Rabu, 12 Oktober 2022

Hidup Ternikmati Jika 3 Hal Ini Selalu Hadir Bersama

Tiga hal itu adalah tubuh,pikiran dan perasaan selalu bersatu dan bersama.

Menikmati makanan,bayangkan jika kita sekedar makan,tidak ternikmati,hanya berbuah kenyang saja.Pikiran Anda di tempat kerja,tubuh Anda di meja makan,perasaan Anda gak tahu ada dimana.Alhasil makan hanya berbuah kenyang,makanan apapun yang tersaji tidak ternikmati,malah cenderung bersisa dan dosa membuat rezeki mubadzir dibuang ke tempat sampah.

Coba ketika menikmati suatu makanan,tubuh Anda di meja makan,pikiran Anda disitu hadirkan penuh,tatap ikannya,hirup wangi kuahnya atau aroma lauk pauk,nasinya,sentuh dengan perasaan syukur kita masih bisa makan,pikirkan nasinya yang hangat bersih dan pulen,lauk dan sayurnya yang bergizi dan lezat,raba dengan tangan,suapkan sedikit dan cicipi,hadirkan hati dan perasaan dikunyahan yang pertama,rasakan semua rasa makanan di mulut,gerak mekanis mulut dan lidah mengunyah,pikiran hadir dan rasakan lezatnya.

Ketika tubuh,pikiran dan perasaan bersatu hadir bersama,maka karunia Tuhan apapun ternikmati dengan benar.Praktekan saja tak bisa saya tulis rasa nikmatnya ketika 3 hal tersebut hadir dalam suatu momen makan.

Dalam hal menikmati yang lain pun,saya kira demikian,rasanya itu lho...harus sampai dapat ,feel,"nya.Baru hidup akan terasa nikmat.

Ketika bekerja,hadirkan pikiran,tubuh,dan hatimu di tempat kerja.Pekerjaanmu tidak akan terasa berat,justru ternikmati dan bersyukur masih bisa bekerja.

Nikmati masa berangkatnya,nikmati sampai ke tempat bekerjanya,raba semua komponen pendukung kerjamu,hadirkan hatimu juga di saat bekerja.Hadirkan 3 hal tersebut sampai waktu habis jadwal kerjanya.

Pulang di perjalanan,nikmati pula kondisi apapun di perjalanan,jika 3 hal dihadirkan perjalanan ibadah pulang kerja pun akan jadi nikmat yang selalu kita syukuri.

Setelah pulang ke rumah,tunda semua pikiran apapun,hadirkan tubuh,pikiran dan perasaan atau hatimu di rumah saja.

Dalam aktivitas apapun,untuk bisa selalu kita nikmati,hadirkan 3 hal di atas pada saat itu.Jika 3 hal tersebut selalu bersatu,selalu hadir dalam setiap babak hidupmu,insya Alloh hidup akan terarah,konsentrasi,produktif,ternikmati dan akan selalu muncul rasa bersyukur.

Termasuk jika Anda seorang muslim,saat ritual ibadah shalat misalnya,seluruh rangkaian shalat akan ternikmati jikalau 3 hal tersebut hadir dalam shalat kita,atau dalam doa kita.Pikiran,Jasad,hati atau perasaan bersatu dalam satu saat,niscaya ritual shalat bukan hanya sebagai kewajiban dan gerak-gerak gak jelas rasanya saja,tetapi jika 3 hal tersebut dihadirkan dalam shalat kita,ritual ibadah itu akan terasa nikmat dan tak bisa saya ungkap dengan kata.

Mungkin juga,untuk pembaca sahabatku yang beragama non Islam,pada dasarnya sama,aktivitas ibadah akan ternikmati jika rasa,pikiran dan tubuh kita bersama bersatu.

Tentu khusus untuk pengalaman spiritual masing-masing pribadi akan berbeda,namun benang merahnya tetap tersambung bahwa hidup akan ternikmati jika kita bisa terus menyatukan kesadaran pikiran,tubuh fisik kita dan hati atau perasaan dalam saat yang satu.

Khusus contoh yang berhubungan dengan kepercayaan saya tidak bisa membahas lebih jauh,karena tidak dalam kapasitas saya sebagai rohaniwan atau ahli agama.

Contoh tentang shalat di atas,semata hanya pengalaman spiritual pribadi saya,penulis  yang saya adalah seorang moslem, semoga bisa diambil.manfaat buat pembaca.

Intinya jika hidup ingin segala hal ternikmati,3 hal pokok di atas yaitu Pikiran,Tubuh jasad fisik,dan Hati atau perasaan harus tetap terjaga mereka bersatu jangan sampai mereka berkeliaran masing-masing.

Dalam hal apa saja,jika ingin ternikmati hadirkan tiga hal tersebut dalam aktivitas itu,pasti akan ternikmati.

Mungkin sedang belajar,bekerja,berwisata,makan,beribadah,sedang berhubungan suami istri,sedang di perjalanan,sedang pensiun,sedang berjauhan dengan keluarga,sedang berkumpul dengan keluarga,sedang berbisnis,sedang berdagang,sedang apapun.

Hidup kondisi apapun adalah karunia Tuhan,syukuri,jalani dengan benar dan nikmati dong.

Wallohualam.Terima kasih selalu menyimak,saya tunggu saran dan komentarnya.Sukron..thank you...hatur nuhun.

Jadi Diri Sendiri itu Lebih Baik

Mencontoh dan mengidolakan seseorang dalam penampilan atau kepribadian apalagi yang baik-baik tentu tidak salah.Namun jika Anda menjadi orang lain,lucu saja kelihatannya dan ehm...maaf,...norak..!

Jika anda wanita ingin menarik di mata pasangan atau pria,sedangkan dasar gen anda berkulit kuning atau bahkan sedikit gelap itu adalah dirimu.Jangan lantas melakukan rekayasa dan membuat wajah jadi ingin putih buatan.

Tentu akan jadi lucu,Anda berkulit alami gelap lalu memakai pemutih,atau kuning Langsat lalu memakai pemutih yang dipaksakan.Menurut saya yang laki-laki wanita yang begitu saya kasihan sekali,bukannya tambah menarik tetapi --maaf sekali lagi--- Anda jadi lucu dan saya tak mau tulis kalimatnya--kondisi wajah putih tapi body warna lain.

Sudahlah jadi diri sendiri saja,warna kulit adalah bawaan lahir,yang mungkin dan terbaik bisa kita upayakan adalah merawat dan memelihara kebersihannya,kesehatannya,dan itu akan jauh lebih menarik.

Sesungguhnya pasangan hidup Anda yang sejati adalah akan datang kepadamu dia pasanganmu yang memang suka dengan semua kondisi dirimu yang asli,bukan dirimu sebagai orang lain.

Tuhan sudah menciptakan pasangan atau jodohmu yang akan secara alami dirimu menarik di mata jodohmu,dengan kamu tampil sebagai dirimu bukan polesan atau topengmu.

Justru dengan gayamu yang asli,wajah dan warna kulit alamimu,dengan kepribadian aslimu,jodohmu jadi tertarik.

Namamu kampungan? Jangan minder,justru itu menunjukkan identitasmu terjaga,tidak terpapar nama daerah antah berantah yang bukan asli keturunan nenek moyangmu.

Bentuk wajah asli daerah mu,mana..,? Asia,Melayu,Menado,Papua,Sunda,Arab,China,India,Africa,semua memiliki nilai dan keeksotisan tersendiri.

Tak perlu kita orang Sunda atau Jawa lalu ingin menarik atau ingin dihormati lantas berubah jadi orang Eropa.Atau orang Eropa jadi orang Arab,atau Orang Afrika mau sipit seperti orang China.
Bukannya akan dihargai malah norak dan canggung menyaksikannya,kecuali dalam acara tertentu.

Tentu akan jadi lucu dan...hilang identitasmu.Malahan orang akan bingung,kamu orang mana sebenarnya..?

Jadi diri sendiri saja,mulai dari penampilan,fisik,budaya,Seni,dan kepribadian.Tentu percampuran budaya dan seni bisa saja ada percampuran,namun tidak semua harus terlalu ditiru mentah-mentah,yang terbaik mungkin bisa ditiru tetapi tetap identitas kita masih dominan dan terjaga.

Jatidiri analoginya demikian,orang mencari dan membeli Garam karena dia rasanya Asin.Tentu garam tidak laku dan tidak berharga jika rasanya manis,disebutnya Garam palsu bukan? Dan garam palsu dibuang orang.

Termasuk Gula,gula dihargai dan selalu dibutuhkan orang karena dia Gula rasanya manis,maka ketika Gula terasa pahit gula tersebut akan dicemooh orang,karena gula tersebut sudah hilang jati dirinya,Manis..!

Kopi,kopi yang asli untuk diminum jatidirinya khas pahit rasa kopi,wanginya khas kopi,dia jadi mahal dan banyak penggemar fanatik karena rasa pahitnya khas kopi.Jika kopi rasanya manis,asem,atau asin mungkin orang akan mengira ia coklat atau garam, atau kopi sudah campuran,gak jelas dia kopi atau bukan.Pecandu kopi tulen akan melempar ke tempat sampah kopi yang rasa dan wanginya sudah tidak karuan,tidak jelas bahkan hilang jatidiri kopinya.

Intinya,dalam hal apapun temukanlah dirimu,dan percaya dirilah dengan jadi dirimu sendiri.Sebab Tuhan menciptakan setiap kita ini masing-masing mempunyai khas dan keunikan sendiri-sendiri.

Tidak Berhenti Belajar

Sesudah bergerak dan mempunyai usaha atau pekerjaan,apa yang harus kita kerjakan selanjutnya?

Jawabannya adalah: Belajar terus menerus...!

Bacalah,Iqra ....dalam arti teruslah belajar banyak membaca dalam arti sebenarnya dan dalam arti terus membaca,belajar tentang hidup ini.

Mungkin bisa mulai dari banyak belajar tentang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan jenis usaha Anda.Fokuslah pengayaan wawasan di bidang Anda.

Caranya gampang,secara informal ilmu dan pengetahuan saat ini bisa diakses melalui internet,katakanlah masuk ke situs google.com,cari kata kunci dan terbentang wawasan,ilmu pengetahuan yang Anda butuhkan.Itu secara informal bisa Anda dapatkan dengan murah,mudah dan praktis.

Bila biaya dan waktu memungkinkan,legalisasi ilmu pengetahuan Anda dengan masuk ke lembaga formal,sekolah,kampus dan sebagainya agar ilmu pengetahuan Anda tersertifikasi untuk kebutuhab formalitas mungkin dibutuhkan sewaktu-waktu.

Namun untuk hanya sekedar nambah wawasan ilmu dan pengetahuan,secara informal bisa kita buka internet asyik masyuk di google.com cari apa yang Anda mau pelajari.

Selain tambah wawasan dan ilmu pengetahuan terus menerus,tidak kalah penting Anda harus terus mengupgrade skill atau kemampuan tentang bidan usaha yang sedang dijalani.

Mengasah keahlian sesuai bidang bisa langsung praktek sendiri di lapangan,atau ikut kursus kilat tentang teknis usaha Anda,ikut pelatihan-pelatihan yang berhubungan dan belajar langsung magang di tempat usaha yang sejenis dengan usaha kita 

Studi banding,magang,ikut kursus,pelatihan dan praktek.Jika mau secara formal bisa masuk pendidikan yang lebih spesifik tentang bidang usaha saat ini.

Dengan banyak belajar menambah ilmu pengetahuan,studi banding,kuliah lagi,ikut pelatihan-pelatihan terbaru,mengasah skill dan keahlian di bidang Anda,maka usaha Anda akan berkembang,tidak monoton dan berpeluang maju,kuat,lebih bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman,inovatif serta akan lebih terjamin keberlanjutannya.

Belajar dan terus belajar..adalah kunci bisa usaha kita tetap bertahan tidak mudah bangkrut.

Tambah terus ilmu pengetahuan,asah dan tambah terus skill dan kemampuan terutama  fokus di bidang usaha yang sedang kita jalani.

Pasti usaha kita tambah maju,tambah efisien dan efektif,tambah produktif,inovatif,adaptif pada perkembangan ilmu dan teknologi dan peluang sukses lebih besar dari yang pelaku usaha tidak mau terus belajar.

Carilah ilmu sampai hembusan nafas terakhir.

Ingin Cepat Kaya,Berbisnis lah!

Sebagian kita dilahirkan sebagai anak orang kaya,anak orang biasa atau bahkan anak orang miskin secara ekonomi.

Tidak apalah terlahir dari siapapun kita,selanjutnya perjuangan hidup ditentukan oleh diri sendiri.

Bagi anak orang kaya tentu tantangan ekonomi tidak akan se-dramatis anak orang biasa atau miskin.Anak orang kaya cukup jadi anak yang baik,turut petuah orang tua,masalah hidup tak terlalu rumit jika dia tidak macam-macam hidupnya....!Anak orang kaya tinggal meneruskan bisnis atau bebas mau apapun,tidak serumit anak orang miskin,itulah sudah takdirnya terlahir sebagai anak orang kaya.Bersyukurlah.

Tetapi sebagian lain terlahir sebagai anak orang biasa,kelas menengah ke bawah,dimana perjuangan untuk hidupnya sedikit lebih sulit dan berat bahkan hanya untuk bisa mandiri.

Katakanlah biaya untuk sekolah,hanya segelintir anak orang miskin yang mampu menembus bangku kuliah,lulus perguruan tinggi adalah salah satu pengubah nasib jadi lebih baik selain jalan lain,baik secara sosial maupun secara ekonomi.Lulusan kuliah berpeluang hidup mapan lebih baik.

Anak orang miskin,kebanyakan tak bisa menyentuh kursi kuliah karena kendala biaya yang mahal,apalagi untuk bisa kuliah di kampus yang bagus dan bermutu tinggi.

Atau anak orang miskin harus berdarah-darah berjuang agar punya bisnis yang bagus.Juga kendala yang sama yaitu memperoleh modal pertama bisnis lebih sulit dan tidak gampang.

Kepercayaan pihak investor tidak ada yang memercayakan untuk memutar uangnya pada orang miskin,mereka khawatir uang yang diinvestasikannya malah hancur dan bermasalah karena yang mengelolanya miskin tidak punya jaminan.

Ya,anak orang miskin lebih berat dan sulit untuk mengubah nasib.Itulah kenyataan.

Orang miskin tak bisa sekolah lebih baik,walaupun sekolah hanya formalitas tidak bisa maksimal memilih sekolah terbaik dan lulus dengan nilai pas-pasan asal dapat ijazah,tak laku di pasar lowongan kerja yang bergaji tinggi,karena skillnya kurang maksimal karena kurang modal.

Orang miskin tidak bisa menguasai bisnis strategis,karena bisnis yang bagus memerlukan modal yang besar,koneksi turun temurun yang luas,jaringan yang kuat sejak awal,dan ilmu pengetahuan serta skill yang mumpuni.Anak orang miskin tak akan ada semua hal tersebut,orang tuanya miskin pergaulan bisnisnya tidak akan seluas dan sedinamis yang memang asalnya orang kaya,berasal dari gen pengusaha.

Untuk itu,terlahir sebagai anak orang miskin memerlukan mental dan fisik pejuang yang ekstra,untuk membuat mereka naik level ke kelas menengah atau atas secara ekonomi.

Tetapi,meskipun berat dan terlihat susah,sulit untuk naik kelas ke jadi keluarga kaya,atau berkecukupan,naik strata sosial dari orang miskin ke jadi orang sejahtera,selalu ada jalan bagi yang memang mau dan berkemampuan keras untuk merubah nasib.

Jika melalui jalur pendidikan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama,dan butuh biaya yang tidak bisa dihutang dalam prosesnya,maka pilihan jadi pebisnis adalah jalan terbaik untuk merubah nasib dari generasi miskin ke generasi kaya atau sejahtera.

Banyak contoh di sekitar kita yang asalnya hanya pedagang lalu berubah jadi pengusaha.

Anak orang miskin bisa memulai merubah nasibnya untuk naik level ke jadi generasi sejahtera dengan memulai jadi pedagang...!

Ini sudah rahasia umum,begini alurnya..:

Pedagang kecil---pedagang menengah---pedagang besar---Pengusaha---Sejahtera(kaya).

Namun dalam prakteknya,memang perlu seorang yang ulet,rajin,tekun,tangguh,tahan banting,sehat,inovatif,haus ilmu pengetahuan,selalu mengasah skill,fokus,jujur,istiqamah di jalan baik,terpercaya,hemat,cermat,bersemangat,mempunyai keyakinan dan keimanan yang kuat,bertanggungjawab,kestria,mental pejuang,tidak gengsian,konsisten,berlanjut dan sejumlah sifat kuat,sehat,dan baik lainnya.

Mengapa artikel ini selalu diukur dengan uang?

Karena kita harus menetapkan sebuah ukuran,harus ada nilai yang kita kejar.Salah satu ukuran sukses kita adalah memperoleh uang sebagai salah satu sarana kita hidup bahagia.


Mohon maaf karena saya ingin menyemangati rekan yang sedang berjuang merubah nasib dari pra sejahtera ke tingkat sejahtera,dari yang miskin menjadi kaya,dari yang belum bergerak jadi bergerak khusus rekan yang sedang bingung memilih jalan hidup.Dengan asupan informasi bermimpi besar tetapi tetap berpijak di realita dirinya masing-masing.

Jangan cuma bisa bermimpi besar tetapitanpa melihat kenyataan saat ini,mimpi besar tapi bingung memulai darimana.

Selalu teori sederhana berbunyi,bagi yang masih miskin jangan malu mengakui statusmu.Karena dari kesadaran kekurangan itulah langkah menuju kaya ditentukan.

Mulai dengan berdagang,karena dengan berdagang penghasilan yang menentukan adalah murni hasil kerja Anda sendiri.Penghasilan ditentukan oleh diri sendiri,bukan oleh orang lain.

Ajaib sebuah bisnis yaitu jika hasil ingin lebih banyak,maka bekerja lebih lama,cerdas,dan lebih baik,maka penghasilan terus bertambah.Penghasilan jadi tidak terbatas.Anda yang menentukan.

Masuk akal jika perubahan nasib pedagang lebih cepat daripada seorang karyawan atau pegawai.

Peluang kaya lebih cepat ada di seorang pedagang.
Jika Anda ingin kaya,jadilah pebisnis.Tapi pebisnis yang baik.

Paling tidak begitulah teori dasar utamanya seperti itulah,jika Anda mau jadi orang sejahtera,bosan miskin,atau paling tidak agar Anda tidak menganggur.

Selamat mencoba.

Selasa, 11 Oktober 2022

Perhatikan 3 Hal Ini Agar Hidup Lebih Bahagia

Hal utama adalah Pikiran,kedua Perasaan atau Hati,ketiga Fisik,Jasad atau Badan.

Ketiga hal utama ini perlu dijaga kesehatannya supaya hidup ini bisa bahagia.

Saya kira semua setuju,kesehatan adalah penopang nomor satu manusia bisa bahagia.Untuk itu isilah pikiran dengan hal yang sehat dan baik-baik.

Jaga hati agar tidak terisi perasaan kotor,jahat dan buruk.Kemudian berilah jasad atau tubuh dengan pola makan dan pola hidup sehat.

Jika 3 hal di atas selalu terjaga kesehatannya,maka hidup pun bisa ternikmati dan berpeluang bahagia akan selalu mendampingi hidup kita.

Dengan akal dan pikiran yang sehat,dengan menjaga hati dari hal-hal buruk lalu badan sehat jasmani tidak sakit,kita bisa berbuat banyak dan bekerja dengan normal dan baik-baik.

Menjaga pikiran,hati dan jasad agar selalu sehat itu adalah sebagian dari cara mensyukuri karunia Tuhan.Dan orang yang bersyukur akan terus ditambah dan ditambah kenikmatan hidupnya.

Salam hangat.

Minggu, 09 Oktober 2022

Pola Tidur Terbaik ala Zaman Dahulu

Kemajuan peradaban,terutama semakin canggihnya ilmu dan teknologi berpengaruh terhadap gaya hidup,termasuk pola dan kebiasaan tidur zaman sekarang.

Dimana saat ini dunia internet dan mobilitas manusia sangat berpengaruh pada tata kehidupan seperti jadwal jam kerja,banyak fasilitas pelayanan umum atau tempat hiburan yang buka dan hidup selama 24 jam.

Kondisi itu membuat pola hidup kita orang jadi berubah sejak beberapa tahun yang lalu,sekarang berubah dibandingkan dengan kebiasaan ketika listrik belum masuk ke pelosok,belum ada internet,belum masuk industrialisasi semasif saat ini.

Zaman dahulu jadwal kerja pada umumnya berjalan pada siang hari.Jarang ada aktivitas penting dilakukan malam hari.

Apalagi para petani dan pegawai kantoran,kebanyakan jam kerja hanya siang hari saja.

Jadwal tidur mereka pun demikian rutin,tidur lebih cepat jam 21.00 malam sudah pada tidur,dan menjelang subuh mereka bangun bersamaan dengan berkokok ayam yang dahulu sudah biasa berkokok alami menjelang terbit fajar antara jam 3 sampai 5 pagi.

Kaum petani ada yang jam 5 subuh sudah sarapan,lalu habis solat subuh bagi yang moslem,berangkat ke kebun atau sawah.

Tidur teratur,cukup,bangun subuh,sarapan,berangkat bekerja kebanyakan jalan kaki,mereka tidak heran kalau tubuhnya kuat dan sehat.

Saat ini bisakah kita coba pola tidur lebih sore,lalu bangun jam 3 subuh atau 4 subuh?

Ya,...coba saja buktikan,jika selama ini Anda sering begadang,lalu rubah kembali ke pola tidur zaman dahulu.

Bagaimana rasanya...? Silahkan komentar di bawah!

Kalau pengalaman saya,badan terasa bugar dan sehat,terus terasa nikmat ketika bangun subuh dan olahraga ringan menghirup udara pagi dengan segar.

Sabtu, 08 Oktober 2022

Masa Sulit Bisa Menjadi Lebih Kuat atau Malah Hancur

Susah dan senang dalam hidup pasti semua manusia akan merasakan.Hukum Alam menggariskan keadilan Tuhan,semestinya manusia akan pernah diberi senang dan susah sesuai kondisi dan kelas masing-masing.

Tentu bentuknya tidak akan sama persis kejadiannya pada setiap orang.Kesusahan seorang maaf (orang miskin) dengan kesusahan orang kaya atau berpangkat tentu berbeda bentuknya.

Pun sebaliknya,kesenangan untuk orang kaya dan orang miskin tentu akan berbeda.Namun benang merahnya nilai susah dan senangnya sama,semua manusia pasti akan mengalami rasadan kondisi susah dan senang saling berganti.

Masa susah dan sulit pasti akan melanda semua orang.Itulah hukum alamnya.

Untuk bijaksana dalam menyikapi dan menghadapi hukum alam inilah mengapa manusia perlu ilmu dan pengetahuan.Baik ilmu pengetahuan tentang skill,tentang teknologi atau pengetahuan dan ilmu secara spiritual.Tujuannya agar bisa mengatasi dan menyikapi dengan bijak ketika masa susah atau sulit sedang menimpa dan atau ketika masa senang sedang bersahabat di perjalanan hidupnya.

Masa-masa sulit dan susah kehidupan kadang menimpa beberapa orang dengan sangat berat.Baik kesusahan psikis maupun kesusahan fisik.

Ada orang yang fisiknya diberi bugar dan sehat,namun diberi kesusahan oleh Tuhan melalui Alam dengan kesulitan-kesulitan dan kesusahan non fisik.

Stress,beban yang berat,pikiran yang selalu harus tegang,diberi masalah yang perlu pemikiran bertekanan tinggi dan sebagainya.

Atau secara fisik beberapa orang diberi tidak normal (maaf,) organ tubuhnya,diberi cacat tubuhnya,atau diberi kecelakaan sehingga tidak normal organ tubuhnya dan sebagainya.Itu semua adalah bagian dari proses hidup yang mau tidak mau harus diterima sebagai bagian lain dari kondisi yang mesti diterima manusia.

Atau diberi penyakit yang berat dan parah,dan sebagainya,segala bentuk kesusahan manusia lainnya.

Secara hukum alam disini berlaku,barang siapa yang kuat menghadapi dan melewatinya maka hidup akan terus sampai saatnya mati.Bahkan ketika orang yang sukses dan bisa melewati masa sulit dan buruk dengan baik,katakanlah begitu,maka manusia yang sukses,justru proses tersebut akan membuat dia lebih kuat,lebih baik,lebih bijak dan lebih hidup dari sekedar hidup.Hidupnya akan lebih baik dari sebelum waktu menerima kesusahan tadi.

Dia akan lebih bersyukur,lebih menikmati hidupnya,lebih bijaksan,lebih kuat,dan lebih bahagia setelah masa sulit itu terlewati.

Namun jika tidak kuat melewatinya dengan baik masa sulit itu,akan menghasilkan hidup selanjutnya lebih sengsara,lebih hancur bahkan ada yang sampai punah ( mati) karena tak sanggup melewati masa sulit atau susah itu.

Untuk itulah manusia hidup perlu banyak " membaca" dalam arti membaca alam dalam tanda kutip.

Untuk tidak sampai hancur karena seleksi alam tersebut kita memerlukan banyak ilmu pengetahuan,skill,dan kesadaran sebagai makhluk yang banyak keterbatasan.

Dengan mempunyai ilmu dan pengetahuan tentang kehidupan,dengan memiliki skill atau kemampuan,dan menyadari keterbatasan kita,maka kemungkinan terbesar adalah kita bisa melewati masa susah itu dengan baik dan bijaksana,dan akhirnya bisa melewati masa susah atau sulit itu dengan "selamat" untuk tetap hidup dan masuk babak baru,masa senang yang sudah menanti di depan Anda.

Hikmahnya adalah jangan jumawa,lupa diri dan sombong ketika sedang suasana senang berada di hidup dan diri kita.Ingat selalu setelah senang pasti akan bertemu susah di waktu berikutnya 

Maka dari itu janganlah berputus asa ketika hidup sedang dalam kondisi sulit atau susah,karena jika sudah lewat masa ini niscaya akan bertemu dengan kondisi senang di hidup di waktu berikutnya.

Syukuri,jalani,lakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan saat ini,baik sedang senang atau susah.Karena susah dan senang tidak akan abadi,pasti akan selalu berganti.

Islami: Obat Marah adalah Berwudlu

Dalam syariat Islam berwudlu adalah kegiatan yang dimulai dengan membasuh kedua telapak dan jari-jari tangan lalu berniat dalam hati niat akan membersihkan hadast kecil,kemudian berkumur,membasuh muka,membasuh kedua tangan hingga siku,membasuh sedikit rambut kepala,membasuh kedua telinga,dan terakhir membasuh kedua kaki.

Jika suatu saat atau kondisi dimana emosi dan kita sedang marah dalam suatu pertengkaran atau perdebatan di keluarga misalnya.Maka obat untuk meredakan amarah itu dengan cara ambil air wudhu atau berwudlu.

Teori sederhananya emosi dan amarah yang sudah memuncak,kemungkinan setan yang terbuat bersumber dari api,sedang menguasai pikiran kita.Maka kobaran api itu bisa ditaklukan oleh air.Dipadamkan oleh air.

Secara spiritual nafsu amarah yang sudah tidak terkendali itu adalah nafsu setan yang cenderung berpotensi mengarah kepada hal yang jahat dan akan merugikan kita.Maka dengan berwudlu hati dan jiwa kita akan dingin.Setidak-tidaknya hati dan perasaan,pikiran dan otak kita terjeda dengan kesadaran mengambil air wudhu dan bisa mengontrol emosi liar kita.

Semoga kita selalu menjadi orang yang bisa mengendalikan nafsu,termasuk bisa mengendalikan kemarahan dalam hal kondisi harus marah sekalipun.Karena kadang ada beberapa kondisi yang memang harus marah.Dalam hal ini,boleh kita marah tetapi terkendali.

Untuk mengendalikan kemarahan secara Islami adalah dengan segera berwudlu jika sedang marah.
Wallahualam.

Terbaru

Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Hari ini ,Senin 27 April 2026,ada reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran.Pelantikan langsung dilakukan oleh presiden di Jakarta. Harapan kami raky...

Terpopuler