Sabtu, 10 September 2022

Hasrat Berdasar Kebutuhan atau Hanya Demi Gaya Hidup

Bernadaindo.
Memutuskan untuk meraih sesuatu keinginan dengan mendahulukan faktor kebutuhan daripada keinginan untuk memenuhi hasrat gaya hidup adalah bijaksana,dan akan membuat hidup terarah,tenang,tentram dan bahagia.

Jika Anda saat ini ingin membeli baju misalnya,sedangkan anggarannya minim dan kebutuhannya sekedar untuk tampil rapi,sopan,bersih dan sesuai maka pilihan yang bijak kita membeli disesuaikan dengan kemampuan uang yang kita anggarkan.

Jika kita hanya punya uang 150 ribu,tentu untuk mendapatkan satu potong baju yang kualitas sedang,rapi,dan sesuai kebutuhan pasti akan kita dapatkan sesuai uang yang kita punya.

Tidak lantas karena ingin dilihat orang lain bermerk,berkelas,mewah dan glamour lalu memaksakan membeli yang berharga satu juta rupiah,dengan uang yang harus meminjam atau dengan kredit yang notabene akan memberatkan beban keuangan pribadi Anda.

Padahal dengan uang kemampuan diri baru 150 ribu saja bisa Anda dapatkan dengan macam baju fungsi yang sama.

Jika dengan handphone model lama masih bisa kita gunakan dengan baik,maka buat apa membeli gadget yang lebih mahal bela-belain kredit atau pinjam uang demi memenuhi keinginan bergaya saja.

Jika motor lama masih bisa digunakan dengan fungsi yang sama,tidak harus pula supaya bergaya bela-belain hutangan atau membebani kita,jika kebutuhan transportasi kita terpenuhi dengan motor yang jelas sudah lunas,masih baik,walau model lama.

Jika rumah sederhana masih berfungsi dengan baik,tidak bijak jika lantas merenovasi dengan aksesoris dan gaya modern yang mahal dengan uang hutangan demi merombak rumah agar tampil mewah.Toh fungsinya sama saja,untuk tempat tinggal.

Jika laptop model lama masih bisa berfungsi dengan baik,gadget lama masih mendukung aktivitas sesuai fungsinya,jika apapun yang kita butuhkan masih berfungsi lalu kita jor-joran dan memaksakan memiliki yang baru demi gaya dan hasrat keinginan berlebih,melebihi kemampuan kita,memiliki sesuatu dengan menambah beban kita demi mengejar gaya,itu sama saja dengan kita menceburkan diri kepada kubangan lumpur kesusahan.Susah yang dibikin sendiri.

Itu semua jika Anda belum mampu,jika memaksakan meraih keinginan tidak berdasar kebutuhan,memaksakan keinginan yang semata-mata bukan butuh,tetapi hanya untuk bergaya hidup yang belum sesuai dengan kelas dan kemampuan diri kita.

Contoh lain misalnya,jika kita masih pas-pasan dan kurang uang terus,pendapatan termasuk kecil,maka tidak bijak jika kalau sekedar minum kopi harus selalu di kafe  atau gerai mahal yang untuk kalangan berduit banyak.

Untuk sekedar kopi yang sama,harga di kedai warung kopi dan di kafe bergengsi bedanya bisa 10 kali lipat.Hanya beda kelas,beda gengsi,beda tempat,beda pajak tempat dan beda gaya saja,bukan?

Jika kemampuan keuangan diri masih kurang,ngopi di kedai yang harga murah pun sama saja,harum dan rasa kopi relatif sama.Daripada beli kopi di tempat yang memang jauh berkelas secara tempat,gaya,dan gengsinya yang harganya bisa Anda dapatkan 10 kali ngopi lagi di lain waktu di kedai kopi biasa.Toh ngopinya sana saja.

Sekali lagi jika Anda masih belum mampu,tetapi jika sudah mampu di level bergaya hidup itu,tentu saya juga bilang Anda tak layak ngopi yang murah.

Jika Anda sudah kaya dan sukses,Anda ngopinya di kedai murahan tidak bijak juga,karena sebagai orang berduit dan sukses Anda wajib membeli sesuatu yang mahal,di tempat bergengsi,karena Anda banyak uang anda wajib di tempat yang berpajak,biar uang Anda berputar efek dominonya ke perputaran uang di masyarakat.

Tetapi jika belum mampu,sebaiknya mendahulukan faktor butuh atau tidak dalam meraih sesuatu.Itupun jika hidup mau langgeng dalam ketenangan,terarah,tidak terjerumus dengan hutang kartu kredit,hutang onlen,hutang offline,gaji minus,berantakan keuangan hanya karena meraih keinginan berdasarkan mengikuti gaya hidup yang belum saatnya kita jalani 

Tetapi yaitulah,hidup kita adalah pilihan.Pilihan masing-masing individu,mau hidup bahagia atau mau hidup berantakan itu semua berpulang kepada individunya masing-masing.

Tetapi jika kita normal,tentu akan selalu memilih hidup yang tenang dan bahagia bukan?

Memenuhi sesuatu berdasar kepada butuh atau tidak butuh,kebutuhan atau hanya keinginan bergaya?
Itu semua kembali kepada diri Anda masing-masing,gan.....!

Terima kasih sudah selalu mampir.

Jumat, 09 September 2022

Di Bandung Ada Kost Harian



Bernadaindo.
Di jalan Sukajadi Bandung bila Anda ada keperluan yang harus menginap,sementara keuangan tidak cukup untuk sewa hotel,maka di Jalan Sukajadi dekat RS.Hasan Sadikin ada tersedia kamar kost-kostan yang bisa disewa harian.

Kalau di tempat wisata tentu sudah tak aneh,banyak hotel atau villa juga disewakan harian,tetapi secara harga tentu sesuai fasilitas,lebih bagus harga juga lebih mahal.

Di Sukajadi kontrakan harian pada awalnya untuk membantu dan menolong orang yang sedang menunggu pasien.Atau menolong pasien yang menunggu jadwal operasi atau diperiksa,dan mereka datang dari nun jauh dari luar kota Bandung.

Lokasinya dekat ke Rumah Sakit jadi lebih dekat dan praktis jika pasien memerlukan. kehadiran anggota keluarga yang menemaninya.

Kost-kostan sekedar untuk mandi,cuci,kakus dan tidur yang sehat,kini banyak tersedia di kawasan Sukajadi Bandung.

Bila Anda membutuhkan dan perlu tempat istirahat sehari dua hari,maka boleh tanya langsung ke pedagang kios atau kaki lima yang ada di sekitar depan dan seberang Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Jawa Barat.

Bisa sewa harian,mingguan atau bulanan.

Dagang Cuanki Bisa Untung 5000 per Porsi

Pedagang Bakso Cuanki Kaki lima 
Foto koleksi bernadaindo

Bernadaindo,
Dagang kecil memakai pikulan atau model kaki lima margin untungnya lumayan besar bisa 40 sampai 50 persen dari modal.

Cuanki ala kali lima lumayan laris,banyak peminat untuk sekedar menu makan siang atau makan malam.

Lokasi jualan yang paling bagus di dekat Pasar Tradisional,di pemukiman padat penduduk,di even- even kerakyatan,di depan rumah sakit atau sekolahan.

Harga jual masih bisa menjual di bawah 15 ribu atau ada porsi 10 ribu.

Sudah banyak yang mengembangkan menjadi kafe atau kios.

Boleh coba gan....!

Kamis, 08 September 2022

Bisnis Lagi Lesu ? Maju Terus Bos!

Bernadaindo.
Kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat kita turun naik.Adalah wajar jika omset penjualan barang kita pun ikut membentuk grafik bergelombang.Kadang hari ini laris manis atau malah besoknya sepi tak ado pembeli...!

Tak apalah yang jelas dagang dan bisnis kita jangan sampai berhenti.Karena jika berhenti artinya ya sudah wasalam sampai disitu perjuangan berakhir.

Tapi jika ingin terus hidup sebaiknya kegiatan usaha kita maju terus,buka terus,dagang terus,konsisten,walau lambat asal merayap,kalau perlu merangkak,atau tertatih-tatih,jatuh bangun teruslah maju,jangan berhenti.

Karena bisnis atau dagang hampir mirip dengan mengadu nasib.Nasib atau omset dan rezeki kita esok hari dan seterusnya adalah rahasia Tuhan.
Tak ada yang bisa memastikan besok atau lusa sepi atau rame dagang kita,atau bisnis kita.Urusan besok rahasia Tuhan.Mungkin sepi atau mungkin rame,mungkin omset besok meningkat.

Yang bijaksana kita lakukan adalah saat ini,perbaiki pelayanan,perbaiki barang dagangan,perbaiki kualitas dagang kita,perbaiki tempat usaha kita,perbaiki sistemnya dan perbaiki semua yang berhubungan dengan bisnis kita agar lebih baik dari hari kemarin.

Ditambah dengan tetap bersabar dan ikhlas menerima dan menjalani bisnis kita ini dengan lebih baik.
Itulah,.. tidak ada jurus atau ilmu terbaik di dunia ini untuk menghadapi masalah apapun selain dari Sabar dan Ikhlas.

Sabar dengan proses,bahwa usaha kita tidak selalu lancar,atau tidak akan selalu gagal.Suatu saat akan untung dan di saat lain ada sepi atau rugi.Bersabarlah,ikhlas menerima bahwa kita sedang berproses untuk berhasil dan sukses.

Sekali lagi, sabar,ikhlas dan jangan berhenti bergerak jika bisnismu sedang sepi.Atau daganganmu masih sepi,teruslah berjualan,teruslah buka kios atau tokomu,teruslah buka tendamu,teruslah buka kantormu,teruslah online kan lapak di internet mu,......jangan berhenti! Kalau ingin maju ingin sukses.

Bergeraklah kalau bisa dengan cara lari,kalau tak bisa lari dengan berjalan,kalau dengan berjalan tidak bisa coba dengan merangkak,kalau merangkak tidak bisa coba dengan jalan apapun,agar kita terus bergerak agar bisnis terus berjalan.Demikian gambaran agar kita terus bergerak menjalankan bisnis agar tidak berstatus bangkrut dan berhenti.

Selamat berjuang rekan pelaku usaha mikro ,kecil dan menengah.Semoga sukses.

Cari Istri atau Suami yang Sempurna?

Bernadaindo:
Patokan pokok mencari suami atau istri di ajaran agama saya,Islam menyatakan pilihlah olehmu suami atau istri atas 4 perkara,paling tidak yaitu:

1.Karena Rupanya atau penampilan yang menurut kamu paling tidak membosankan nanti ketika hidup bersama.

2.Karena keturunannya,meskipun tidak selalu harus dan tidak menjamin anaknya seperti orang tuanya,tetapi paling tidak yang jelas asal-usul keluarga dan keturunannya.

3.Karena hartanya,disesuaikan dengan kebutuhan dan kelas ekonomi kita.Karena perbedaan kelas ekonomi yang terlalu lebar biasanya akan menjadi masalah juga di kemudian hari 

4.Karena Agamanya,atau dia beriman yang sejatinya jika orang punya iman yang asli dan kuat,sudah pasti akhlaknya juga akan baik.

Saya kira pertimbangan 4 hal pokok di atas,sudah bisa menentukan pilihan dia dinikahi atau menikahi seseorang yang sedang anda harapkan.

Atau kalau falsafah di Jawa,melihat calon pasanganmu perlu mempertimbangkan babat,bebet,bibit,bobot dan akhlaknya.Yang esensinya atau terjemahannya sama seperti petunjuk syariah 4 hal pokok di atas tadi.
 
Jangan terlalu kaku dan idealis banget,Anda bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dirimu saat ini.Karena jodohmu akan sesuai dengan dirimu.Jika kamu baik tentu jodohmu akan yang baik-baik pula,kalau jodoh aslimu pasti akan bertemu.

Dan perlu diingat dalam memilih jodohmu adalah bahwa di dunia ini segalanya tidak akan ada yang sempurna seratus persen.

Setiap manusia ada kelemahan dan kelebihan,ada kekurangan dan nilai lebihnya.Sifat tidak sempurna itu sudah semestinya atau sunatulohnya demikian.

Pilihan dan pertimbangan hanya membantu untuk memutuskan pilihan Anda supaya memilih yang terbaik sesuai dirimu masing-masing,memilih yang terbaik dari sekian manusia lawan jenis yang semuanya tidak akan ada yang sempurna.

Ayo,jika sudah saatnya menikah,putuskanlah segera menikah.Tunggu apalagi umur atau usiamu terus menjadi tua tanpa terasa.

Rabu, 07 September 2022

Bagi yang Kurang Mampu,Pilih Kerja atau Kuliah Dulu ?

Bernadaindo:
Bagi sebagian lulusan SLTA yang kebetulan takdir orang tuanya kurang mampu,memaksakan lanjut kuliah dengan memaksa orang tua supaya mampu walau aslinya kurang mampu bahkan tidak mampu,adalah sikap dan pilihan yang kurang bijak.

Ke Perguruan Tinggi manapun,baik negeri atau swasta,saat ini memerlukan biaya tidak sedikit.Baik biaya yang langsung bayaran ke kampus atau untuk biaya hidup sehari-hari saat ini perlu uang yang cukup banyak.

Tidaklah mungkin hari gini kuliah sambil dagang koran atau narik becak seperti cerita para orang sukses di masa lampau.Itupun kita enggak tahu kejadian sebenarnya, apakah benar tidak bohong mereka cerita kesuksesannya biaya kuliah hasil dari dagang koran atau narik becak saja?

Menurut penulis mungkin saja mereka dagang koran atau narik becaknya hanya sambilan,tetapi biaya terbesar untuk biaya kuliah mereka dapatkan bisa dari orang tua asuh,beasiswa,atau dari jual tanah sawah atau ternak orangtuanya di kampung asalnya,bisa saja....meneketehe...?

Yang jelas biaya kuliah selama 2 sampai 5 atau jurusan tertentu ada yang sampai 6 atau 7 tahun,baru bisa bekerja,jelaslah memerlukan biaya besar.

Mohon maaf bukan untuk menakut-nakuti adik-adik dari keluarga kurang mampu.Tetapi saya mengajak berpikir dan bersikap masuk akal,realistis dan bijaksana jangan sampai biaya kuliah yang dipaksakan hasilnya hanya "memiskinkan "orang tua.

Saya setuju dan mendukung,bahwa pendidikan adalah sangat penting.Sepakat dan merasakan betapa pentingnya berpendidikan tinggi.

Yang dimaksud artikel ini,penulis ingin berbagi pengalaman justru bagaimana dengan takdir hanya seorang anak dari orangtua (kurang mampu secara ekonomi),tetapi bisa kuliah,bisa jadi sarjana tanpa terlalu membebani orang tua yang jelas kurang mampu,atau jika dipaksakan pun mereka harus "menjadi miskin" ,jual tanah,jual sawah,jual ternak,jual rumah,hutang sana,hutang sini,memaksakan anaknya kuliah.

Agar jangan sampai terjadi " menyengsarakan" ortu karena maksain kuliah ada beberapa pilihan berikut semoga menginspirasi adik-adik yang kurang mampu tetapi semangat kuliah tanpa merepotkan orang tua.

1.Bekerja jadi Karyawan,buruh dan semacamnya.

Pekerjaan untuk lulusan SLTA paling bagus jadi buruh,karyawan pabrik,pekerja gudang,cleaning servis,room boy,yang gajinya biasanya tidak akan lebih dari ketentuan gaji UMR setempat.

Tapi lumayanlah,daripada menganggur.Dari sini Anda bisa menabung lalu di tahun berikutnya masuk kuliah.

2.Buka Usaha mulai dari berdagang dulu atau jualan.Lalu wiraswasta.

Cara mulai dagang dengan modal pas-pasan bisa mulai dari kecil-kecilan dulu,dagang dengan modal terkecil lakukan,lalu menabung dan masuk kuliah di waktu berikutnya.

Cara masuk dan memilih Perguruan Tinggi yang tepat sesuai dengan kondisi keuangan Anda,bisa Anda cari di portal lain.Atau insya Alloh saya berbagi lagi di artikel mendatang.

Selasa, 06 September 2022

Pengusaha Pemula: Waspada Ketika Sudah Dipercaya

Bernadaindo,
Hallo pengusaha pemula atau yang baru melangkah bisnis,juga yang baru masuk dunia perdagangan dengan berbagai kelas atau levelnya.

Biasanya,untuk yang berangkat dari usaha bermodal pas-pasan ketika akan memulai bisnis sangat susah untuk sekedar mendapatkan uang sejuta rupiah saja atau bahkan seratus ribu saja,tak ada yang mau memberimu pinjaman.

Karena Anda belum dipercaya orang lain.Belum kelihatan aksi yang kita lakukan berdagang atau berbisnis.

Bahkan mungkin beberapa yang kita mintai bantuan modal ada yang mencibir dan menutup kupingnya.Tidak mau meminjamkan uang kepada Anda yang baru berwacana tentang ide atau gagasan usahamu.Mereka khawatir uang dan barangnya akan musnah di tanganmu.Sampai titik ini Anda belum layak dipercaya.

Pada umumnya pengusaha kecil berangkat dari situasi begitu.Hampir tak akan ada yang memercayai Anda ketika bisnis belum dimulai.

Kondisi itu tidak akan lama kawan,jika engkau sudah bergerak...!Mohon perhatikan kata -Bergerak-,ya ketika ide bisnismu sudah Anda lakukan,dipraktekan akan lain cerita tentang susahnya mencari modal berbentuk uang atau barang itu.

***

Saya tak mau menulis kesulitan Anda di awal buka usaha,Hehe....! Saya anggap Anda sudah merealisasikan rencana buka usahamu.....dan selanjutnya...

Katakanlah Anda hari ini sudah mulai bergerak dan sudah berhasil menjual barangmu,sudah punya stok barang,sudah ada kios atau tempat usahanya,sudah ada akun onlennya,katakanlah saat ini anda sudah duduk di kursi kantor bisnismu,dan Anda mulai berhasil menjual produkmu walau belum besar omsetnya,apalagi jika bisnismu langsung laris manis lancar jaya dan untumg terus meningkat dari hari ke hari.

Hati-hati....!!!

Karena saat inilah maju atau bangkrutnya Anda di beberapa bulan atau tahun ke depan,salah satunya ditentukan pada saat kondisi bisnis anda mulai merangkak naik 

Pada masa bisnis yang kita bangun mulai berjalan dan menaikan "bendera" nama baikmu,yang sebentar lagi bisnismu akan berkibar serta akan terus naik ke puncak,untung terus dan jualan semakin rame.Saat-saat inilah perhitungan dan langkah bisnismu diuji.

Karena pada situasi begitulah kepercayaan orang-orang mulai tumbuh kepada Anda.

Pada detik ini,Anda mulai dilirik orang punya uang atau barang untuk mengajak Anda jadi partnernya .Bank dan perusahaan,orang-orang berduit,investor mulai memperhatikan Anda.

Anda dan bisnismu mulai menarik minat mereka untuk meminjamkan uangnya.

Yang punya uang,akan merengek-rengek minta uangnya turut diputarkan bersama bisnismu.
Yang punya barang,akan terus membujukmu agar mau dititipi barang mereka bahkan dengan bujuk rayu tawaran program,promosi,hadiah,komisi,dan penarik minat yang lainnya.

Sales marketing uang dan barang akan menunggumu di depan pintu tempat usahamu dibangun bahkan sebelum anda membuka pintu tempat usaha.

Para manajer marketing keuangan mulai menulis nama Anda dicatat di kolom target pemasaran mereka.Kini mereka semua mau bekerjasama dengan memberimu modal uang atau barang bahkan jasa agar disertakan dalam perusahaanmu.

Masih ingatkah ketika waktu belum buka usaha?
Saat dahulu baru punya ide bisnis di ketika itu Anda mau meminjam uang seratus ribu pun tidak ada yang memberi?

Oh,sekarang ketika bisnismu mulai maju dan berjalan,jangankan seratus ribu,saat ini seratus juta atau  lebih bisa Anda segera cairkan bahkan bukan Anda datang meronta memohon ke tempat mereka,tetapi sebaliknya saat kondisi maju usahamu,mereka yang "mengemis-ngemis" meminta Anda bersedia diberi titipan modal yang mereka miliki.Dan mereka datang bertamu ke rumah kita.

Seperti sulap saja,bisnis bisa membolak-balik nasib dari yang tadinya kurang dihargai dan tidak dipercaya,setelah maju usahanya niscaya bakal seperti bermimpi karena modal datang ke dirimu dengan segala kemudahannya.Bahkan datang dengan melimpah.

Pada kondisi "sedang bersinar" beginilah harap waspada dan penuh perhitungan dengan sangat,sangat matang,harus matang!

Keserakahan dan kesombongan akan mengintai dirimu untuk hinggap di dirimu pada kondisi usaha mulai maju.

Banyak yang lupa daratan lantas serakah,biasanya darah muda dan belum cukup pengalaman,akhirnya kepercayaan orang lain itu disikat semuanya.

Darimanapun,perorangan,lembaga keuangan,bank,saudara,tetangga,kolega,teman sekolah dan siapapun yang sudah percaya Anda,lalu semua tawaran investasinya diterima oleh sang pengusaha pemula.Bahkan sedikit cenderung rakus.

Akhirnya yang tadinya susah mencari modal uang atau barang pada awal buka usahanya,lalu kini sangat mudah bahkan modal itu yang menghampiri bisnisnya,tidak sedikit akhirnya uang pinjaman dari segala penjuru diambilnya tanpa pertimbangan uang tambahan modal itu akan produktif atau tidak.

Kebanyakan perhitungan disangka akan menghasilkan lebih besar,lebih banyak jika ditambah modal lagi,lagi,dan lagi,akhirnya jumlah utang meledak,utang jadi besar,beban bunga atau bagi hasil lebih banyak.

Yang berbahaya adalah jika kepercayaan investor (baca:hutang baru) itu,alih-alih dibelanjakan kepada yang produktif,karena masih kaget dengan uang melimpah datang saat itu malah dibelanjakan kepada hal yang konsumtif.

Biasanya pula,pebisnis pemula yang masih kaget memegang uang buanyak,merasa uang pinjaman di tangannya itu seperti uangnya sendiri.Tidak sadar bahwa itu hutang,buah dari kepercayaan atas bisnis yang kita bangun berkembang.

Biasanya lagi,pada umumnya gan,jika pemula kaget memegang uang yang tidak pada kapasitasnya,atau terlalu pagi untuk memegang uang modal dari hutangan melebihi kebutuhan kelas dan kebutuhan bisnisnya.Maka uang berlebih itu suka merubah ke gaya hidupnya.

Gaya hidup berubah dari yang tadinya suka prihatin,berubah dan bertingkah jadi hedonis,konsumtif dan cenderung banyak foya-foya.

Jika sudah begini,hanya tinggal menunggu waktu saja,akan tiba pada momen dimana terjadi kegagalan,kerugian,dan banyak yang hancur bisnisnya,karena jadi lupa diri justru setelah mendapatkan "kepercayaan" dari orang lain.

Tidak semua begitu,tetapi banyak yang terjadi pada bisnis pemula yang tidak sadar jadi lupa daratan setelah mendapatkan "kepercayaan"dari pihak atau orang lain 

Semoga Anda pengusaha muda pemula,waspada ketika saatnya bisnismu mulai berkembang dan bergerak maju,saat itu kepercayaan orang lain meningkat kepada bisnis dan diri Anda.
Saat kondisi begini jangankan uang sedikit uang milyaran pun bisa Anda dapatkan untuk sebagai modal usahamu menjadi semudah membalik telapak tangan.Dirimu saat situasi begini jadi sakti.

Pada kondisi ini diperlukan kematangan dan kebijakan mengambil keputusan,untuk diambil atau tidak investasi atau uang titipan penyertaan modal dari pihak lain itu.

Karena jika salah langkah pada titik ini,alamat bisnismu akan hancur di kemudian hari.Karena "kepercayaan" orang lain untuk menerima uang modal tidak akan ada yang gratis.Mereka investor itu pebisnis yang juga mengharapkan hasil,uang lebihnya,mereka ingin laba dengan mendompleng di bisnismu.

Uang yang datang ke Anda dengan mudah itu uang panas,karena harus ada bunga atau lebihnya yang harus anda bayarkan kepada yang meminjamkan modal tadi.

Bersikap bijak,disiplin usaha,dan tetap waspada.Bisnis itu jika berhasil,akan mengantarkannya ke kemuliaan,namun jika gagal tidak sedikit pelaku usaha bangkrut akhirnya jadi lebih rendah dan terhina dibanding ketika menganggur misalnya.

Selamat berbisnis kawan.

Senin, 05 September 2022

Rencana Hidup yang Simpel

Bernadaindo:
Meskipun yang menentukan terjadinya sesuatu itu adalah kuasa Tuhan,namun sebagai makhluk ciptaan-Nya kita boleh dan harus membuat rencana untuk menjalani hidup ini agar teratur dan terarah.

Simpel saja misalnya,buatlah rencana dalam tiga macam menurut waktu.

1.Rencana jangka pendek
2.Rencana jangka menengah
3.Rencana jangka panjang

Karena rekan pembaca mungkin bermacam usia,ada yang masih remaja,pemuda,dewasa bahkan ada yang sudah tua.

Artikel ini sesuai pengalaman pribadi saya tulis sebagai garis besar saja.Untuk siapapun dan bagaimanapun Anda saat ini,tua,muda,remaja atau secara umur dibawah 25 tahun,atau 25 hingga 40 tahun,atau 50 tahun bahkan Anda yang di atas umur 60 tahun.

Menjalani hidup tanpa rencana atau mimpi,seperti berangkat melakukan perjalanan tanpa arah,dan menuruti apa yang ada di lingkungan akhirnya arah hidup kita bisa kacau,walau kehidupan tetap berjalan.

Secara umum menurut usia salah satu contoh seperti seorang guru kehidupan saya pernah memberi tahu,merencanakan mengisi hidup di dunia ini dalam 3 periode waktu secara 25 tahunan.

Misalnya,usia 25 tahun ke bawah,sebelum usia 25 tahun hidup kita isi dengan masa-masa mengejar mimpi (cita-cita),mau hidup jadi apa kita nanti setelah umur 25 tahun.

Masa 25 tahun pertama usia kita,isilah dengan segala aktivitas untuk meraih mimpi,bisa dengan sekolah,studi yang benar dan baik,atau masa mencari ilmu dan menempa diri dengan menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan keahlian.

Setelah usia menginjak 26 tahun,ini menurut guru saya,adalah fase dimana mimpi harus diwujudkan,dengan cara bekerja merajut mewujudkan mimpi atau cita-cita,bekerja,menikah,berkeluarga,punya rumah,punya anak,punya perusahaan,mewujudkan apa yang Anda mimpikan pada masa muda 25 tahun pertama usia kita.

Masa usia 26 sampai 50 tahun adalah periode ter-ideal untuk mewujudkan semua cita-cita hidup Anda.

Lalau setelah menginjak usia 50 tahun,Idealnya hidup Anda sudah tidak melulu diisi oleh aktivitas mengejar mimpi lagi,atau  diisi oleh usaha mewujudkan mimpi lagi,seharusnya sudah berhenti bekerja menggunakan fisik dan pikiran lagi,karena pada masa itu fungsi organ tubuh,bahkan fungsi pikiran atau otak pun sudah menurun.

Di usia 50 tahun ke atas,jika tidak meleset perjalanan hidup kita sejak usia 26 sampai 50,berarti semua cita dan mimpi hidup kita seharusnya sudah tercapai.

Sudah memiliki rumah,sudah mempunyai investasi,anak-anak sudah mandiri,harta sudah cukup,kedudukan sudah pernah diduduki,perjuangan sudah lewat masanya.

Kini usia 50 tahun ke 60 atau 70 saatnya menikmati hasil perjuangan itu.
Menikmati hidup jangan menunggu usia terlalu uzur,beberapa orang yang umurnya sudah di atas 70 tahun sudah pikun,sudah gak bisa menikmati dunia lagi,walau masih hidup tapi fisik,otak dan pikiran sudah seperti bayi lagi.Bersisa hati dan perasaan saja yang tetap hidup,itupun jika spiritual diasah sejak sebelum uzur.

Justru di usia 50 tahun ke 60 tahunlah,Anda berhak menikmati hidup,menikmati ilmu dan harta yang telah Anda wujudkan pada masa produktif ketika masih muda dahulu.

Sebelum pikun,sebelum panca indera tidak berfungsi,maka jika sudah usia 50 tahun,nikmatilah hidup ini,rayakan hasil perjuangan Anda di masa muda.

Mengurangi kegiatan fisik,praktis dan pikiran yang mubadzir dan memerlukan otot dan pikiran yang terlalu berat,untuk hal-hal praktis sudah saatnya memberi tongkat estafet status Anda ke generasi yang lebih muda.

Jangan serakah usia sudah tua masih cape-cape ngurus yang menguras pikiran dan fisik,dan jika dipaksakan pun otak dan pikiran orang uzur,selain sudah jadul pola pikirnya,sudah tidak up-to-date lagi pikirannya,malah bisa membuat ribet bagi yang muda,sadarlah pikiran,tenaga dan otak orang uzur sudah sangat lamban dan banyak yang sudah tidak berfungsi sempurna Dan banyak yang sudah tidak nyambung dengan zaman.Masamu sudah berlalu ,eyang...!

Jika sudah tua dan uzur,nikmatilah hidupmu,perkuatlah sipiritual dan lebih bersihkan hati,karena hati dan sipritual tidak akan ada kondisi pikun atau lemah walau badan sudah uzur.

Maka di usia 50 tahun ke atas,lebih banyak aktivitas spiritual lebih baik,daripada ikut berpikir dan bergerak secara fisik.
Biarkanlah hal-hal praktek diberikan kepada anak muda,engkau yang uzur nikmatilah sisa hidupmu dengan bahagia.Masa perjuangan otak dan fisikmu sudah lampau,kini tinggal menikmati mimpi-mimpi hidupmu,dan mendalami hal spiritual untuk memberi nasihat kepada yang muda dan sekaligus untuk mempersiapkan saat datangnya kematian dengan damai,rohnya damai dan bahagia,tidak membawa roh penasaran ke alam arwah nanti.

Kesimpulan,contoh rencana sederhana di atas tadi secara umum bisa ditulis seperti ini :

Rencana hidup dibuat 3 episode kehidupan jika berumur panjang,sistem periode 25 tahunan.

1.Periode usia 0-25 tahun masa bertumbuh dewasa dan masa meraih mimpi atau cita-cita hidup.

2.Periode usia 25 sampai 50 tahun,masuk masa mewujudkan mimpi.

3.Periode usia 50 tahun ke atas sampai meninggal dunia adalah masa menikmati mimpi,sekaligus merayakan hasil mimpi tadi.

Hal ini sekedar contoh saja agar hidup terkendali dan terarah,menurut pendapat saya pribadi atas informasi dari orang tua dan dari salah satu guru kehidupan saya.

Jika bermanfaat silahkan dicontoh,tetapi jika tidak juga tidak apa-apa,artikel ini hanya berbagi semoga ada manfaatnya.

Untuk itu,saat ini buatlah rencana hdup kita secara target jangka pendek,jangka menengah,dan jangka panjang,bisa juga contoh cerita di atas tadi disesuaikan dengan pilihan dan kondisi Anda.

Salam berbahagia.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler