalam segala hal,dan kendalikanlah emosi diri sehingga kita tidak lantas bertindak brutal diluar kendali,agar bisnis kita tidak lekas hancur hanya karena diri kurang menguasai mengendalikan emosi.

Tahan nafas dan tetap tenang,hadapi masalah dan pukul terus menerus segala halang rintang,jalani dengan mantap kendalikan emosi dan injak terus gas bisnis kita,agar tetap berjalan tidak oleng dan tidak keluar dari trek jalan tujuan sukses kita.

Selamat pagi semua.

Senin, 16 November 2015

Ilmu dan Amal

Ilmu dan pengetahuan yang tidak diamalkan ibarat pohon yang tidak berbuah.Sebanyak dan setinggi apapun ilmu dan pengetahuan yang didapat dan diraih melalui pendidikan formal maupun informal akan mubadzir jika tidak disertai dengan mengamalkan ilmu itu.

Baik dalam keseharian sikap dan tingkah laku atau sebagai keseharian jalan mencari nafkah dan menjemput rezeki.Untuk berakhlakul kharimah atau berakhlak mulia diperlukan ilmu tentang hidup,tentang agama dan pengetahuan umum lalu diamalkan dalam kata,sikap dan tingkah laku sehari-hari,baru ilmu kita dikatakan bermanfaat.

Lebih jauh,mengamalkan ilmu akan bermanfaat bagi diri sendiri,keluarga dan untuk semua makhluk Tuhan.Bermanfaat bagi seluruh alam,bagi alam semesta.Ilmu yang diamalkan akan terus berkah dan merekah kebermanfaatan dan keberkahannya seperti efek domino sambung menyambung.

Ilmu yang baik akan terus tumbuh kebaikan-kebaikan baru jika diamalkan,dan keberkahan serta pahala akan terus mengalir kepada si pengamal ilmu kebaikan itu.

Mencari dan menimba ilmu sebanyak-banyak dan setinggi-tingginya adalah sebuah kebaikan,namun akan lebih baik dan akan sempurna jika disertai dengan mengamalkan ilmu yang sudah kita peroleh itu.Sehingga ilmu yang kita punya menjadi berbuah kebaikan demi kebaikan untuk keberkahan dan kemaslahatan alam semesta,yang tentunya pahala akan kita dapatkan seperti halnya royalty yang terus menerus mengalir pahala kepada sang pengamal ilmu terus berkembang,bertambah dan mengalir keberkahan.

Sebaliknya,jika ilmu yang sudah kita miliki tidak kita amalkan,menurut kepercayaan kami,nanti di hari pembalasan ilmu yang tidak kita amalkan malahan akan menuntut dan mendakwa kita yang rakus ilmu pengetahuan tetapi miskin mengamalkan.Akhirnya akan jadi bumerang seperti memiliki Kalajengking yang akan mengigit sang Tuannya sendiri,karena selama di dunia ilmu yang banyak dimiliki namun pelit dan enol besar dalam mengamalkan.

Selamat mengamalkan ilmu dan pengetahuan yang kita miliki,agar bisa menyelamatkan dan membahagiakan kita,keluarga dan alam semesta.

Barang siapa menaman kebaikan,maka akan menuai kebaikan-kebaikan yang lebih banyak,lebih besar dan lebih berkah.Wallahualam.

Rabu, 04 November 2015

Pengusaha Pemula: Bangun Pagi adalah Wajib

Salah satu faktor penunjang bisnis kita sukses adalah disiplin diri.Disiplin personal-mendisiplinkan diri sendiri dulu sebelum mendisiplinkan bawahan atau pegawai.Termasuk mendisiplinkan manajemen waktu rutin setiap hari.

Seorang pengusaha yang baik akan menghargai sekali setiap detik per sekon sebuah waktu.Termasuk mengatur waktu untuk kepentingan pribadi dan kesehatan diri sendiri.Pebisnis yang berhasil pada umunya suka bangun cepat sebelum pajar menyingsing,kurang lebih jam 3 atau 4 waktu subuh mereka sudah bangun.Sehingga persiapan untuk aktivitas siang harinya mereka sudah jauh-jauh waktu siap bertempur di ranah bisnis.Sudah matang dengan segala rencana bisnis hari itu bahkan sejak sebelum matahari terbit---wow hebat bukan..?

Dan secara keyakinan agama saya,menyatakan bahwa "ada keberkahan hidup di saat subuh dan pagi hari" itu!

Logika pun bersaksi : Jika seorang pengambil keputusan (pemimpin) sudah siap sebelum siang datang,dimana aktivitas kehidupan berjalan dan bisnis-bisnis mulai berputar,maka kemungkinan terbesar peluangnya adalah akan 'memenangkan' pertarungan hidup pada siang harinya,dibanding dengan mereka yang suka lelet dan terlambat bangun apalagi sampai bangun siang hari sebagai pemalas.Tentu sudah jauh tertinggal dari mereka yang suka bangun tidur cepat di pagi hari.

Maksud tulisan ini adalah,boleh saja sewaktu-waktu karena darurat di malam harinya seorang pengusaha bangun terlambat bahkan sampai siang hari.Namun jika mau jadi pengusaha yang berhasil,disiplin diri ber-kebiasaan bangun cepat di waktu fajar atau subuh adalah kebiasaan yang Isnya Allah akan menambah poin tersendiri dalam mencapai kesuksesan bisnis Anda.

"Bangun cepat di pagi hari adalah kebiasaan yang bisa diusahakan dan akan jadi keberkahan tersendiri dalam proses bisnis kita".

Apalagi bagi para calon pebisnis atau pengusaha pemula,kebiasaan bangun cepat di pagi hari adalah wajib diamalkan.Jika sudah bisa bangun cepat di pagi hari maka itu adalah cermin bahwa Anda memang seorang pengusaha yang disiplin dirinya sudah mendekati kualitas grade terbaik.Dan untuk pengusaha sukses displin diri adalah kunci utama keberhasilan usaha mereka.

Selamat bangun tidur boss...

Selasa, 03 November 2015

Pengusaha Pemula: Hidup dari Keuntungan

Jika Anda masih karyawan atau berpenghasilan pokok dari gaji,artinya hidup Anda tergantung 90 persen kepada uang gaji.Dan biasanya uang gaji itu akan habis dibelikan (dibelanjakan) kepada keperluan sehari-hari,dan biasanya pula akan habis sebelum tanggal gajian tiba.Itulah mengapa biasanya karyawan tidak akan cepat kaya.Karena penghasilannya akan dibelanjakan kepada keperluan hidup yang memang kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Dan yang namanya gaji tentu saja terbatas,walaupun sudah tentu jumlah dan waktunya namun terbatas tidak ada peluang tambahan yang signifikan untuk menambah penghasilan.

Lain halnya dengan berwirausaha,penghasilan tidak menentu tetapi peluang penghasilnnya tidak terbatas.Disinilah letak keunggulan hidup jadi pengusaha dibanding jadi karyawan.Namun,tentu saja penghasilan jadi tidak terbatas jika perusahaan ada untungnya.

Untuk itulah,seorang pengusaha harus senantiasa orientasinya dalam segala hal apapun adalah mencari untung-untung-untung dan keuntungan.

Pikirkanlah keuntungan selalu dalam setiap nafas pengusaha.Jadikan hal memperoleh keuntungan selalu jadi prioritas utama dalam pola pikir dan tindakan kita.Sebab seorang pengusaha hidupnya terus berlanjut tergantung kepada keuntungan usaha.

Jika usaha tidak beruntung,tidak ada laba,pengusaha akan "mati".Perusahaan jika merugi terus akan bangkrut,pengusahanya akan "mati',bahkan akan tidak bisa makan dan bisa mati dalam arti yang sebenarnya.

Untuk bisa terus eksis hidup,seorang pengusaha harus selalu punya untung.Dari 'keuntungan' itulah hidup pengusaha dan perusahaannya ditentukan.Keuntungan adalah "nyawa' bagi pengusaha,keuntungan adalah jantung dari sebuah perusahaan.

Pengusaha yang baik adalah segala tindak-tanduk,sikap dan pola pikirnya selalu berorientasi kepada namanya -untung atau laba-keuntungan hasil usaha dalam setiap gerak bisnisnya.Bahkan harus ekstra ekstrim orientasi untungnya itu,...Anda harus bermental "materialistis' !

Jika berbisnis tidak berorientasi kepada keuntungan,itu namanya kerja bakti atau kerja sosial.Hal ini sih lain ranahnya bisnis,bisnis adalah bisnis di luar ranah sosial dan kerja bakti.Kalau biacara di ranah bisnis atau ekonomi atau usaha dan bertahan hidup,tentu saja hal-hal keuntungan materi harus menjadi orientasi utama dan tujuan pokok usaha kita.

Namun,tetap hukum besi berbisnis berbicara: Keuntungan materi adalah hal yang harus dikedepankan.Tentu materi dan keuntungan yang bagus,baik dan diperjuangkan dengan cara dan jalan yang halal.

Pengusaha Pemula: Tahan Banting Modal Utama

Menjadi pedagang atau jadi pengusaha pada jenis dan kelas apapun memerlukan mental tahan banting yang sangat kuat,jika bisnis yang dbangunnya mau eksis dan maju terus.Tahan banting dalam arti kuat dan teguh pendirian untuk hidup berhasil dengan pilihan hidup menjadi pengusaha.

Tahan banting dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah yang timbul selama proses jadi pengusaha.Memiliki mental yang kuat dalam menghadapi segala Tantangan,Ancaman,Gangguan dan Hambatan untuk meng-goal-kan tujuan usaha mutlak diperlukan oleh Anda tuan pengusaha.Sekelas dan macam apapun jenis usaha Anda.

Tujuan dari usaha (bisnis) adalah untuk bisa meraih keuntungan sebesar-besarnya demi kesejahteraan pribadi,keluarga,dan masyarakat agar hidup menjadi berkah dan bermanfaat bagi sesama makhluk hidup.

Dengan keberhasilan sebuah bisnis,kita bisa berbuat baik dan beribadah dengan lebih banyak dan lebih baik.Dan itulah sesungguhnya sukses yang dicari semua orang yang masih waras dan normal.

Berbisnis agar bisa hidup mandiri,bermanfaat bagi diri pribadi,sanak keluarga dan masayarakat serta sesama makhluk termasuk bisa bermanfaat bagi alam semesta.Untuk menjadi demikian,tentu bisnis kita harus beruntung dan tidak bangkrut.

Menjalankan usaha apapun dalam proses pencapaian tujuannya akan selalu banyak halang rintang dan masalah-masalah yang timbul.Baik masalah-masalah resiko standar sebagai konsekuensi bisnis maupun masalah yang akan timbul secara tiba-tiba dan tidak diperkirakan sebelumnya.

Dimulai dari masalah ringan sampai dengan masalah rumit dan sulit pasti akan hadir dalam langkah-langkah kita sebagai pengusaha,apalagi bagi pengusaha pemula dan usaha baru berjalan.Untuk itulah mental tahan banting dan tekad yang kuat mutlak diperlukan dan harus dimiliki oleh seorang pengusaha.

Seorang pengusaha harus mempunyai mental tangguh setangguh mental "pejuang'.Dimana seorang pejuang,dia tidak akan berhenti berjuang jika tujuan belum tercapai.Apapun resikonya bahkan bila perlu sampai titik darah penghabisan,jika tujuan belum tercapai si pejuang akan terus 'ngeyel' dan berusaha mencapainya.

Dan di setiap pejuang pasti mereka memiliki mental baja tahan banting dan mempunyai tingkat kesabaran super sabar dalam perjuangannya itu.

Untuk itu,jika bisnis kita mau berhasil,milikilah mental pejuang dan bersikaplah seperti kstaria yang tangguh dan mumpuni berjuang mencapai tujuan usaha kita,yaitu berhasil membuat usaha kita maju,berkah,hidup terus tidak bangkrut.

Mental pejuang tahan banting dan super sabar selama berproses,tidak mudah putus asa.Mampu bangkit dan bangkit lagi jika pada beberapa kondisi pernah jatuh atau terkapar  bahkan kalah.Pejuang akan terus berjuang tanpa henti.Pejuang akan 'ngeyel' dalam menempuh jalan keberhasilan,seorang pejuang selalu tangguh menghalau dan memukul segala halang rintang.

Selamat berjuang ,kawan pengusaha.Semoga usaha kita semua berhasil dan diberkahi Tuhan yang Maha Kuasa.Amin.

Senin, 02 November 2015

Buka Usaha: Cek Fisik Item Bisnis adalah Penting

Mengecek kondisi dan kenyataan baik kuantitas atau kualitas item bisnis (barang) hasil produksi atau item dagangan kita adalah sangat penting dan harus dilakukan oleh pebisnis pemula.Jangan terlalu percaya dan mewakilkan sepenuhnya kepada bawahan untuk memastikan bahwa barang bisnis kita ada dan dalam kondisi ready atau ok.Cek dan lihat sendiri ke gudang atau ke pabrik lokasi bisnis adalah mutlak jika Anda sebagai pebisnis pemula tidak ingin ditipu bawahan.

Kecenderungan bisnis akan cepat hancur akan sangat mungkin terjadi jika sang pemilik dan pelaku usaha gampang jadi "boss besar",ingin cepat ongkang-ongkang kaki malas terjun langsung mengawasi dengan benar segala proses usaha itu berjalan.

Cek ricek akan kepastian ketersediaan stok barang dan kenyataan yang riil sangat perlu dilakukan,jika bisnis yang baru kita buka ingin berumur panjang.Pastikan jumlah dan kondisinya semua baik dan benar sesuai target tertentu sesuai kelas usaha masing-masing.

Pebisnis yang bergerak di bidang barang terutama adalah paling wajib mengecek kembali kenyataan material barang itu ada dan sesuai dengan catatan daftar harta usaha.Pun bagi yang bergerak di bidang jasa,pastikan segala kondisi sesuatunya berjalan dengan baik,karena bisa saja bawahan hanya membuat laporan semu untuk semua agenda bisnis jasa Anda,sehingga Anda nantinya akan salah perhitungan karena dikelabui oleh laporan palsu dan keuntungan semu tidak asli.

Jadi,apapun bisnis kita apalagi baru pemula : Terjunlah Anda ke kubangan dan proses usaha langsung terlibat di dalamnya,kerja otot dan otak padukan dulu walau hanya sekedar seperti Mandor saja misalnya,yaitu berada langsung di lapangan lokasi usaha dan jangan malas men-cek dan ricek item barang bisnis atau pantau dengan langsung kondisi bisnis jasa Anda dengan tidak mewakilkan dahulu.

Akifitas dan bekerja seperti ini sangat harus dan paling disarankan terutama untuk pengusaha yang baru mulai bergerak berbisnis dalam bidang apapun.Atau apalagi jika hanya baru buka usaha sebagai pedagang saja,untuk yang sebagai pengusaha pun tentu segalanya dicek sendiri adalah wajib sifatnya ,jika bisnis mau terus maju dan tidak bangkrut.

Salam semangat usaha mandiri.

Wirausaha Pemula: Aksi dan Bergerak

Kemarin saya memposting tentang bagaimana jika anda mau buka usaha sendiri dan sudah mantap mau jadi pengusaha,saya menganjurkan jangan terlalu banyak berhitung sebelum memulai-hal ini disarankan pula oleh para pakar usaha mandiri pada umumnya-.

Jelas sekali yang terpenting dalam perjalanan untuk menjadi pengusaha harus mengedepankan dulu aksi (action),bergerak,ada aktifitas nyata di sini-bukan hanya mengutak-atik teori dan banyak bicara saja.Maka jika bisnis Anda yang direncanakan dan dibuka itu hanyalah bisnis UKM (kecil dan menengah-dengan modal di bawah 100 juta rupiah),maka jangan terlalu banyak berhitung dan berteori sebelum membuka,cepat buka dan buat saja itu usaha berjalan,masalah berhitung nanti sambil berjalan akan otomatis bisa dan terbuka apa yang harus dihitung.

Segeralah beraksi memulai saat ini,dari hal terkecil dan bergeraklah terjun langsung sendiri ke lapangan,Jangan duduk di belakang meja dulu sebelum benar-benar realitas aksi bisnis pertama Anda terbukti dibuka dengan riil senyata-nyatanya.

Pergilah ke lokasi bisnis,periksa semua kelengkapan teknis maupun non teknis,teliti sampai detail semua sarana dan prasarana usaha.Periksa selokan di samping lokasi,periksa wc dan dapur pegawai,periksa mesin-mesin atau perangkat kerja bisnis yang baru Anda buka,sampai periksa instalasi listrik di kantor dan gudang dan sebagainya-dan sebagainya.

Jangan abaikan hal-hal sepele semua instrumen lokasi usaha,simpan dulu teori dan laptop serta buku kerja Anda,Pergilah dan bekerja berkeliling langsung blusukan ke lokasi periksa semua dan yakinkan Andalah operator di lokasi usaha itu.Jangan pecayakan dulu roda usaha ke teman dan bawahan atau pegawai Anda,usaha baru dibuka perlu turun tangan Anda sendiri memutar tombol ON dan OFF bahkan mesin-mesin produksi dan saklar lampu kerja Anda semua.

Artinya gerak nyata adalah penting dalam tahap buka usaha perdana bisnis kita.Hal itu semua terutama berlaku untuk kita yang buka usaha dan jadi pengusaha yang berangkat dari nol--bukan perusahaan warisan atau bisnis turunan dari orang tua.

Bisnis yang dibuat,direncanakan dan dibangun oleh mata kepala,otak dan ototo kita sendiri memerlukan kerja keras dan cerdas langsung oleh tangan dan diri kita secara fisik.Terutama dalam tahap-tahap awal pembangunan bisnis mandiri yang kita buat.

Setelah roda bisnis kita berjalan,tentu saja masalah waktu akan relatif tidak sama antara Anda dan saya misalnya.Untuk memastika usaha Anda sudah maju tentu pengetahuan tentang itu Anda semua sudah tahu.Yaitu dimana keuntungan perusahaan sudah bisa menutupi biaya operasional perusahaan dan ada laba setiap periode perhitungannya.Dan harap diingat,periksalah dengan seksama ialah laba,untung nyata bukan laba semu,yang kita hitung adalah laba yang benar-benar terbukti secara nyata terbukti secara material baik berbentuk uang yang bertumpuk atau berbentuk barang yang terus bertambah volume,jumlah satuannya,barang bertumbuh dan berkembang.

Jika sudah demikian,secara bertahap mungkin kerja otot Anda sebagai pemilik dan manajer utama bisnis mandiri kita itu sudah bisa dikurangi,pada saat begini Anda sudah bisa banyak duduk di belakang meja atau bahkan bisa mengendalikan usaha dari tempat tidur lewat komputer atau gadget modern.

Tapi jangan lupa,walaupun bisnis sudah maju dan roda usaha sudah berjalan,jangan lalai karena hantu bangkrut akan selalu mengintai bagi pengusaha yang lalai.Pastikan diri Anda selalu hadir secara fisik melakukan fungsi manajemen di lokasi usaha secara periodik atau lebih  bagus rutin setiap hari.Karena roh bisnis Anda meskipun sudah punya manajer misalnya,tetaplah sumber hidup perusahaan Anda adalah hanya diri anda itulah,tidak bisa orang lain yang menggantikan.meskipun sistem sudah bagus dan berjalan tetapi tetap diri Anda masih dibutuhkan untuk selalu hadir di tengah lokasi usaha anda.

Selamat menjadi usahawan mandiri dan terus berhasil.


Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler