Rabu, 24 Agustus 2022
Meditasi Yuk ! Membantu Meningkatkan Mawas Diri
Selasa, 23 Agustus 2022
ingin Cepat Sukses,Buang Kebiasaan Menunda
Dari Jakarta ke Bandung Macet Ada Titik Perbaikan Ruas Tol Purbaleunyi
Ketika Diri Tak Sebaik Artikel Postinganmu
Senin, 22 Agustus 2022
Jika Ortumu Kurang Mampu,lanjut Kuliah atau Kerja?
Minggu, 21 Agustus 2022
Wisata Bandung Mulai Ramai
![]() |
| Dari arah Jakarta di Tol Purbaleunyi Menuju Bandung. |
![]() |
| Makan-makan dan jalan di Perkebunan Teh yang sejuk dan Indah |
Sabtu, 20 Agustus 2022
Mahasiswa dan Godaan Bisnis
Anda mungkin salah satu yang beruntung bisa mengenyam pendidikan hingga kuliah dan berstatus mahasiswa.
Setelah tamat SLTA lalu lanjut ke Perguruan Tinggi,maka masa depan pun terjamin aman dan cerah.Jika studinya tamat sampai mengantongi ijazah Sarjana.
Karena tamatan perguruan tinggi dianggap sudah cukup untuk memenuhi tuntutan lapangan pekerjaan sesuai jurusan masing-masing.Karenanya lulusan kuliahan akan gampang diterima bekerja setelah lulus nanti.
Jika sudah lulus kuliah lalu masih menganggur?
Nah berarti ada yang belum tepat dengan Anda.Mohon maaf apakah anda sekedar tamat dan dapat ijazah sarjana doang,atau selain ijazah kemampuan Anda memang masih kurang pas dengan lowongan kerja.
Biasanya lowongan kerja menuntut kriteria dan standar nilai tertentu,terutama nilai akademis yang bagus.
Sekedar lulus berijazah tanpa nilai bagus,memang susah juga mendapatkan Pekerjaan,karena di tempat kerja yang dibutuhkan adalah tenaga yang betul-betul siap bekerja,hal utama dilihat dari nilai akademis itu,sebagai standar utama menentukan diterima atau tidaknya seorang sarjana di tempat kerja.
Untuk itulah,jika Anda sekarang sedang jadi mahasiswa,alangkah baiknya tekun dan fokuslah belajar dan kejar nilai yang terbaik.
Sebab bagaimanapun standar nilai akademis masih dijadikan pertimbangan dalam penerimaan di tempat kerja nanti.
Walaupun beberapa individu yang istimewa dan bernasib baik,tidak harus nilai akademis harus baik untuk mudah mendapatkan pekerjaan. Tapi hal demikian tidak banyak terjadi,hanya berlaku bagi beberapa orang dari sekian juta manusia pencari kerja.Dan Anda belum tentu masuk golongan yang hoki ini bukan?.
Yang normalnya adalah penerima pekerja melihat nilai akademis dulu,baru pertimbangan lainnya menyusul untuk lulus mendapat pekerjaan yang dilamar.
Apalagi misalnya orang tua Anda mampu membiayai dengan baik,sebaiknya Anda fokus saja ke studi jangan tengak-tengok ke aktivitas lain dulu.
Atau bisa saja orang tua Anda kurang mampu membiayai seluruhnya uang kuliah.Sehingga Anda harus ikut cari biaya kuliah,itu sih bagus,hanya godaan bisnis dan uang itu harap hati-hati,karena bisa jadi kuliah Anda akan terbengkalai,terkatung-katung,bahkan gagal,karena kurang fokus.
Atau lulus kuliah namun dengan nilai yang pas-pasan,itupun akan menyulitkan Anda ketika sudah waktunya melamar kerja.
Lain cerita kalau Anda mau total wirausaha,nilai akademis tidak terlalu penting,bahkan yang radikal mengatakan ijazah tidak begitu nomor satu kalau hanya mau berdagang atau sukses wirausaha.
Mungkin untuk beberapa orang istimewa berlaku kenyataan sukses tanpa ijazah,tapi itu hal luar biasa.Hanya terjadi pada bagian kecil manusia.
Jika saat ini kesempatan kuliah sedang ada di tangan kita.Maka fokuslah belajar,berprestasi di perkuliahan,raih yang terbaik selama fase atau masa pendidikan.Karena hidup akan lebih mudah dengan memiliki ilmu dan pendidikan yang baik.
Kepada adik-adik yang sedang di bangku kuliah,jangan dulu terjun ke bisnis carilah dulu ilmu sampai tamat.Baru nanti setelah tamat pendidikan fokus ke bekerja atau berbisnis.
Karena jika tidak sungguh-sungguh bisa mengatur waktu dengan displin tinggi,kuliah dan bisnis dijalankan bersama pasti salah satunya akan ada korban atau tidak fokus.
Jangan sampai terjadi kuliah gak tamat,bisnis juga asal-asalan.
Fokus dulu saja kuliah,apalagi jika biaya dari orang tua cukup.Fokus berprestasi di studi,syukur dapat beasiswa karena prestasi.Lalu tamat dengan nilai bagus,lowongan kerja pun banyak mencari Anda.
Masih Adakah yang Membaca Blog?
Pertanyaan awam dari saya pribadi,tentu juga nada yang sama bisa keluar dari teman blogger pemula,yang masih tetap mengisi lapak blognya dengan setia.
Masih adakah yang minat buka dan asyik masyuk membaca,menyimak dan melihat di blog?
Sejatinya,era sekarang banyak netizen yang membuka gadgetnya untuk berselancar di jagat internet pasti sukanya membuka aplikasi atau website yang berisi konten video.
Sebut saja raksasa YouTube,dan semacamnya yang menyajikan konten gambar bergerak,mereka lebih menarik minat netizen dan mendatangkan views yang banyak,dalam waktu singkat bisa ratusan atau ribuan pengunjung dan bahkan jutaan penonton hadir dalam sebuah konten atau channel.
Lha,ngeblogging ?
Bagi blogger atau blog sudah besar dan bagus mungkin masih bisa banyak yang buka,atau website besar dan mapan masih banyak menggaet pembaca.
Atau website yang istimewa kontennya,atau konten dewasa (maaf,baca konten PXXno) masih banyak yang mengunjungi.
Lalu blog kecil macam saya,yang bukan orang penting,bukan public figur,bukan siapa-siapa,hanya orang biasa?
Apakah masih bisa bertahan dalam arti ada yang mengunjungi ?
Saya jawab,masih ada! Walaupun mungkin pengunjungnya sangat terbatas.Mungkin saja pengunjung blog adalah mereka yang biasa zaman dulunya "kutu buku",atau yang "tersesat",yang mencari bahan pelajaran nyangkut di blog kita karena mesin telusur internet menyarankan konten blog kita.
Dan yang konten tulisan biasanya,sebagian besar hanya menarik bagi kaum terpelajar saja.Untuk orang awam,anak-anak dan orang tua yang uzur pasti memilih konten video jika sedang buka internet.
Namun,walau kondisi bloging sudah sedemikian menuju "senjakala",saya yakin dunia media tulisan dan gambar tak bergerak seperti blog masih akan ada,walau tak tahu sampai kapan dunia blog akan bertahan.Waktu akan menjawabnya.
Mungkinkah blogging akan bernasib seperti koran surat kabar yang bermedia kertas cetak? Mati suri,bahkan beberapa pengelola sudah bangkrut tak produksi lagi?
Mungkin saja bisa terjadi juga pada blog.
Tetapi jangan lupa bahwa koran cetak bukan digital,bermainnya PPbukan di internet sedangkan blog ada bedanya,blog di ranah internet,jadi masih ada harapan tetap hidup meskipun tidak seramai pada masanya belasan tahun yang lampau,sebelum media konten video hadir dengan pendukungnya berulah.Hehe...
Blog saya saja yang pemula,yang orang biasa jika dilihat dari data statistiknya,walau baru puluhan views dalam sehari,namun berarti masih ada peluang untuk tetap bermanfaat di media atau ranah blogging ini.
Semangat buat rekan blogger pemula,tetap berbagi yang baik,agar hasil dan timbal baliknya ke kita pun yang baik pula.
Tetap menulis,tetap ngonten blog,tetap ngeblog,dan tetap berbagi,update terus konten blog kita.
Karena media blog belum berakhir.Masih berpeluang hidup panjang walau. sudah tidak akan seramai atau semenarik dan sebesar jangkauan pengunjung seperti ke konten video.
Salam ngeblog.
Terbaru
Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...
Terpopuler
-
Pengemudi sepeda motor atau mobil jika terjadi hujan lebat dengan curah yang tinggi disertai angin,selayaknya kita berhenti atau menepi di t...
-
Ketika curah hujan tinggi maka air bah yang tidak terserap oleh tanah karena terlapis beton maka hukum anomali terjadi,yaitu air mengalir da...
-
Kemajuan teknologi zaman sekarang memudahkan segala urusan termasuk masalah "kemanusiaan",tata kerja,tata kelola pelayanan publik,...
-
Arus mudik dari arah Jakarta dan kota-kota besar lainnya menuju kawasan kampung setiap lebaran selalu padat bahkan macet dan ramai. Mudik at...
-
Jika tidak bijak berinteraksi dengan orang lain, baik di kehidupan nyata atau di internet bisa berbuah keburukan bahkan ada banyak kasus yan...

